Alti Firmansyah, Srikandi Indonesia yang Mendunia

1 year ago

Profesi komikus di luar negeri bisa dibilang cukup menjanjikan dan bisa dijadiin pijakan untuk hidup secara layak. Nah, kalo di Indonesia gimana? Makin lama, profesi sebagai komikus di Indonesia juga udah bisa menopang kebutuhan sehari-hari. Profesi ini juga cukup bergengsi karena membutuhkan skill dan konsistensi dalam setiap membuat karya. Tahu sendiri kan namanya bikin komik, ber-chapter-chapter. Tayang atau terbit seminggu sekali. Kudu ulet dan disiplin sih…

Perwakilan CIAYO Blog, Maria Megayanti (MM) berkesempatan ngobrol-ngobrol sama Miralti Firmansyah, ato yang sering dipanggil Alti Firmansyah (AF). Yuk simak obrolan sama srikandi Indonesia dengan karya mendunianya.

MM: Hai Mbak Alti, sejak kapan sih suka gambar?

AF: Sejak TK. Kalo kata orang tua sih, dari umur 5 tahun diajarin gambar kuda sama ayah waktu itu. Di luar dari bakat, aku juga banyak di-brainwash pake film kartun dan buku cergam, jadi dari situ mulai seneng sama yang namanya kartun dan mulai gambar-gambar dari sejak itu.

MM: Kapan mulai suka baca komik, dan komik apa yang pertama kali dibaca?

AF: Pas SD, ibuku dulu koleksi buku cerita Tini, buku cergam yang gambarnya bagus banget. Sementara untuk komik, seingetku pertama kali baca komik Yakari & 3 Cewek Badung deh.
MM: Kalo sekarang masih suka baca komik nggak Mbak?

AF: Masih kok, sekarang aku lagi ngikutin komik manga “I Am a Hero” karya Kengo Hanazawa.
MM: Kalo mulai serius bikin komik sejak kapan? Awalnya ikut lomba atau kompetisi komik gitu nggak Mbak?

AF: Sebenernya dari pas SD sampai SMA sering ikut lomba gambar dan alhamdulillah selalu juara. Nah, pas SMA sempet ikut kompetisi cover komik (karena sebenernya aku tuh lebih suka ilustrasi ketimbang bikin cerita/komik), dan mulai kenal sama teman-teman dari komunitas komik. Dari situ iseng-iseng nyoba bikin komik sama temen-temen. Tapi secara profesional bikin komik sih baru mulai tahun 2012.

MM: Boleh diceritain awal mulai menggarap komik-komik Marvel? Selama ini kontak-kontakan sama pihak Marvel lewat email aja, ato sempet meet up gitu Mbak?

AF: Awal mulanya setelah aku lulus test page dari Marvel, aku dapet proyek Star Lord & Kitty Pryde dan diberi beberapa referensi karakter yang nantinya akan aku gambar. Sampai proyek selesai, selama itu kita berkomunikasi lewat email aja, belum pernah meet up. Hopefully one day 🙂

Star Lord & Kitty Pryde 2015 (wikia.nocookie.net)

Star Lord & Kitty Pryde 2015 (wikia.nocookie.net)

(Star Lord & Kitty Pryde 2015. Publisher: Marvel)

(Star Lord & Kitty Pryde 2015. Publisher: Marvel)

MM: Gimana perlakuan mereka terhadap komikus asal Indonesia seperti Mbak?

AF: Nothing special sih, mereka tetap ramah dan profesional selama proyek komiknya berlangsung dan juga di luar itu.

X-Men ’92 #9 2016 (mag.sapo.pt)

X-Men ’92 #9 2016 (mag.sapo.pt)

(X-Men ’92 #6 2016. Publisher: Marvel)

(X-Men ’92 #6 2016. Publisher: Marvel)

(X-Men ’92 #6 2016. Publisher: Marvel)

(X-Men ’92 #6 2016. Publisher: Marvel)

MM: Saat ini lagi sibuk bikin komik apa Mbak? Kolaborasi sama siapa writer nya?

AF: Januari 2017 kemarin aku dapet kesempatan kolaborasi sama Christopher Hastings untuk komik Gwenpool. Selain itu, dalam 20 halaman komik ini, aku kedapetan 15 halaman dan 5 halamannya itu artistnya adalah Gurihiru; main artist dalam serial Gwenpool ini.

Idih, keren amat nih Mbak Alti.

