Ario Anindito: Dunia Komik Adalah Rumah Saya

6 months ago
Ario Anindito (instagram.com/arioanin)

Ario Anindito? Kenal nggak bro sis? Percaya nggak sih kalo apa yang sering kita lakukan, mimpikan, katakan, suatu hari bisa kejadian. Misal nih, dari kecil bro sis les balet. Terus aja serius latihan, ikut perlombaan, dan ternyata dari kecil emang pengen banget jadi balerina. Kalo Kamu konsisten ngelakuinnya, suatu saat mimpi ato cita-cita Kamu itu terwujud.

Ini nggak cuma angan-angan ato khayalan belaka loh. Soalnya hal itu juga terjadi di kehidupan Ario Anindito. Udah pada tahu belum, dia ini siapa? Pria Bandung lulusan Universitas Parahyangan ini udah lama malang melintang di bidang seni. Karya-karyanya sangat khas, jam terbangnya udah sampe publisher kenamaan, sosoknya juga humble dan asik.

Ario Anindito & Alti Firmansyah di salah satu program talkshow (instagram.com/arioanin)

Ario Anindito & Alti Firmansyah di salah satu program talkshow (instagram.com/arioanin)

Maria Megayanti (MM) dari CIAYO Blog sempet tanya-tanya tentang perjalanan karier Ario Anindito (AA) dari ngomik sampai terlibat di film nasional.

Princess Consuela Bananahammock (Ario Anindito, 2014)

Princess Consuela Bananahammock (Ario Anindito, 2014)

MM: Waktu kecil hobinya apa Kang?

AA: Waktu kecil hobi saya corat-coret di kertas, terus bikin-bikin sesuatu dari barang bekas, ceritanya sok-sokan jadi inventor gitu. Hehehe.

MM: Pernah kepikiran nggak jadi komikus?

AA: Iya, kepikiran untuk jadi komikus pas saya SD, sekitar kelas 3-an gitu. Motivasinya waktu itu, karena saya seneng banget baca komik, terus kok rasanya kepingin ya bisa nentuin sendiri arah petualangan yang ada di komik itu. Makanya terus kepingin bisa jadi komikus.

(instagram.com/arioanin)

(instagram.com/arioanin)

MM: Sejak kapan suka gambar-gambar terus diseriusin?

AA: Suka gambar sih dari umur 6 tahun, tapi kalo diseriusinnya begitu lulus kuliah, tahun 2007.

MM: Kenapa milih kuliah arsitekur, emang pengen jadi arsitek kah?

AA: Awalnya karena saya tertarik melihat aktivitas ayah saya. Dia arsitek, dan kerjaannya keliling dunia, motret-motret bangunan-bangunan yang keren. Lalu kemudian lepas SMU, saya ikut tes di dua tempat, SR ITB dan ARS UNPAR. Alhamdulillah keterima dua-duanya, tapi akhirnya saya ambil arsitektur, karena pada waktu itu saya berpikir bahwa ilmu seni rupa bisa saya pelajari sendiri melalui eksperimen, sedangkan saya tidak mungkin belajar ilmu arsitektur sendiri tanpa kuliah akademis.

Dari arsitektur, saya mendapatkan skill technical dan concepting, yang sangat berguna untuk kerjaan saya di film dan advertising.

Kang Ario dan Princess Consuela Bananahammock (instagram.com/arioanin)

Kang Ario dan Princess Consuela Bananahammock (instagram.com/arioanin)

Ekperimen autodidak saya di seni juga alhamdulillah berhasil, karena akhirnya saya jadi komikus. Hehehe.

Wolverines #12 (arioanindito.daportfolio.com)

Wolverines #12 (arioanindito.daportfolio.com)

MM: Ceritain dong Kang, dari awal serius di dunia gambar-gambar sama komik, sampe bisa tembus ke publisher internasional!

AA: Saya mulai serius ketika lulus kuliah tahun 2007. Sehabis lulus saya bekerja sama dengan penerbit indie, bikin komik kompilasi namanya SPARX. Komik saya waktu itu judulnya “Nadya and the Painkillers”.

Nadya & The Painkillers (arioanindito.daportfolio.com)

Nadya & The Painkillers (arioanindito.daportfolio.com)

Selepas itu, saya bekerja di industri film dan advertising, sambil upload gambar-gambar saya di Deviantart. Rupanya gambar saya itu menarik pihak sana, dan suatu hari saya dikontak via email untuk membuat komik DC, judulnya “Red Hood and the Outlaws”, nomor 10 dan 11, saya membuat back up storynya.

“Red Hood and the Outlaws” #10, DC Comics (Ario Anindito)

“Red Hood and the Outlaws” #10, DC Comics (Ario Anindito)

“Red Hood and the Outlaws” #11, DC Comics (Ario Anindito)

“Red Hood and the Outlaws” #11, DC Comics (Ario Anindito)

Lalu saya kembali bekerja di film dan advertising hingga akhirnya tahun 2014 saya dikontak oleh Marvel dan mulai bekerja di sana hingga sekarang.

MM: Jadi kalo sampe sekarang, udah berapa banyak komik yang dibuat Kang Ario?

