Asyiknya Menonton Animasi Pendek Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

2 years ago
universitas multimedia nusantara desktop

Indonesia mulai punya taji dalam dunia animasi. Stasiun TV perlahan-lahan dipenuhi kartun animasi lokal seperti Adit Sopo Jarwo, Kiko, hingga Zak Storm. Film animasi Battle of Surabaya mendapatkan distribusi internasional, hingga film Si Juki yang berhasil meraup 630 ribu penonton dalam 2 minggu di bioskop. Dengan semakin besarnya industri animasi lokal, kira-kira bagaimana ya para animator lokal menimba ilmu dan pengalaman sebelum menjadi bagian dari judul-judul besar tersebut?

Hari Jumat, 19 Januari 2018 lalu, tim CIAYO Blog berkesempatan untuk menghadiri acara screening film animasi pendek karya mahasiswa program studi film & animasi Universitas Multimedia Nusantara. “Screening film pendek animasi hari ini adalah dari kelas Narrative Animation Production. Biasanya di akhir kelas kami mengadakan acara apresiasi untuk film karya mahasiswa kami,” tutur Ibu Christine Lukmanto selaku dosen pengampu. “Setiap semester para mahasiswa akan membuat film, dan ini adalah film terakhir mereka sebelum proyek akhir.”

01 umn title

Sumber: CIAYO Pictures

Acara screening film animasi yang dihadiri para mahasiswa, dosen, kaprodi, serta dekan UMN ini bertempat di lecture hall kampus yang berlokasi di kawasan Serpong ini. 32 film ditampilkan, yang mana kesemuanya merupakan karya dari para mahasiswa. Genre yang dihadirkan pun beragam, dengan durasi rata-rata sepanjang 3-6 menit.

Ke-32 film yang ditayangkan menyajikan kombinasi animasi 3D dan 2D, dengan emphasis pada animasi 3D. “Kami tidak memberikan tema, yang terpenting adalah mahasiswa mampu menyajikan sebuah cerita,” tambah Ibu Christine. “Hal penting lainnya, kami membatasi karakter hanya 2-4, dan environment-nya 2 saja. Selain itu, tidak ada batasan lain.”

02 umn crowd

Sumber: CIAYO Pictures

Proses pengerjaan film berlangsung selama satu semester penuh, yang dimulai sekitar bulan Agustus-September 2017 lalu. Selama proses pembuatan film animasi, para mahasiswa juga belajar ilmu-ilmu dasar film dan animasi.

Selama acara screening yang berlangsung dari pukul 9 pagi hingga 2 siang itu, ada banyak film animasi yang menarik perhatian. Ada film yang punya kualitas animasi yang tinggi, dan ada pula film yang punya naskah dan sense of direction yang sangat bagus. Ada juga film yang menggunakan musik soundtrack yang memukau.

03 umn winner

Sumber: CIAYO Pictures

Di akhir acara, diumumkan penghargaan untuk film-film tersebut sebagai bentuk apresiasi kerja keras para mahasiswa. Penghargaan dibagi per kelas mahasiswa, dengan kategori penghargaan untuk aspek animasi, cerita, dan film terbaik secara keseluruhan. Ada satu lagi penghargaan yang diberikan, yakni penghargaan audience’s choice yang ditentukan oleh voting mahasiswa lain. Penghargaan animasi favorit mahasiswa ini jatuh kepada film Thinking Out Loud karya kelompok Lucky Leaf Productions.

“Ceritanya tentang dua makhluk ogre. Mereka saling jatuh cinta tetapi menutupi perasaan masing-masing. Mereka sama-sama suka, tetapi malu untuk mengatakannya. Malu-malu kucing lah,” ungkap David selaku ketua dari Lucky Leaf Productions. Pemilihan tokoh ogre, menurut David, adalah karena mereka ingin mengangkat tema karakter non manusia dan memaksimalkan kemampuan mereka di tema tersebut.

04 umn award

Sumber: CIAYO Pictures

Ketika ditanya soal kendala selama mengerjakan Thinking Out Loud, David menjelaskan bahwa kendala justru merupakan sebuah faktor penting. “Tapi jujur, saat kami mengerjakannya, pengalaman saat salah itu sangat penting. Karena kita tahu kesalahannya ada di mana, dan kita belajar dari situ. Ibarat kata, kalau nggak salah, kita nggak belajar,” jelasnya.

Kedepannya, Universitas Multimedia Nusantara bakal mengadakan lebih banyak acara screening film animasi karya para mahasiswanya. “Kami akan mengadakan acara screening yang lebih besar, dimana setiap film yang dibuat para mahasiswa UMN akan ditayangkan, termasuk final project,” tutup Ibu Christine. Acara screening ini nantinya akan dibuka untuk umum.

05 umn crowd

Sumber: CIAYO Pictures

Rasanya jadi penasaran, seperti apa ya screening besar-besaran ini? Mari kita nantikan, karena acara seperti ini sangat bagus untuk menunjukkan apa yang bisa dilakukan oleh para mahasiswa yang menggeluti bidang animasi. Karena meskipun masih berkuliah, mereka mampu menghasilkan animasi kualitas jempolan yang tak kalah menarik.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00-d-sekiro-shadows-die-twice

Sekiro: Shadows Die Twice Adalah Dark Souls dan Tenchu Dalam Satu Game

Apa yang terjadi jika game fantasi super sulit Dark Souls dan game aksi ninja Tenchu digabung menjadi satu game? Sekiro:.. more

TheInternational_Banner

Twitch The International 2019 Hari Kedua Hari ini Live Streaming, Seperti Apa?

Turnamen terbesar Dota 2 telah dimulai. The International 2019 atau TI9 sedang berlangsung. The International 2019&.. more

Running Man Keep on Running Live in Jakarta

Yang Harus Kamu Tahu Tentang Running Man Keep on Running Live in Jakarta

Bintang variety show Running Man kembali ke Indonesia lewat Running Man Keep on Running Live in Jakarta. Sebelum datang,.. more

Sumber: japantimes

Inilah Hal Yang Wajib Dipatuhi Oleh Orang Jepang dan Korea Saat Bekerja

Di Jepang, orang yang bekerja di kantor, biasanya punya budaya untuk makan malam bersama. Wajar memang. Tapi dalam makan.. more

00-playstation-classic

Apa Yang Salah Dari PlayStation Classic?

PlayStation Classic adalah jawaban Sony atas tren rilisan konsol klasik akhir-akhir ini. Sayang fans berpikir dua kali s.. more