Akhmad Fadly: Berkarya Untuk Mengenalkan Budaya Lokal

1 month ago
Akhmad Fadly. Sumber: CIAYO Pictures

Setiap komikus punya beragam inspirasi dalam membuat komiknya bro sis. Ada yang terinspirasi dari kisah hidup, pengalaman cinta, hingga perjuangan tokoh idola. Namun, bagaimana jadinya kalau ada komikus yang berkarya karena terinspirasi dari sebuah keris yang ia punya?

Keris jadi sebuah objek sentral dalam komik Sampana karya Akhmad Fadly dan Eryono. Dalam komik rilisan original CIAYO Comics ini, seorang pemuda bernama Banas menjadi penerus dari keris legendaris yakni Keris Kyai Jagad Sempana. Layaknya Spiderman, kekuatan besar dari keris itu menjadi sebuah tanggung jawab besar bagi Banas. Dengan keris Sampana di tangan, Banas harus bertarung melawan iblis Raktamosa yang bangkit dari tidur ratusan tahunnya.

Danar, Akhmad Fadly, dan Ootoy (CIAYO Pictures)

Danar, Akhmad Fadly, dan Ootoy (CIAYO Pictures)

Tim CIAYO Blog berkesempatan untuk wawancara santai dengan penulis cerita dan storyboarder komik Sampana, Akhmad Fadly, dalam acara Ciayo Comics Club pada tanggal 15 Desember. Kontributor Meka ngobrol bareng Fadly tentang proses kreasi Sampana, motivasi ngomik, dan perkembangan komik Indonesia. Seperti apa ya? Langsung disimak saja ya bro sis!

MEKA: Bagaimana Mas Fadly pertama kali terjun ke dunia komik?

Saya pertama terjun ke dunia komik mulai dari kelas 3 SMK, lewat komunitas komik di Malang. Begitu saya masuk kuliah di Universitas Negeri Malang, mau ikut komunitas komik di sana ternyata sudah bubar. Oleh alumni saya disuruh bikin komunitas sendiri, dan mau nggak mau saya belajar sendiri.

MEKA: Bagaimana sih proses kreasi komik Sampana?

Pertama saya bikin komik di situs webtoon untuk skripsi, judulnya Dewaruci. Kemudian ada editor dari CIAYO Comics mengajak untuk bikin komik di CIAYO dengan Dewaruci. Tapi saya bilang, “Jangan Dewaruci mas, udah tamat soalnya. Ceritanya nggak bisa dipanjangin.” Jadinya aku tawarin bikin cerita baru saja deh.

Kebetulan saat diajak ngomik di CIAYO, saya baru beli keris. Kerisnya itu namanya Sempana. Keris ini punya filosofinya. Filosofinya itu adalah, “Berjalan di dunia ini harus melakukan hal yang baik.” Kemudian saya tawarkan premisnya, tentang perlawanan keris baik melawan keris jahat.

Saya kerjakan sinopsisnya dulu, kemudian sample-nya saya kirim dan disetujui, tapin saya saat itu belum punya ilustrator. Kalau saya gambar sendiri nggak kuat soalnya masih kuliah. Makanya saya ngajak teman, Eryono. Saya yang kerjakan storyboard, kemudian teman saya yang tinggal menggambar.

Saya takut menggunakan nama Sempana karena keris yang ada di sini jauh berbeda dengan keris Sempana aslinya, makanya saya pelesetkan dikit jadi Sampana agar lebih mudah diucapkan dan diingat.

Sampana. Sumber: CIAYO Comics

Sampana. Sumber: CIAYO Comics

Seperti apa sih cerita komik Sampana ini?

Di sini saya ingin mengenalkan keris lain selain Sampana. Jadi ada salah satu keris yang jahat dan jika lepas dia akan menguasai seluruh dunia. Nanti keris lain yang akan menghadapi keris itu, salah satunya Sampana. Di sini saya merubah sedikit dimana karakter antagonisnya yang punya tujuan ambisius, bukan tokoh utamanya.

Jadi sudut pandang cerita ada di antagonis?

Oh bukan, sudut pandang tetap dari Sampana.

Sampana ini adalah komik aksi fantasi kolosal yang memasukan unsur lokal. Apa sih bedanya Sampana dengan komik lain yang sejenis? Apa kelebihan utamanya?

Saya mau memberikan edukasi lokal. Jadi di dalamnya ada beberapa unsur seperti bahasa, pemerintahan zaman dahulu, dan yang paling penting adalah persepsi masyarakat tentang keris itu sendiri. Biasanya orang mikirnya keris itu benda mistis tapi sebenarnya nggak. Saya ingin mengenalkan hal tersebut kepada pembaca dengan lebih dalam, karena saya lihat di komik lain saat ini belum ada yang seperti itu.

Sampana. Sumber: CIAYO Comics

Sampana. Sumber: CIAYO Comics

Jadi motivasi mas Fadly ngomik itu seperti demikiankah?

