10 Kekreatifan Video Klip Band OK Go Ini Akan Membuatmu Tercengang!

9 months ago
Sumber: CelebMix

OK Go.

Video klip musik tidak cuma sekedar menampilkan musisi di dalamnya bernyanyi dan bermain musik. Video klip menjadi sebuah ekspresi seni yang menggabungkan elemen audio dan visual, dimana jika keduanya bersinergi dengan baik akan menghasilkan sebuah karya yang mengagumkan. Michael Jackson merupakan salah satu musisi yang sangat frontal dalam memproduksi video klip. Sebagai seorang performance artist, ia menyajikan sebuah pengalaman yang tak ada duanya dalam setiap video klip yang ia bintangi.

OK Go, bukan sekedar band rock biasa. (Sumber: TED)

OK Go, bukan sekedar band rock biasa. (Sumber: TED)

Contoh lainnya datang dari band OK Go. Band rock asal Amerika ini telah aktif berkarya sejak akhir tahun 90-an. Jika boleh jujur, band yang digawangi Damian Kulash, Tim Nordwind, Dan Konopka, dan Andy Ross tidak menciptakan sebuah terobosan hebat dari segi musikalitas rock. Bahkan banyak yang dilabeli medioker oleh kritikus musik. Namun, video klip kreasi mereka selalu viral di jagat internet. Selain karena diproduksi secara low budget, konsep video klip yang ditampilkan OK Go sangatlah kreatif dan sekilas rumit. Meski demikian, hasil akhirnya sangat mengagumkan.

Penasaran dengan video klip mereka? CIAYO Blog punya daftar 10 video klip viral mereka yang harus kamu tonton!

Here It Goes Again

Berdansa sambil mengatur keseimbangan di atas treadmill sangatlah rumit. (Sumber: Coub)

Berdansa sambil mengatur keseimbangan di atas treadmill sangatlah rumit. (Sumber: Coub)

Berlari di treadmill memang cukup menantang sebagai aktivitas olahraga. Tapi bagaimana jika berdansa di atasnya? Here It Goes Again merupakan salah satu video klip klasik OK Go, dimana Damian dkk melakukan koreografi dansa di atas 8 treadmill! OK Go melakukan persiapan dan latihan selama satu minggu, sebelum melakukan shooting. Ternyata, mereka melakukan 17 percobaan sebelum akhirnya berhasil menyelesaikan koreografinya dalam satu kali take saja.

Video klip Here It Goes Again original telah dilihat sebanyak 52 juta kali di Youtube, menjadikannya masuk ke ranking video Youtube terbanyak ditonton di posisi 42 dan video klip terbanyak ditonton ke-29. Selain itu Here It Goes Again juga menjadi video klip yang paling banyak difavoritkan user sepanjang sejarah Youtube.

This Too Shall Pass

Hanya dengan menyentuh domino ini, berbagai hal keren dapat dilakukan. (Sumber: Digital Trends)

Hanya dengan menyentuh domino ini, berbagai hal keren dapat dilakukan. (Sumber: Digital Trends)

Video klip pertama This Too Shall Pass menampilkan band OK Go yang tampil bersama marching band dari Universitas Notre Dame. Sebenarnya video klip tersebut dibuat untuk mengisi waktu sebelum video klip aslinya selesai diproduksi.

Video klip kedua dari This Too Shall Pass menampilkan sebuah mesin Rube Goldberg. Sederhananya, mesin ini merupakan serangkaian benda yang dirangkai sedemikian rupa untuk menjalankan sebuah fungsi dengan alur yang cukup rumit. Lebih dari 700 benda digunakan untuk membuat mesin ini. Mesin ini melakukan berbagai hal, seperti menggelindingkan bola besi, mengayunkan palu, menuangkan air, mendorong mainan mobil, dan lain sebagainya. Semua hal tersebut saling berinteraksi, satu gerakan benda akan men-trigger gerakan benda lain. Kerennya, gerakan setiap benda dibuat sinkron dengan lagu This Too Shall Pass yang diputar di latar!

