Anime Violet Evergarden: Ketika Manusia Belajar Memahami Perasaan Sesamanya

7 months ago
(Sumber gambar: youtube.com)

“Apakah pantas bagi seseorang yang pernah menghancurkan harapan orang lain, untuk memberi banyak harapan bagi orang lainnya?”

Sebagai pecinta film animasi, kalian pasti sudah tidak asing lagi apabila disuguhkan dengan genre action dengan latar perang besar seperti perang dunia dan semacamnya. Namun, adakah di antara kalian yang berpikir, bagaimana nasib para prajurit pemenang peperangan setelah perang berakhir? Prajurit-prajurit yang memang sudah berpangkat mungkin bisa ditarik ke angkatan bersenjata di negaranya, tapi bagaimana dengan para prajurit yang mendadak diminta untuk berperang ketika masa peperangan?

Kebanyakan, mereka yang berbakat diminta untuk menempati posisi tertentu di angkatan bersenjata, tapi tak sedikit pula yang ingin kembali ke kehidupan sehari-harinya pra-perang. Violet Evergarden menyuguhkan kisah tentang prajurit yang menjalani hidupnya pasca peperangan. Mengikuti perintah atasannya sewaktu perang berlangsung, Violet bekerja dengan rekan atasannya di usaha pos dan surat menyurat. Violet diadopsi oleh keluarga Evergarden yang kehilangan anaknya sewaktu perang berlangsung, sehingga namanya menjadi Violet Evergarden.

Violet Evergarden (Sumber gambar: youtube.com)

Violet Evergarden (Sumber gambar: youtube.com)

Violet adalah wanita yatim piatu yang dilatih untuk menjadi tentara perang yang handal dan berbahaya bagi lawan-lawannya. Dia harus dirawat di rumah sakit karena kehilangan kedua tangannya sewaktu melindungi atasannya yang sekarat terkena lemparan granat. Ketika wanita 16 tahun itu mendapat kabar bahwa perang telah usai, dari dalam pikirannya masih terngiang kata-kata dari atasannya yang tak dia pahami maknanya.

Dengan menggunakan tangan mekanis, Violet memulai pekerjaan baru di CH Postal Services. Awalnya, dia ditempatkan di bagian pemilahan surat. Namun, dia melihat pekerjaan yang lebih menarik minatnya, yaitu sebagai “Auto Memory Doll,” yang bertugas sebagai juru tulis bagi para pelanggan yang ingin menuliskan surat tapi tak bisa menuangkannya dalam bentuk kata-kata. Violet lalu meminta Hodgins, bosnya di CH Postal Services, untuk menugaskan dia sebagai Auto Memory Doll, dan memulai petualangannya dalam tulis menulis.

Tak mampu memahami perasaan manusia, Violet selalu berkata terang-terangan (Sumber gambar: youtube.com)

Tak mampu memahami perasaan manusia, Violet selalu berkata terang-terangan (Sumber gambar: youtube.com)

Pada awalnya, Violet tampak kesulitan untuk memahami makna tersembunyi dari setiap kata-kata yang dilontarkan para pelanggan, sehingga keluhan pun berdatangan. Violet pun diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan Auto Memory Doll. Di awal pelatihan, Violet mendapat nilai yang sempurna, baik dari segi kecepatan mengetik maupun hafalan teori. Namun, dirinya kesulitan menginterpretasikan maksud orang lain, sehingga surat yang ditulisnya selalu hampa, tanpa ada sedikitpun perasaan yang tercurah. Suratnya selalu seperti laporan tugas, seperti yang pernah dilakukannya sewaktu perang. Meski demikian, Violet berlatih bersama teman kursusnya dan akhirnya bisa lulus dari pelatihan.

Dengan tangan mekanisnya, Violet menjadi Auto Memory Doll (Sumber gambar: youtube.com)

Dengan tangan mekanisnya, Violet menjadi Auto Memory Doll (Sumber gambar: youtube.com)

Awal perjuangan Violet sebagai Auto Memory Doll pun dimulai dari menulis untuk penulis yang kerap kali mengalami writers block, menulis untuk putri kerajaan yang juga turut melambungkan namanya, hingga sewaktu dia ditugaskan untuk menulis di wilayah perbatasan yang rawan pemberontakan dan membuatnya teringat kenangan sewaktu dia masih menjadi prajurit perang.

Kisah dalam anime sebanyak 12 episode ini gak hanya soal pekerjaan Violet. Ingatannya akan kondisi Gilbert Bougenville, atasannya, pun membawanya pada kenyataan pahit kalau pria yang paling dikenalnya itu telah hilang di medan perang dan pihak tentara memutuskan kalau Gilbert telah gugur sewaktu perang. Violet awalnya sempat kesal, meski perlahan menerima kenyataan itu. Meskipun demikian, dia masih memiliki trauma lain. Dia merasa kurang pantas menjadi Auto Memory Doll, disebabkan masa lalunya sebagai prajurit perang yang sudah membunuh banyak orang.

