Wawancara Eksklusif CIAYO Blog Dengan Demian Aditya Sang Illusionist

4 weeks ago
(Sumber: Youtube)

(Sumber: Youtube)

Bro sis masih inget dong sama Demian? Pesulap yang sekarang lebih terkenal sebagai Illusionist Indonesia ini, sempat ramai dibicarakan karena keikutsertaannya di acara ternama, America’s Got Talent. Aksinya terbilang sukses bikin tegang seluruh penonton termasuk sang istri. Namun keberhasilannya tersebut ternyata gak hanya mendapatkan respon positif, tapi juga respon negatif dari masyarakat Indonesia.

Duh sedih ya bro sis. Kesannya sudah usaha tapi gak dapat respon sesuai ekspetasi. Apalagi niatnya mau ngebanggain, tapi malah dicibir di negara sendiri. Kira-kira gimana ya tanggapan dari sang illusionist tersebut? Sesakit hati apa ya rasanya? Penasaran? Kali ini Chika dari CIAYO Blog berhasil wawancara sama Demian nih. Beliau akan nyeritain cerita-cerita di balik panggung dan gimana caranya dia diundang ke America’s Got Talent.

Chika : Hai Demian, sejak kapan Kamu suka dunia illusionist?

Demian : Dunia Illusionist atau dunia magic? Kalau dunia illusionist semenjak 2002, di saat mau menentukan pilihan mau fokus ke aliran sulap apa. Soalnya pada saat itu aliran sulap di Indonesia udah mulai marak dan beragam jadi harus cari differensiasi. Kalau dunia sulap sendiri suka dari semenjak 6 SD, pada saat itu David Copperfield lagi boomingbooming nya dan di putar di salah satu TV swasta setiap minggunya.

Chika : Apakah menjadi illusionist adalah cita – cita Kamu? Atau Kamu punya cita – cita lain?

Demian : Kalau cita-cita sewaktu kecil, setiap ditanya selalu jawabnya pengen jadi Insinyur. Karena pilihannya kan cuma dokter, insinyur sama polisi LOL.

Chika : Hal apa yang membuat kamu suka dengan dunia Illusionist?

Demian : Setiap bermain dan mendapatkan reaksi yang baik dari audience yang diajak main itu rasanya seperti ada kepuasan pribadi yang gak bisa dijelasin. Jadi setiap main seperti kayak menyenangkan diri sendiri.

Chika : Siapa role model kamu?

Demian : David Copperfield, entah kenapa dia banyak berpengaruh dalam setiap sulap-sulap yang gw lakuin selama ini. Cara dia mengemas permainan-permainannya dengan sempurna sukses ngebuat sulap sendiri terasa seperti sebuah drama atau film.

David Copperfield (Sumber: Forbes)

David Copperfield (Sumber: Forbes)

Chika : Pernah mengalami apa saja selama merintis karir?

Demian : Banyak pastinya, ada beberapa kejadian yang paling di inget yaitu pada tahun 2007 gw jatuh dari stage, yang dimana stage−nya ada part yang terbuat dari kaca. Dan gw jatuh terperosok ke dalam pecahan kaca sampe akhirnya meninggalkan bekas jahitan sebanyak 27 jahitan di kaki, paha, bokong dan tangan.

Chika : Ceritain dong gimana caranya Kamu bisa mengikuti acara America’s Got Talent? Ada pengalaman menarik apa saja?

Lebih tepatnya pada bulan Januari 2016, gue diundang sama salah satu tim dari produksinya America’s Got Talent, karena waktu itu dia contact−nya itu via e−mail media social (youtube), agak terkuburlah sama pemberitahuan lainnya. Karena kan ada pemberitahuan dari komentar, subscriber.

Gue baru buka seminggu setelah dia kirim, pas gue liat ada tulisan America’s Got Talent. Di email itu dijelaskan bahwa mereka nonton salah satu permainan gue di youtube, terus pengen gue ngelakuin permainan itu di acara dia. Mereka tanya gue tertarik gak? Gue bilang gue tertarik, tapi karena permainan yang dia maksud yang pakai semen, jadi gue bilang gue gak bisa kalau harus ngelakuin aksi itu. Terus gue kasih liat dia video permainan gue yang lain, dan dia tertarik sama permainan yang kalian lihat di America’s Got Talent kemarin.

Tapi pas gue lagi apply visa, ternyata jadwal yang dikasih bentrok sama jadwal gue berangkat dan syuting. Akhirnya gue bilang, gue gak bisa. Tiba-tiba sekitar bulan November 2016, ada email lagi untuk diajak berpartisipasi di season berikutnya. Sempet ada masalah sama property yang harus gue bawa. Bahkan selama 10 kali latihan, cuma 2 kali yang berhasil.

Drama keduanya pas mau berangkat, baru tau ternyata visa dari crew gue gak bisa keluar alias ditolak. Akhirnya gue telepon teman gue yang biasa kerja di belakang panggung buat cari orang yang punya visa juga. Akhirnya gue dibantuin tiga orang. Pas property datang, gue harus video call sama orang di Indonesia yang ngerti sama property gue. Pasir yang gue bawa juga basah karena dingin. Jadi dengan crew yang baru, property yang baru dibuat, pasir yang belum gue coba, gue harus latihan on stage, on camera di depan para juri.

