Best Original Score Golden Globes 2018, The Shape of Water: Si Bisu dan si Monster (NO SPOILERS)

4 months ago
Sumber: weekendnotes

Jujur, penulis jadi curiga. Apakah mungkin Guilermo Del Toro diam-diam memiliki affair dengan monster di dunia nyata? Oke, oke mungkin pernyataan ini terlihat konyol. Pasalnya, semenjak Pan’s Labyrinth (2006), sutradara berkacamata ini, seakan-akan terlihat doyan sekali untuk membuat film-film bertemakan atau berfokus pada karakter non manusia tersebut.

Dan kerennya, seluruh film monsternya ini kerap menuai kesuksesan besar. Hal yang sama juga terjadi pada karya teranyar Del Toro ini. Terbukti di ajang penghargaan 75th Golden Globes awal Januari 2018 ini, The Shape of Water sukses membawa pulang 2 penghargaan sekaligus yaitu Best Original Score dan Best Director untuk Del Toro.

Namun terlepas demikian, mungkin masih ada diantara bro dan sis yang merasa kurang yakin alias masih meragukan apakah film yang dibintangi oleh Sally Hawkins (Blue Jasmine) dan Octavia Spencer (Hidden Figures) ini memang sebegitu kerennya?

Sumber: Listal

Sumber: Listal

Berlatar di Baltimore, A.S tahun 1960-an ketika perang dingin (Cold War) sedang berlangsung. Elisa Esposito (Hawkins) adalah gadis tuna wicara yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih di sebuah laboratorium rahasia milik pemerintah Amerika. Keseharian normalnya sebagai petugas kebersihan di tempat tersebut berubah 180 derajat ketika dirinya mulai berinteraksi dengan mahluk Amfibi Humanoid (Doug Jones) yang ditangkap dan dikurung di laboratorium tersebut oleh atasannya, Kolonel Richard Strickland (Michael Shannon).

Sumber: Listal

Sumber: Listal

Strickland menangkap mahluk tersebut dengan tujuan untuk mengirim si amfibi ke luar angkasa agar nantinya Amerika bisa mengungguli Uni Soviet di kompetisi space race. Elisa yang pada awalnya hanya penasaran untuk mengetahui latar belakang mahluk ini, lama-kelamaan merasa simpatik dan sayang dengan amfibi bertubuh tinggi ini. Alhasil, dirinya pun berkeinginan untuk membebaskan sekaligus membawa pulang si amfibi.

Namun niat tersebut tentunya tidaklah semulus seperti yang dikira. Selain harus menghadapi Strickland, dirinya juga harus berhati-hati terhadap Uni Soviet yang juga ingin membunuh si amfibi. Lalu apakah usaha Elisa ini nantinya akan berhasil?

Sumber: Listal

Sumber: Listal

Setelah menyaksikan film ini dengan penuh penghayatan mendalam, Yap bro sis, pihak Hollywood Foreign Press Association tidak lah salah memberikan 2 piala Golden Globe yang telah disebutkan sebelumnya. Terlihat sekali ketotalitasan, kejeniusan sekaligus keambisiusan Del Toro di film ini. Dari adegan pembuka-nya saja, dirinya sukses membuat film ini layaknya seperti lukisan indah nan artistik yang dipajang di museum Louvre, Perancis.

Frame demi frame terlihat sangat indah untuk dilihat. Keindahan pun semakin dipertajam dengan kerja sinematografi keren dari Dan Laustsen (John Wick: Chapter 2). Dan kerennya lagi, saat yang sama, Del Toro masih sukses menyuntikkan elemen thriller khasnya.

Secara narasi pun, kisah film ini gampang dicerna dan enak untuk diikuti. Del Toro sukses mengatur dan membagi tensi dramatis dan thriller yang mendominasi film ini.

Sumber: Listal

Sumber: Listal

Kekerenan yang telah disebutkan semakin menjadi dengan penampilan menakjubkan Hawkins. Dijamin deh, bro sis bakal menganga lebar dan mungkin bahkan sampai percaya kalau Hawkins memang seorang tuna wicara setelah menyaksikan dirinya di film ini.

Interaksinya dengan Spencer, Shannon dan tentunya Jones si Amfibi-pun, sangat dalam dan menyentuh sekali.

Kalau misalkan penampilan Hawkins di film ini tidak dinominasikan di ajang penghargaan Oscar awal bulan Maret 2018 depan, i dont know what to say anymore.

Sumber: Listal

Sumber: Listal

Atas prestasi yang diraih oleh The Shape of Water, rasanya pantas dikatakan bahwa kecintaan Del Toro terhadap genre atau tema monster masih akan terus berlanjut. Dan ya, rasanya sulit untuk membayangkan sosok sutradara lain yang dapat membuat kisah-kisah mahluk/monster aneh selain sutradara asal California ini.

Jadi bro sis tak perlu ragu lagi, The Shape of Water sangat layak untuk disaksikan, terlebih bagi bro sis pecinta film dari segi teknis dan keindahan yang ditampilkan. Dijamin deh mata bro sis bakal adem banget!

About Author

Marvciputra

Marvciputra

Entertainment Reviewer, WWE Lovers and Music-holic

Comments

Most
Popular

Nvidia Shield K1. Tablet gaming dari Nvidia. Sumber gambar: xda-developers.com

Nvidia Shield K1: Tablet Gaming Android Keren Dari Nvidia

Dengan reputasi kinclong seperti itu, apakah produk tablet Nvidia akan sama menterengnya? Pada medio akhir 2015, Nvidia .. more

Sumber: Twitter

Mungkin ini Bisa Menjadi Pilihan Profesi yang Menjanjikan

Nah, inilah yang membuat fansite bisa sampai keluar negeri untuk mengikuti idol, yaitu karena penghasilan mereka yang ti.. more

(pm1.narvii.com)

Siapa yang Akan Menjadi Hokage ke 8?

Hokage adalah Kage dari Desa Konohagakure, yakni gelar yang diberikan kepada seorang pemimpin desa. Hokage bertanggung j.. more

Yu Yu Hakusho Rilis Anime Baru dan Blu-ray Collection

Merayakan ulang tahunnya ke 25, Yu Yu Hakusho akan merilis anime baru dalam format OVA, dan koleksi anime lawanya dalam .. more

00-d-venom

Trailer Venom Rilis, Fans Menanyakan Keberadaan Spider-Man!

Paska rilisnya trailer film Venom, para fans mempertanyakan keberadaan musuh bebututan si alien Symbiote, Spider-Man!.. more