Andaikan Thomas & Martha Wayne Masih Hidup, Kira-Kira Bruce Wayne Bakalan Tetap Menjadi Batman Gak, Ya?

5 months ago

Kalian gak mungkin gak tau kan dengan kisah origin Batman yang melibatkan kematian kedua orang tuanya, Thomas & Martha Wayne.?

Selain ngetop, kisahnya juga telah diadaptasi berkali-kali di berbagai layar lebar dan layar kaca Batman. Dan seperti kita tahu, tragedi kematian ayah dan ibu Bruce Wayne ini sangatlah mengenaskan.

Di saat yang sama, tragedi yang menimpa si Bruce kecil ini bisa dibilang merupakan blessing in disguise. Pasca tragedi ini, Bruce langsung bersumpah agar tidak ada lagi anak yang harus kehilangan kedua orang tuanya di tangan perampok biadab seperti dirinya.

Dan singkat kata, dirinya pun lalu menjelma menjadi soosk pahlawan di tempat tinggalnya, Gotham City, Batman. Nah berdasarkan fakta fiksi legendaris ini, sekarang saya mau mengajak kalian untuk berandai-andai sejenak. Coba kita bayangkan deh. Kalau misalkan kala itu Thomas dan Martha Wayne selamat dari geng perampok depan teater itu, mungkin gak sih Bruce ketika dewasa tetap menjadi sosok Batman ?

Batman melihat kota Gotham (sumber: Batman Wiki-Fandom)

Oke mari kita lihat dari sisi tujuannya terlebih dahulu. Tujuan Bruce menjadi Batman adalah untuk memastikan tidak ada lagi anak yang harus kehilangan kedua orang tuanya oleh perampok yang tidak bertanggung jawab.

Namun bukan hanya itu saja, Bruce juga ingin memastikan agar Gotham tidak dikuasai oleh kriminal-kriminal psikopat nan berbahaya. Seperti kita tahu, kota Gotham tidak henti-hentinya “dikunjungi” oleh sosok-sosok villain yang hanya berniat untuk menciptakan kekacauan dan kepanikan saja dari waktu ke waktu.

Thomas & Martha Wayne (sumber: Batman Wiki-Fandom)

Sedangkan kalau kita melihat dari sifat serta karakteristik kedua orang tua tercinta, seperti yang pernah kita lihat di film Batman Begins (2005), sosok Thomas yang diperankan oleh Linus Roache adalah sosok dokter sekaligus ayah yang berdedikasi dan paling utama berani banget dengan hal apapun.

Bahkan lebih jauhnya, seperti yang diperlihatkan di filmnya, ketika mengobati Bruce kecil pasca jatuh ke sumur di halaman luar rumahnya, Thomas mengatakan ke anaknya bahwa dirinya harus segera bangkit kalau dirinya mengalami kegagalan (atau untuk kasus filmnya disini, benar-benar jatuh).

Nah sifat Thomas inilah yang kemudian diadaptasi sekaligus dijadikan pondasi kuat oleh Bruce ketika dirinya menjadi Batman. Sedangkan kalau Martha Wayne, sayangnya sejauh ini seluruh adaptasi film atau seri TV / animasinya, tidak terlalu meng-eksplor lebih jauh lagi sifat serta karakteristiknya.

Yang ada mungkin dirinya seperti ibu-ibu kebanyakan yang memiliki sifat penuh kasih sayang dan tidak tegaan. Ya terlepas bagaimanapun sifat / karakteristiknya, terbukti sosok Martha, turut mengambil andil yang cukup besar ketika dirinya sudah menjadi Batman.

Christian Bale sebagai Bruce Wayne / Batman (sumber: Pinterest)

Nah setelah menjabarkan kedua sisi tersebut, maka bisa kita tarik kesimpulan disini bahwa andaikata kala itu Bob Kane memutuskan untuk tidak membunuh Thomas dan Martha sekalipun, Bruce tetaplah akan menjadi Bat… WO, WO. Hmm, rasanya ada satu faktor lagi yang ketinggalan disini.

Bisa tebak bro sis ? Yap bener banget. Sifat asli Bruce yang benar-benar berlagak seperti anak kaya yang manja. Ya bro sis bisa lihat sendiri bukan bahwa di hampir sebagian besar film dan komiknya, bahkan setelah menjadi Batman pun, sifat sedikit kekanak-kanakan ini, masih kerap ditampilkan oleh si putra miliyader Gotham ini.

Di seri hit Gotham yang masih tayang hingga detik ini saja, terlihat bahwa terlepas seiring berjalannya usia Bruce sedikit demi sedikit sudah berkembang kedewasaan sikap dan sifatnya, namun tetap saja dirinya terkadang masih suka menampilkan sifat yang juga kerap dimiliki kebanyakan anak-anak miliyader seusianya tersebut.

Nah, kalau ketika ibu dan ayahnya yang sudah meninggal saja dirinya, masih menampilkan sifat tersebut, coba bayangkan bagaimana kalau misalkan Thomas dan Martha masih hidup ?

