Budaya Menggunakan Handphone di Jepang

2 years ago
CNN

Kamu gak bisa lepas dari handphone? Sama banget dong dengan Touya Mochizuki, seorang karakter di anime yang berjudul ‘In Another World With My Smarthphone’. Anime diadaptasi dari web novel karya Fuyuhara Patora dan baru saja rilis di Jepang 11 Juli kemarin. Suatu hari Touya Mochizuki hampir tidak sengaja kehilangan nyawanya. Sebagai permintaan maaf dari kesalahan Sang Dewa, Ia dibolehkan lagi hidup dalam dunia fantasi dan akan mengabulkan satu permohonan Touya. Permohonan Touya adalah ia ingin untuk bisa membawa smartphone-nya. Karena dengan hal tersebut, Touya dalam kehidupan keduanya bisa berteman dengan banyak orang penting dan kemampuan yang ia miliki membuatnya menjadi rival dari raja pada dunia fantasi tersebut.

source 1: wikipedia.com

source 1: wikipedia.com

Ngomong-ngomong tentang smartphone, kamu tahu nggak tentang budaya menggunakan handphone di Jepang? Kalau kamu pergi ke Jepang atau tinggal disana, kamu pasti gak akan asing lagi melihat orang yang berjalan sambil teleponan atau sms-an, tapi tetap bisa jalan tanpa menabrak siapapun. Hal tersebut hanya baru satu dari budaya ‘handphone-an’ di Jepang loh. Ada juga budaya menggunakan smartphone di Jepang yang biasanya orang asing kurang paham tentang hal ini. Contohnya, ada hal unik di handphone Jepang dimana mereka menyediakan feature yang disebut dengan ‘Manner Mode’ pada handphone. Pada mode ini, handphone tidak akan berbunyi tetapi hanya bergetar. Jadi, suara handphone gak mengganggu orang lain ataupun konsentrasimu.

Sumber: Japanphilly

Sumber: Japanphilly

Sumber: bbc

Sumber: bbc

Di Jepang, mengobrol lewat telepon di kereta dianggap sangat tidak sopan. Teleponan juga harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Kapan dan dimana mereka telepon pun harus diperhatikan, karena bisa membuat orang lain gak nyaman dan bisa menarik perhatian. Orang Jepang sangat berusaha untuk gak melakukan kedua hal itu. Berbeda dengan budaya negara lain yang mungkin memperbolehkan orang lain untuk fokus ke handphone masing-masing tanpa memperdulikan orang lain. Nah, di Jepang, etika menonton video pun harus diperhatikan. Kita tidak boleh berjalan lambat sambil menonton video, karena hal ini bisa membuat orang yang berjalan dibelakang merasa terganggu karna jalannya jadi terhambat.

source 5: evecomics.blogspot.com

source 5: evecomics.blogspot.com

Handphone yang digunakan oleh masyarakat Jepang juga dibuat khusus sehingga bunyi shutter kamera tidak bisa dimatikan. Karena orang Jepang sangat membenci aksi ‘stalker’ atau memotret orang tanpa izin, jadi dibuatlah setting khusus agar orang tidak bisa mengambil foto tanpa izin. Tetapi karena era update media social sudah menjadi tren, masyarakat Jepang tetap mengambil foto saat melakukan aktifitas untuk di-upload di Instagram atau media lainnya. Setiap negara tentu punya budaya dan aturan masing-masing yang gak tertulis, sama seperti Jepang. Ketika datang ke suatu negara, pastikan kita pelajari sedikit tentang apa yang boleh dilakukan dan yang gak boleh dilakukan supaya ga menganggu dan dicap gak sopan. Tinggal kita menyesuaikannya aja ya ketika travelling kesana. Kalau kamu memang kurang yakin dengan apa yang kamu lakukan, bisa melihat keadaan sekitar terlebih dulu dan mencontohnya.

About Author

Lisa

Lisa

Lisa is a journalist student from Jakarta who always find writing as a very amusing hobby. She believes that even when the writer's soul is staying, a writing can travels anywhere. Lisa is on her way to achieve a bachelor degree and her own life bucket list."

Comments

Most
Popular

avengers: endgame bajakan

Avengers: Endgame Bajakan Tayang di TV Filipina! Kacau!

Film Avengers: Endgame bajakan ditayangkan di stasiun TV kabel asal Filipina. Fans dan distributor film merasa kecewa da.. more

(channelawesome.com)

Sailor Moon 25 Tahun yang Lalu

Tahun ini Sailor Moon udah berumur 25 tahun loh! Anime yang diadaptasi dari serial manga ini menjadi salah satu anime pa.. more

00-d-komik-noblesse

Ini Perbedaan Antara Komik Noblesse Dengan Animenya!

Komik Noblesse diangkat menjadi anime, namun terdapat perbedaan yang signifikan. Apakah Noblesse: Awakening adaptasi yan.. more

00-d-indienesia-bundle

Sambut Hari Game Indonesia, Developer Lokal Rilis Indienesia Bundle

Asosiasi Game Indonesia merilis Indienesia Bundle untuk rayakan Hari Game Indonesia 2018. 5 game lokal bisa didapat deng.. more

anime indonesia

Kapan Anime di Indonesia Muncul Pertama Kali?

Kemunculan anime di Indonesia sudah ada sejak tahun 80-an. Ternyata Doraemon bukan yang pertama kali! Ponimu mencoba men.. more