America's Got Talent, salah satu talent show yang terkenal di dunia. (Sumber: pinterest)

America’s Got Talent, salah satu talent show yang terkenal di dunia. (Sumber: pinterest)

Chika : Kenapa sih kamu memilih melakukan aksi mengunci diri dan meloloskan diri dari hujaman pasir? Terinspirasi dari mana?

Demian : Karena itu adalah permainan original yang pengen gw kasih liat ke dunia kalo karya anak Indonesia gak kalah bagus sama sulap dari luar negeri. Inspirasinya dari ketakutan manusia pada saat di liang kubur. Jadi dulu pernah iseng nyoba berada di dalam lubang kuburan yang masih tergali, dan rasanya luar biasa takut. Dari situlah kepikiran, gimana caranya ketakutan gw untuk  bisa dilakuin di atas panggung.

Chika : Kamu kan sampai dipuji sama para juri, perasaanya gimana?

Demian : Perasaannya luar biasa banget, apalagi sama Simon Cowell. Semua orang di dunia tau dia dan bagaimana dia menilai, pada saat dia memuji itu istilahnya udah ngebuat gw ngerasa sangat amat di hargai dan gak akan pernah dilupain.

Chika : Bagaimana tanggapan istri dan keluarga?

Demian : Mereka semua bangga dan senang pastinya, karena gw bisa menunjukan sesuatu yang dilihat oleh dunia internasional. Soalnya sebelumnya kan hanya skala nasional.

Demian dan Sang Istri (Sumber: Kompas)

Demian dan Sang Istri (Sumber: Kompas)

Chika : Kan berita tentang kamu yang dipuji di acara America’s Got Talent ternyata malah mendapat respon negatif oleh bangsa sendiri. Perasaan Kamu gimana?

Demian : Awalnya sedih, karena tadinya berpikir ini bisa membanggakan Indonesia tapi ternyata gak semua orang berpikiran seperti itu, tapi makin kesini makin akhirnya mengerti dan menerima aja.

Chika : Menurut Kamu sendiri, kenapa sih orang – orang memberikan respon seperti itu?

Demian : “They may hate me for being different and not living by the society standards. But deep down they wish they had the courage to do the same”

Chika : Bagaimana cara Kamu menghadapi respon masyarakat?

Demian : Sekarang pemikirannya udah gini, kalau di dunia ini ada 100 orang yang suka sama kita, berati sudah pasti akan ada 100 orang juga yang akan benci sama kita. Jadi gak akan lagi berharap dan mikirin respon mereka.

(Sumber: beritagram.com)

(Sumber: beritagram.com)

Chika : Kira – kira kalau diberi kesempatan kedua untuk mengulang kembali penampilan, Kamu ingin melakukan aksi apa? Kenapa?

Demian : Tetap akan melakukan aksi yang sama, karena semua udah dipikirkan masak − masak kenapa permainan pertama itu dimainin.

Chika : Apa rencana untuk kedepannya? Ada rencana mengikuti lomba lainnya?

Demian : Nerusin AGT (America’s Got Talent) aja, dan kayaknya gak akan ngikut lomba lainnya.

Chika : Dengar-dengar Kamu akan tampil kembali di America’s Got Talent, boleh kasih spoiler dikit gak kira-kira akan seperti apa? Apakah lebih berbahaya dari yang sebelumnya?

Demian : Iya, lebih tepatnya Rabu besok (19 Juli 2017) jam 8/9 pagi WIB. Pastinya menegangkan dari yang sebelumnya karena aksinya nanti juga belum pernah dimainin di dalam sejarah AGT (America’s Got Talent).

Chika : Kenapa memilih aksi seperti itu?

Demian : Karena gw suka sama hal − hal yang memancing andrenaline gw sendiri, dari situ gw bisa mengajak pernonton untuk bisa ngerasain apa yang gw rasain

Chika : Berharap menang gak di acara tersebut?

Demian : Kalau di tanya menang pasti ada rasa mau menjadi juara dong, tapi karena ini adalah ajang yang pesertanya gak cuma pesulap doang, jadi buat gw ini Cuma permasalahan apakah bakat kita diterima oleh dunia atau tidak. So, I just gonna show them the very best of me.

Juri-juri AGT memberikan standing applause. (Sumber: kompas.com)

Juri-juri AGT memberikan standing applause. (Sumber: kompas.com)

Chika : Boleh gak berbagi tips untuk teman − teman yang ingin mewujudkan cita − citanya tapi terhalang oleh situasi dan lingkungan?

Demian : Jalani hidup seperti apa yang ada di gambaran kamu sendiri, jangan hidup di bayang − bayang kehidupan orang lain dan penilaian orang lain. Inget, ini hidup kamu, bukan hidup mereka.

Wah, menginspirasi banget ya cerita Demian ini. Yang begini nih yang perjuangannya extraordinary. Meski dicibir di negera sendiri, tetapi hal itu tetap tidak menurukan semangat Demian untuk tetap berkearya membanggakan Indonesia. Sukses terus Demian! Semoga makin bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Jangan lupa saksikan dan terus dukung aksi Demian lainnya di America’s Got Talent ya!

 

About Author

Chika21

Chika21

"I'm a bowling pin, even when I fall, I'll always stand back up" - Jay Park

Comments