Mesin Rube Goldberg di video klip This Too Shall Pass dirancang dengan sangat rumit dari benda-benda sederhana. (Sumber: Midnight Commercial)

Mesin Rube Goldberg di video klip This Too Shall Pass dirancang dengan sangat rumit dari benda-benda sederhana. (Sumber: Midnight Commercial)

Proses kreasi video klip ini melibatkan sekitar hampir 60 orang, beberapa diantaranya bekerja di NASA dan MIT. Video klipnya nampak diambil dalam satu kali take, namun sebenarnya merupakan gabungan 3 take berbeda dari 60 percobaan. Untuk memperbaiki mesin Rube Goldberg ini, dibutuhkan 30 orang dan bisa makan waktu sampai satu jam. Secara keseluruhan, mesin Rube Goldberg ini bergerak sepanjang 800 meter dan harus ditempatkan di dalam gudang dua lantai. Kerja keras OK Go dan tim berbuah manis, setelah menjaring 58 juta view dan menjadi video ke-7 yang paling banyak ditonton di Youtube tahun 2010.

Last Leaf

OK Go menggunakan roti sebagai kanvas animasi mereka. (Sumber: Vimeo)

OK Go menggunakan roti sebagai kanvas animasi mereka. (Sumber: Vimeo)

Last Leaf bukan merupakan video klip OK Go yang paling rumit, namun proses kreasinya tak kalah menarik. Video klip stop motion ini menampilkan animasi yang ditayangkan lewat media roti tawar. Setiap gambar dalam roti dibuat dengan menggunakan laser, dan membutuhkan 15 roti per satu detik dalam video. Total roti yang digunakan adalah sebanyak 2430 lapis.

OK Go bekerja sama dengan Samsung yang menyediakan kamera digital NX100 iFn untuk memotret setiap lapis roti. Keseluruhan, video klip Last Leaf ditonton sebanyak 4 juta kali di Youtube.

All Is Not Lost

Foto ini diambil dari bawah lantai plexiglass transparan. (Sumber: The Superslice)

Foto ini diambil dari bawah lantai plexiglass transparan. (Sumber: The Superslice)

Di titik ini, semakin banyak perusahaan yang menjajaki kerja sama dengan OK Go. Video klip yang satu ini menampilkan kerja sama dengan Google dan grup dance Pilobolus. Google membutuhkan sebuah video untuk mendemonstrasikan teknologi HTML5 dari Google Chrome.

Konsep video klip ini cukup sederhana, dimana anggota OK Go dan Pilobolus berdansa mengenakan jumpsuit hijau. Mereka berdansa di atas lantai plexiglass dimana kamera merekam gerakan mereka dari bawah.

Setiap video klip dipecah dan di-flip sehingga menciptakan grafik berpola yang ciamik. (Sumber: discraperinton.org)

Setiap video klip dipecah dan di-flip sehingga menciptakan grafik berpola yang ciamik. (Sumber: discraperinton.org)

Nah, di sinilah menariknya video klip ini. Google kemudian menggunakan video klip itu untuk mendemokan teknologi HTML5 lewat sebuah website. Dari satu video, kemudian dipecah menjadi lebih banyak video yang menyatu dan menciptakan sebuah grafik yang cantik. Pada akhirnya, total video yang berhasil dipecah menjadi 48 dan video tersebut dapat membentuk pesan yang sebelumnya diketikkan user. Penasaran? Kamu bisa mencobanya sendiri di https://experiments.withgoogle.com/chrome/all-is-not-lost

Needing/Getting

Secara teknis band OK Go tidak bermain musik di sini, melainkan mobil yang mereka kendarai. (Sumber: Motor1)

Secara teknis band OK Go tidak bermain musik di sini, melainkan mobil yang mereka kendarai. (Sumber: Motor1)

Needing/Getting menjadi video klip OK Go selanjutnya yang meraih status viral. Bekerja sama dengan Chevrolet, video klip ini menampilkan konsep penampilan musik live yang tidak biasa. Anggota band OK Go memainkan musik Needing/Getting dengan berbagai macam instrumen tanpa menyentuhnya secara langsung. Mereka menggunakan mobil sebagai jari-jemari mereka untuk memainkan alat musik yang tersebar di alam liar.

