Alston Stephanus, Zoologist yang Menjadi Cosplayer

10 months ago
Alston Stepahnus (Koleksi Pribadi Alston)

Kalau hobi jadi cosplayer kayaknya udah biasa ya. Tapi gimana kalau seorang zoologist banting stir menjadi cosplayer? Yap, di Indonesia Comic Con 2017, Chika (C) dari CIAYO Blog berhasil bertemu dengan Alston Stephanus (A). Kedatangannya di ICC 2017 sukses menghebohkan para pengunjung. Gimana enggak, juri dari Championships of Cosplay 2017 ini tampil sangat mencolok dengan kostumnya. Mulai dari Milo James Thatch dari Disney’s Atlantis sampai Monkey Warrior. Keren abis!

Kak Alston bukan sekedar cosplayer, tapi juga membuat kostumnya sendiri alias designer. Gak heran kalau kostumnya sangat mendetail dan bagus. Tapi seperti apa sih sosok Kak Alston sebenarnya? Simak aja obrolannya.

C: Hai Kak Alston, sudah berapa lama menggeluti dunia cosplay?

A: Aku kurang lebih udah 4 tahun, sejak tahun 2013. Pertama kali terjun di dunia cosplay di SDCC.

C: Apa yang menginspirasi Kakak untuk masuk ke dalam dunia cosplay?

A: Yang pertama itu hobi. Kedua, suatu tantangan menurut aku untuk membuat karakter tersebut menjadi nyata, baik itu secara spesifik atau berbeda dari aslinya.

Sumber: Koleksi Pribadi Alston

Sumber: Koleksi Pribadi Alston

C: Dilihat dari kostum-kostum yang dikenakan, sepertinya kak Alston menaruh perhatian penting di tiap detail kostum. How important do you believe details are when it comes to creating cosplay?

A: Untuk kostum sendiri, setiap orang memiliki perbedaan culture. Jadi orang-orang memiliki pandangan tersendiri tentang kostum mereka. Kalo untuk competition, tentu detail itu penting sekali. Karena juri-juri bakal menilai secara mendetail dari kostum cosplay itu dan fungsi-fungsi yang ada dari kostum itu. Ada juga sebagian orang yang cosplay untuk ekspersi diri, mau sederhana atau susah sekalipun, kembali lagi itu kepada tujuan cosplay itu dari mereka sendiri. Tetapi detail itu tetap harus diperhatikan, contohnya dalam pemotongan busa dan jahitan dari kostum itu sendiri. Karena kalo menurut pandangan aku, detail akan memberikan kesan yang lebih baik. Dan kalo misalkan orang lain tidak memiliki detail tersendiri dalam desain kostumnya, It’s fine karena tidak ada yang salah dalam kostum.

Instagram: @alstonstephanus

Instagram: @alstonstephanus

C: Adakah karakter yang belum pernah dan ingin sekali Kakak cosplay-kan?

A: Shishigami, costumnya sudah setengah jadi terus aku ganti karakternya, mau dijadiin mash up. Jadi jauh lebih besar dan juga pakai armor. Itu yang belum tercapai. Ingin menjadikan Shishigami seperti warior, yang bukan jalan dengan empat kaki tetapi dengan dua kaki dan memakai bow and arrow.

C: Adakah perbedaan event-event pop culture di Indonesia dan di luar negeri? Kalau ada, apa perbedaannya?

A: Di seluruh event pop culture di dunia pasti banyak perbedaan. Di Indonesia saja di setiap event pop culture itu pasti berbeda. Tidak mungkin ada yang sama. Itu yang membuat jadi spesial. Tidak ada grup yang saling menjelekkan satu sama lain. Karena cosplay merupakan tempat yang paling aman. Tujuan kita untuk saling support satu sama lain. Perbedaan peraturan pastinya selalu ada dan kalau berbicara pop culture itu sendiri pastinya luas banget.

Alston di Indonesia Comic Con 2017 (Sumber: Koleksi Pribadi Alston)Alston di Indonesia Comic Con 2017 (Sumber: Koleksi Pribadi Alston)

Alston di Indonesia Comic Con 2017 (Sumber: Koleksi Pribadi Alston)

C: Kakak suka nonton anime, manga atau bahkan serial kartun barat? Apa favorit Kak Alston?