AA: Komik buatan saya ada beberapa. Komik lokal buatan saya sendiri ya Nadya and the Painkillers. Lalu ada 2 komik DC, dan sekitar 7 title komik Marvel. Satu titlenya terdiri dari beberapa buku, kalau ditotal ya lebih dari 10 buku untuk Marvel. Saya bekerja sebagai penciller dan inker-nya.

Wolverines #12 (arioanindito.daportfolio.com)

Wolverines #12 (arioanindito.daportfolio.com)

Wolverines #16 (arioanindito.daportfolio.com)

Wolverines #16 (arioanindito.daportfolio.com)

MM: Selain di dunia komik, Kang Ario juga suka jadi concept art ya. Bahkan pernah terlibat di film nasional. Di situ Kang Ario tugasnya ngapain aja?

AA: Iya, saya jadi concept artist di film Drupadi, dan jadi art director di film Finding Srimulat.

Di film Drupadi itu saya menerjemahkan visual dari penjelasan Mas Riri Riza selaku sutradaranya, ke dalam bentuk ilustrasi key scenes (concept art) dari script-nya. Saya juga terlibat selama proses syutingnya, dan di situ saya terkejut karena ternyata Dian Sastrowardoyo jago gambar. Kita sempat menggambar bersama sambil nunggu pengambilan adegan dimulai.

(wikimedia.org)

(wikimedia.org)

Kang Ario (waktu masih kurus :p) sama Mbak Dian Sastro di sela-sela syuting Drupadi

Kang Ario (waktu masih kurus :p) sama Mbak Dian Sastro di sela-sela syuting Drupadi

MM: Kalo lagi bosen biasanya ngapain Kang?

AA: Saya hobi bikin kitbash, nge-sculpt, dan nonton film. Oh, dan tentunya, tidur. Hehehe.

MM: Apa yang bikin Kang Ario betah di dunia komik?

AA: Komik itu passion saya. Jadi saya merasa dunia komik adalah rumah saya. Makanya saya betah di situ. Banyak sekali alasannya. Salah satunya karena dulu waktu kecil, di kelas saya sering menggambar tokoh-tokoh Marvel dan DC di belakang buku tulis. Lalu ketahuan dan dimarahi guru. Hahaha…ternyata belasan tahun kemudian, saya dapat kesempatan untuk menggambar tokoh-tokoh tersebut di komik aslinya. Senang sekali.

MM: Apa makanan asli Bandung favorit Kang Ario?

AA: Saya suka sekali sama batagor! Hehehe.

MM: Apa yang bikin Kang Ario kangen sama Bandung?

AA: Suasananya, tempatnya, udaranya. Dan terutama makanannya! Somehow it’s always my home. Ketika saya sedang diundang ke luar negeri pun, saya tetap rindu sambel terasi dan batagor. Hahahaha!

MM: Kang Ario emang suka ngelawak ya? Kenapa nggak jadi komedian juga? 

AA: Hahahaha. Ngga sih, sebenernya kadang hanya ingin bikin cair suasana aja, biar gak boring. Kepingin jadi komedian, tapi kayanya politikus di sini jauh lebih lucu daripada saya. Hehehe.

Demikian ngobrol-ngobrol bareng Kang Ario. Jangan mau kalah ya bro sis, melanglangbuana kayak Kang Ario. Belakangan ini udah banyak talenta-talenta baru di dunia perkomikan Indonesia. Tinggal diasah, dan makin ulet lagi usahanya. Smangat!

About Author

Mega

Mega

The dream to become a journalist started in junior high school. Graduating from college, she started a career in TV industry as a broadcaster, reporter, and script-writer. Now she is a part of our team. She also loves to sing in the shower, dancing with the rain, and let her imagination run wild while reading novel.

Comments

Most
Popular

(Youtube - “Thor: Ragnarok” Official Trailer)

Thor: Ragnarok, Kisah Superhero Dibalut Drama Keluarga

Thor: Ragnarok menawarkan rasa berbeda. Selain adegan penuh aksi, selipan komedi dan jokes ringan menjadi ornamen yang i.. more

Samantha & Baby Red Bird (Sumber: ciayo.com)

Jantung Berhenti Berdetak, Tandanya Apa?

Pernah nggak, bro sis ngerasain jantung berhenti berdetak? Temukan jawabannya di Heartbeat!.. more

Shenmue III (Sumber: kickstarter)

Trailer Shenmue III Dirilis Dan Reaksi Fans Terbelah

Akhirnya trailer untuk game Shenmue III sudah dirilis oleh Yu Suzuki di internet beberapa saat yang lalu. Mungkin masih .. more

Nostalgia 90an Lewat Anak Kemaren Sore

Ada yang udah tahu belum, siapa Anak Kemaren Sore? Yuk, kenalan!.. more

(news.marvel.com)

Pakai Kostum Superhero Favorit Bisa Ikutan Costoberfest 2017???

Hellooo buat kalian para pecinta cosplayer, saatnya unjuk gigi untuk menampilkan kostum pahlawan Marvel terbaik kalian d.. more