Yogadanu: Di Balik Kesuksesan Soekirman, Mbok De dan Galaxin

1 year ago

Ga cuma pinter bikin cerita, tapi komikus kelahiran Bogor ini memang pandai dalam mengelola Intellectual Property. Berkat kemampuan conceptual intelligencenya, Yogadanu dan rekannya Zainul Moza, berhasil mengantarkan Soekirman menjadi idola. Di rubrik Chit Chat kali ini Yogadanu (YG) sebagai salah satu kontributor CIAYO Comics yaitu Galaxin, banyak berbicara mengenai Intellectual Property, insiprasi dalam menulis serta konflik sesama comic artist. Penasaran? Langsung aja yuk disimak interview Steffi (SF), Tim CIAYO Blog dengan Yogadanu (YG).

SF: Hai Kak, boleh diceritain awal mula Kakak menjadi comic writer? Sudah berapa lama jadi comic writer?

YG: Hai, gw Yogadanu dari Red Sugar Comics Semarang. Awalnya gw gak punya basic sebagai seorang storyteller atau writer, jadi gw challenging diri sendiri, bisa ga gw buat cerita yang bisa dibaca, diterima, dan menghibur buat orang-orang. Gw anak kemaren sore, newbie banget…Baru 2 tahunan bikin cerita. Meskipun basic gw bukan penulis, cuma gimana caranya gw harus belajar dan harus bisa jadi writer, biar beberapa IP yang gw punya bisa naik kelas.

SF: SF: Punya idola comic writer ga? Alasannya?

YG: Ada dong, lebih ke creator kali ya. Gw kepincut sama Adachi Mitsuru, berawal dari baca Cross Gamenya doi yang komiknya gw pinjem punya temen gw dulu. Padahal lu tau sendiri, karya hits  Adachi Mitsuru itu Touch dan H2 yang notabene udah rilis 10-20 tahun sebelum Cross Game ada, telat banget kan gw, hehe.. Oh iya, duet maut Ohba dan Obata gw juga suka, gara-gara Bakuman bukan deathnote nya, padahal deathnote lebih populer, gw aneh banget.

SF: Musuh terbesar Kakak saat menulis apa?

YG: Wuih, ini pertanyaannya gak nyantai nih, hehe.. Standar sih, semua orang musuhnya rasa males. Ide itu selalu ada di kepala, tapi kalo udah ketemu males, jadi mager. Untungnya beberapa IP yang gw punya ada ikatan kontraknya, jadi kalo gw males brati gw melanggar kontrak. Makanya gw kudu cepet-cepet sadar kalo gw gak boleh lagi males.

SF: Biasanya apa yang Kakak lakukan kalau lagi stuck ato nggak mood?

YG: Baca komik sama jalan-jalan aja keluar, sederhana banget lah.

SF: Apa sih karya favorit Kakak yang pernah Kakak buat? Mengapa?

YG: Semua IP yang gw punya, favorit gw semua, hehe..Cuma gara-gara Soekirman, IP – IP gw yang lain kebuka jalannya. Soekirman bagi gw adalah garis depan, Soekirman adalah pintu yang membuka gw ke dunia Intellectual Property.

Soekirman (Sumber: Yogadanu)

SF: Bicara soal Galaxin yang sedang tayang di CIAYO Comics, karakter Arya dan Gendis terinspirasi dari mana, Kak?

YG: Gak tau kenapa, IP gw semuanya based on local. Contohnya gini, dari penggunaan nama karakter, gw sering masukin culture Jawanya. Nah, Arya dan Gendis ini adalah contoh realnya. Arya kalo dalam bahasa Jawa artinya bangsawan. Nah, dari karakter Arya yang ada di Galaxin sebenernya bisa kita lihat sih kesehariannya, kenapa Arya suka basket, kenapa Arya Cool, kenapa Arya ganteng. Tapi gw coba ngebuat Arya yang realnya dia bukan bangsawan, Arya dari keluarga sederhana dan ideal. Kalo Gendis dalam bahasa Jawa artinya Gula Merah. Pas dengan karakter Gendis yang punya kulit eksotis alias Hitam Manis Spesial. Justru Gendis ini yang berasal dari keluarga Jawa banget di Galaxin.