Masa lalu Violet menghadirkan trauma tersendiri (Sumber gambar: youtube.com)

Masa lalu Violet menghadirkan trauma tersendiri (Sumber gambar: youtube.com)

Dari segi penceritaan, anime yang mengedepankan Slice of Life ini bisa dibilang paket komplit. Seringkali kita menjumpai anime slice of life yang berkutat di permasalahan yang itu-itu saja, tapi Violet Evergarden bisa meramu berbagai konflik yang diangkat menjadi suatu jalinan kisah yang utuh. Kisah masa lalu Violet dibahas dengan dramatis, begitupun usaha Violet dalam bangkit dari masa lalunya dan menyambut masa depan yang lebih berarti. Meski traumanya tak sepenuhnya pulih, Violet mengingatkan kita semua kalau tidak ada manusia yang sempurna.

Violet kala di medan perang (Sumber gambar: youtube.com)

Violet kala di medan perang (Sumber gambar: youtube.com)

Dari segi visual, Kyoto Animation sukses dalam membuat visualisasi yang menarik minat penonton anime. Background yang indah dengan pemandangan yang mengagumkan, ditambah desain karakter dan karakterisasi unik membuat Violet Evergarden tak mudah dilupakan. Meski ada suara-suara sumbang yang mengatakan kalau karakter dan karakterisasi Violet mirip sekali dengan Saber di anime Fate/Stay Night, dengan suara datar dan ekspresi minim, juga rambut pirang dan postur tubuhnya. Namun demikian, Violet tetaplah Violet yang memiliki auranya sendiri. Violet benar-benar pantas menjadi representasi “Boneka” dalam nama Auto Memory Doll.

Violet (kiri) memiliki kemiripan karakteristik dengan Saber (kanan) (Sumber gambar: myanimelist.net)

Violet (kiri) memiliki kemiripan karakteristik dengan Saber (kanan) (Sumber gambar: myanimelist.net)

Dari segi audio, Violet menyuguhkan lagu pembuka yang nikmat untuk didengar. Lagu berjudul Sincerely yang dibawakan oleh TRUE mengalun dengan tempo sedang dan sesuai dengan tempo cerita yang memang membuat penontonnya menikmati di tiap episodenya. Lagu penutup berjudul Michishirube yang dinyanyikan oleh Chihara Minori pun membawa ketenangan bagi yang mendengarkan. Ada pula lagu berjudul Believe In yang dibawakan Aira Yuuki dan menemani akhir episode 9 yang mengharukan dan menjadi titik kebangkitan Violet Evergarden. Pemilihan backsound yang menemani di sela-sela adegan tanpa dialog pun tak mengganggu jalannya cerita.

Violet merepresentasi Boneka di Auto Memory Doll (Sumber gambar: myanimelist.net)

Violet merepresentasi Boneka di Auto Memory Doll (Sumber gambar: myanimelist.net)

Bagi para penggemar anime, Violet Evergarden adalah anime yang sangat layak untuk ditonton. Sajian yang komplit, mulai dari action, drama, kehidupan sehari-hari, audio visual pendukung, hingga karakteristrik tokoh utama, semuanya saling melengkapi dan meninggalkan kesan mendalam bagi para penontonnya.

Wajar jika Violet Evergarden menjadi salah satu anime terbaik di musim dingin 2018. Penulis sendiri tidak merasa bosan sewaktu menontonnya, sebab di tiap episodenya pun meninggalkan kesan berbeda. Bagaimana dengan kalian?

About Author

Saya Grad

Saya Grad

Menyukai May’n, anime, dan film Jepang. Bisa dihubungi melalui laman Facebook Saya Grad ataupun Twitter @grad_11

Comments

Most
Popular

Prequel Trilogy vs Original Trilogy. Sumber gambar: harmonicmama.com

Trilogi Asli Star Wars Lebih Baik Dari Trilogi Prequel-nya. Yakin?

Banyak fans Star Wars merasa kalau Prequel Trilogy tidak diperlukan di saga Star Wars... more

CIAYO Comics rewards

CIAYO Comics REWARDS Rehat? Ini Dia Alasannya!

Waduh, kok gak bisa ikut kuis lagi? Tenang, karena CIAYO Comics REWARDS rehat sejenak dan akan kembali dengan hadiah le.. more

00-m-the-sims

The Sims, Fantasi Kehidupan Sempurna, dan Membuang Waktu

Bagi beberapa orang, The Sims menjadi tempat untuk mewujudkan fantasi kehidupan sempurna mereka. Bagi beberapa orang lai.. more

Sumber gambar: Kotaku

Saat Nintendo Mengabaikan Sumpah dan Akhirnya Merilis “Night Trap”

Melalui publisher ‘kecil-kecil cabe rawit’ Limited Run Games & Screaming Villains, “Night Trap: 25th Anniversary E.. more

00-d-vandaria-mini-series-challenge

Vandaria Mini Series Challenge: Kompetisi Komik Vandaria Saga X CIAYO Comics!

Vandaria dan CIAYO Comics mengadakan Vandaria Mini Series Challenge. Bentuk tim komikmu dan ciptakan komik dari dunia Va.. more