A: Aku  banyak banget nonton super series, yang aku inget seperti: Once Upon a Time, Dr Who, DC’s legends of tomorrow, The flash, Super girl, Supernatural, Shadow Hunters, American Horror Story, Gotham, Lucifer, The 100, The Magicians, Sleepy Hollow, Grimm, SALEM, Penny Dreadful, Constantine, Fear the walking dead, The walking dead, Game of thrones, Lost girl, Heroes, The librarians, Into the badlands, Haven, Courage the cowardly dog, The marvellous misadventure of flapjack, Falling Skies, X-files, Charmed, Sanctuary, witches of east end, Chowder dan  Adventure Time. Selain itu ada juga anime seperti: Bleach hell girls, wolf’s rain, exorcist dan requiem from the darkness. Banyak juga kartun yang menginspirasi saya untuk membuat kostum. Favorit saya adalah supernatural, dan sekarang series-nya udah habis.

C: Wah banyak banget ya! Tapi menurut Kakak, kostum cosplay apa yang paling menantang saat pembuatannya?

A: The Monkey Warrior, yang mana sekarang itu udah ada dua versi. Karena dalam proses pembuatannya adalah pertama kali aku bermain dengan acrylic painting, 3D Printing, banyak bereskperimen dengan bahan lainnya juga dan dalam pembuatan kostum ini juga aku harus mempelajari dulu tentang Monkey Warrior ini yang mana berkaitan dengan sejarah perangnya Cina.

Alston sebagai Milo James Thatch (Sumber: Koleksi pribadi Alston)

Alston sebagai Milo James Thatch (Sumber: Koleksi pribadi Alston)

C: Sebelumnya, Kakak belajar membuat kostum dari mana? Susahkah? Atau Kakak menganggap itu memang bakat yang natural, sehingga enjoy melakukannya?

A: Sebelumnya kita harus pahami bahwa tidak ada yang terlalu mudah atau susah. Apapun yang kamu lakukan tentu harus ada pembelajarannya dulu. Jadi di sini kita baru tau itu susah atau tidaknya. Sebelumnya aku itu seorang zoology, baru menjadi seorang exercise designer dan udah 12 tahun. Aku belajar kostum dari komunitas, dan mereka selalu membantu aku untuk membuat kostum, cara pakainya dan bagaimana kelihatan kostum yang udah jadi.

C: Boleh tahu, project cosplay mana yang paling berkesan?

A: Semuanya berkesan bagi aku, karena semuanya membutuhkan waktu yang lebih dalam proses pengerjaannya dan semuanya juga memiliki cerita tersendiri. Walaupun kostumnya simple, tetapi semuanya sudah menjadi bagian dari hidupku.

C: Project cosplay mana yang paling merogoh kocek paling besar?

A: The Monkey Warrior dan Samurrai R2D2. Banyak banget menyita waktu selama pengerjaan dan besar biaya yang dikeluarkan selama eksperimen.

Alston dalam balutan kostum Megar R2 (Sumber: Koleksi pribadi Alston)

Alston dalam balutan kostum Megar R2 (Sumber: Koleksi pribadi Alston)

C: Sejauh ini, apa kostum favorit Kakak?

A: Megar R2, karena aku buatnya lama banget, dan itu pertamanya aku menggunakan power supply electrical current, fiber glass, spray paint dan automobil spray paint, itu susah banget buat aku.

C: Siapa cosplayer favorit Kakak?

A: Aku punya banyak cosplayer yang aku suka.  Aku menghormati semua orang. Dari mulai Yaya Han, Chris Villain, Stella Chuu, Liui aquino, Gehe ichou, Osric Chau, xheeheex & hopiechan, Jessica nigri, Strykerkun, Maid of Might, Joos Kellington, Knitemaya, Pugoffka dan Steven Yehezkiel. Misalnya Yaya Han, dia adalah cosplayer terhebat dan seorang wanita karir. Chriss Villain, seorang performer dari Disney Universal yang menjadi cosplayer. Dia terkenal,  menginspirasi banyak orang, memiliki banyak panel juga. Di Indonesia sendiri karna fokusnya berbeda-beda jadi aku susah untuk menentukan, terkadang ada yang cosplay karna hobi, ada yang cuma untuk photoshoot dan ada juga yang dijadikan sebagai pekerjaan. Hal itu yang membuat aku susah untuk menentukan. Tetapi ada cosplayer dari indonesia yang aku suka, salah satunya yaitu Steven Yehezkiel yang mempunyai perbedaan  dengan cosplayer lain. Kostum yang dia miliki detailnya sangat diperhatikan dan dia mempunyai semangat serta energi yang kuat dalam bercosplay. Dia juga sangat menghargai cosplayer lain.  Aku banyak belajar dari mereka tentang bagaimana mendapatkan perhatian, bagaimana bersinar di kerumunan orang.