 

Galaxin (Sumber: Yogadanu)

SF: Siapa karakter favorit Kakak di komik Galaxin? Kenapa?

YG: Gw suka sama Guntur. Guntur itu sifatnya kaya karet. Bisa gw tarik ulur ke mana aja. Dalam satu cerita biasanya ada karakter yang harus jadi objek penderita. Nah, si Guntur ini ngisi posisi itu hehe.. kasian. Tapi meskipun digituin, Guntur itu sahabat setia Arya yang asik.

Galaxin (Sumber: Yogadanu)

SF: Kak, bisa dibilang komik Kakak yang berjudul Soekirman cukup viral, terinspirasi dari mana nih karakter Soekirman?

YG: Hehe.. Soekirman itu berawal dari “project bikin candi”nya gw sama Zainul. Dulu di 2015 ada LINE Sticker Contest yang pertama. Dua hari sebelum deadline, gw berinisiatif untuk challenging diri gw, bisa gak gw bikin karakter yang Indonesia banget. Karena dulu LINE Sticker Contest temanya “keindonesiaan”. Alhasil gw jalan-jalan naik motor muter-muter Semarang, di tengah jalan ngeliat Kang Parkir. Nah dari situ gw matengin konsep, gw breakdown si Soekirman, terus gw spread ke Zainul buat bikin design characternya biar bisa diikutin di LINE Sticker Contest yang pertama.

SF: Di antara semua komik yang pernah dibikin, mana komik dan karakter yang menjadi favorit? Boleh tahu alasannya?

YG: Gw suka semua! Haha..Setiap karakter punya keringetnya masing-masing, jadi gak ada satupun karakter yang gw bikin yang gak bermanfaat buat gw belajar di dunia kreatif.

Mbok De by Doni Kudjo & Yogadanu (Sumber: Yogadanu)

SF: Ceritain dong, Kak awal gimana Kak Yoga bisa kolab sama Zainul Moza? Emang temenan kah atau bagaimana?

YG: Ini bakalan panjang nih.. haha.. Jadi di 2014 gw startup studio ilustrasi yang bernama Red Sugar Studio di Semarang. Inul itu gw hire di semester kedua di 2014 untuk jadi salah satu ilustrator di Red Sugar Studio. Dalam perjalanannya, performa Inul di ilustrasi semakin keren, alhasil turning pointnya ketika Soekirman di 2015 lahir, di titik itu juga kita resmi jadi partner kolaborasi buat bikin beberapa IP di bawah bendera manajemen baru yang bernama Red Sugar Comics. Nah, Red Sugar Comics ini adalah bisnis yang gw jalanin sama Inul sebagai partner kerja, bukan lagi sebagai bos dan karyawan. Eh pendek ternyata ceritanya, haha..

 

Zainul Moza, Doni Kudjo, Yogadanu (Sumber: Yogadanu)

SF: Berhubung dalam mengerjakan komik adalah kerjasama tim, apakah pernah terjadi konflik antara Kakak dengan comic artist? Cara mengatasinya gimana?

YG: Konflik mah biasa, karena tiap orang punya ide yang beda-beda. Justru karena beda-beda, kita sama-sama bisa ngisi kekurangan yang ada di IP kita. Gw sama Inul juga dibantu sama yang namanya Hadi. Hadi ini fokus bantu Inul dari dulu sejak ada Soekirman. Nah kolaborasi kita ini udah jalan selama 2 tahunan, jadi seiring jalannya waktu ya kita semakin saling mengisi apa yang baik buat karya kita.

SF: Boleh dong, Kak kasih tips buat para comic writer pemula yang sedang merintis karirnya di dunia komik.

YG: Tips, Dua Rebu.. Soekirman banget.. hehehe…Yang penting kalo berkarya mah berkarya aja fokusnya, jangan pikirin yang bukan jadi fokusnya. Gw bikin Soekirman sama Inul bukan karena hadiahnya, gw sama Inul bikin Soekirman karena balik lagi, kita pengen challenging diri kita, bisa ga sih kita bikin sesuatu? Kita ga peduli itu karya jelek atau bagus, bukan itu. Tapi bisa gak kita berani bikin sesuatu dan diliatin ke orang lain. Karena banyak orang yang gak berani bikin karya cuma karena “takut jelek”. Mindsetnya harus dibenerin dulu.

