Alita Battle Angel: Film Adaptasi Animanga Terbaik?

1 week ago
alita battle angel

Saya pertama kali mendengar kabar adaptasi film Alita Battle Angel sekitar tahun 2010, saat saya terjun ke dunia anime untuk pertama kalinya. Saya pikir setelah Avatar, niatan James Cameron untuk mengadaptasi manga merupakan sesuatu yang cukup ambisius. Apalagi karena setelah saya telusuri lagi, proses adaptasinya sudah berlangsung hampir 20 tahun lamanya.

Film adaptasi anime dan manga biasanya ditakdirkan untuk gagal di box office. Berbagai judul terkenal seperti Dragon Ball, Ghost in the Shell, hingga Death Note menuai kecaman saat rilis di bioskop. Alasannya selalu sama, yaitu menistakan sumber aslinya lewat cerita yang lembek serta casting aktor yang tidak cocok dengan karakternya. Namun bukan berarti semua film Hollywood tersebut jelek, karena Edge of Tomorrow (sekarang berjudul Live Die Repeat) yang diadaptasi dari light novel karangan Hiroshi Sakurazaka ini bisa dibilang cukup sukses.

Pertanyaannya, apakah Alita Battle Angel yang disutradarai Robert Rodriguez ini mampu mengimbangi kesuksesan Edge of Tomorrow, atau bahkan melampauinya?

Menurut sang produser James Cameron, film yang diadaptasi dari manga Gunnm karya Yukito Kishiro ini menyadur beberapa elemen cerita dari volume 1 sampai 4 dari manga tersebut. Namun nyatanya, film ini lebih dekat dengan adaptasi OVA yang rilis pada tahun 1993. Antara OVA dan manga sendiri ada beberapa perbedaan, dan film pun menambah jauh perbedaan tersebut. Bagaimana hasilnya?

Baca Juga: Mengenal Film Alita Battle Angel Yang Akan Segera Rilis

Alita terbangun dengan tubuh barunya. Sumber: Syfy
Alita terbangun dengan tubuh barunya. Sumber: Syfy

Setelah peperangan yang menghancurkan peradaban di bumi, terdapat dua kota yang saling bertolak belakang: kota terapung Zalem serta Iron City yang jadi “tempat pembuangan.” Dyson Ido (diperankan Christoph Waltz), seorang dokter robotik, menemukan tubuh seorang cyborg (Rosa Salazar) yang nampak dibuang dari Zalem. Ia memperbaiki cyborg itu dengan tubuh baru dan memberinya nama Alita.

Alita yang tidak mengingat masa lalunya kemudian menjalani kehidupan baru bersama sang dokter. Ia juga berteman dengan Hugo (diperankan Keean Johnson), seorang remaja mekanik dan pengepul onderdil robot. Iron City bukan sebuah kota yang tentram. Berbagai penjahat berkeliaran mencuri dan membunuh. Untuk menjaga situasi kota, para pemburu yang disebut Hunter-Warrior membasmi para kriminal demi bayaran uang. Dr. Ido bersikap sangat protektif terhadap Alita dan memintanya menjauhi marabahaya.

Alita berlatih ilmu Panzer Kunst. Sumber: Revolver Mag
Alita berlatih ilmu Panzer Kunst. Sumber: Revolver Mag

Setelah menyadari pekerjaan sampingan Dr. Ido sebagai Hunter-Warrior yang berusaha mengalahkan cyborg pimpinan Grewishka (diperankan Jackie Earl Haley), naluri bertarung Alita pun bangkit. Ternyata ia menguasai ilmu Panzer Kunst, teknik bela diri robot yang telah hilang sejak peperangan masa lalu. Setelahnya, Alita pun menjadi seorang Hunter-Warrior dan juga terlibat dalam olahraga Motorball. Tujuannya hanya satu, yaitu pergi ke Zalem untuk mencari tahu masa lalunya. Namun kemunculan Grewishka serta bosnya Vector (diperankan Mahershala Ali) akan membuat perjuangan tersebut sulit.

Seperti sudah disebutkan di atas, terdapat banyak perbedaan antara versi film, OVA, dengan manga. Namun antara setiap versi, perbedaan tersebut didominasi oleh detil-detil kecil dan tidak mengubah plot secara keseluruhan. Mungkin kekurangan film Alita adalah dialog-dialog yang terkesan corny, serta karakterisasi beberapa tokoh pendukung yang kurang mendalam.

Alita Battle Angel tampilkan perkembangan karakter Alita yang mendalam. Sumber: Pinterest
Alita Battle Angel tampilkan perkembangan karakter Alita yang mendalam. Sumber: Pinterest

Rosa Salazar memerankan Alita dengan memukau. Sepanjang film kita bisa melihat perkembangan karakter Alita dari sosok yang naif dan childlike menjadi semakin tangguh seiring tereksposnya ia pada berbagai marabahaya. Namun sifat naif ini justru membawa Alita melakukan hal-hal bodoh demi orang yang ia cintai.

Sebagai film besutan James Cameron, CG menjadi nilai plus dari film ini. Mengusung teknologi setara film Avatar, nuansa dari Iron City, Zalem, serta para penghuninya terlihat sangat megah dan menarik. Menonton dalam format IMAX menjadi pengalaman yang sangat menarik, walaupun sedikit terganggu dengan penggunaan dua aspect ratio berbeda.

Bukan adaptasi yang sempurna, namun lebih baik dari adaptasi kebanyakan. Sumber: Zing
Bukan adaptasi yang sempurna, namun lebih baik dari adaptasi kebanyakan. Sumber: Zing

Alita Battle Angel memiliki potensi yang sama dengan Edge of Tomorrow. Keduanya diuntungkan karena diadaptasi dari sumber materi yang tergolong obskur bagi penggemar anime-manga. Selain itu, adaptasinya juga bermain aman dengan tidak memaksakan casting yang tidak sesuai. Karenanya, bisa dipastikan bahwa Alita Battle Angel bisa meraih respon yang cukup hangat layaknya Edge of Tomorrow. Memang bukan adaptasi yang terbaik, namun setidaknya Alita Battle Angel mampu menghindari berbagai jebakan yang biasa dialami berbagai film adaptasi anime-manga.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00 desktop aktor jepang

Aktor-aktor Jepang Ini Tampil Mengagumkan Sebagai Karakter Anime

Bro sis penasaran nggak sih dengan aktor-aktor Jepang yang dapat kesempatan buat mengasah perannya di dunia akting, deng.. more

00-deruu-deadly-7

Bincang Santai Bersama Deruu, Lead Author Komik Deadly 7 Inside Me

CIAYO Blog berkesempatan ngobrol santai dengan author komik Deadly 7 Inside Me. Dia punya bocoran komik barunya di CIAYO.. more

mahou shoujo site desk

Anime Mahou Shoujo Site: Magical Girl Berlatar Suram yang Menimbulkan Kontroversi

Jika beberapa penggemar anime melihat Mahou Shoujo Ore sebagai anime magical girl yang absurd di musim ini, tapi untuk b.. more

00-d-genesis-cup

Konami Adakan Turnamen Game Genesis Cup di Indonesia

Konami bersama MG dan KAORI Nusantara menyelenggarakan turnamen game arcade Genesis Cup: Road to Infinity 2018 di Indone.. more

Sumber: comicvine.com

Benarkah Hawkeye Akan Berubah Menjadi Ronin di Avengers: Infinity War?

Belakangan ini kita sering kali melihat meme-meme yang menyindir Hawkeye karena dia tidak terlihat di poster Avengers: I.. more