Alasan Kenapa Android Menguasai Pasar Smartphone Dunia

11 months ago
Smartphone adalah bagian kehidupan harian. Sumber gambar: cnet.com

Hampir dari kita semua pasti rata-rata pengguna smartphone (baik berbasis iOS, Android, dll) dalam genggaman. Mungkin 99,9% bro sis pembaca CIAYO Blog pasti memiliki satu (atau lebih) telepon selular pintar berlayar lebar yang dapat melakukan hal-hal seru dan berguna disana melalui saluran internet.

Semua smartphone menggunakan sebuah sistem operasi agar dapat bekerja maksimal untuk kenyamanan dan kebutuhan penggunanya. Jauh sebelum era dua raja sistem operasi/Operation System (OS) smartphone saat ini, yaitu Android & iOS, sebuah smartphone memakai OS yang cenderung sangat sederhana dan terbatas dalam kemampuan kerja.

Dulu sempat ada OS Palm yang dapat dikatakan sebagai permulaan OS untuk smartphone yang dulu disebut sebagai PDA (Personal Digital Assistant). Microsoft juga sempat ikutan dengan OS Windows Mobile mereka; yang berusaha memberikan pengalaman komputerisasi ala PC di dalam genggaman. Nokia tidak mau kalah dengan jagoan mereka saat itu, Symbian OS yang digunakan di gadget premium seperti Nokia Commuicator. Ada juga BlackBerry dengan BlackBerry OS yang juga sempat mendominasi pasar telepon pintar.

Palm V. Mbah moyang smartphone modern. Sumber gambar: amazon.com

Palm V. Mbah moyang smartphone modern. Sumber gambar: amazon.com

Namun semua dari mereka tumbang saat sistem operasi iOS dari Apple masuk ke pasar smartphone dalam bentuk iPhone.

iOS menawarkan fitur yang kurang lebih sama seperti OS sebelum dia, namun dengan sentuhan kesederhanaan dalam pengoperasian dan kemampuan yang lebih expandable daripada pesaing-pesaingnya tersebut. Pengalaman komputasi mobile, seperti yang diperkenalkan oleh mendiang mantan bos besar Apple, Steve Jobs saat memperkenalkan iPhone jadi terasa lebih gegas ketimbang dahulu. Dan lebih punya banyak manfaat. Mulai dari belanja lagu lewat toko digital, web browsing yang identik dengan komputer desktop, hingga adanya kamera yang belakangan juga berfungsi sebagai sarana video call selain menjadi pengambil gambar foto.

Steve Jobs memperkenalkan iPhone tahun 2007. Sumber gambar: cnet.com

Steve Jobs memperkenalkan iPhone tahun 2007. Sumber gambar: cnet.com

iOS menjadi sebuah kekuatan baru di ranah pasar smartphone dan mereka berjalan tanpa persaingan berarti selama beberapa waktu. Hingga datangnya “sang pembunuh iOS” ke pasaran oleh Google: Android OS dalam bentuk smartphone bernama HTC Dream.

Smartphone Android pertama di dunia, HTC Dream. Sumber gambar: wikipedia.org

Smartphone Android pertama di dunia, HTC Dream. Sumber gambar: wikipedia.org

Siapapun yang mengikuti/pernah baca sejarah mengenai bagaimana Steve Jobs yang marah dengan lahirnya Android OS tentu ingat akan kalimat legendaris penuh kemurkaan dia ini, “Saya akan habiskan seluruh uang Apple yang 40 Milyar Dollar itu, saya akan habiskan waktu dan tenaga untuk menghancurkan Android. Itu adalah produk curian dari Apple. Saya akan luncurkan perang thermonuclear pada mereka!”

Quote terkenal dari Steve Jobs akan Android. Sumber gambar: trp.design

Quote terkenal dari Steve Jobs akan Android. Sumber gambar: trp.design

Steve Jobs bisa semurka itu pada Android sebenarnya bukan tanpa alasan yang kuat.

Bos Google, Eric Schmidt, saat iOS masih dalam proses pembuatan adalah bagian dari manajemen Apple. Dia ikut terlibat dalam proses kelahiran sistem operasi iOS. Yang berarti dia juga tahu dan paham akan roadmap yang direncanakan Apple untuk OS ciptaan mereka tersebut.

