Wawancara Dengan Developer Game Indonesia Tamatin Entertainment

3 months ago
00-d-tamatin-entertainment

BEKRAF Game Prime jadi ajang bagi para developer game Indonesia untuk unjuk gigi. Setiap tahunnya, para developer menyiapkan game mereka yang paling keren untuk ditampilkan kepada khalayak ramai.

Tim CIAYO Blog berkesempatan untuk mewawancarai salah satu developer game yang bakal hadir di Game Prime 2018. Kontributor Meka berbicara dengan Yodi Pramudito, CEO dari studio game Tamatin Entertainment asal kota Bandung. Apa yang bakal dihadirkan Tamatin di Game Prime tahun ini?

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Bagaimana awalnya Tamatin Entertainment berdiri?

Kami mulai bikin game bareng-bareng pertama kali sudah dari 2014 sebenernya, cuma itu untuk lomba-lomba aja dan sambil kuliah. Setelah itu sempet vakum dan sisa saya doang, tapi 2016 tengah saya ajak-ajakin lagi untuk mulai serius.

Sampai saat ini sudan merilis berapa game?

Sampai sekarang sih produk yang rilis baru dua, Hyperspace Crystalz dan Tamak Inc. Kalau dari project luar, untuk game baru sedikit sih. Paling banyak edugame bareng BPOM tahun 2016. Tahun 2017 kita sempet bantu di Azure Saga, Masshive, dan game Crimson451 dari Visionesia Studio. Sisanya banyak aplikasi-aplikasi interaktif sih.

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Apa saja prestasi yang sudah diraih Tamatin Entertainment?

Dulu pas event In-Game 2015 game kami Particle Dash sempat jadi nominee Most Innovative Game.

Dengar-dengar, kalian lagi bikin game baru yang namanya Kronika. Bisa diceritakan tentang gamenya?

Kronika gampangnya bisa dbiliang game action-adventure yang memiliki fokus lebih di elemen local co-op-nya, dengan cerita dan dunianya sendiri tentunya.

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Seperti apa cerita dan dunia dari Kronika?

Kronika bererita tentang seorang gadis, bersama dengan teman-teman yang ditemui sepanjang perjalanan, yang berusaha mencari kembali adiknya yang diculik saat desanya diserang oleh pasukan bersenjata.

Dunianya sendiri secara teknologi masih ada di era medieval gitu, tapi karena ada magic juga, jadi teknologi yang ada juga berhubungan dengan magic itu.

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Bagaimana dengan gameplay-nya?

Nah, dari gameplay-nya sendiri, meskipun banyak terinspirasi dari game Zelda 2D, kita berusaha bikin sesuatu hal yang unik juga. Fokus utama gameplay-nya berputar di positioning, timing dan coordination. Hampir nggak ada elemen RPG-nya, soalnya banyak yang nanya ini RPG apa bukan. Kronika juga punya sistem unik yang kita sebut “helping hand.” Jadi nanti sepanjang permainan akan ada beberapa aksi yang harus dilakukan oleh 2 pemain untuk dieksekusi.

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Rencananya, Kronika bakal rilis di platform apa saja?

Pinginnya PC dan konsol, dan kalau bisa Nintendo Switch sih. Dari sekarang kita sudah berusaha sesuaikan kontrol gameplay-nya agar bisa dimainkan hanya pakai 1 Joycon Nintendo Switch saja.

Apa nanti Kronika bakal punya versi demo yang bisa dimainkan?

Kita mau riset dulu, kalau game kayak Kronika ini apakah direkomendasikan untuk bikin versi demo playable atau nggak. Tapi nanti Kronika bisa dimainkan di Game Prime 2018, kami sangat membutuhkan banyak test player.

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Gimana pengalaman kalian selama mengikuti event Game Prime sebelumnya?

Nice sih, kita selalu buka booth kalau ada. Awalnya kita ikutan untuk seru-seruan aja, tapi sekarang berguna banget buat cari public feedback dan networking dengan developer lain.

Apa saja dampak positif dari event seperti Game Prime untuk developer game lokal?

Networking, ya. Kita kenal banyak orang dan juga opportunity baru yang kita ga tau. Contoh solidnya, Game Prime 2 tahun lalu saya pertama kali ketemu komikus Komik Ga Jelas (Jasmine Surkatty) dan tahun berikutnya kita bawa game bareng-bareng.

Sumber: Komik Ga Jelas

Sumber: Komik Ga Jelas

Yodi punya pesan untuk teman-teman developer yang baru terjun ke dunia game?

Industri game dev di Indonesia lagi berkembang; memang belum stabil, tapi berkembang cukup oke sih. Jadi kalau mau kerja di dunia game lokal ya harus senang dan konsisten. Kalau nggak bisa, coba pikir-pikir lagi deh. Bukan bermaksud menakut-nakuti, cuma kalau lu memang senang dan belum banyak tuntutan dalam waktu relatif dekat (2-4 tahun), mungkin game dev bisa jadi pengalaman yang sangat berharga.

Kalau saya boleh titip pesan, saya pribadi belakangan kurang merekomendasikan orang untuk “risk it all,” terjun ke dunia game dev dengan drop sekolah, ngabisin tabungan, dan lain-lain. Hidup nggak cuma di kerjaan doang. Pastikan kebutuhan utama terpenuhi dulu.


Itu dia chit-chat singkat CIAYO Blog bersama Tamatin Entertainment! Penasaran dengan Kronika dan game-game keren lain buatan developer Indonesia? Jangan sampai ketinggalan Game Prime 2018! Pesan tiket gratisnya sekarang juga di bit.ly/bgp2018.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00-d-marvel-studios

Marvel Studios Tak Menggelar Panel di SDCC 2018 – Kenapa?

Marvel Studios absen dari San Diego Comic Con 2018 dengan tidak membuka panel rutin mereka. Ada apa gerangan?.. more

(Sumber: Duniaku)

Meme Sebagai Media Advertising Film Indonesia

Masih ingat dengan Meme di Film AADC 2? Atau Dilan 1990? Nah, di film yang satu ini, sadar atau tidak, meme justru dijad.. more

Sumber: 9gag.com

Virtual Youtuber, Akankah Menjadi Trend di Masa Depan?

Sekarang semua orang udah bisa jadi vlogger atau Youtuber dengan mudah. Tinggal membahas suatu topik dan mengunggahnya d.. more

Artis Ini Gak Malu Ngaku Sebagai Otaku!

Belakangan ini nama aktor Michael B. Jordan sepertinya semakin naik daun saja pasca kemunculan yang spektakuler di film .. more

(jatimtech.com)

Manga Terkenal yang Dibuatkan Versi Film Animasinya

Kali ini CIAYO Blog punya rekomendasi manga terkenal yang dibuat versi film animasinya. Ada apa aja ya? Baca selengkapny.. more