Bagaimana Perkembangan Industri Komik Indonesia di Tahun 2018? Yuk, Simak Pendapat Para Kreator!

2 weeks ago
Mas Is, Teh Alti, dan Kang Ario di event Anime Matsuri (CIAYO Pictures)

Perkembangan industri komik di Indonesia terus berkembang tiap tahunnya. Telah hadir komik Indonesia dengan format digital sejak sekitar tahun 2013an. Cara mengaksesnya beragam, dan dengan ketentuan berbeda pula di setiap platformnya. Ada yang memulai dari media sosial, ada pula yang menyediakan aplikasi khusus baca komik online.

Sebagai pihak yang memegang peran penting, para kreator terus berinovasi dan menerima permintaan yang makin beragam dengan makin terbukanya kesempatan di ranah digital. Bagaimana perkembangan industri komik Indonesia di tahun 2018 menurut para kreator? Tim CIAYO Blog sempat ngobrol-ngobrol dengan para senior artist Indonesia yang sudah lama berkecimpung di industri komik Indonesia. Ada Mas Is Yuniarto, Teh Alti Firmansyah, Mas Sweta Kartika, dan Kang Ario Anindito.

Mas Is Yuniarto di event Anime Matsuri (CIAYO Pictures)

Mas Is Yuniarto di event Anime Matsuri (CIAYO Pictures)

Mas Is Yuniarto yang sudah menerbitkan komik cetaknya di kancah internasional berujar, “Saat ini adalah masa yang sangat meriah untuk industri komik Indonesia. Tolok ukurnya adalah semakin banyak penerbit komik yang berlomba-lomba mencari talent dan konten komik untuk diterbitkan, baik secara cetak, maupun digital. Kemudian di luar system major publisher (baik cetak/ digital), kemudahan akses internet melalui media sosial dan teknologi gadget yang semakin berkembang, akan membantu kreator yang memilih jalur independen/ indie. Menerbitkan karya komik kini bisa melalui social media, dan bahkan jika konsep dan manajemen IP nya bagus, maka judul/ konten komik bahkan bisa berjalan di beberapa platform sekaligus.”

Teh Alti Firmansyah di event Indonesia Comic Con 2017 (CIAYO Pictures)

Teh Alti Firmansyah di event Indonesia Comic Con 2017 (CIAYO Pictures)

Sedangkan Alti Firmansyah, artist Indonesia yang menggarap komik Star Lord & Kitty Pryde berpendapat, “Dengan banyaknya platform komik online, semakin banyak kesempatan untuk masyarakat menikmati komik dengan mudah. Dari sisi komikusnya, jadi semakin banyak juga kesempatan mereka untuk berkarya dan bisa dinikmati oleh orang banyak. Tapi keberadaan media konvensional/ cetak tetap mempunyai pasarnya sendiri, dan pasarnya masih tetap menjanjikan.”

Mas Sweta Kartika di event Mangafest 2017 (CIAYO Pictures)

Mas Sweta Kartika di event Mangafest 2017 (CIAYO Pictures)

Saat Tim CIAYO Blog meminta pendapat Sweta Kartika terkait prediksi perkembangan industri komik di Indonesia, ia berujar,“Saat ini komikus Indonesia punya peluang dan tantangan yang sama besar. Peluang itu berupa semakin banyaknya channel untuk memajang komik, baik itu yang berprofit atau yang gratisan. Sementara itu yang tidak kalah berat adalah persaingan untuk bisa tampil sebagai karya yang populer. Dua-duanya berimbang. Tapi semua itu kembali ke masing-masing komikus untuk beradaptasi dengan kondisi saat ini yang relatif sangat cepat berubah.”

Mas Sweta Kartika menganggap tahun 2017 sebagai peluang emas bagi teman-teman komikus yang ingin bereksplorasi dalam media pengkaryaan. Author Grey & Jingga ini sudah mencoba di hampir semua channel penerbitan komik, baik yang cetak, cetak indie, digital indie, maupun webtoon. Masing-masing channel mempunyai peluang sendiri-sendiri. Mas Sweta menambahkan, “Saya merasakan keuntungan dari semua peluang itu meningkat di tahun ini. Hal ini dipengaruhi oleh semakin banyaknya orang yang melek akan kehadiran komik lokal dengan kualitas yang tak kalah dengan komik luar. Dan saya percaya, di tahun mendatang, peluang ini akan semakin besar. Dengan peningkatan kuantitas dan kualitas pasar ini, saya harapkan akan lahir persaingan yang sehat antara komikus dengan komikus maupun antara para penerbit.”