Betul. Saya mau mengajak pembaca untuk mengenal, atau minimal tahu sejarah. Ada loh, yang kayak begini. Sehabis mereka baca, mereka tahu, tertarik, dan kemudian belajar.

Menulis cerita untuk komik dan novel itu beda nggak sih?

Menurut saya beda, karena pengalaman saya membuat komik itu seperti membayangkan film. Film dan komik menggunakan media visual untuk menerjemahkan cerita, sementara novel mengandalkan imajinasi pembacanya.

Apa sih kendala selama membuat storyboard komik?

Saya belajar dari komikus lain seperti Is Yuniarto, Sweta Kartika, bahkan saya juga belajar caranya bikin plot cerita lewat videonya Raditya Dika. Kemudian saya susun semuanya. Kalau sudah paham caranya harusnya nggak terlalu susah. Yang bikin susah itu gimana caranya untuk bikin yang beda dari yang lain. Lalu karena sering melihat referensi dan ada yang cocok, jadinya naskah sering direvisi. Memang harus konsisten sih.

Selama ngomik bersama CIAYO, ada nggak sih kejadian yang unik dan berkesan?

Saya kan mulai dikontak CIAYO di bulan Februari. Kemudian mengerjakan skrip dan sebagainya. Begitu mau tekan kontrak, saya mundur karena belum punya ilustrator. Kemudian di acara Pasar Komik Bandung ke-6, stand saya didatangi sama mas Awe dan mas Borton dari CIAYO. Kita ngobrol-ngobrol, dan dari situ saya termotivasi, mau nggak mau saya cari ilustratrornya.

Danar, Akhmad Fadly, dan Ootoy (CIAYO Pictures)

Danar, Akhmad Fadly, dan Ootoy (CIAYO Pictures)

Bagaimana pandangan mas Fadly tentang perkembangan industri komik Indonesia dalam skala daerah maupun nasional?

Kalau dulu itu miris ya, persaingannya ketat karena untuk menonjol harus menciptakan yang terbagus dari yang paling bagus. Sekarang di era digital, bahkan untuk CIAYO sendiri mencari bibit-bibit itu gampang karena portofolionya sudah tersaji dalam bentuk digital. Menurut aku sendiri sudah saatnya komikus bangkit, setidaknya pekerjaannya setara dengan PNS lah.

Bukannya dengan semakin banyak komikus, persaingan semakin ketat? Nah, bagaimana caranya agar terlihat menonjol dibanding yang lain?

Tentunya mencari yang berbeda ya. Kalau bagi saya komik itu sarana berbagi pesan. Jika pesannya lebih unik dan bagus dari yang lain, maka itu bisa mengangkat komik kita.

Akhmad Fadly berhasil memenangkan CIAYO Comics Awards untuk kategori Action of the Year! Sumber: CIAYO Comics

Akhmad Fadly berhasil memenangkan CIAYO Comics Awards untuk kategori Action of the Year! Sumber: CIAYO Comics


Terima kasih kepada Akhmad Fadly untuk waktunya! Ada banyak pelajaran yang bisa diambil darinya, dan semoga bisa menginspirasi bro sis sekalian yang ingin membuat komik. Bro sis penasaran dengan komik Sampana? Langsung saja dibaca di app CIAYO Comics atau klik disini. Komik Sampana juga bakal punya kejutan dalam waktu dekat. Penasaran? Stay tune terus di CIAYO Blog dan CIAYO Comics!

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna dan sebuah studio video game. Biasanya bermukim di Bandung, namun bisa teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

iPhone X, Simbol Kegagalan Inovasi Apple?

Siapa sih yang gak mau punya gadget bagus? Apalagi buat handphone, soalnya jaman sekarang kan apa-apa dilakukan pake han.. more

5 Hal yang Bisa Membuatmu Penasaran dan Menonton Film The Killing of a Sacred Deer

Bro sis ada yang sudah menonton film The Killing of a Sacred Deer? Bagi yang sudah menonton, kira-kira ada gak hal-hal m.. more

(Sumber: Youtube Spider-Man Into The Spider-verse Official Teaser Trailer)

Spider-Man: Into The Spider-verse: Porsi Besar Miles Morales?

Bukan barang baru memang dalam industri film, beberapa kali kita disuguhkan oleh berbagai film Spider-Man sejak tahun 20.. more

Sumber gambar: youtube.com

Belum Bisa Move On dari The Last Jedi? Yuk Cobain Game-Game Star Wars Keren Ini!

Berikut game-game Star Wars keren yang bisa bro sis mainkan... more

(ja-renders.deviantart.com)

Serunya Bunuh-Bunuhan Sama Zombie di The Last of Us

Setelah sukses dengan The Last Of Us Part 1 yang dirilis pada tahun 2013 silam, Playstation memperkenalkan kisah lanjuta.. more