Canti Clarita, Illustrator Fan art Kpop Dengan Kearifan Budaya Lokal

11 months ago
Canti Clarinta. Sumber: Canti Clarinta

Pernah melihat fan art buatan fans kpop? Mungkin kamu sudah biasa. Nah, gimana kalau melihat fan art kpop dengan kearifan lokal Indonesia, sudah pernah? Kali ini kita akan ngobrol bareng Canti Clarinta, seorang illustrator cantik yang juga merupakan fans dari Kpop idol, inspirasi terbesarnya dalam menggambar fan art. Ciri khas dari fan art buatan Canti ini unik banget, beda dengan yang lain, bahkan nyeleneh dan bisa bikin kita tertawa kalau melihat. ‘Stiker Angkot Oppa’ adalah konsep yang Ia angkat dalam pameran berjudul Respective Perspective bulan Juni lalu bersama teman-teman. Canti juga sudah merilis komik berjudul OPPA!! Yang bercerita tentang kehidupan fangirl di tahun 2015 dan sedang dalam proses pembuatan buku ke-2nya. Yuk langsung aja mengobrol dengan illustrator satu ini!

Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

LS: Sejak kapan Kamu memulai hobi untuk membuat fan art dan menjadi illustrator?

CC: Aku mulai membuat  fan art sejak dari 2011, waktu itu aku suka sama (boyband korea) 2PM. Kebetulan saat itu aku bawa fan art 2PM buatanku pas lagi konser di Jakarta dan di-notice sama mereka. Dari situlah aku memulai untuk meneruskan hobi-ku membuat fan art sampai saat ini. Sekaligus melatih skill dalam menggambar juga, karena aku jadi sering mengeksplor fan art dari illustrator lain.

LS: Siapa inspirasi Kamu ketika baru mulai membuat sebuah karya atau art work?

CC: Idol!  Awal mula membuat fan art sebenarnya harapanku sih semoga karyaku bisa di-notice oleh mereka.

LS: Apakah Kamu memiliki idola dalam bidang seni? Kalau ya, siapa saja?

CC: Kalau dari bidang fan art sendiri, aku suka karya fan art buatan temanku Dinan Hadyan. Kamu bisa lihat karya dia di akun instagramnya @abusedmember. Watercolor technique yang dia pakai bagus banget! dan satu lagi @abimabima karena fan art buatan dia sangat cute! Style menggambarku berbeda dengan dia yang suka chibi. Kalau dalam bidang seni, aku penggemar Bambang Toko dengan karya seninya yang urban dan dosenku di bidang komik yaitu Beng Rahadian. Beliau juga yang sudah membimbing aku dalam membuat komik.

LS: Menurutmu, apakah menjadi seorang illustrator sekaligus penggemar dari seseorang/suatu hal dapat memudahkanmu saat mencari inspirasi?

CC: Sangat memudahkan. Menjadi fans membuat selalu ada aja inspirasi yang bisa aku buat jadi sebuah karya. Kita bisa dengan mudah menuangkan perasaan kagum dan suka dengan seseorang dalam bentuk gambar.

Fan art GOT7. Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

Fan art boyband korea terkenal, GOT7. Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

LS: Bagaimana proses pembuatan fan art yang biasa Kamu lakukan?

CC: Kalau dulu aku gambar dulu secara manual di kertas. Lalu lama-lama aku sudah biasa untuk gambar langsung di laptop. Tapi kalau proses pembuatan stiker, aku buat sketsanya dulu untuk menentuin font apa yang bakal aku pakai.

LS: Tolong ceritakan bagaimana awal mula Kamu bisa menerbitkan buku OPPA!!

CC: Awal mulanya dosenku yang merekomendasikan. Dia melihat konten yang aku buat fresh karena belum ada yang membuat komik tentang fangirl kpop. Aku juga ingin mengangkat cerita tentang orang dibalik kesuksesan idol Korea. Apa aja yang dilakukan oleh seorang fans demi sang idola, dan ceritanya menarik karena bermacam-macam. Ada fans yang jadi punya pekerjaan dengan jualan goods, ada yang jadi terkenal diantara penggemar lain dan bahkan dikenal langsung oleh idol itu sendiri.

LS: Apa Kamu punya rencana untuk menerbitkan buku terbaru?

CC: Ada dan sedang dalam proses pembuatan. Aku masih belum tahu akan selesai kapan, tapi targetku adalah akhir tahun ini komik OPPA!! Yang ke-2 bisa segera selesai dan dirilis awal tahun depan.

Salah satu fan art personel idol group Korea. Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

Salah satu fan art personel idol group Korea. Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

LS: Bagaimana kesannya setelah berhasil menggelar pameran atas art work Kamu?

