Jatuh Cinta Bersama di Album Terbaru Michael Buble, Love

3 weeks ago
00-michael-buble-love

Ketika tahun 2016 Michael Buble mengumumkan bahwa ia akan fokus pada keluarganya dan untuk sementara waktu tidak akan bergelut dengan musik, jelas itu merupakan kabar yang cukup menyedihkan, ditambah lagi dia punya alasan yang kuat, yaitu agar semua waktunya bisa dia curahkan pada sang buah hati, Noah yang kala itu didiagnosis mengidap kanker.

Dukungan, doa mengalir deras, harapan agar Noah cepat membaik serta Michael Buble bisa kembali bermusik dan menelurkan karya tentu menjadi harapan besar bagi penggemarnya. Perjalanan karier Buble di industri musik selalu berjalan mulus, genre jazz yang diusungnya tidak terasa kaku di telinga kawula muda, sebab perpaduan jazz dan pop sangatlah kental, sehingga meskipun pendengar bukan penikmat musik jazz klasik, pendengar masih bisa menikmati lagu-lagu Buble.

Michael Buble dan David Foster. Sumber: etonline.com

Michael Buble dan David Foster. Sumber: etonline.com

Karier Michael Buble semakin cemerlang ketika ia merilis album pertamanya pada tahun 2003 di bawah naungang 143Records (label David Foster), kala itu albumnya bertajuk namanya sendiri, berhasil masuk dalam daftar tangga lagu Billboard serta laris di Kanada dan Inggris. Sejauh ini Buble sudah berhasil memenangkan empat penghargaan Grammy.

Di album terbaru ini, Michael Buble memberi tajuk albumnya dengan kata ‘Love’ yang bagi saya sendiri semacam curahan hati Buble atas kasih sayangnya pada sang anak. Apalagi lagu berjudul ‘Forever Love’  yang ia tulis memang ditujukan untuk Noah. Alunan musik santai, lirik yang bermakna dalam, menyentuh hati pendengar , contoh sederhana seperti lirik bagian ini;

And I’m never gonna let you down

No matter what you do

I’m forever proud of you

I love you forever now

Michael Buble mencurahkan segenap cintanya kepada sang anak, dan ini sungguh menjadi sesuatu yang manis namun juga menyesakkan disaat bersamaan.

Di list lainnya ada banyak lagu-lagu lawas abadi namun diarasmen dengan sangat bagus khas Michael Buble. Ini tidak mengherankan sebab David Foster masih berada di kursi produser sehingga sebagian besar lagu-lagu cinta abadi muncul dalam album ini. Seperti ‘When I Fall Love’  yang menjadi lagu di list pertama, ini seperti menyiratkan bahwa pendengar mengawali semuanya dengan perasaan jatuh cinta sedalam-dalamnya.

Selain itu lagu-lagu di dalam album ini mencoba mengingatkan kembali kepada pendengar ke tahun 50-an dan 60-an, seperti lagu ‘Unforgettable’, ‘When You’re Smilling’ dan ‘I Only Have Eye for You’. Saya suka efektifitas musik yang dibuat ulang ini, benar-benar terasa lebih muda dan santai.

Cecile McLorin Salvant, salah satu lawan duet Buble. Sumber: The Nation

Cecile McLorin Salvant, salah satu lawan duet Buble. Sumber: The Nation

Michael Buble juga menyertakan lagu-lagu duet romantis yang tentunya akan membuat banyak pendengar merasa ingin jatuh cinta lagi. Seperti lagu ‘Help Me Make It Through the Night’ buah karya Kristofferson yang saya rasa banyak dijadikan lagu karaoke abadi. Dan tema kesetiaan dalam lagu ini semakin kuat ketika lawan duet Buble, Loren Allred bernyanyi begitu merdu.

Lagu duet lainnya muncul dengan perasaan berbeda, perasaan menyayat hati namun bukan berkisah tentang keterlukaan, melainkan tentang cinta sejati. Lagu yang saya maksud tidak lain adalah ‘La Vie En Rose’, lagu berbahasa Prancis ini sempat muncul di film A Star Is Born, punya nada-nada magis, ditambah lagi suara  Cecile McLorin Salvant yang seksi dengan logat Prancis kentalnya.

