Ditta Amelia, Penulis Blue Serenade, Komik Romantis yang Sanggup Bikin Hati Kamu Berceceran

1 month ago
Sumber: Instagram

Saat ini semakin banyak pembaca komik di Indonesia, terutama komik bergenre romance. Udah gak aneh deh kalau genre yang satu itu sangat digandrungi oleh banyak penikmat komik. Kamu termasuk salah satunya nggak nih? Memang selain mampu menghibur pembaca, komik romance juga bisa membuat siapa pun yang membaca terbawa arus dan jadi ikut berdebar . Pas deh buat kamu yang suka cerita “menye-menye“.

Salah satu komik yang gak bisa dilewatkan adalah Blue Serenade. Komik yang lagi hits ini mempunyai cerita yang ringan mengenai kisah cinta anak kuliah. Nah, di rubrik chit-chat kali ini, Ditta Amelia atau yang akrab disapa Dittaauthor komik Blue Serenade bakal berbagi pengalamannya dengan Evita dari CIAYO Blog. Penasaran gak sih awal terciptanya Blue Serenade? Langsung aja disimak sampai habis, ya!

Evita   : Halo kak, saat ini lagi ada kesibukan apa saja, ya?

Ditta    : Halo juga, untuk sekarang sih kesibukan sehari-hari lagi ngantor aja. Sama lagi ngerjain beberapa naskah komik dan projek sampingan juga.

Evita   : Kalau boleh tau, sejak kapan sih kakak mulai tertarik untuk membuat komik?

Ditta    : Sebenarnya aku dari SD udah suka banget baca komik, tapi karena nggak bisa gambar sampai sekarang, jadinya aku lebih fokus untuk bikin ceritanya aja, deh. Haha.

Evita   : Walaupun gak bisa gambar, tapi bukan berarti gak suka kan? Pasti kalau suka baca komik, pernah lah coba-coba gambar. Sejak kapan nih mulai suka menggambar?

Ditta    : Hehe. Aku udah suka gambar dari SD. Dulu pernah kuliah desain juga di salah satu universitas swasta di Bandung, kirain aku kuliahnya bakalan ngegambar doang, eh, ternyata nggak tuh. Tapi untuk Blue Serenade bukan aku yang gambar, itu bagiannya kak Dini Marlina. Hehe. Aku paling ngebantu sedikit saat proses finishing komiknya.

Sumber : @Dini_marl

Sumber : @Dini_marl

Evita   : Ide awal terciptanya Blue Serenade ini dari mana? Apa dari kisah pribadi?

Ditta    : Awal munculnya ide Blue Serenade ini tuh karena dulu dapat challenge dari CIAYO untuk buat cerita dengan premis dari satu lagu, yang kurang lebih menceritakan tentang merelakan cinta yang tak tergapai. Haha. Ada beberapa yang dari pengalaman pribadi sih, seperti tokoh-tokohnya yang dari teman-teman aku, dan juga bercandaan yang ada di Blue Serenade juga aku ambil dari bercandaan tongkrongan gitu.

Evita   : Oh iya kak, inspirasi karakter Biru itu dari mana ya soalnya kan Biru ini kelihatannya termasuk gadis yang unik?

Ditta    : Inspirasi Biru itu aku observasi orang-orang yang aku anggap bisa jadi role model untuk karakter ini. Nah, karena aku dulu pernah kuliah di fakultas desain, jadi aku sering lihat orang dengan dandanan seperti Biru ini. Aku juga dapat inspirasi dari beberapa akun instagram yang cukup artsy, misalnya @deaddsouls untuk style-nya. Kalau untuk sifat sendiri, aku cenderung bikin dia jadi karakter yang menyenangkan dan relate dengan kita.

Sumber : @deaddsouls

Sumber : @deaddsouls

Evita   : Sebelum Blue Serenade, kakak pernah punya karya lain gak?

Ditta    : Ada. Sebelum buat Blue Serenade, komik pertama aku itu komik strip yang ada di twitter dan facebook namanya Happy Hour (2014). Sempat juga bantu bikin naskah dan coloring untuk komik instagram yang namanya HeyKomik (2016). Selain itu, aku juga pernah buat komik indie barengan sama Chandra Wiratama yang judulnya Re-Run (2017). Sampai akhirnya bikin Blue Serenade dan punya partner idola sendiri yaitu Dini Marlina. Haha. Aku ngefans banget sama dia dan nggak nyangka sekarang malah bisa berkarya bareng, deh.

Sumber : @heykomik

Sumber : @heykomik

Evita   : Bagaimana perasaan kakak dan kak Dini saat tau subscriber komik Blue Serenade saat ini makin banyak, padahal masih tergolong komik baru nih?

Ditta    : Seneng banget! Aku sama Dini hampir tiap hari bahas betapa senangnya kita banyak yang suka sama Blue Serenade. Kita senang karena banyak yang apresiasi karya kolaborasi pertama ini. Gak nyangka juga bakal langsung sebanyak itu subscriber-nya, padahal baru rilis beberapa episode. Terima kasih, ya!