CC: Senang! Aku gak menyangka banyak orang yang datang dan appreciate. Walaupun aku sempat lihat beberapa artikel yang membahas tentang exhibition-ku dan beberapa orang masih belum bisa menangkap maksud dari karya seniku. Sebenarnya maksud dari seni yang aku buat adalah untuk mengkritik bukan mendewakan para idol.

LS: Kalau kamu bisa menggelar pameran lagi, kira-kira konsep apa yang akan kamu gunakan?

CC: Dari pameran yang aku buat kemarin bareng teman-temanku, biasanya pastinya kita selalu menggunakan konsep tertentu. Contohnya seperti temanku Dinan yang membuat fan art EXO dengan konsep super hero. Gak hanya menggambar wajah dari idol aja tapi juga punya konsep yang unik dan khas. Kedepannya aku ingin memperbanyak instalasi juga dalam pameranku dan membahas tentang isu sosial terhadap dunia Kpop.

Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

LS: Sebagai illustrator, apa keunikan yang Kamu miliki dibanding illustrator lainnya?

CC: Karyaku lebih ‘nyeleneh’ aja. Aku menggabungkan dua unsur dari apa yang aku suka dari budaya Korea dan budaya lokal. Ciri khas karyaku seperti bunga-bunga, warna-warna yang cerah, dan permainan kata seperti yang bisa dilihat dalam stiker angkot buatanku. Aku ingin karyaku bisa dijadikan meme oleh orang lain dan di-share.

LS: Apakah kamu pernah mengalami pengalaman buruk terhadap karyamu? (Misal: seseorang mengambil credit atas karyamu)

CC: Ada, dulu aku sering membuat karya realist dan itu riskan banget untuk diambil oleh orang. Seperti watermark-nya di crop lah, ada yang gak izin lalu di upload begitu aja, ada juga yang mau mencetak untuk kepentingan sendiri karya buatanku.

LS: Apa pendapatmu mengenai orang yang menyukai karya seni, tapi tidak menghargai seniman yang membuat karya tsb?

CC: Setiap orang kan hidup dengan karya seni orang lain. Contohnya aja kursi yang kita pakai untuk duduk, baju yang kita pakai, semuanya adalah karya dari seorang seniman. Dengan gak menghargai karya seni, berarti orang itu juga gak menghargai hidup mereka sendiri. Karya seni itu untuk dinikmati bersama kok, karena itu gak perlu untuk dicuri. Dengan memberi saran dan kritik kepada seniman bahkan lebih baik lagi.

OPPA!! Buku karya .Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

OPPA!! Buku karya Canti Clarinta .Sumber: Akun Instagram Canti @spesdelune

LS: Punya pesan untuk orang yang juga memiliki passion dalam membuat fan art sepertimu?

CC: Harus banyak menggali hal-hal yang aneh dan beda dengan yang lain. Cari keunikan sendiri yang kamu punya dan cari juga konsep yang seunik mungkin. Buat hal itu sebagai ciri khasmu supaya orang yang melihat langsung bisa tahu kalau itu adalah karya buatan kamu.

About Author

Lisa

Lisa

Lisa is a journalist student from Jakarta who always find writing as a very amusing hobby. She believes that even when the writer's soul is staying, a writing can travels anywhere. Lisa is on her way to achieve a bachelor degree and her own life bucket list."

Comments

Most
Popular

Google Station. Platform internet cepat & gratis dari Google. Sumber gambar: fonearena.com

Rencana Besar Google Membawa Google Station Ke Indonesia

Google. Nama yang tidak asing lagi buat kita kan, bro sis? Nama ini bahkan mungkin kita akses sehari-hari lewat PC, lapt.. more

popcon asia 2018

POPCON Asia 2018 Siap Digelar 22-23 September 2018

Festival pop culture terkemuka di Indonesia POPCON Asia siap untuk digelar pada sabtu dan minggu ini, 22-23 September 20.. more

Sumber: Kotaku.com

Speedrunners, Komunitas Gamer yang Menamatkan Game Secara Kilat

Pernah gak kamu berpikir saat memainkan sebuah game dan ingin menyelesaikan game tersebut dengan cepat tanpa memikirkan .. more

Fan Work Berupa Lagu dari Adriana Figueroa!

Biasanya ketika mendengar kata fan work, pikiran kita akan tertuju pada tulisan berupa fan fiction, gambar berupa komik .. more

Menanti Deretan Video Games Terbaik Yang Rilis 2017-2018

Inilah daftar video game terbaik 2017-2018 yang jadi incaran gamer seluruh dunia di sepanjang tahun 2017 dan 2018... more