Chevrolet menyediakan dua mobil Chevrolet Sonic yang telah dipersenjatai oleh lengan-lengan mekanis dan alat lainnya yang bisa dioperasikan oleh penumpang di dalamnya. Damian menjadi supir dalam video klip ini, dimana ia harus mengikuti kelas mengemudi untuk menaklukkan sirkuit yang ia desain sendiri. Sepanjang jalur tanah, tersebar berbagai instrumen musik yang didominasi oleh perabotan rumah tangga seperti pipa, dan gentong.

Berbagai perabotan disebar di sirkuit reli dengan sedemikian rupa untuk menciptakan melodi. (Sumber: Fubiz)

Berbagai perabotan disebar di sirkuit reli dengan sedemikian rupa untuk menciptakan melodi. (Sumber: Fubiz)

Video klip Needing/Getting diputar perdana di acara Superbowl XLVI dan mendapatkan sambutan hangat. Setelah diupload di Youtube, total penonton mencapai 5 juta dalam sehari dan total 39 juta view telah diraih hingga hari ini.

The Writing’s On The Wall

Coba kamu jelaskan ilusi yang satu ini. (Sumber: Fstoppers)

Coba kamu jelaskan ilusi yang satu ini. (Sumber: Fstoppers)

Untuk video klip kali ini, OK Go menampilkan konsep ilusi optik. Serangkaian objek dan dekorasi jika dilihat dari satu sudut pandang sekilas nampak berantakan. Namun jika dilihat dari sudut pandang lain akan menampilkan sebuah ilusi yang cantik. Ditotal, ada sekitar 28 ilusi optik yang direkam seluruhnya dalam satu take.

Persiapan untuk video klip The Writing’s On The Wall makan waktu dua bulan, sementara proses pembangunan ilusi optik dan shooting mencapai 3 minggu, dan dilakukan di sebuah gudang di Brooklyn, New York. Meskipun nampak sederhana, band OK Go mengaku video klip ini sebagai salah satu yang tersulit yang pernah mereka buat. Tak hanya berperan di dalam video klipnya, mereka juga harus mengoperasikan kameranya sendiri (dengan bantuan staf tentunya). Video klip ini meraih 22 juta view di Youtube dan berhasil memenangkan penghargaan visual efek terbaik di MTV Video Music Awards 2014.

I Won’t Let You Down

Percaya atau tidak, video klip yang sekilas terlihat sempurna ini masih punya beberapa kesalahan gerakan. (Sumber: Youtube)

Percaya atau tidak, video klip yang sekilas terlihat sempurna ini masih punya beberapa kesalahan gerakan. (Sumber: Youtube)

Untuk video klip ini, OK Go berkelana ke Jepang dan menggalang bantuan dari 2300 dancer lokal. Konsep video klip ini melibatkan koreografi rumit dari anggota OK Go bersama para dancer yang mengendarai skuter satu roda Honda UNI-CUB. Mereka semua bergerak menciptakan pola-pola rumit yang dipercantik dengan bantuan prop payung.

Seluruh koreografi direkam dengan drone dalam satu take, dan dipuncaki dengan drone yang terbang 700 meter ke atas untuk menampilkan kolase ilustrasi yang diciptakan para dancer dengan payung tersebut. Video direkam dalam satu kali take dengan kecepatan double time, artinya video klip yang kamu tonton merupakan hasil percepatan dari kecepatan asli saat proses shooting.