Gwenpool #13 2017 (previewsworld.com)

Gwenpool #13 2017 (previewsworld.com)

(Gwenpool #13 2017. Publisher: Marvel)

(Gwenpool #13 2017. Publisher: Marvel)

(Gwenpool #13 2017. Publisher: Marvel)

(Gwenpool #13 2017. Publisher: Marvel)

MM: Gimana tanggapan Mbak Alti tentang pertumbuhan dunia komik di Indonesia, mulai dari Mbak berkecimpung di dunia komik sampai sekarang?

AF: Yang saya lihat perkembangannya cukup menarik, karena generasi sekarang lebih berani untuk membuat cerita yang di luar mainstream dengan style yang unik juga. Selain itu juga artist masa kini jenius dalam menuangkan ide bagaimana memvisualisasikan unsur Indonesia ke dalam wadah komik, tanpa terkesan jadul dan tetap menarik untuk dibaca oleh generasi masa kini.
MM: Dengan munculnya komik digital, apa tanggapan Mbak Alti tentang dunia perkomikan?

AF: Sangat mempermudah dan menghibur. Di samping kita bisa baca komik online yang baru-baru dan fresh looking, kita juga bisa baca komik lama seperti Dragon Ball atau Slam Dunk di media online.

MM: Boleh sharing sedikit nggak Mbak, minta masukan atau pesan-pesan buat komikus yang baru mau mulai serius menjadikan hobi ngomik jadi profesi? 

AF: Dengan banyaknya sosmed dan teknologi canggih seperti sekarang ini, artist luar negeri maupun dalam negeri yang karyanya amat sangat menarik bisa di-follow, dan bisa dapet berita ter-update dari kegiatan mereka. Style yang bermacam-macam bisa dikumpulkan, dipelajari, dan dijadiin bahan referensi. Film kartun/animasi juga bisa dijadiin sebagai bahan referensi.

(X-Men ’92 #9 2016. Publisher: Marvel)

(X-Men ’92 #9 2016. Publisher: Marvel)

(X-Men ’92 #9 2016. Publisher: Marvel)

(X-Men ’92 #9 2016. Publisher: Marvel)

MM: Biasanya apa yang dilakukan untuk refreshing? Dengan kesibukan dan deadline yang ketat, masih ada waktu untuk melakukan hobi lain atau jalan-jalan sama temen nggak Mbak?

AF: Biasanya aku berusaha supaya weekend cuma untuk suami/keluarga. Jadi akunya sendiri yang harus pintar ngatur waktu. Yang dilakuin saat refreshing biasanya berolahraga, kulineran, atau nonton, karena suntuk banget kelamaan duduk depan komputer tuh :-p

Nah, itu dia srikandi Indonesia yang karyanya mendunia. Sekelas Marvel loh bro sis. Buat bro sis yang lagi merintis profesi sebagai komikus, jangan pantang menyerah. Cewek-cewek juga jangan mau kalah dan nunjukkin karya-karya terbaiknya. Tetap semangat!

About Author

Mega

Mega

The dream to become a journalist started in junior high school. Graduating from college, she started a career in TV industry as a broadcaster, reporter, and script-writer. She loves to sing in the shower, dancing with the rain, and let her imagination run wild while reading novel. You can contact her by email: megakardono@gmail.com | Instagram @mariamegayanti | Medium https://medium.com/@megakardono

Comments

Most
Popular

Cosplayer ini Berpenghasilan Miliyaran Hanya Dalam Sekali Tampil

Di Jepang, terdapat seorang cosplayer yang berpendapatan hingga miliaran rupiah dalam sekali event loh. Cosplayer peremp.. more

Logo internasional game sepakbola ciptaan Konami Jepang. Sumber gambar: game-debate.com

Winning Eleven/Pro Evolution Soccer: Game Wajib Sejuta Umat Gamers PS Indonesia

Rasanya tidak akan ada yang komplain jika dikatakan kalau game sepakbola Winning Eleven/WE (atau dalam judul internasion.. more

00-d-the-last-kickers

The Last Kickers: Momen Menegangkan Timnas Sepak Bola Indonesia!

The Last Kickers menampilkan perjuangan berat Indonesia di ajang sepak bola AFF CUP 2020. Dengan catatan harus menang, W.. more

Sumber: en.rocketnews24.com

Seperti di Cerita Komik, Seorang Pria dan Perempuan Ditangkap Karena Mencuri Komik di Toko Buku Jepang

Berita pencurian ini mungkin terdengar biasa aja, tapi kalau kamu tahu gimana ceritanya pasti kamu menganggap kalau ceri.. more

Lightstick

World War Z atau Fanwar, Lebih Seram Mana?

Bro sis punya idola? Atau kepikiran untuk menjadi seorang artis? Biasanya ketika kita mengidolakan seorang idol atau art.. more