Devita Krisanti: Kebahagiaan di Balik Kisah Patah Hati

3 weeks ago
00-devita-krisanti

Sering patah hati karena nggak pernah di notice gebetan? Maka kamu harus baca komik-komik karya komikus cantik, Devita Krisanti. Menurut dia kisah patah hati justru menarik untuk diangkat menjadi komik-komik strip. Karena siapa sih yang nggak pernah patah hati? Setiap orang pernah merasakannya.

Datang sebagai salah satu pembicara di acara CIAYO COMICONNECT Tour Jakarta di Cocowork Filateli, Devita Krisanti berbagi banyak cerita kepada tim CIAYO Blog nih. Nah, mau tau lebih banyak tentang Devita Krisanti, yuk simak obrolannya!

Baca Juga: Empat Hal Ini Bikin Kamu Nyesel Nggak Datang ke CIAYO COMICONNECT Tour Jakarta!

Chit-chat Dengan Devita Krisanti

Devita Krisanti. Sumber: CIAYO Pictures

Devita Krisanti. Sumber: CIAYO Pictures

Awal mula suka gambar komik itu gimana?

Dulu aku terinspirasi dengan komik shoujo, Nakayoshi. Aku suka banget sama gambarnya yang cantik, ceritanya bagus dan lucu. Dari sana aku terinspirasi buat mulai gambar karakter komik. Waktu SD aku mulai gambar manual, dan waktu SMP aku mulai lanjut menggambar digital. Tapi waktu mulai menggamar digital aku belum bikin komik. Basic aku ke ilustrasi dulu. Jadi dulu aku mainnya di Devianart, Pixiv.

Tapi, waktu SMA aku sempat hiatus dulu nih. Karena aku merasa aku nggak punya mutual friend yang sama-sama suka komik. Lingkungan aku waktu SMA itu beda banget, bukan orang-orang yang suka komik. Jadi sempat jenuh dan berhenti disana. Terus waktu itu sempat booming komik strip di media sosial. Aku akhirnya coba bikin juga dan posting di media sosial. Nah ternyata komik strip yang aku bikin itu viral. Karena viral, banyak orang yang komen kayak “bikin lagi dong kak, bikin fanspage dong, update terus dong,” Aku tuh jadi lebih termotivasi gitu buat ngelanjutin lagi komik. Terus karena udah viral, aku jadi beneran bikin fanspage di facebook. Awalnya aku suka update disana, dan lama-lama baru aku merambah di instagram.

Apakah menjadi komikus itu adalah keinginan dari awal?

Dulu aku nggak kebayang jadi komikus. Aku tuh dulu awalnya ingin jadi ghraphic desainer sih. Jadi dulu aku tuh ingin belajar ghraphic desainer. Tapi sebelumnya aku tuh sebenernya pengen jadi entrepreneur. Jadi aku berpikir bahwa dengan aku belajar graphic desainer jadi nanti kedepannya bisa mempermudah aku untuk mulai berbisnis seperti nanti bisa bikin logo atau apa gitu.

Bisnis itu aku rasa, aku masih bisa didampingi orang. Tapi lama-lama pas aku udah tamat aku ngerasa kayak kok aku nggak cukup bersinar ya kalo aku jadi graphic desainer, aku ngeliat temen-temen aku kayak mereka jauh di atas aku. Mereka itu desainnya artistik yang indie gitu. Terus ngerasa kok aku beda ya. Terus aku masih baca komik dan terhibur. Jadi aku berpikir apa aku jadi komikus aja, terus akhir-akhir ini aku pun membulatkan diri aku untuk menjadi komikus.

Sumber: CIAYO Pictures

Sumber: CIAYO Pictures

Setelah mencemplungkan diri sebagai komikus, apa nih suka dukanya?

Karena aku emang suka sama komik dan membuat komik sih sampai saat ini masih lebih banyaak sukanya ya. Paling dukanya itu kalo sudah dikejar deadline dan kalau lagi banyak revisi. Cuma memang lebih banyak sukanya. Aku tuh suka kalo misalnya orang puas dengan hasil karya aku. Aku senang respon mereka yang senang appreciate aku. Maka dari itu aku pun kasi effortnya nggak tanggung-tanggung.

Untuk gaya gambar sendiri kenapa lebih terinfluence dengan gaya manhwa, soalnya biasanya kebanyakan yang influencenya dari komik Amerika atau jepang. Tapi kenapa memilih manhwa?

Karena aku tuh basicnya suka banget sama eksplore ekspresi wajah manusia. Sama aku tuh suka karakter yang cantik dan tampan. Dan menurut aku itu semua dapat banget di gambar Manhwa. Apalagi di web komik korea gitu, gambar-gambar korea itu banyak karakternya yang cantik dan tampan banget. Makanya aku lebih terinspirasi ke manwha gitu. Aku suka cara mewarnai mereka itu simple tapi dapet banget emosinya. Dan mereka itu dari ekspresi muka dapet dan cerita mereka itu bagus.

