Wawancara Dengan Developer Game Indonesia Tamatin Entertainment

1 year ago
00-d-tamatin-entertainment

BEKRAF Game Prime jadi ajang bagi para developer game Indonesia untuk unjuk gigi. Setiap tahunnya, para developer menyiapkan game mereka yang paling keren untuk ditampilkan kepada khalayak ramai.

Tim CIAYO Blog berkesempatan untuk mewawancarai salah satu developer game yang bakal hadir di Game Prime 2018. Kontributor Meka berbicara dengan Yodi Pramudito, CEO dari studio game Tamatin Entertainment asal kota Bandung. Apa yang bakal dihadirkan Tamatin di Game Prime tahun ini?

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Bagaimana awalnya Tamatin Entertainment berdiri?

Kami mulai bikin game bareng-bareng pertama kali sudah dari 2014 sebenernya, cuma itu untuk lomba-lomba aja dan sambil kuliah. Setelah itu sempet vakum dan sisa saya doang, tapi 2016 tengah saya ajak-ajakin lagi untuk mulai serius.

Sampai saat ini sudan merilis berapa game?

Sampai sekarang sih produk yang rilis baru dua, Hyperspace Crystalz dan Tamak Inc. Kalau dari project luar, untuk game baru sedikit sih. Paling banyak edugame bareng BPOM tahun 2016. Tahun 2017 kita sempet bantu di Azure Saga, Masshive, dan game Crimson451 dari Visionesia Studio. Sisanya banyak aplikasi-aplikasi interaktif sih.

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Apa saja prestasi yang sudah diraih Tamatin Entertainment?

Dulu pas event In-Game 2015 game kami Particle Dash sempat jadi nominee Most Innovative Game.

Dengar-dengar, kalian lagi bikin game baru yang namanya Kronika. Bisa diceritakan tentang gamenya?

Kronika gampangnya bisa dbiliang game action-adventure yang memiliki fokus lebih di elemen local co-op-nya, dengan cerita dan dunianya sendiri tentunya.

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Seperti apa cerita dan dunia dari Kronika?

Kronika bererita tentang seorang gadis, bersama dengan teman-teman yang ditemui sepanjang perjalanan, yang berusaha mencari kembali adiknya yang diculik saat desanya diserang oleh pasukan bersenjata.

Dunianya sendiri secara teknologi masih ada di era medieval gitu, tapi karena ada magic juga, jadi teknologi yang ada juga berhubungan dengan magic itu.

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Bagaimana dengan gameplay-nya?

Nah, dari gameplay-nya sendiri, meskipun banyak terinspirasi dari game Zelda 2D, kita berusaha bikin sesuatu hal yang unik juga. Fokus utama gameplay-nya berputar di positioning, timing dan coordination. Hampir nggak ada elemen RPG-nya, soalnya banyak yang nanya ini RPG apa bukan. Kronika juga punya sistem unik yang kita sebut “helping hand.” Jadi nanti sepanjang permainan akan ada beberapa aksi yang harus dilakukan oleh 2 pemain untuk dieksekusi.

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Rencananya, Kronika bakal rilis di platform apa saja?

Pinginnya PC dan konsol, dan kalau bisa Nintendo Switch sih. Dari sekarang kita sudah berusaha sesuaikan kontrol gameplay-nya agar bisa dimainkan hanya pakai 1 Joycon Nintendo Switch saja.

Apa nanti Kronika bakal punya versi demo yang bisa dimainkan?

Kita mau riset dulu, kalau game kayak Kronika ini apakah direkomendasikan untuk bikin versi demo playable atau nggak. Tapi nanti Kronika bisa dimainkan di Game Prime 2018, kami sangat membutuhkan banyak test player.

Sumber: Tamatin Entertainment

Sumber: Tamatin Entertainment

Gimana pengalaman kalian selama mengikuti event Game Prime sebelumnya?

Nice sih, kita selalu buka booth kalau ada. Awalnya kita ikutan untuk seru-seruan aja, tapi sekarang berguna banget buat cari public feedback dan networking dengan developer lain.

Apa saja dampak positif dari event seperti Game Prime untuk developer game lokal?

Networking, ya. Kita kenal banyak orang dan juga opportunity baru yang kita ga tau. Contoh solidnya, Game Prime 2 tahun lalu saya pertama kali ketemu komikus Komik Ga Jelas (Jasmine Surkatty) dan tahun berikutnya kita bawa game bareng-bareng.

Sumber: Komik Ga Jelas

Sumber: Komik Ga Jelas

Yodi punya pesan untuk teman-teman developer yang baru terjun ke dunia game?

Industri game dev di Indonesia lagi berkembang; memang belum stabil, tapi berkembang cukup oke sih. Jadi kalau mau kerja di dunia game lokal ya harus senang dan konsisten. Kalau nggak bisa, coba pikir-pikir lagi deh. Bukan bermaksud menakut-nakuti, cuma kalau lu memang senang dan belum banyak tuntutan dalam waktu relatif dekat (2-4 tahun), mungkin game dev bisa jadi pengalaman yang sangat berharga.

Kalau saya boleh titip pesan, saya pribadi belakangan kurang merekomendasikan orang untuk “risk it all,” terjun ke dunia game dev dengan drop sekolah, ngabisin tabungan, dan lain-lain. Hidup nggak cuma di kerjaan doang. Pastikan kebutuhan utama terpenuhi dulu.


Itu dia chit-chat singkat CIAYO Blog bersama Tamatin Entertainment! Penasaran dengan Kronika dan game-game keren lain buatan developer Indonesia? Jangan sampai ketinggalan Game Prime 2018! Pesan tiket gratisnya sekarang juga di bit.ly/bgp2018.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00-d-adel-maghfirare

Know Your Judges #3: Adel Maghfirare

Adel Maghfira, komikus muda pencipta komik strip beken Maghfirare menjadi juri CIAYO Comics Challenge Vol. 3. Apa arti R.. more

(Source : animenewsnetwork.com)

Crayon Shinchan Akan Berkolaborasi dengan Momoiro Clover Z di Film Terbarunya!

Film yang berjudul Crayon Shinchan the Movie: Bakumori! Kung-Fu Boys Ramen Rebellion akan ditayangkan pada tanggal 13 A.. more

Marvel’s The Defenders. Sumber gambar: inquisitr.com

Marvel’s The Defenders vs Marvel’s The Avengers

Teman-teman yang doyan baca komik Amrik atau nonton film Hollywood sepertinya sudah mengenal nama “The Avengers”. Se.. more

Sumber: womanwritescomics

Makna Makanan Dalam Film Animasi Studio Ghibli

Miyazaki mengaku, saat Ia mengambil peran dalam membuat suatu animasi, makanan merupakan hal yang wajib untuk ditampilka.. more

00-watership-down

Kartun Sadis Watership Down Diremake Dalam Versi 3D

Versi remake film kartun Watership Down akan dibuat dalam versi 3D dengan pengurangan konten kekerasan agar tidak menaku.. more