On Body and Soul: Keberutalan Rumah Jagal dengan Sentuhan Kisah Romansa yang Lembut

2 months ago
Sumber: budnews.hu 

Ini adalah kali pertama penulis menonton film arahan Ildiko Enyedi. Sutradara asal Hongaria yang sejak tahun 2017 banyak dibicarakan karena prestasi film terbarunya “On Body and Soul”, berhasil memenangkan 9 penghargaan dalam 12 nominasi berbeda. Filmnya saat ini juga masuk dalam nominasi Academy Awards 2018 dalam katagori Best Foreign Language Film of the Year.

Menonton “On Body and Soul” membuat penulis merasa bahwa Ildiko Enyedi punya kombinasi elemen yang sering kali ditemui dalam film-film arahan Ruben Ostlind (Force Majeure, The Square) dan Yorgos Lanthimos (Dogtooth, The Lobster), pembawaan karakter yang datar, kaku, dan aneh menjadikan atmosfer film terasa misterius.

Sosok Ildiko Enyedi (Sumber: hungarytoday.hu)

Sosok Ildiko Enyedi (Sumber: hungarytoday.hu)

Penentuan setting utama di sebuah rumah jagal sepertinya adalah keputusan yang membuat film ini terasa sangat brilian. Ildiko memperlihatkan kebrutalan yang terjadi disebuah rumah jagal, tanpa menutupi sedikit pun semua proses pemotongan hewan ternak. Mesin pemotongan hewan ternak menjadi benda mati yang dingin tanpa perasaan, namun berhasil membuat penonton merasa ngilu serta menimbulkan moral kemanusiaan tentang perlakuan brutal terhadap daging yang akan mereka konsumsi.

Ironisme proses di sebuah rumah jagal sebenarnya tidak bisa dihakimi, sebab pada nyatanya manusia adalah makhluk brutal yang mencoba menyamarkan kebrutalan mereka lewat perasaan dan sisi kemanusiaan.

Kita selalu ingin proses pemotongan hewan ternak dilakukan dengan lebih manusiawi, walau pada kenyataannya sisi kemanusiaan yang kita inginkan tidak akan menghentikan semua orang untuk berhenti mengkonsumsi daging dan menyembelih hewan ternak. Penulis rasa manusia adalah makluk brutal yang lembut.

Sumber: cinemagazine.nl

Sumber: cinemagazine.nl

Bercerita tentang Endre (Geze Morcsanyi), lelaki paruh baya yang merupakan manajer di sebuah rumah jagal. Endre memiliki lengan cacat, tapi penuh dedikasi terhadap pekerjaannya. Lalu Maria (Alexandea Borbely), perempuan muda, seorang hygiene inspector (semacam pengawasan mutu), perferksionis, jarang bicara, dan aneh.

Pada mulanya semua cerita bergerak dalam ruang lingkup yang cukup biasa, perkenalan karakter, hubungan antar karakter yang bekerja di tempat sama, serta sampai pada sebuah kejadian hilangnya obat viagra khusus ternak. Konflik utamanya benar-benar tidak tertebak hingga kisah mulai memasuki hal-hal yang surealis. Beberapa potongan scene di awal-awal film tentang sepasang rusa dikawasan hutan bersalju seolah menjadi scene pemanis tidak penting yang diselipkan secara sengaja dan berkesan menyampaikan sesuatu secara metafora.

Sumber: www.hollywoodreporter.com

Sumber: www.hollywoodreporter.com

Sungguh benar-benar tidak terduga ternyata “On Body and Soul” yang pada mulanya terasa datar, berhasil membawa penonton pada dunia metafisik yang penuh romantisme. Ruang berbeda yang sedari awal diciptakan oleh Ildiko antara karakter Endre dan Maria menciptakan semacam harapan berupa angan-angan untuk menjadi sesuatu yang realis.