Tapi apakah memang suka drama korea atau K-pop?

Beberapa aku suka, cuma aku suka memang yang punya cerita bagus seperti Descent of the Sun itu aku nonton.  Cuma untuk K-pop aku nggak begitu ngikutin gitu. Drama-drama korea juga jadi inspirasi aku untuk bikin komik. Karena aku pengen bikin cerita yang relateable dan masi realistis, nah itu aku dapat dari cerita-cerita di drama korea. Dan kalo cerita-cerita korea itu kan melibatkan perasaan banget.

Sumber: CIAYO Pictures

Sumber: CIAYO Pictures

Kenapa memilih genre romance untuk komik?

Karena aku pribadi suka cerita romance dan aku suka cerita romance yang bisa bikin orang patah hati, jadi kisah romance yang kasi kebahagiaan dibalik patah hatinya itu. Karena aku tahu bahwa cerita cinta itu bukan manis saja. Dan aku juga sebagai perempuan merasa aku bisa lebih bisa untuk mendalami perasaan itu dibandingkan dengan genre yang lain. Karena menurut aku ngomik itu adalah salah satu bagian dari hidup aku. Dan disini aku juga bisa mencurahkan isi hati aku. Jadi secara nggak langsung aku mengekspresiakan semuanya ke komik jadi nggak harus ngedumel di media sosial.

Dan kalau romance itu banyak sekali tantangannya, dimana kita harus bisa masukin feel atau perasaan kedalam komik agar pembaca juga bisa ngerasain. Seperti broken heartnya gimana. Selain itu aku juga suka kalo misalnya ceritanya bisa relate sama pembaca komik aku.

Di era komik digital sekarang, apa saja tantangan yang dihadapi sebagai komikus?

Tantangannya adalah bagaimana untuk konsisten update komik ya. Karena pembaca sekarang itu memang banyak cuma kalo kita gak konsisten update komik, nanti pembaca bisa lari. Beda dengan pembaca jaman dulu yang selalu menunggu komik cetak walau updatenya lama. Sama kalo sekarang update itu kan harus cepat, itu juga jadi tantangan tersendiri karena nggak semua komikus bisa bikin komik dengan cepat. Sama sekarang kita bisa memantau apa yang pembaca kita suka, seperti cerita apa yang mereka suka.

Nah, penutup nih, apa sih pendapat kamu tentang CIAYO COMICCONNECT Tour ini?

Ini acara yang bagus ya. Dimana kita bisa sharing langsung dan bertemu dengan teman-teman kreator di Indonesia. Kapan lagi bisa sharing bareng dengan komikus lokal dan dapat banyak insight. Dan acara yang fokus terhadap komikus dan kreator lokal seperti ini sangat jarang, jadi harus sering ada acara seperti ini agar teman-teman yang lain bisa terwadahi. Ya lanjut terus, dan ditunggu event selanjutnya!

Sumber: CIAYO Pictures

Sumber: CIAYO Pictures

Nah seru kan, Itu dia ngobrol bareng Devita Krisanti yang udah terkenal banget sama komik-komik stripnya yang suka bikin baper di media sosial. Oiya, gadis yang baru lulus kuliah ini juga mau nerbitin komiknya di CIAYO Comics loh! Jadi nantikan kisah romantis yang siap bikin kamu kebawa suasana karya Devita Krisanti ini ya!

About Author

owlism

owlism

Pop culture enthusiast. Passionate story teller. Freeze moment by picture and words.

Comments

Most
Popular

(from : instagram @komiksoekirman)

Soekirman Recehan : Komik Seorang Tukang Parkir yang Super Gaul

Kalau kalian aktif di media sosial, pasti kalian tahu banget sama salah satu komik strip paling lucu ini, yaitu Soekirma.. more

sumber: www.youwereneverreallyhere.movie

You Were Never Really Here : Saat Keadilan Membuat Hidup Penuh Luka

Tema tentang keadilan saya rasa sudah sangat sering diangkat ke dalam film, namun membicarakan tentang keadilan sering k.. more

Robot versus robot. Pertama di dunia. Sumber gambar: newatlas.com

Duel Robot Raksasa Pertama Di Dunia: MegaBots VS Suidobashi

Duel robot raksasa pertama di dunia, yang robotnya dikendarai oleh pilot manusia seperti Gundam, baru saja terjadi. Duel.. more

Sumber: mojokstore.com

Review Novel: Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah

“Seorang Laki-Laki yang Keluar dari Rumah” adalah novel paling terbaru karya Puthut E. A. Nama Puthut E. A. sudah se.. more

Review anime Mahou Shoujo Site: Seburuk-buruknya manusia, selalu ada yang lebih buruk

Dari puluhan anime yang ditayangkan pada musim semi 2018, ada beberapa anime yang bisa memberikan kesan mendalam kepada .. more