Baca Juga: Ternyata Musik Tradisional Indonesia Bisa Dipadukan dengan Kesenian Jepang, Loh!

Sosok Rodgers & Hart, yang mana lagu mereka kembali dihidupkan oleh Buble. Sumber: The Atlantic

Sosok Rodgers & Hart, yang mana lagu mereka kembali dihidupkan oleh Buble. Sumber: The Atlantic

Hal mengejutkan lainnya muncul lewat sepasang lagu dari sebuah drama musikal tahun 1937 ‘Babes in Arms’ karya Rodgers & Hart. Dua lagu ini punya nuansa saling bertolakbelakang, lagu ‘My Funny Valentine’ punya hentakan musik dan suasana yang sangat cocok diperuntukkan buat film-film agen rahasia semacam James Bond. Sedangkan lagu satunya lagi ‘Where or When’ memberikan dampak katarsis yang memaksa pendengar untuk menolak lupa tentang kenangan di waktu-waktu tertentu., seperti dua penggalan liriknya yang sangat mengena; And it seems that we have met before, And laughed before, and loved before.

Mungkin sebagian orang akan beranggapan bahwa Michael Buble terlalu bermain aman dengan album terbarunya ini. Saya tidak terlalu menghakimi hal itu, sebab dengan bermain aman tentu Buble akan merasa nyaman, pada nyatanya aman dan nyaman benar-benar terdengar seperti rumah.

Buble dan anaknya Noah. Sumber: Pudelek

Buble dan anaknya Noah. Sumber: Pudelek

Michael Buble sempat membuat video live di Facebook untuk mengabarkan prihal detil album terbarunya. Dia seperti mengingatkan semua orang bahwa sudah cukup lama dia tidak bermusik dan menelurkan album. Dia menceritkaan sedikit tentang begitu beratnya menghadapi semua, terutama prihal Noah yang mengidap kanker. Dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada setiap doa dan dukungan dari para penggemarnya, bahwa begitu berarti semua cinta yang telah orang-orang berikan kepada keluarganya.

Saya akan mengutip sedikit kata-kata Michael Buble yang ia tujukan kepada seluruh penggemarnya; “For me, this is kind of a really small way of being able to thank you, to tell you how much I love you”. Kata-katanya ini menegaskan bahwa album ‘Love’ tidak hanya tetnang dia dan keluarganya, tapi juga tentang cinta orang-orang kepadanya, dan keluarganya kepada semua orang.

Buble dan Keluarga. Sumber: Globo

Buble dan Keluarga. Sumber: Globo

‘Love’ menjadi album kedelapan Michael Buble bersama major label serta menjadi album kesepuluh Buble yang pernah ia rilis. Ada 13 lagu  yang bisa dinikmati dengan 2 lagu duet. Rilis pertama kali pada 16 November 2018 dan saat ini bisa dinikmati di beberapa layanan pemutar musik streaming.

Mari jatuh cinta bersama Michael Buble, jatuh cinta yang sejatuh-jatuhnya!

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

(Sumber: reddit)

Gawat, Mobile Legends Digugat oleh League of Legends!

Game MOBA populer Mobile Legends diduga memplagiat konten game MOBA lain, League of Legends. Bagaimana reaksi mereka?.. more

(Source : Facebook @WelcomeSapporo)

“Sapporo Snow Festival” Festival Salju Terbesar di Jepang

Festival musim dingin terbesar di Jepang bernama Sapporo Snow Festival sudah dibuka lho... more

Mas Is, Teh Alti, dan Kang Ario di event Anime Matsuri (CIAYO Pictures)

Bagaimana Perkembangan Industri Komik Indonesia di Tahun 2018? Yuk, Simak Pendapat Para Kreator!

Perkembangan industri komik di Indonesia terus berkembang tiap tahunnya. Bagaimana perkembangan indutri komik Indonesia .. more

(CIAYO Pictures)

Jason David Frank Menggebrak Panggung Indonesia Comic Con 2017

Kehadiran Jason David Frank di Indonesia Comic Con 2017 membangkitkan ingatan fans Power Rangers dan menggebrak panggung.. more

BEKRAF Game Prime 2017 Bakal Seru!

Bro sis ada yang tahu sama acara Game Prime? Itu loh acara konferensi, seminar, dan pameran game terbesar di Indonesia.. more