5 Konsol Game Handheld Terburuk Sepanjang Masa

1 month ago
5 Konsol Game Handheld Terburuk

Saat ini, bermain game di luar ruangan sangat mudah. Semua orang punya smartphone yang bisa memainkan berbagai macam game. Namun di masa lalu, orang harus membeli konsol game handheld untuk bisa bermain game di luar. Kemampuan ponsel untuk bermain game masih ada di level game Java 2D.

Memiliki konsol game handheld jadi sebuah pilihan jika kamu bosan bermain Snake atau Space Impact di ponsel Nokia jadul. Namun di masa kejayaan konsol game handheld, ada beberapa model yang sukses dan banyak lainnya yang gagal di pasaran. Ini dia 5  konsol game handheld terburuk dalam sejarah video game.

Konsol Game Handheld Terburuk

5. Atari Lynx

Atari Lynx. Sumber: Wikipedia
Atari Lynx. Sumber: Wikipedia

Saat dirilis di tahun 1989, Atari Lynx digadang-gadang sebagai konsol handheld yang bisa jadi pesaing Nintendo Gameboy. Atari punya alasan untuk jumawa, karena Atari Lynx memiliki grafik 8-bit berwarna; teknologi yang tidak dimiliki Gameboy yang saat itu masih berwarna hitam putih.

Masalahnya, Atari Lynx dibanderol jauh lebih mahal dari Gameboy. Ditambah jumlah game yang tidak begitu banyak membuat Atari Lynx hanya terjual sebanyak 3 juta unit saja hingga tahun 1991. Sangat jauh dari Gameboy yang berhasil terjual 16 juta unit di tahun yang sama.

4. Sega Genesis Nomad

Sega Genesis Nomad. Sumber: Wikipedia
Sega Genesis Nomad. Sumber: Wikipedia

Bayangkan memainkan Sega Genesis (Mega Drive) dimana saja dan kapan saja. Genesis Nomad merupakan usaha Sega untuk memperpanjang masa hidup Sega Genesis, setelah sebelumnya merilis Sega CD dan Sega 32X. Diadaptasi dari konsol Sega Mega Jet untuk maskapai penerbangan, Genesis Nomad bisa memainkan lebih dari 500 judul game Sega Genesis.

Sayangnya konsol handheld ini diluncurkan hanya beberapa bulan setelah Sega merilis konsol Sega Saturn sehingga Genesis Nomad tidak dipasarkan secara semestinya. Selain itu Genesis Nomad cepat menghabiskan baterai sehingga harus senantiasa disambung ke terminal listrik. Apa bedanya dengan bermain di Sega Genesis biasa?

3. Nokia N-Gage

Nokia N-Gage. Sumber: Wikipedia
Nokia N-Gage. Sumber: Wikipedia

Di zaman saya sekolah SD, N-Gage jadi salah satu hal yang cukup ngetren. Anak-anak saling berkumpul untuk bermain Asphalt dan Worms. Saat memainkan N-Gage, saya pikir konsol ini cukup oke, tapi itu karena saya meminjam punya teman. Mungkin ceritanya lain jika saya yang punya gamenya.

Meskipun cukup populer di Indonesia, konsol handheld buatan Nokia ini memiliki kesalahan fatal secara desain sehingga membuat pemakaiannya kurang nyaman. Meskipun belakangan hadir N-Gage QD yang mengatasi masalah tersebut, kesan keseluruhan pemakaiannya tetap sama. Ditambah fakta bahwa spesifikasi hardware yang inferior dibanding kompetitornya, membuat N-Gage jadi sekedar tim hore dalam perang konsol.

2. Playstation Vita

Playstation Vita. Sumber: Wikipedia
Playstation Vita. Sumber: Wikipedia

Dengan kesuksesan PSP, mungkin Sony punya formula khusus untuk bisa mengulang cerita tersebut di konsol portabel kedua mereka. Secara teori, Sony bisa dibilang sukses dengan Playstation Vita-nya. Konsol handheld ini punya kualitas grafis yang oke, gimmick unik dengan touchscreen dan touchpad di belakang, harga terjangkau, serta koleksi game menarik.

Namun yang tidak diantisipasi Sony adalah faktor eksternal seperti kompetisi dari Nintendo 3DS serta hadirnya smartphone dengan judul-judul game menarik. Hanya dalam 1 tahun saja, penjualan Vita drop sampai 78% di Jepang. Diperparah dengan dukungan minim dari Sony, Vita perlahan dilupakan dan akhirnya ditinggalkan oleh Sony sebagai konsol game handheld terburuk yang pernah mereka rilis.

Baca Juga: Sony Hentikan Produksi Cartridge PS Vita

1. Gizmondo

Gizmondo. Sumber: Wikipedia
Gizmondo. Sumber: Wikipedia

Tak hanya menjadi konsol handheld terburuk dan tergagal dalam sejarah, kisah Gizmondo pun sama-sama aneh layaknya sebuah drama thriller. Ketika rilis, Gizmondo jelas-jelas sangat inferior dibanding Nintendo DS dan PSP. Meskipun memiliki fitur GPS dan kamera, kualitas game dan konsol Gizmondo yang buruk sendiri menjadi lampu merah bagi para gamer yang ingin membeli konsol handheld baru.

Tiger Telematics, perusahaan pembuat Gizmondo pun tak bisa lepas dari kontroversi. Gizmondo diluncurkan dalam sebuah pesta bertabur selebriti, bahkan Tiger membentuk tim balap mobil untuk mempromosikan Gizmondo. Belakangan, ditemukan hubungan antara pengembang Gizmondo dengan kelompok mafia Swedia, dan sang CEO Stefan Eriksson tertangkap basah menabrakkan mobil Ferrari Enzo milik Bank Skotlandia. Ia pun akhirnya dipenjara atas berbagai tuduhan kriminal.


5 konsol game handheld terburuk di atas hanya sebagian dari puluhan konsol game handheld yang tidak bisa mengalahkan hegemoni Gameboy, PSP, Nintendo DS, dan lain-lain. Menurut kamu ada lagi nggak konsol game handheld terburuk lainnya yang harus masuk daftar ini?

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00-d-spawn

Jamie Foxx Bintangi Reboot Film Spawn

Aktor Jamie Foxx terpilih untuk memerankan karakter suerhero Spawn. Ia mengaku sudah mendekati sang kreator Todd McFarla.. more

Sumber: www.wired.com

Banyak Kejutan Menanti di Film “Star Wars: Last Jedi”

Bro sis penggemar Star Wars sebentar lagi akan dimanjakan dengan seri film terbaru Star Wars yang berjudul “Star Wars:.. more

00-d-vandaria-mini-series-challenge

Vandaria Mini Series Challenge: Kompetisi Komik Vandaria Saga X CIAYO Comics!

Vandaria dan CIAYO Comics mengadakan Vandaria Mini Series Challenge. Bentuk tim komikmu dan ciptakan komik dari dunia Va.. more

anime summer 2019

9 Anime Summer 2019 Yang Wajib Ditonton

Anime summer 2019 dipenuhi berbagai judul adaptasi manga shonen. Judul-judul ini tidak hanya populer, tapi juga diakui b.. more

the other side: hollows

6 Fakta Menarik The Other Side: Hollows

Sudah baca The Other Side: Hollows? Atau malah belum? Artinya kamu harus cek berbagai fakta menarik The Other Side: Holl.. more