Nocchi, Kashiyuka, dan Achan dari Perfume berperan sebagai kru video klip ini. (Sumber: SBS)

Nocchi, Kashiyuka, dan Achan dari Perfume berperan sebagai kru video klip ini. (Sumber: SBS)

Dengan segala kerumitannya, I Won’t Let You Down mendapatkan 36 juta view dan kembali memenangkan penghargaan di MTV Video Music Awards 2015, kali ini dalam kategori koreografi terbaik. Video klip ini juga menampilkan cameo dari grup Perfume, yang mana OK Go pun gantian tampil sebagai cameo di video klip Pick Me Up, dna akhirnya terkulminasi saat kedua grup membuat lagu I Don’t Understand You untuk anime Sushi Police.

Upside Down & Inside Out

Pramugari dari S7 Airlines turut tampil membantu koreografi OK Go. (Sumber: Everybody Hates A Tourist)

Pramugari dari S7 Airlines turut tampil membantu koreografi OK Go. (Sumber: Everybody Hates A Tourist)

Dari seluruh video klip OK Go, Upside Down & Inside Out menjadi video klip yang sangat menuntut kekuatan fisik anggotanya. Bagaimana tidak, video klip ini menampilkan para anggota band memainkan koreografi dansa dalam lingkungan tanpa gravitasi!

Shooting video klip dilakukan dalam sebuah pesawat Ilyushin Il-76 yang disediakan maskapai penerbangan Rusia S7 Airlines. Efek gravitasi nol dicapai karena pesawat yang melakukan manuver terbang parabolik, dimana pesawat terbang 45 derajat ke atas dan kemudian menukik turun dengan cepat dalam sudut yang sama. Momen dimana pesawat mencapai puncak adalah saat dimana efek gravitasi nol mulai terasa.

Ini lebih dari sekedar lompat-lompat di dalam pesawat. (Sumber: The Inspiration Room)

Ini lebih dari sekedar lompat-lompat di dalam pesawat. (Sumber: The Inspiration Room)

Band OK Go menghabiskan waktu 3 minggu di Rusia, dengan 2 minggu digunakan untuk latihan dan bereksperimen sementara minggu terakhir dihabiskan untuk shooting. Ditotal ada sekitar 8 momen gravitasi nol yang berhasil dicapai dalam 21 kali penerbangan. Bayangkan seberapa parah efeknya pada tubuh para anggota OK Go. Damian saja sampai pingsan saat sedang shooting. Kerja keras mereka berhasil membuahkan 10 juta view di Youtube.

The One Moment

Dalam kecepatan normal, adegan ini tidak makan waktu sampai sepersepuluh detik. (Sumber: OK Go)

Dalam kecepatan normal, adegan ini tidak makan waktu sampai sepersepuluh detik. (Sumber: OK Go)

Konsep video klip OK Go kali ini adalah tentang balistik dan matematika. Proses rekaman hanya memakan waktu 4 detik saja. EMPAT DETIK! Namun dalam empat detik tersebut, terjadi 325 adegan yang melibatkan berbagai macam benda yang meledak dan hancur. Kebanyakan benda tersebut adalah balon berisi air atau cat, namun ada juga cermin dan gitar yang dihancurkan. Video sepanjang 4 detik tersebut dilambatkan hingga 20 ribu kali, dan kerennya semua adegan yang terjadi sangat sinkron dengan lagu The One Moment tersebut.

Proses perencanaan dan shooting menyita waktu 7 minggu. Proses kreasi video klip ini sangat rumit karena setiap adegan harus direncanakan dengan tepat, milidetik ke milidetik. Untuk melakukan percobaan, kru menggunakan lengan robot dan juga kamera high speed untuk mengetes tiap adegan. Namun, Damian mengaku bahwa adegan yang mereka rencanakan tidak mungkin ditangkap oleh komputer dan robot dengan teknologi yang ada saat ini. Dengan segala kompromi, The One Moment meraih 20 juta view di Youtube.

