AMD akan Meningkatkan Produksi Graphic Card untuk Mengatasi Kelangkaan Akibat Cryptomining Seperti Bitcoin

11 months ago
Sumber gambar: newegg.com

Situasinya mungkin tidak terasa oleh publik (jika dibandingkan misalnya dengan kelangkaan bahan makanan pokok) tapi kelangkaan parts komputer jenis Graphic Card saat ini sedang dalam situasi yang boleh dibilang mulai berbahaya dan krusial.

Booming cryptocurrency seperti Bitcoin, Ethereum dan yang lainnya awalnya tidak terprediksi akan menyebabkan berkurang drastisnya pasokan dan stok Graphic Card komputer dunia. Bisnis cryptocurrency yang tidak stabil dan berpotensi melanggar hukum tidak mengecilkan nyali para pelaku bisnis ini. Jika para traders sibuk melakukan jual belinya maka para miners alias penambang cryptocurrency sibuk membangun rig-rig komputer penambang mata uang digital ini dengan menggunakan parts-parts yang sebelumnya merupakan ‘mainan’ para PC gamers dunia.

Cryptomining business perlu alat khusus. Sumber gambar: cryptosrus.com

Cryptomining business perlu alat khusus. Sumber gambar: cryptosrus.com

Dua besar produsen Graphic Cards dunia saat ini, Nvidia dan AMD, bukannya tidak peka dengan situasi serta kondisi yang terjadi. Nvidia sudah mengeluarkan statement yang menyatakan kalau mereka “menginstruksikan para retailers produk Nvidia agar memprioritaskan gamers dibandingkan cryptocurrency miners”.

Sebuah statement yang boleh dibilang tidak ada gunanya, karena tidak akan secara nyata dan signifikan membuat gamers mendapatkan Graphic Card Nvidia di pasaran karena stock yang ada sudah keburu diborong oleh miners cryptocurrency, yang jelas tidak peduli dengan statement Nvidia tersebut.

Lantas bagaimana dengan AMD?

Sama seperti Nvidia, mereka juga sadar dan tahu kondisi yang terjadi di luar sana berkenaan dengan produk Graphic Card mereka. Namun berbeda dengan Nvidia, AMD tidak mengeluarkan statement absurd seperti “tolong prioritaskan gamers ketimbang miners”. AMD menyatakan kalau mereka akan mencoba meningkatkan produksi Graphic Card untuk mengatasi kelangkaan stock lini Graphic Card Radeon mereka.

Mining rig dengan Graphic Card keluaran AMD. Sumber gambar: theminerhub.com

Mining rig dengan Graphic Card keluaran AMD. Sumber gambar: theminerhub.com

AMD dan Nvidia saat ini memang berada dalam kondisi yang sama di pasaran. Keduanya sedang mengalami kekurangan stock untuk dijual ke konsumen sejak setahun terakhir karena setiap kali produk mereka dilempar ke pasaran maka produk tersebut akan lenyap karena diborong para penambang cryptocurrency yang biasanya memang memiliki modal besar. Jauh lebih besar ketimbang seorang PC gamer.

Dan kondisi ini terjadi di segala lini produk Graphic Cards. Baik kelas teri alias entry level hingga kelas kakap atau premium class.

Ambil contoh Graphic Card Radeon RX Vega series yang berada dalam kelas Graphic Card premium. AMD merilis RX Vega di bulan Agustus 2017 kemarin, dan saat ini nyaris mustahil untuk menemukan Graphic Card ini di pasaran. Semua seri RX Vega (Vega 56 & Vega 64) pada prinsipnya sudah ‘sold out’ bahkan tak lama setelah dirilis ke pasaran. Menemukan keduanya di pasaran dengan harga retail yang disarankan atau MSRP adalah hal mustahil saat ini. Di berbagai belahan dunia.