Apa yang dialami Endre dan Maria lewat dunia metafisik berupa alam mimpi  memang terbilang sangat mustahil, akan tetapi secara nyata keterhubungan antara manusia sebenarnya memang terjadi dikehidupan nyata. Hanya saja penjelasan secara ilmiahnya masih belum ditemukan. Keterkaitan manusia seperti keterkaitan Adam dan Hawa yang terjelaskan lewat alkitab di beberapa agama berbeda, menjadikan perjalanan ke dunia metafisik itu sendiri seperti anugerah yang Tuhan berikan untuk sebuah alasan yang penuh misteri. Dan beberapa hal itu coba di bawa oleh Ildiko ke dalam “On Body and Soul” secara manis sekaligus perih.

Sumber: www.panora.se

Sumber: www.panora.se

Hal lainnya yang juga menambah nilai positif untuk film ini adalah soundtrack yang berhasil memberikan kesan dramatis sekaligus memorable. Suara Laura Marling yang sendu dengan untaian lirik sedih membuat penonton tenggelam dalam kisah cinta Endre dan Maria yang kaku penuh misteri.

Rangkaian misteri yang diawali lewat mimpi mencoba memberi ruang sempit tentang bagaimana sepasang manusia mencoba untuk saling mencintai. Perjumpaan Endre dan Maria secara surealis terasa sangat sempurna, sedangkan dalam dunia nyata keduanya dibebankan oleh pertanyaan, mengapa semua itu terjadi pada mereka?

Obsesi rasa penasaran yang mereka alami menimbulakan pertanyaan lain, semacam apakah mereka berdua benar-benar saling mencintai, apakah mereka berdua benar-benar tertarik satu sama lainnya secara benar, atau ini hanya semacam rasa penasaran bagai soda yang terus mendesak keluar dari botol namun setelah tutupnya dibuka sensasi itu menghilang begitu saja.

Sumber: www.npr.org

Sumber: www.npr.org

“On Body and Soul” sungguh memberikan pengalaman berbeda penuh kejutan hingga kebagian akhir cerita. Elemen-elemen yang identik, ide-ide yang tidak biasa, membawa penonton pada pemahaman yang dalam soal keberutalan dan sendunya romantisme. Mendapati film bagus semacam ini disekian banyak film Hollywood yang semakin kehabisan ide, saya rasa film-film Eropa lebih memiliki keterbukaan tema, mungkin karena setiap negara punya kultur berbeda yang membuat film-film Eropa jauh lebih berwarna ketimbang film-film Hollywood.

Jika kalian adalah tipe penonton yang suka mencari pengalaman baru serta unik dalam sebuah film, “On Body and Soul” merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk kalian tonton. Penulis rasa setelah ini akan mencari film-film  Ildiko yang lain dan semoga saja hal ini juga berlaku pada kalian semua.

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

Sumber: nicovideo.jp

Tahun Baru, Fate/Grand Order Jepang juga Siapkan Season Baru!

Tahun baruan ngapain yah, enaknya? Ada berbagai cara sih, tapi bagi fans Fate series terutama versi mobile game-nya, Fat.. more

Melinie: Cheers! (CIAYO Pictures)

Melinnie Angela Memberi Warna Pada Chammyland

Meski udah suka bikin komik dari kecil, Melinnie Angela belum pernah menggeluti dunia komik secara profesional. Chammyla.. more

RPGfan

Games RPG Seru: Tokyo Xanadu eX+

Buat Kamu pecinta games dan mengaku gamers sejati, pasti udah gak asing sama game Tokyo Xanadu Ps Vita! Versi terbaru da.. more

Sumber: HorribleSubs

Kesan Awal TV Anime Terbaru Lupin The Third: Part 5

Lupin The Third salah satu dari beberapa serial manga atau anime klasik favorit buat kamu yang suka kisah-kisah ala dete.. more

(gameranx.com)

Bakalan Keren Kalo Karakter-Karakter Ini Jadi DLC di TEKKEN 7!

Sebelumnya, udah pernah dibahas di sini kalo kemunculan Akuma, Eliza, dan Geese Howard membuka kemungkinan untuk TEKKEN.. more