Sumber : CIAYO Comics

Sumber : CIAYO Comics

Evita   : Biasanya untuk pengerjaan satu chapter itu berapa lama?

Ditta    : Kalau aku dan Dini itu ngerjainnya dengan sistem nabung, jadi dalam satu bulan biasanya kita udah ngerjain tiga chapter sih. Kemarin sebelum Blue Serenade rilis, kita sudah punya tabungan sekitar sembilan chapter jadi sekarang agak santai untuk proses pengerjaan sisanya.

Evita   : Ada gak sih komikus atau mungkin komik yang jadi inspirasi dalam menjadi komikus sampai bisa seperti saat ini?

Ditta    : Ada. Untuk komikus lokal, idolaku itu Erfan Fajar. Dulu pertama kali baca karya beliau judulnya Arigato Macaroni. Nah, abis baca itu aku terinspirasi deh untuk bikin komik pertamaku, Happy Hour. Ada satu kalimat dari beliau yang bikin aku semangat ngomik sampe sekarang, “Menjadi komikus itu hebat, tidak berhenti menjadi komikus lebih hebat lagi!”. Kalau untuk komikus luar, aku suka Shinobu Inokuma, mangaka komik Salad Days.

Evita   : Seandainya Blue Serenade dijadikan live action, menurut gambaran kakak siapa  yang cocok memerankan karakter Biru dan Yovan?

Ditta    : Siapa ya? Haha. Eunha Gfriend kayaknya lucu kalau jadi Biru, dan Yovan nya mungkin Jin BTS.

Instagram: @helloditta

Instagram: @helloditta

Evita   : Kemarin kan baru aja hadir di Comifuro dan ngadain  fanmeeting sama penggemar Blue Serenade, gimana perasaannya?

Ditta    : Seru banget! Tapi, nggak ada yang nyadar kalau aku ini author-nya. Haha. Mereka banyak cerita juga pas fanmeeting, katanya mereka suka dengan karakter Biru, terus mereka juga cerita perasaan mereka pas baca komiknya. Priceless banget sih buat aku bisa ketemu langsung orang-orang yang baca karyaku.

Evita   : Apa sih hal paling berkesan dan tak terlupakan selama hadir di Comifuro?

Ditta    : Semuanya tak terlupakan, sih. Mulai dari interaksi sama pembaca dan ketemu sesama teman-teman kreator. Tapi yang paling berkesan buat aku pas bisa melihat langsung apresiasi pembaca komik aku di sana.

Evita   : Kira-kira apa proyek selanjutnya yang akan kakak lakukan?

Ditta    : Kalau untuk komik, sekarang lagi nyiapin satu judul komik baru. Kalau pribadi sih, aku lagi mau lanjut ngerjain proyek idealis yang sudah aku bikin sejak tahun lalu. Mudah-mudahan nggak keteteran ya.

Evita   : Apa pesan kakak untuk para pembaca setia Blue Serenade?

Ditta    : Aku mewakili tim Blue Serenade khususnya, mau bilang makasih banget sama semua apresiasinya. Tetap dukung Biru dan terus ikuti perjuangannya mencari kebahagiaan, ya!

Wah, ternyata karakter Biru ini tercipta dari orang-orang sekitar Kak Ditta ya. Gak heran lah kalau Blue Serenade sesuai dengan cerita keseharian kita juga. Makin jatuh cinta deh dengan komik satu ini. Nah, buat yang ngaku penggemar sejati Blue Serenade jangan sampai kelewatan setiap episode barunya setiap hari jumat, hanya di CIAYO Comics.

About Author

Evita Chandra

Evita Chandra

"If you can dream it, you can do it" - Walt Disney

Comments

Most
Popular

Hasil Studi Banding Saya Ke Jepang: Tamparan Keras Bagi Indonesia

Beberapa waktu lalu, saya pergi ke Jepang untuk melihat Sakura. Namun saya belajar banyak hal... more

(CIAYO Pictures)

Jogja Diguyur Hujan, Mangafest 2017 Tetap Ramai Pengunjung

Beberapa hari ini, hujan kerap mengguyur Jogja. Saat event Mangafest digelar pada 25-26 November 2017 pun, jalanan basah.. more

Arief Widhiyasa, CEO Agate Studio & Borton Liew, CEO CIAYO Corp

Agate Studio dan CIAYO Games Kukuhkan Kolaborasi Dalam Project [Rahasia]

Dunia kreatif memiliki aspek yang luas untuk diselami. Dengan kecanggihan teknologi, hal-hal kreatif punya wadah bervari.. more

In This Corner of the World. Sumber: youtube.com

In This Corner of the World, Kisah Manis di Tengah Peperangan

Sebagai pecinta anime anti perang,tentunya kalian ga boleh melewatkan anime satu ini. Meski sudah sempat ditayangkan pad.. more

Sumber: jakartabiennale.net

Jakarta Biennale, Pameran Seni yang Instagram-able Abis!

Satu lagi, acara pameran seni hadir di Jakarta. Bro sis yang artsy dan suka fotografi banget, pasti tau deh sama acara i.. more