Jangan harap harga tertera itu sesuai dengan di pasaran saat ini. Sumber gambar: anandtech.com

Jangan harap harga tertera itu sesuai dengan di pasaran saat ini. Sumber gambar: anandtech.com

Secara hitung-hitungan bisnis, situasi ini sebenarnya tentu saja menguntungkan AMD. Laporan keuangan kuartal ke-empat tahun fiskal 2017 AMD menyebutkan adanya kenaikan keuntungan perusahaan hingga 34% di angka US$1.48 Milyar. Sebesar US$958 juta merupakan kontribusi dari divisi Computing & Graphic; yang berarti berasal dari penjualan produk-produk Graphic Card. Secara persentase ada kenaikan 60% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Dalam pertemuan rutin dengan investor yang membahas soal keuangan perusahaan akhir January 2018 kemarin, President & CEO AMD Dr. Lisa Su mengatakan kalau pasar cryptomining menyerap banyak Graphic Card dan secara bisnis itu merupakan hal bagus untuk AMD.

Boss Besar AMD, Dr. Lisa Su. Sumber gambar: pcr-online.biz

Boss Besar AMD, Dr. Lisa Su. Sumber gambar: pcr-online.biz

Dr. Su juga menyadari kalau “pasar di luar blockchain” (alias gamers) mengalami kekurangan pasokan dan kelangkaan produk mereka sebagai efek samping dari kencangnya bisnis yang berasal dari para cryptocurrency miners saat ini.

“Kita sedang berusaha untuk meningkatkan produksi Graphic Card kita” papar Dr. Su di pertemuan tersebut. “Tapi saat ini kita juga sedang mengalami masalah untuk melakukan itu”.

Yang dimaksud oleh CEO AMD tersebut adalah kondisi kekurangan pasokan komponen penting untuk perakitan Graphic Card mereka seperti memory GDDR5 & HBM2. GDDR5 merupakan type RAM/memory yang dibutuhkan untuk manufakturing Graphic Card seri RX 400 dan 500, sementara HBM2 digunakan untuk seri RX Vega. Tanpa keduanya, mustahil produksi Graphic Cards AMD dapat dilakukan, dan kedua komponen ini tidak dibuat oleh AMD sendiri.

“Kita sedang intensif berkoordinasi dengan partner-partner pemasok memory kita agar kita dapat meningkatkan produksi Graphic Cards untuk semua lini pasar AMD” kata Dr. Su dengan optimis.

Jajaran Radeon RX seri 500. Sumber gambar: anandtech.com

Jajaran Radeon RX seri 500. Sumber gambar: anandtech.com

Jika AMD mampu melakukan hal ini, maka bukan mustahil kalau mereka akan meninggalkan Nvidia dalam volume penjualan karena sampai saat ini Nvidia belum terlihat melakukan hal signifikan untuk meningkatkan produksi Graphic Cards mereka, selain masih sebatas himbauan ke partner retailers agar menjual lebih sedikit ke cryptocurrency miners dan lebih banyak ke gamers.

Apakah AMD akan berhasil mengatasi masalah mereka? Atau akankah Nvidia melakukan sesuatu yang lebih masuk akal untuk meningkatkan produksi mereka selain sebuah himbauan? Kita akan lihat ke depannya nanti, bro sis.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

From Up on Poppy Hill, Kisah Klasik yang Manis Antara Dua Anak Muda di Era Perang Dunia

From Up On Poppy Hill adalah film garapan Goro Miyazaki yang bercerita tentang Umi dan Shun, 2 anak yang bertemu secara .. more

Totoro dan Neko Bus dari film “My Neighbor Totoro”. Sumber gambar: thejakartapost.com

Delay Eksibisi “The World Of Ghibli Jakarta” Yang Sempat Menimbulkan Kekacauan

Menurut situs resminya (worldofghibli.id) acara ini adalah sederet event yang mencakup screening/pemutaran film-film pop.. more

Sumber gambar: dualshockers.com

Nippon Ichi Software Mengumumkan Tiga Game Terbaru, Salah Satunya Adalah Remake Disgaea

Berita baik: NIS akan mengeluarkan tiga game terbaru tahun ini!.. more

00-d-b-the-beginning

B: The Beginning – Crime Thriller Digabung Sci-fi Dalam Kemasan Anime

Netflix merilis anime B: The Beginning. Anime produksi Production IG ini nampaknya bisa menjadi anime original terbaik N.. more

Sumber: redbull.com

Sukses Dengan Pokemon Go, Pokemon Kembali Merilis Game Terbarunya

Kalau kemarin kita dihebohkan dengan kehadiran game fenomenal, Pokemon Go, kali ini Pokemon kembali meliris game-nya yan.. more