Bioskop untuk Orang Buta, Konser untuk Orang Tuli

10 months ago
Suasana Bioskop Bisik (sumber: bioskopbisik.com)

Film adalah media seni yang fokus terhadap visual, sementara musik adalah media seni yang fokus terhadap audio. Yang pertama membutuhkan media penglihatan dan yang kedua tentu saja membutuhkan media pendengaran. Maka ketika ada bioskop untuk orang buta dan konser untuk orang tuli, tentu itu terdengar sangat aneh.

Tapi kedua hal itu benar-benar ada.

Yang pertama, mari kita bicara soal konser untuk orang tuli. Sebenarnya, ini bukan benar-benar konser untuk orang tuli, tapi konser biasa dimana di salah satu sisi panggung akan ada seseorang yang menerjemahkan lagu tersebut dengan bahasa isyarat.

Hal ini sebenarnya sudah terjadi untuk waktu yang lama, sekitar 20 tahun sejak ada undang-undang yang mengaturnya tahun 1990 di konser-konser di Amerika Serikat, tapi baru mulai dibicarakan kembali beberapa tahun terakhir setelah video seorang penerjemah bernama Amber Galloway Gallego yang viral di tahun 2013 saat menerjemahkan dalam konser Kendrick Lamar.

She’s a total badass, isn’t she?

Amber Galloway Gallego membuat inovasi baru dalam menerjemahkan lagu saat konser. Di mana jika selama ini para penerjemah menerjemahkan dengan kaku, sehingga membuat orang-orang tuli yang melihatnya menjadi bosan dan tidak menikmati konser bahkan justru mengobrol satu sama lain, Amber Galloway Gallego menunjukkan emosi lewat mimik wajahnya dan gayanya saat menerjemahkan–saya yang tidak mengerti bahasa isyarat bahkan tergetar melihatnya!

Amber Galloway Gallego dalam salah satu konser (sumber: ABC)

Amber Galloway Gallego dalam salah satu konser (sumber: ABC)

Inovasinya pun banyak diikuti penerjemah-penerjemah lain dalam konser sehingga membuat orang tuli bisa menikmati konser mereka dengan menyenangkan. Bahkan Amber Galloway Gallego pun menjadi langganan para penyanyi terkenal seperti Adele, Drake, Lady Gaga, dan Coldplay dan telah menerjamahkan lebih dari 400 konser. Goks!

 Yang mengagumkan adalah, Amber Galloway Gallego pernah melakukan cover lagu Rap God dengan bahasa isyarat di Youtube, dia juga pernah diundang di The Tonight Show bersama beberapa penerjemah lainnya untuk melakukan rap battle bersama Wiz Khalifa. Gila!

Sekarang waktunya untuk membahas yang kedua, yaitu bioskop untuk orang buta.

Hal ini terjadi di Indonesia, dilakukan oleh komunitas di Indonesia yang bernama Bioskop Bisik. Kenapa dinamakan Bioskop Bisik? Karena memang begitulah konsepnya–seseorang yang buta akan ditemani seorang pembisik yang akan membisikkannya adegan-adegan dalam film yang tanpa dialog.

Bioskop Bisik sudah melakukan kegiatannya sejak dua tahun lalu dan sudah melakukan kegiatannya dengan cukup banyak film seperti Janji Joni, Filosofi Kopi, Garuda di Dadaku. Presiden Jokowi bahkan pernah menjadi salah satu pembisik saat kegiatan ini dilakukan di Istana Negara dalam rangka Hari Film Nasional!

Bioskop Bisik pun makin gencar melakukan kampanyenya akhir-akhir ini, mereka mulai membuat akun di sosial media (Facebook, Instagram,dan Twitter) dengan nama Bioskop Bisik dan @bioskopbisik setelah sebelumnya hanya mempunyai website bioskopbisik.com. Salah satu acara nonton barengnya akhir-akhir ini adalah ketika menonton film Ayat-Ayat Cinta 2, dimana beberapa cast film itu ikut menjadi para pembisik.

Pandji Pragiwaksono menjadi salah satu pembisik (sumber: Twitter)

Pandji Pragiwaksono menjadi salah satu pembisik (sumber: Twitter)

Cast Misbah dan Hulusi dalam AAC 2 bersama komunitas Bioskop Bisik (sumber: Twitter) 

Cast Misbah dan Hulusi dalam AAC 2 bersama komunitas Bioskop Bisik (sumber: Twitter)

Bioskop Bisik juga rutin melakukan kegiatannya di Paviliun 28 yang beralamat di Jakarta Selatan, dengan tajuk Blind Date Movie. Instagram mereka bisa diikut di @paviliun_28 untuk informasi lebih lanjut.

Paviliun 28 (sumber: Freemagz)

Paviliun 28 (sumber: Freemagz)

Suasana Blind Date Movie di bioskop kecil Paviliun 28 (sumber: Twitter)

Suasana Blind Date Movie di bioskop kecil Paviliun 28 (sumber: Twitter)

***

Sebenarnya saya salah satu orang yang pesimis dan merasa bahwa masa depan dunia ini suram dan kelam–lihat saja konflik politik Indonesia yang terjadi belakangan ini dan perang-perang di dunia yang tak kunjung berakhir.

Tetapi mengetahui bioskop dan konser untuk semua ini, saya jadi mulai mendapatkan sedikit harapan bahwa mungkin, masa depan dunia ini tidak akan seburuk itu.

Bagaimana menurutmu?

About Author

Muhammad Al Fatih Hadi

Muhammad Al Fatih Hadi

Mempunyai dua nama panggung yaitu Nocturne dan Buluidung. Book nerd, movie freak. Sedang merantau ke Al-Ain, Uni Emirat Arab, entah sebagai pelajar atau sebagai TKI. Jika tertarik menghubunginya, bisa lewat akun instagramnya @Fatihnokturnal14. Jika tidak tertarik, ya sudah.

Comments

Most
Popular

(Sumber : http://www.skylarpictures.net)

Film Valentine Berhenti Tayang! Ini Penjelasannya.

Pihak Skylar Picture memberikan penjelasan bahwa mereka tidak ingin mengecewakan masyarakat dengan hasil karya yang menj.. more

Sumber: wired.com

Menilik Absurdity Selera Komedi Orang Jepang

Banyak orang berpendapat kalau Jepang punya selera humor yang unik dan berbeda sekali dengan komedi di negara lain. Agak.. more

00-d-world-of-warcraft

Gold di Game World of Warcraft Nilainya 7 Kali Lipat Uang Venezuela!

Krisis moneter di Venezuela semakin memprihatinkan. Hiperinflasi menyerang mata uang Bolivar sampai-sampai mata uang Wor.. more

Sumber: geektyrant.com

Whisper: Film Pendek yang Digitally Horror!

Kalau kamu suka nonton film horror, kamu mungkin menyadari kalau kejadian horror gak hanya terjadi pada saat seseorang p.. more

Trigger Junkie (CIAYO Comics)

Menilik Komik Fantasi Buatan Jepang, Amerika, Hingga Indonesia

Bicara komik fantasy, apa sih yang ada di pikiran kalian? Apa kalian langsung ingat InuYasha, Noragami, Berserk, Sword A.. more