Kang Ario Anindito

Kang Ario Anindito

Talenta-talenta yang dimiliki Indonesia dalam bidang komik semakin terlihat tajinya. Tidak hanya berkarya di dalam negeri, komikus-komikus Indonesia juga diperhitungkan di kancah internasional. Tim CIAYO Blog juga berhasil mewawancarai Kang Ario Anindito. Komikus yang sudah pernah menggarap komik DC dan Marvel ini berujar,”Geliat industri komik Indonesia tahun ini sudah lumayan keren, karena keliatan dari berbagai macam event komik yang selalu penuh dan dipadati. Kayak misalnya ada Indonesia Comic Con, terus ada Popcon, komik-komik indie buatan anak-anak Indonesia tuh udah mulai diminati, udah mulai maju, udah mulai banyak. Potensinya juga bagus-bagus.”

Meski geliat industri komik di Indonesia lumayan mirip dari tahun kemarin, tapi bisa dibilang prospeknya makin jelas. Kang Ario menambahkan, “Ke depannya, komik Indonesia bisa lebih bagus lagi kualitasnya. Peluang komikus Indonesia dalam berkarya semakin besar, karena udah banyak komikus Indonesia yang bisa nembus pasar luar negeri. Nah, dari situ eksposur terhadap komikus Indonesia tuh makin besar dan membuka lebih banyak komikus Indonesia buat diliat oleh mata dunia. Jadi selain karyanya makin keren, juga peluangnya makin besar. Gue berharap industri komik Indonesia tuh stabil dan bahkan lebih baik, sehingga industrinya bisa makin besar, menyamai industri komik US dan Jepang.”

Talenta-talenta milik Indonesia ini perlu dukungan dari berbagai pihak. Tidak hanya berjuang sendiri, tapi kontribusi dari banyak pihak bisa makin memajukan jejak langkah para kreator. Pemerintah bisa mendukung dengan program pelatihan, event, atau proyek kolaborasi lainnya. Pihak penerbit bisa menjadi wadah berkarya. Penikmat dan para pecinta komik juga bisa mendukung dengan mengapresiasi karya-karya menakjubkan dari kreator komik Indonesia. Semoga di tahun 2018, industri komik Indonesia semakin maju ya. CIAYO!

About Author

Mega

Mega

The dream to become a journalist started in junior high school. Graduating from college, she started a career in TV industry as a broadcaster, reporter, and script-writer. Now she is a part of our team. She also loves to sing in the shower, dancing with the rain, and let her imagination run wild while reading novel.

Comments

Most
Popular

Anime 90an yang layak di-live action-kan. Sumber gambar: downthetubes.net

Hollywood Seharusnya Membuat Film Dari Manga 80-90an Ini

Padahal jika Hollywood mau melihat agak jauh ke belakang, ada banyak manga atau anime yang cocok menggunakan aktor berku.. more

Totoro dan Neko Bus dari film “My Neighbor Totoro”. Sumber gambar: thejakartapost.com

Delay Eksibisi “The World Of Ghibli Jakarta” Yang Sempat Menimbulkan Kekacauan

Menurut situs resminya (worldofghibli.id) acara ini adalah sederet event yang mencakup screening/pemutaran film-film pop.. more

Ngobrol Bareng Komikus Cantik Bergenre Ganda

Yuk, ngobrol bareng komikus cantik yang multitalenta ini. Nan Nan selalu membuat ilustrasi dan komik lewat dua genre yan.. more

Astro Boy dan Osamu Tezuka (dailygeekshow.com)

Osamu Tezuka, “The Godfather Of Manga”

Sebagai pecinta komik sejati, Kamu perlu kenalan sama seorang sensei yang keren banget. Siapa dia? Tidak lain dan tidak .. more

Kunjungan Tim CIAYO Comics kedua kalinya ke Bumi Langit (CIAYO Pictures)

CIAYO Comics Merapat ke Bumi Langit, Sarang Superhero dan Pendekar

Bumi Langit? Ketemu superhero dan pendekar?.. more