Wah bisa dipastiin bakal makin manja dan makin sering menghambur-hamburkan duit orang tuanya saja. Otomatis hal ini tentunya membuat Bruce tidak akan pernah sempat berpikir untuk menjelma menjadi Batman.

Boro-boro memikirkan untuk menjadi Batman. Memikirkan untuk mencari pekerjaan sendiri saja pastinya juga nggak bakal kepikiran.

Jalur Monorail yang dibangun Thomas Wayne (sumber: The SuperheroHype)

Akan tetapi kesimpulan tersebut bisa saja berubah alias Bruce tetap menjadi Batman terlepas kedua orang tuanya masih sehat sentosa asalkan nih, si Bruce mau untuk berpikir lebih dewasa dan lebih jauh lagi.

Spesifiknya, dirinya mau untuk untuk menumbuhkan sikap kesadaran sekaligus tanggung jawab bahwasanya, hampir sebagian besar infrastruktur yang terdapat di Gotham adalah dibangun (bahkan dimiliki) oleh keluarga besarnya.

Dengan memupuk sikap tersebut, otomatis nantinya dipastikan Bruce akan selalu sigap untuk melindungi aset-asetnya tersebut dari Joker, Penguin, Two-Face serta musuh-musuh bebuyutannya yang lain.

“Lah kalau begitu cuma melindungi dirinya sendiri dong. Warga Gotham gak dilindungi dong ?” Loh dengan melindungi fasilitas atau gedung yang dimilikinya, bukannya itu sudah sekalian melindungi warga Gotham juga ?

Ambil contoh saja skenario seperti ini. Tiba-tiba ada Killer Croc yang mengacau di Gotham dan ingin menghancurkan jalur kereta monorail yang dibangun oleh Thomas. Wayne.

Nah, jalur monorail kereta ini setiap hari digunakan oleh warga Gotham untuk beraktifitas pada pagi hari. Kalau misalkan Bruce tidak menjadi Batman untuk melindungi dari serangan Killer Croc tersebut, maka otomatis, warga Gotham pun akan merugi bukan ?

Alias mereka tidak akan pernah bisa lagi melakukan perjalanan ke kantor untuk mencari nafkah atau mungkin lebih parahnya, kalau sampai dihancurkan ketika ada kereta yang sedang melaju, maka dipastikan seluruh warga Gotham yang ada di dalam kereta akan tewas seketika.

Keluarga Wayne (sumber: Ultimate Comic Con)

Yang mungkin harus kita khawatirkan disini, adalah reaksi Thomas dan Martha ketika Bruce tetap memutuskan menjadi Batman. Apakah mereka mendukung ? Atau malah menolak atau bahkan panik tidak karu-karuan sendiri ?

Well, kalau dari sisi Martha, kekhawatiran tersebut mungkin saja terjadi. Namun, dari sisi Thomas, saya yakin dirinya akan mendukung habis-habisan tanpa ada rasa khawatir apapun.

Karena ya seperti yang telah saya katakan sebelumnya. Thomas adalah sosok yang memiliki sifat-sifat serta sikap-sikap yang memupuk (baca: menggembleng) mental Bruce untuk berani (fearless) menjadi sosok Batman.

Fantasi liar kita ini pada akhirnya tetap akan menjadi fantasi saja. Kemyataannya sekali lagi, Thomas dan Martha memang sudah ditakdirkan untuk menemui ajal mereka agar nantinya Bruce bisa menjadi sosok pahlawan kota Gotham yang selama ini dibutuhkan oleh kota gila tersebut.

Mari kita berdoa saja semoga skenario fantasi kita ini nantinya, bisa direalisasikan entah oleh penulis komik Batman baru atau melalui format media penyampaian cerita lainnya.

About Author

Marvciputra

Marvciputra

Entertainment Reviewer, WWE Lovers and Music-holic

Comments

Most
Popular

CIAYO Comics

Top 10 Komik Fantasy di CIAYO Comics One Shot Challenge Vol. 2

Di CIAYO Comics One Shot Challenge Vol. 2, sudah terkumpul nominasi top 10 komik fantasy yang sudah dikurasi oleh para j.. more

Sumber: alchetron.com

Gaya Tidak Biasa Saharil Hasrin Sanin Lewat Ilustrasi Sederhana Hingga Karya Sastra di Malaysia

Menjumpai karya Saharil Hasrin Sanin di Indonesia memang seperti menemukan sebuah mata air berbeda di dalam sebuah sunga.. more

(Facebook Monopolis Board Game Store)

Main Board Game Bisa Nular? Masa Sih?

Hobi main board game bisa nular, bahkan bisa ngebentuk komunitas. Emang iya?.. more

Yasmine Putri

Yasmine Putri: Be Flexible but Always Stay Professional

Rubrik Chit Chat kali ini menghadirkan salah satu artist profesional dalam negeri yaitu Yasmine Putri. .. more

00-d-marvel-studios

Marvel Studios Tak Menggelar Panel di SDCC 2018 – Kenapa?

Marvel Studios absen dari San Diego Comic Con 2018 dengan tidak membuka panel rutin mereka. Ada apa gerangan?.. more