Komik strip Mbok De (Sumber: Yogadanu)

SF: Denger-denger Kak Yoga lagi bikin series baru ya? Ada spoiler yang mau dikasih tau ke pembaca kak? Hihi

YG: Waiyaaaa! Haha.. 17 Juli 2017 bakal rilis judul baru dari Red Sugar Comics. Kolaborasi gw di judul baru yang ini gak sama Inul dan Hadi, tapi dengan temen-temen Red Sugar Comics yang lain. Total yang ngerjain project judul baru ini ada 4 orang, gw mah sukanya maennya keroyokan hahaha.. Gw selalu percaya karena setiap orang yang mau naek kelas, dia harus kolaborasi dengan orang lain.

Wah, kita dikasi spoiler potongan cerita dari komik barunya loh! (sumber: Yogadanu)

Bakalan kayak gimana ya ceritanya? Jadi penasaran nih! (Sumber: Yogadanu)

SF: Dan terakhir, bisa berikan sepatah dua kata kepada para pembaca setia Galaxin? 

YG: Tiga kata ya? Boleh kan? Pertama, Fokus! Persis sama yang gw omongin sebelumnya. Kedua konsisten, kalo udah punya karya, ya harus tanggung jawab lah. Karyanya diurus, dirawat, dan dimanajemenin sampe dibikinin juga jalan masa depannya, jangan biarkan IP yang udah kita bikin gak bermanfaat. Yang ketiga eksekusi, karena kalo cuma wacana doang kapan mulainya?

Gimana gimana gimana? Ternyata punya karya yang bagus aja ga cukup loh, bro sis harus pandai-pandai mengurus, merawat serta me-manage seperti tips dari Yogadanu. Bdw, uda lihat kan spoiler scene dari komik patah hati yang dibocorin khusus oleh Yogadanu buat pembaca setia CIAYO Blog. Mau tau kelanjutannya? Pantengin terus CIAYO Comics ya. Buat kamu yang penasaran sama karya Yogadanu, kamu bisa baca Galaxin dan Soekirman di CIAYO Comics.

 

Terima kasih buat waktu dan spacenya teman-teman CIAYO Comics dan pembaca. Kalo mampir Semarang jangan lupa berjumpa dengan kita ya! =) -Yogadanu-

 

About Author

Steffi CIAYO

Steffi CIAYO

“All life is an experiment. The more experiments you make the better.” —Ralph Waldo Emerson

Comments

Most
Popular

00-d-asosiasi-komik-indonesia-aksi

Asosiasi Komik Indonesia Resmi Dideklarasikan!

AKSI (Asosiasi Komik Indonesia) didirikan atas prakarsa perusahaan, organisasi, dan pelaku komik nasional. Tujuannya unt.. more

00-d-one-piece-tamat

Pemuda Ini Tinggalkan Narkoba Demi Melihat One Piece Tamat!

Menjadi seorang pecandu sejak belia, Iman meninggalkan dunia narkoba. Kini ia terus hidup untuk melihat manga favoritnya.. more

00-d-daicon-iv

37 Tahun Yang Lalu, Jepang Sudah Punya Ready Player One Sendiri

Daicon III dan Daicon IV adalah animasi pendek yang dibuat 37 tahun yang lalu. Isinya menampilkan berbagai referensi pop.. more

(Sumber : https://www.facebook.com/WaltzLatte/)

Lumen Cordis : Kisah Dewi Cinta Menyelamatkan Dewa Keadilan yang Patah Hati

Ada komik baru di CIAYO Comic nihh. Buat bro sis pecinta komik romance, wajib banget baca komik yang satu ini. Judul kom.. more

Hotaru 6 ITB (CIAYO Pictures)

Liputan Hotaru 6 ITB: Event Gratis Buat Pecinta Budaya Jepang

Minggu, 21 Mei lalu, lapangan CC Barat dan Timur Institut Teknologi Bandung ramai dengan pengunjung, cosplayer, serta pe.. more