Sebenarnya, Faktor Apa Saja Sih Yang Membuat Sebuah Webcomic Bagus & Disukai Banyak Orang?

1 month ago
webcomic-disukai-00-d

Disclaimer — Artikel ini dibuat berdasarkan opini, selera dan preferensi pribadi. Setiap hal yang saya sebutkan disini hanya berdasarkan pendapat saya sendiri, dan mungkin akan dirasakan berbeda bagi setiap orang.


Sedari saya kecil dulu, saya selalu tertegun dan kagum dengan para mangaka dan komikus yang berhasil meramu cerita dalam sebuah komik. Mereka bisa memberikan pengalaman dan informasi baru dari secarik kertas. Pengalaman ini pun seakan tanpa batas, bisa dibalut petualangan para superhero atau berbentuk romansa dan humor yang menggelitik tawa.

Semakin kesini perkembangan komik pun semakin pesat. Banyak platform komik yang berlomba-lomba mendapatkan pembaca, mulai dari mengadakan challenge hingga promo besar-besaran. Komik yang disubmisi pun diseleksi dengan ketat, agar pembaca dapat mendapatkan sebuah karya yang memberikan pengalaman baru.

Hmm, jadi penasaran tentang satu hal yang simpel tapi sulit dicari jawabannya: bagaimana caranya bikin orang ketagihan baca komik yang kita buat?

Cara Membuat Webcomic Disukai Banyak Orang

Konsistensi Adalah Koentji

Dalam menikmati sebuah karya yang berbentuk apapun, konsistensi adalah satu hal yang mutlak perlu diperlihatkan dengan lantang. Di dunia komik, konsistensi harus jelas terlihat dibeberapa elemen, mulai dari konsistensi cerita, konsistensi art style, konsistensi world building yang dibangun, hingga konsistensi tema dan setiap detail dalam komiknya.

Ibaratnya, konsistensi adalah trade mark dari seorang komikus untuk membedakan komik buatannya dengan komik buatan orang lain. Dan menurut saya, salah satu konsistensi yang paling mudah ditangkap pembaca adalah art style yang digunakan oleh sang komikus. Mulai dari penggambaran karakter yang tidak berubah sepanjang seri, hingga detail-detail kecil seperti jenis font pada bubble chat, headline, hingga ekspresi wajah karakter. Kita bisa melihat contoh nyatanya di seri Komikman, yang dibuat oleh komikus Dirga Deka.

webcomic komikman

Sumber: Komikman

Coba deh kita lihat gambar diatas. Biarpun hanya berupa goresan kasar dan titik yang jauh dari kesan estetis, kita langsung tahu kalau gambar diatas adalah sebuah karakter dari Komikman. Dalam soal art style, tema, dan detail

Komikman adalah salah satu contoh web comic yang paling konsisten dalam soal art style, yang sekarang sudah menjadi trade mark bagi pembacanya. Biarpun hanya berupa goresan kasar dan jauh dari kesan estetis, kita langsung tahu kalau gambar diatas adalah sebuah karakter dari Komikman. Di benak kita juga akan otomatis muncul adegan berdarah-darah, black humor dan banyak kegilaan lainnya. Begitu juga dengan komik-komik ‘legend’ lainnya seperti Tahi Lalat, si Juki, Mice Cartoon dan sebagainya.

Inilah hasil utama dari sebuah konsistensi, menanamkan trade mark di ingatan pembacanya sehingga mereka bisa langsung tahu siapa pembuatnya, apa tema ceritanya, bagaimana penggambaran karakternya dan sebagainya. Dengan kata lain, semakin konsisten sebuah komik dibuat, semakin dalam pula kesan komik tersebut di benak konsumen.

Baca Juga: Komikman, Komik Terabsurd 2017

Flow, Variasi dan Cerita

Jika konsistensi diibaratkan sebagai pondasi utama, flow dan variasi cerita bisa dibilang sebagai ‘baju’ untuk menarik perhatian pembacanya. Flow bisa dikatakan sebagai tulang punggung dari sebuah web comic, dimana komikus harus bisa menceritakan sebuah topik tanpa terkesan berbelit-belit, unik, dan sesuai dengan art style yang dipakai.

Bagi saya, flow cerita yang dibuat dengan sangat detail dan rapih akan mengalahkan komik dengan gambar yang paling bagus sekalipun. Cerita dibalik sebuah karya adalah esensi dari semuanya, apalagi jika ditambahkan dengan plot twist yang mampu membuat penikmatnya tercengang.

Di format webtoon sendiri, flow dan variasi yang menarik dapat dengan mudah terlihat oleh pembacanya dengan menggunakan teknik over-the-panel. Berbeda dengan komik-komik pada umumnya yang dibaca dari kiri dan kanan, webtoon dibaca dari atas dan bawah, Hal ini membuat komikus harus membuat transisi cerita tanpa panel, agar plot dapat diceritakan tanpa kaku dan terus mengalir. Kita bisa melihatnya di komik Arif dan Imam Polsek Benhil, salah satu webcomic favorit saya:

webcomic arif dan imam polsek benhil

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Lihat kaki, pisau dan efek darah yang ada di panel bawah? Inilah yang saya sebut dengan over-the-panel, yaitu memasukan gambar atau adegan sebelumnya keluar dari panel agar cerita bisa tersambung secara alami tanpa terlihat kaku sama sekali. Percaya deh, komik dengan format webtoon yang tidak menggunakan teknik seperti ini akan terasa hambar dan kaku untuk dibaca.