Obsession

Berani menebak jumlah kertas yang sudah mereka cetak? (Sumber: CNET)

Berani menebak jumlah kertas yang sudah mereka cetak? (Sumber: CNET)

Inilah video klip terbaru OK Go yang rilis minggu lalu. Video ini melibatkan koreografi anggota band di belakang 567 printer rumahan yang mencetak kertas berwarna untuk menampilkan sebuah backdrop interaktif. Kamera sesekali bergerak untuk menciptakan ilusi optik 3 dimensi dari kertas di belakangnya. OK Go mengklaim video klip Obsession menampilkan teknologi “paper mapping” pertama di dunia. Setup printer dan koreografi disiapkan oleh kerja sama Rhizomatriks dan elevenplay, yang bertanggung jawab dalam penampilan canggih Perfume.

Kertas yang digunakan dalam video klip ini disuplai oleh Double A, yang mengklaim bahwa kertas mereka merupakan kertas jenis halus yang dapat meminimalisir kasus paper jam pada printer. Seluruh kertas dalam video klip berhasil di-print tanpa terjadi paper jam. Lalu seluruh kertas yang terpakai kemudian didaur ulang dan hasilnya akan disumbangkan kepada Greenpeace. Baguslah, kerta-kertas itu tak terbuang sia-sia!

Karena belum satu minggu rilis di Youtube, penontonnya baru mencapai 4 juta saja. Namun kedepannya angka ini bakal terus bertambah.

Dengan segala konsep unik yang dikedepankan OK Go ini, apakah kamu penasaran bagaimana mereka memikirkan semua ide keren ini? Jawaban sebenarnya, ide tersebut tidak dipikirkan sama sekali. OK Go menjadi salah satu pembicara dalam TED Talk, dimana Damian dan kawan-kawan membongkar rahasia video klip mereka. Menurut Damian, mereka tidak memikirkan ide, namun mendapatkan ide. Bagaimana cara mendapatkan ide itu? Damian menyarankan agar kita menstimulasi diri kita dengan berbagai hal, dimana hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan memandang sebuah objek dari perspektif/sudut pandang berbeda.

Sebenarnya masih banyak video klip OK Go yang menampilkan koreografi dan konsep unik. Namun 10 inilah yang menurut kami menjadi ciri khas dari OK Go. Semoga video klip mereka bisa turut menstimulasi dirimu untuk menemukan ide terkeren untuk proyek selanjutnya. Yang manakah video klip OK Go favoritmu?

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00-d-pubg-mobile

Booming di Sekolah, PUBG Mobile dan Fortnite Dikeluhkan Para Guru

Dua game battle royale populer, PUBG Mobile dan Fortnite, menyambangi perangkat smartphone. Namun, guru-guru di sekolah .. more

Karakter anime ero loli yang bisa bikin awam salah paham. Sumber: merdeka.com

PENJELASAN Karakter Ero Loli Yang Sering Bikin Orang Awam Salah Paham

Seperti kasus yang kemarin sempat heboh antara artis lawas, Nafa Urbach, dengan seorang otaku yang membawa-bawa istilah .. more

Sumber: Hello-PET

[KLARIFIKASI] Ramai Dijadikan Meme, Akhirnya Kak Seto Angkat Bicara!

Membludaknya meme Kak Seto langsung mengundang komentar. Sang pemerhati anak tak mempermasalahkan hal tersebut... more

Sumber : amc.com

The Walking Dead, Simulasi Kehidupan Primitif di Lingkungan Modern

Setelah kembali dari masa rehatnya, serial populer satu ini sedang hangat menjadi perbincangan dari berbagai media. .. more

Sumber: screenrant.com

Mengenal Elders of The Universe, Para Immortal di Dunia Marvel

Di dunia Marvel Universe yang sangat luas, ada sekelompok orang yang dikenal dengan sebutan Elders of The Universe. Sebu.. more