Saat Schmidt keluar dari Apple tahun 2009 tentu tidak ada satupun dewan direksi Apple yang menyangka kalau dia akan membuat saingan sistem operasi iOS Apple melalui perusahaan barunya, Google.

Google membuat OS Android dengan pendekatan open-source; sesuatu yang berbanding terbalik dari yang Apple lakukan pada iOS mereka.

Saat Apple melakukan kontrol 100% pada iOS mereka (yang berarti apapun aplikasi yang ingin menggunakan iOS harus melewati persetujuan Apple terlebih dahulu sebelum beredar di toko aplikasi AppStore), Google justru sebaliknya. Mereka membebaskan siapa saja untuk membuat aplikasi apa saja pada OS Android (walau mereka juga punya toko aplikasi sendiri seperti Apple dengan nama PlayStore).

Google juga melakukan langkah strategis cerdas dengan memberikan lisensi Android mereka kepada vendor perangkat mana saja; berbanding terbalik lagi dengan Apple yang hanya menyematkan iOS di perangkat buatan mereka sendiri. Jika iOS hanya dapat ditemukan di perangkat Apple seperti iPhone, iPad, iPod atau Apple Watch, maka Android ada dimana-mana. Mulai dari di smartphone, tablet, televisi sampai lemari es sekalipun (pernah lihat kulkas dengan Android? Ada! Dari Samsung).

Kulkas pakai Android? Ada! Sumber gambar: techcrunch.com

Kulkas pakai Android? Ada! Sumber gambar: techcrunch.com

Strategi Google dengan Android mereka terbukti jitu dan mengakibatkan mereka kini menguasai pasar smartphone di dunia, jauh melewati Apple dengan iOS mereka. Tercatat di tahun 2016 kemarin, lebih dari 85% pasar smartphone dunia dimiliki oleh Android. Suatu hal yang tentu saja luar biasa.

Android adalah penguasa pasar smartphone dunia. Sumber gambar: businessinsider.com

Android adalah penguasa pasar smartphone dunia. Sumber gambar: businessinsider.com

Tapi jangan lupakan kalau strategi Android juga memiliki implikasi cukup serius. Karena minim “pengawasan” dari Google, OS Android termasuk sering diganggu oleh berbagai macam masalah, seperti virus atau modifikasi-modifikasi yang menyelipkan malware di dalamnya. Berbeda dengan iOS yang ketat, sehingga orang lebih sulit untuk melakukan hal-hal merusak ke / melalui OS buatan Apple tersebut.

Malware Android cenderung meningkat tiap tahun. Sumber gambar: the nextweb.com

Malware Android cenderung meningkat tiap tahun. Sumber gambar: the nextweb.com

Apapun itu, OS Android adalah penguasa sistem operasi smartphone saat ini. Dan dengan usaha-usaha mereka menjaga ritme Android (update berkala, yang mana saat ini Android ada di versi 7 sementara versi 8 “Oreo” baru saja di umumkan), sistem operasi besutan Google ini kemungkinan besar masih akan lama bercokol di papan atas peta persaingan sistem operasi smartphone.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

ffxv desktop

Final Fantasy XV Akan Dirilis Ulang Menjadi Final Fantasy XV Royal Edition

Bocor di situs ESRB, Final Fantasy XV Royal Edition digadang-gadang bakal disertai bonus DLC dan update gratis... more

Sabrina – Chapter 12: Dari Mana Sifat Serakah Manusia Berasal?

Sabrina mengulet, membuka matanya, sambil masih belum sadar benar. Perjalanan yang tidak terlalu lama tadi tetap bisa me.. more

Keti & Niel (Sumber: ciayo.com)

Gimana Kalo Gebetan Kamu Ternyata Vampir?

Kalo ternyata gebetan kamu ternyata vampir gimana? Apa yang terjadi sama Keti dan Niel di Love Has Fangs?.. more

Sumber: telegraph

Gawat! Pahlawan Wannacry ini Terancam 40 Tahun Penjara

Masih ingat dengan Marcus Hutchins? Pahlawan Wannacry yang waktu lalu disanjung-sanjung akibat berhasil 'membunuh' virus.. more

00-d-2001-a-space-odyssey

Film Sci-fi Klasik 2001: A Space Odyssey Kini Berusia Setengah Abad

Merayakan 50 tahun usia film 2001: A Space Odyssey, Christopher Nolan mempersembahkan versi remaster film sci-fi klasik .. more