5 Hal yang Bisa Membuatmu Penasaran dan Menonton Film The Killing of a Sacred Deer

6 months ago

Bro sis ada yang sudah menonton film The Killing of a Sacred Deer? Bagi yang sudah menonton, kira-kira ada gak hal-hal menarik yang bisa ditangkap dari film itu? Kalau belum bisa menangkap keunikan dari film itu, apalagi yang belum menonton karena merasa film ini kurang cocok, sebaiknya kepoin artikel ini sampe bawah. Karena CIAYO Blog punya beberapa trivia dari film yang berdurasi 121 menit ini.

Mengamati Cerita dari Screenplay terbaik Festival Film Cannes 2017

Dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Collin Farrell (The Imaginarium of Doctor Parnassus) dan Nicole Kidman (The Hours), The Sacred Deer juga dibantu oleh aktor dan aktris muda berbakat seperti Barry Keoghan (Dunkirk) dan Raffey Cassidy (Snow White and The Huntsman). Gak heran kalau film yang disutradarai oleh Yorgos Lanthimos ini telah diputar di Festival Film Cannes 2017 dan berhasil meraih penghargaan screenplay terbaik.

Film The Killing of a Sacred Deer (Sumber: Facebook Page Moxienotion)

Film The Killing of a Sacred Deer (Sumber: Facebook Page Moxienotion)

The Killing of a Sacred Deer menceritakan kisah seorang ahli bedah bernama Steven Murphy yang memiliki hubungan pertemanan yang bersifat rahasia dengan remaja bernama Martin, pengidap neurodevelopmental disorder. Mereka berdua sering kali bertemu di rumah makan ketika Steven pulang kerja. Suatu ketika, Steven ingin memperkenalkan Martin kepada istri dan anak-anaknya. Dia pun mengundang Martin untuk makan malam di rumahnya. Kedatangan Martin disambut dengan cukup hangat oleh seluruh anggota keluarga. Martin pun membalas kebaikan Steven dengan mengundang mereka makan malam di rumahnya. Namun kejadian setelah makan malam membuat Steven enggan untuk melanjutkan pertemanannya dengan Martin.

Bob dibantu Steven untuk berjalan (Sumber: www.youtube.com)

Bob dibantu Steven untuk berjalan (Sumber: www.youtube.com)

Bob, anak kedua Steven, tiba-tiba lumpuh. Steven dan Anna, istrinya, lekas membawa Bob ke rumah sakit untuk kemudian dilakukan penelitian, namun hasilnya nihil. Esok harinya, Martin membesuk Bob di rumah sakit dan dia bertemu dengan Steven.

Di kafetaria, Martin mengungkap segala pikirannya: ayahnya tidak tewas seketika karena kecelakaan tapi karena Steven melakukan kesalahan operasi. Apalagi Steven tidak bertanggung jawab dan justru menyalahkan ahli jantung. Martin pun menanamkan kutukan kepada keluarga Murphy. Kutukan itu akan membunuh seluruh anggota keluarga Steven satu-persatu, kecuali Steven memilih untuk membunuh salah seorang anggota keluarga dengan tangannya sendiri.

Dengan genre psychological thriller, film ini menyajikan cerita dengan tempo tak terlalu cepat namun tetap menegangkan dan membuat penonton berpikir keras. Mulai dari hubungan antara Steven dan Martin, bagaimana kutukan Martin bekerja, hingga kepanikan sebuah keluarga dalam menghadapi tragedi yang akhirnya menghancurkan kondisi psikologis tiap anggotanya.

Adaptasi Modern dari Iphigenia at Aulis

The Killing of a Sacred Deer mengambil kisah Agamemnon dalam drama Yunani kuno berjudul Iphigenia at Aulis yang dituangkan sepenuhnya ke dalam karakter Steven. Di mana dia harus mengorbankan salah seorang anggota keluarganya. Memang sih keputusan yang sangat sulit, namun pilihan harus tetap diambil.

Steven bercerita kepada Anna tentang kutukan dari Martin (Sumber: www.youtube.com)

Steven bercerita kepada Anna tentang kutukan dari Martin (Sumber: www.youtube.com)

Jika Agamemnon sudah mendapat petunjuk kalau putri sulungnya yang harus menjadi tumbal, Steven justru dilema karena harus memilih sendiri siapakah di antara anggota keluarganya yang harus dikorbankan? Apakah Anna, istrinya yang selama ini setia mendampinginya? Kim, putri pertamanya yang berbakat menyanyi, juga pintar di bidang literatur dan sejarah? Ataukah Bob, putranya yang mahir dalam matematika dan fisika?

Kembali Melihat Acting Nicole Kidman di Layar Lebar

Akting Nicole Kidman di film The Killing of a Sacred Deer (Sumber: www.youtube.com)

Akting Nicole Kidman di film The Killing of a Sacred Deer (Sumber: www.youtube.com)

Kalau bro sis menyukai film Hollywood, pasti gak asing lagi dengan nama Nicole Kidman. Aktris senior yang pernah meraih Academy Awards dan lima Golden Globe Awards ini kembali ke layar lebar dan mengisi peran sebagai Anna, istri dari Steven Murphy dan ibu dari Kim dan Bob. Gak hanya bermain peran, dia juga berbakat dalam bidang tarik suara dan pernah berduet dengan Robbie Williams dalam menyanyikan lagu Something Stupid, yang sangat digemari di tahun 2001-an.