Faktor lainnya yang membuat sebuah webcomic bagus adalah variasi dari background dan panel yang digunakan. Komik konvensional pada umumnya menggunakan panel berbentuk kotak untuk menceritakan satu adegan ke adegan lainnya. Tapi di webtoon, para komikus harus menciptakan sebuah cerita tanpa rasa kaku sama sekali, yang bisa dilakukan dengan membuat variasi bentuk panel, dan perubahan gradasi warna pada background.

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Disini kita bisa melihat bagaimana sang komikus memberikan banyak variasi panel untuk menceritakan sebuah kejadian. Variasi ini jelas memberikan efek yang berbeda jika hanya menggunakan panel kotak, dimana pembaca akan merasa ceritanya tidak mengalir dengan sempurna. Tapi dengan menggunakan berbagai variasi panel yang digabungkan perubahan warna atau gradasi background, pembaca akan dibuat terus tertarik agar membaca terus membaca sampai akhir.

Baca Juga: Arif & Imam Polsek Benhil: Polisi Suka-suka

Cerita yang Berbobot

Nah, faktor terakhir yang paling penting menurut saya adalah bobot cerita. Ibarat skenario yang menjadi tulang punggung dalam sebuah film, konsep cerita yang ditawarkan komik tersebut juga sangatlah penting. Semakin detail dan semakin dalam konsep cerita mampu diberikan pada pembaca, semakin menarik pula webcomic tersebut. Contohnya, kita bisa melihat di komik Journal of Terror yang dibuat oleh Sweta Kartika.

webcomic journal of terror

Sumber: CIAYO Comics

Premis komiknya sederhana sebenarnya: sebuah narasi jurnal tentang seorang bocah yang punya kemampuan untuk melihat hantu. Tapi dibalik kesederhanaan itu, sang komikus berhasil membuat yang ‘biasa’ menjadi ‘luar biasa’ dengan menghadirkan suspense intensitas horor yang totalitas. Semua panel dan gambarnya menggunakan tone yang gelap, efek suara menggunakan warna merah darah, dan kontras antara karakter utama dengan para hantu sangat terlihat jelas.

Dan yang paling penting, Journal of Terror selalu menghadirkan plot twist di setiap akhir komiknya. Inilah yang membuat saya selalu setia menunggu setiap minggunya, karena setiap plot twist dari setiap komik yang diberikan Journal of Terror punya rasa yang berbeda. Saya menjadi ketagihan membaca komik horor ini, walaupun sebenarnya saya sangat anti dengan hal-hal yang berbau horor.

Sumber: CIAYO Comics

Sumber: CIAYO Comics

Ga percaya kalau saya bilang Journal of Terror punya plot twist visual yang keren banget? Silahkan baca chapter Anak Ayam dan Melati dan rasakan sensasinya. Saya sedang membaca komik ini ditempat umum, dengan sedikit menutup mata dan memegang gelas kopi. Begitu plot twist tibat-tiba keluar, saya otomatis teriak, kopi saya tumpah mengenai baju dan jantung saya berdebar-debar. Keren banget deh emang ni komik!

Baca Juga: Komik Sweta Kartika, Kebanggaan Indonesia


Faktor-faktor yang membuat sebuah webcomic bagus dimata pembacanya tentu relatif, dan mungkin berbeda setiap orangnya. Tapi setidaknya, ada satu kesamaan yang pasti semua orang setuju: Kualitas. Semua orang pasti setuju kalau membuat webcomic yang bagus harus mengutamakan kualitas, mulai dari konsistensi cerita, kualitas gambar, alur cerita, pembawaan karakter dan lain-lain.

Jika seorang komikus selalu mencari kualitas dalam setiap karyanya, membuat webcomic bagus dapat dicapai apapun tema dan karakternya. Persis seperti pepatah jadul yang dulu pernah saya dengar: “Quality is never an accident. It always the result of intelligent effort“ — John Ruskin

Kamu juga bisa dapat lebih banyak lagi webcomic keren dan berkualitas di web komik gratis CIAYO Comics! Dengan berbagai macam genre di dalamnya, kamu pasti bisa temukan komik favorit kamu dengan cepat! Dan yang penting, semuanya bisa dibaca gratis!

Baca komik online di CIAYO Comics

About Author

Ben

Ben

"Seorang penulis lepas amatiran yang tampan, muda, pemberani, dan mencoba menjadi idaman mertua. Kalau ketemu di jalan tolong teriak 'BENJO' yang kenceng ya!"

Comments

Most
Popular

00-d-ennichisai-2018

Ennichisai 2018 Peringati 60 Tahun Hubungan Jepang-Indonesia

Event Jejepangan terbesar Ennichisai kembali lagi. Ennichisai 2018 diadakan memperingati 60 tahun hubungan Jepang dan In.. more

00-d-dear-basketball

Dear Basketball: Surat Seorang Kobe Bryant Yang Meraih Oscar

Dear Basketball memenangkan penghargaan film animasi pendek terbaik di Academy Awards ke-90. Animasi ini menyadur puisi .. more

Film pertempuran Jaegers versus Kaiju tahun depan. Sumber gambar: youtube.com

Next Year! Pacific Rim Uprising Akan Memiliki Robot Dan Jagoan Baru

Timeline film Pacific Rim pertama berakhir tahun 2025, sementara timeline Pacific Rim: Uprising ini adalah sepuluh tahun.. more

Sumber: imdb

5 Fakta yang Wajib Diketahui Tentang “Insidious: The Last Key”

Berikut 5 fakta yang wajib kalian ketahui tentang “Insidious: The Last Key”:.. more

00-d-hanebado-review

Hanebado Bawa Drama Pertandingan Badminton Ke Dunia Anime

Hanebado mampu menyuguhkan intensitas ala pertandingan final badminton ke media anime, tanpa mengurangi unsur fun dan dr.. more