Bahkan Nvidia Juga Terganggu Ulah Para Penambang Bitcoin / Cryptocurrency Saat Ini

6 months ago
Sumber gambar: videocardz.com

Geliat bisnis cryptocurrency seperti Bitcoin, Ethereum dan banyak lagi lainnya [Semua yang Harus Kamu Ketahui Mengenai Bitcoin] memang sedang gila-gilaan booming dan semakin banyak orang yang menginvestasikan uang mereka di cryptocurrency; baik di perdagangan maupun penambangannya. Walau dibayangi ancaman hukum serius  [Bitcoin dan Cryptocurrency Lain Kini Dalam Posisi Sulit di Indonesia, Mengapa?] tapi para pelaku bisnis cryptocurrency seakan tidak peduli dan terus menjalankan usaha mereka. Tak hanya ancaman soal legalitas, ancaman inkonsistensi pasar yang fluktuatif naik turun seenak udel juga mengintai para pelaku bisnis cryptocurrency ini. Tapi mereka seakan tidak peduli dan terus jalan.

Pasar cryptocurrency yang fluktuatif. Sumber gambar: caracaschronicles.com

Pasar cryptocurrency yang fluktuatif. Sumber gambar: caracaschronicles.com

Efek dari booming cryptocurrency ternyata berimbas langsung pada hardware komputer seperti Graphic Card alias VGA Card / GPU.

Graphic Card kelas Gaming dari Nvidia. Sumber gambar: guru3d.com

Graphic Card kelas Gaming dari Nvidia. Sumber gambar: guru3d.com

Sudah lewat tiga minggu sejak tahun baru 2018 dimulai dan situasi pasar Graphic Card masih belum berubah seperti tahun kemarin, alias tetap sulit untuk mendapatkan Graphic Card kelas Gaming dengan harga retail yang wajar. Dimana-mana di berbagai lokasi toko, Graphic Card kelas Gaming hampir selalu kekurangan stock sehingga memicu kenaikan harga di atas harga eceran yang biasa/dianjurkan. Ini sesuai hukum ekonomi dimana “jika permintaan tinggi tapi persediaan sedikit, maka harga jual meninggi”. Dan ini tentu saja bukan kondisi menyenangkan untuk PC Gamers.

Mungkin ada pertanyaan “Lho, apa hubungannya sih Graphic Card kelas Gaming dengan Bitcoin dan lainnya?”

Singkatnya, Bitcoin (dan berbagai jenis cryptocurrency lain seperti Ethereum dll) hanya bisa didapatkan dengan cara ‘menambangnya’ melalui sebuah rig/komputer khusus. Komputer ini membutuhkan kekuatan komputasi tinggi, dan hal tersebut dimungkinkan oleh Graphic Card kelas atas seperti Graphic Card Gaming. Sementara Graphic Card kelas Gaming diciptakan untuk bermain game PC. Tapi di tangan penambang cryptocurrency, fungsinya dibelokkan jadi sarana untuk mendapatkan cryptocurrency dengan lebih cepat dan lebih stabil. Imbasnya jelas; mereka (para penambang cryptocurrency) ramai-ramai memborong Graphic Card kelas Gaming yang ada di pasaran sehingga menyebabkan stock menipis drastis. Akibatnya? Gamer PC yang mau membeli Graphic Card untuk PC mereka sering harus gigit jari karena kehabisan stock. Atau stock ada tapi harganya melonjak jauh dari seharusnya.

Contoh cryptocurrency mining rig komputer berkekuatan 6 Graphic Cards kelas Gaming. Sumber gambar: ebay.com

Contoh cryptocurrency mining rig komputer berkekuatan 6 Graphic Cards kelas Gaming. Sumber gambar: ebay.com

Ulah para penambang cryptocurrency ini, jika dilihat dari sudut bisnis, adalah wajar. Dengan harga satu Bitcoin bisa melebihi US$ 11.000 alias Rp. 148.000.000,- tentu saja penambangan cryptocurrency terlihat menggiurkan. Walau pasaran cryptocurrency tidak selalu stabil dan sering fluktuatif secara drastis, tapi mereka tetap setia berbisnis di area ini. Bisnis perakitan rig penambang cryptocurrency juga marak dimana-mana (termasuk di Indonesia). Dan mereka termasuk kelompok yang mengakibatkan Graphic Card kelas Gaming selalu menipis stock-nya dan meninggi harganya.

Para gamer PC sudah sering menyuarakan protes mereka akan situasi ini.