Yaya Han (Instagram: @yayahan)

Yaya Han (Instagram: @yayahan)

C: Adakah pihak yang ingin Kakak ajak kerjasama ke depannya dalam dunia cosplay? Siapa dan kenapa?

A: Aku pengen kerjasama dengan Yaya Han, karena aku mengagumi hasil karya buatannya. Perhatian detail terhadap kostumnya juga baik sekali. Yang paling aku kagumi adalah walaupun dia dibesarkan di Jerman, tetapi dia tidak melupakan tanah kelahirannya di Cina dan sangat menghargai budayanya. Kebetulan aku juga berada di culture yang sama dengannya.

Tetapi aku tidak membatasi diri untuk bekerja sama dengan hanya melihat pada latar belakangnya saja. Aku senang dengan orang-orang yang kreatif, mereka luar biasa dengan cara mereka sendiri, dan aku sangat suka bila dapat berkolaborasi dengan orang-orang seperti itu.

Sumber: Koleksi pribadi Alston

Sumber: Koleksi pribadi Alston

C: Apa makna cosplay bagi Kakak?

A: Cosplay itu sebagai bentuk rasa ekspresi diri, bagaimana dengan cosplay kita bisa mengkampanyekan no bullying. Aku senang mendukung dan menolong orang lain. Cosplay juga mengajarkan aku untuk tidak asal menghakimi orang lain.

C: Adakah momen tak terlupakan selama berkecimpung di dunia cosplay?

A: Momen tak terlupakan ya? Kalau yang tidak serius sih, momen ketika memakai kostum cosplay. Kita selalu punya kebutuhan untuk ke toilet, ya. Jadi, pastikan banget kalau kostum itu bisa dipakai untuk ke toilet atau kita akan berada dalam kesulitan. Haha.

Instagram: @indocomiccon

Instagram: @indocomiccon

C: Kasih pesan dan saran dong buat pembaca CIAYO Blog yang terinspirasi dari Kak Alston?

A: “Never Step on Each Other”. Kita harus gotong royong dan saling mendukung dalam industri cosplay. Karena kita komunitas yang kecil banget dibandingkan dengan industri lainnya dan kita harus gotong royong supaya kita bisa menjadi lebih besar.

Gimana? Gak kebayang kan seorang zoologist bisa jadi cosplayer juga. Ditambah lagi kemahirannya dalam membuat kostumnya sendiri. Duh, impian para cosplayer deh pokoknya! Buat yang penasaran sama kak Alston, langsung aja kepoin Instagramnya @alstonstephanus. Jangan sungkan buat nyapa kak Alston, ya. Inget kata Kak Alston, kita harus gotong royong dan saling mendukung. Jadi gak ada lagi perasaan paling hebat sendiri, ya. Semua sama kok.

About Author

Chika

Chika

"I'm a bowling pin, even when I fall, I'll always stand back up" - Jay Park

Comments

Most
Popular

Sumber: TheVerge

The Lord of the Rings TV Show Akan Jadi TV Show Termahal Di Dunia?

The Lord of the Rings digadang-gadang akan menjadi serial TV paling mahal! Apakah akan sekeren filmnya?.. more

Suasana CIAYO Comics Club (CIAYO Comics)

Satu Tahun CIAYO Comics, Perlahan Merasuki Hati Penggemar Komik Indonesia

Para penikmat komik yang awalnya ragu, perlahan mulai penasaran akan perkembangan komik Indonesia. CIAYO Comics menjadi .. more

Sumber gambar: nydailynews.com

Film Komik The Crow akan Di Remake dengan Aktor “Aquaman” Jason Momoa

Nama “The Crow” buat penggemar komik Barat rasanya tidak terlalu asing. walau komik ini tidak berasal atau diterbitk.. more

Sumber: time.com

Pokeland: Game Pokemon untuk Smartphone

Pokeland, game terbaru The Pokemon Company untuk smartphone. .. more

The Game Awards 2017. Sumber gambar: variety.com

Menyambut The Game Awards 2017 di Bulan Desember

Ada 102 judul yang mendapatkan nominasi tahun ini. Seperti event sebelumnya juga, ada beberapa kategori yang dapat dipil.. more