Mendengarkan Suara Merdu Raffey Cassidy

Kim (Raffey Cassidy) berlatih menyanyi di hadapan Steven (Colin Farrell), ayahnya (Sumber: www.youtube.com)

Kim (Raffey Cassidy) berlatih menyanyi di hadapan Steven (Colin Farrell), ayahnya (Sumber: www.youtube.com)

Jika bro sis yang sudah senior mengetahui banyak tentang kiprah Nicole Kidman, bro sis yang masih muda pasti langsung tertarik dengan Raffey Cassidy. Aktris belia asal Manchester ini gak hanya mulai menunjukkan kemampuannya di dunia perfilman. Di film ini dia juga bernyanyi dengan merdu dan membuat lelaki di luar sana semakin menyukainya. Selain karena kecantikannya yang masih natural, Raffey Cassidy dianggap sukses berperan sebagai Kim Murphy, anak dari Steven Murphy, yang memiliki bakat di bidang tarik suara. Suara merdunya bisa kita nikmati dalam video trailernya berikut:

Video Trailer The Killing of a Sacred Deer 

Mempelajari Perilaku Penderita Neurodevelopmental Disorder

Dalam film ini, ada dua tokoh utama yang karakterisasinya bisa dibilang menonjol. Pertama, Steven Murphy, yang diperankan oleh Colin Farrell. Karakterisasi Steven merupakan adaptasi tokoh Agamemnon dari Iphigenia at Aulis. Selain itu, ada pula Martin, yang diperankan oleh Barry Keoghan, yang sudah sukses lebih dulu bersama film Dunkirk.

Walaupun Martin menderita neurodevelopmental disorder, dia masih beraktivitas seperti biasa. (Sumber: www.youtube.com)

Walaupun Martin menderita neurodevelopmental disorder, dia masih beraktivitas seperti biasa. (Sumber: www.youtube.com)

Pembahasan ini bisa dibilang paling berat daripada yang lainnya, karena pasti ada saja di antara bro sis yang ingin berpikir lebih mendalam. Neurodevelopmental disorder adalah salah satu gangguan yang berhubungan langsung dengan otak dan sistem neuron. Melemahnya perkembangan fungsi otak dan system neuron membuat kinerja otak tidak sempurna. Fungsi otak menjadi kacau dan mempengaruhi kemampuan berpikir, pengendalian diri dan emosional, juga melemahkan daya ingat.

Nah, setelah menonton film The Killing of a Sacred Deer dan mengamati perilaku Martin dari awal film hingga akhir, menurut pengamatan pribadi penulis, Martin mengalami gangguan fungsi emosional yang membuat dia sulit untuk menyampaikan ekspresi dikarenakan trauma psikis lantaran kehilangan ayahnya sewaktu kecil.

Filmnya terlalu berat ya? Makan dulu bro sis (Sumber: www.youtube.com)

Filmnya terlalu berat ya? Makan dulu bro sis (Sumber: www.youtube.com)

Gimana? Sudah mulai penasaran sama filmnya? Jangan lupa, kondisi tubuh harus fit dan tidak mengantuk, karena penonton gak langsung disuguhkan adegan mendebarkan seperti dalam film Final Destination.

Film ini lebih menekankan pada isi cerita, sehingga akan teramat membosankan bagi yang tidak terbiasa menyaksikan film dengan alur cerita yang terbangun secara perlahan. Ketika film selesai, kita bisa ikut membayangkan, apabila berada di posisi Steven, siapa yang akan dibunuh? Ingat, hanya boleh dibayangkan, jangan benar-benar dilakukan, ya!

About Author

Saya Grad

Saya Grad

Menyukai May’n, anime, dan film Jepang. Bisa dihubungi melalui laman Facebook Saya Grad ataupun Twitter @grad_11

Comments

Most
Popular

Ada Lomba Menulis Hadiahnya Diadaptasi Komik. Penasaran?

Kini, giliran cerita-cerita berkualitas yang akan unjuk gigi di CIAYO Blog. CIAYO Blog menantang para penulis bertalenta.. more

COCO: “You Won This Round, Disney!” [NO SPOILERS]

Anyway, this movie is A.W.E.S.O.M.E!.. more

Sumber gambar: Kotaku

Saat Nintendo Mengabaikan Sumpah dan Akhirnya Merilis “Night Trap”

Melalui publisher ‘kecil-kecil cabe rawit’ Limited Run Games & Screaming Villains, “Night Trap: 25th Anniversary E.. more

The Other Side. Sumber: CIAYO Comics

Top 10 Komik Horror di CIAYO Comics One Shot Challenge Vol. 2

Berbeda dengan film horror, kayaknya nge-buat komik horror itu lebih susah deh. Bayangin aja, penulis harus membuat kita.. more