Awalnya hanya kartu-kartu grafis kelas atas seperti GTX 1080Ti, 1080, 1070 dari Nvidia dan Vega 64, Vega 56, RX 580, RX 570 yang terkena pengaruh harga karena banyak habis diborong penambang cryptocurrency. Tapi lantas mereka ikut pula memborong kartu-kartu Low End seperti GTX 1050 dan 1060, sehingga akhirnya semua level kartu grafis menjadi rusak karena mereka.

Sebagai contoh: sebelumnya harga retail Nvidia GTX 1070 hanyalah US$ 380. Namun sejak stock mulai menipis akibat aksi borong para penambang cryptocurrency, harganya kini tidak akan kurang dari US$ 450 di pasaran. Dan itu harga di tahun 2017 lho, bro sis. Di tahun 2018 mungkin akan berubah, dan yang pasti tidak lebih rendah.

Situasi serius untuk pasar Graphic Card dunia. Sumber gambar: youtube.com

Situasi serius untuk pasar Graphic Card dunia. Sumber gambar: youtube.com

Situasi ini ternyata juga membuat gerah Nvidia.

Boris Böhles , Manajer Relasi Publik Nvidia Jerman dalam sebuah wawancara dengan media Jerman ComputerBase.Com menyatakan kalau “Bagi Nvidia, gamers adalah yang diutamakan”. Böhles  menambahkan “Semua kegiatan dan aktivitas produk-produk GeForce adalah untuk pangsa utama kami, para gamers. Kami merekomendasikan rekanan bisnis kami agar selalu memastikan dan mengutamakan terpenuhinya kebutuhan para gamer konsumen Nvida GeForce dibandingkan hal lainnya”.

Nvidia berada di pihak PC gamers dalam hal kelangkaan stock GPU dunia saat ini. Sumber gambar: polygon.com

Nvidia berada di pihak PC gamers dalam hal kelangkaan stock GPU dunia saat ini. Sumber gambar: polygon.com

Seruan Nvidia ini memang dibutuhkan oleh gamers yang merasa sedang “dikerjain” oleh penambang cryptocurrency. Tapi apakah seruan ini akan dipatuhi oleh para peritel Graphic Cards? Memang sebelum seruan Nvidia tadi muncul, beberapa dari peritel sudah melakukan langkah dengan membatasi pembelian Graphic Card agar stock mencukupi untuk semua calon pembeli. Tapi sepertinya cara ini belum mampu meredam gejolak harga. Contohnya harga GTX 1070, yang dulu hanya di angka US$ 380 kini bisa melejit ke US$ 900 di tangan penjual pihak ketiga yang beralasan “stock menipis sementara permintaan tinggi”.

Harga Graphic Card ini di pasaran sekarang jauh di atas harga eceran yang dianjurkan. Sumber gambar: tweakers.net

Harga Graphic Card ini di pasaran sekarang jauh di atas harga eceran yang dianjurkan. Sumber gambar: tweakers.net

Apakah situasi tahun kemarin akan terus berlanjut di tahun ini untuk pasar kartu grafis kelas Gaming? Kita bisa lihat nanti. Tahun baru saja dimulai, dan gelembung pasar cryptocurrency masih dalam trend membesar.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Budaya Part Time Job di Jepang dan Korea

Di Jepang, pelajar berumur 15 tahun sudah bisa mulai melakukan part time job. Orang yang melakukan part time job biasa .. more

Sumber: playstation.com

Spin-Off Game Persona: Dari RPG Ke Fighting Game Dan Dance

Persona. Atau juga dikenal dengan judul “Shin Megami Tensei: Persona” awalnya adalah sebuah game spin-off dari game .. more

(Pinterest.com)

Suka Pantai? Ini Rekomendasi Komik-Komik Bertemakan Laut!

Seperti yang kita tau, Indonesia merupakan negara maritim. Gak sekadar negara maritim aja, Indonesia adalah negara marit.. more

Sumber gambar: dualshockers.com

Nippon Ichi Software Mengumumkan Tiga Game Terbaru, Salah Satunya Adalah Remake Disgaea

Berita baik: NIS akan mengeluarkan tiga game terbaru tahun ini!.. more

Aktor dengan reputasi multi peran Shun Oguri. Sumber gambar: aosora.info

Shun Oguri: Aktor Ganteng Multi Peran Asal Jepang

Untuk penggemar film maupun drama televisi Jepang (alias J-Dorama) sepertinya nama “Shun Oguri” sudah tidak asing la.. more