Jelang Rilis, Captain Marvel Sudah Dapat Review Jelek?

3 months ago
captain marvel

Hanya kurang dari 6 hari saja, fans Marvel dan moviegoer di Indonesia sudah bisa menonton Captain Marvel yang bakal tayang tanggal 6 Maret ini. Film ini bakal jadi film pertama dalam dunia Marvel Cinematic Universe yang punya tokoh utama perempuan. Brie Larson memerankan Carol Danvers, pilot pesawat tempur yang mendapatkan kekuatan alien Kree dan menjadi manusia super yang menjaga ketentraman galaksi.

Meskipun hype film ini sama kuatnya dengan film-film MCU lain, apalagi karena Captain Marvel akan menjadi stopgap untuk Avengers: Endgame, ternyata film ini mendatangkan berbagai pro dan kontra. Padahal filmnya saja belum rilis. Ada apa gerangan?

Hal ini bisa terlihat jelas pada laman Rotten Tomatoes, situs agregasi review film dari berbagai media dan juga fans. Pada halaman Captain Marvel, banyak fans yang memberikan review negatif. Hal ini cukup absurd karena filmnya saja belum masuk ke bioskop. Memangnya apa yang mereka keluhkan dari film ini?

Berbagai review Captain Marvel di Rotten Tomatoes didominasi review negatif. Sumber: One Angry Gamer
Berbagai review Captain Marvel di Rotten Tomatoes didominasi review negatif. Sumber: One Angry Gamer

Walaupun filmnya belum dirilis, nampaknya ada beberapa orang yang menulis review berdasarkan beberapa trailer film Captain Marvel yang sudah beredar. “Aktris yang memerankan Captain Marvel terlihat membosankan,” tulis seorang fans. Memang beberapa kritikan dijuruskan kepada pemeran utama Brie Larson. Namun ternyata, review-review tersebut mengkritik hal lain yang melekat pada sosok Brie. “Saya tidak tertarik menonton film yang dibintangi aktris pembenci lelaki,” tulis satu orang.

Memangnya seberapa bermasalahkah sosok Brie Larson? Dalam satu kesempatan, Brie menyatakan akan mengusung pesan-pesan inklusivitas, representasi, dan anti pelecehan dalam mempromosikan film Captain Marvel. “Saya akan mendorong isu representasi lewat wawancara, sampul majalah, hingga pakaian yang saya kenakan,” ungkapnya. Di bulan Januari 2019 lalu brie membuat laman GoFundMe bertajuk #CaptainMarvelChallenge, dimana ia menggalang dana untuk memberikan anak-anak perempuan dari organisasi Girls Inc. di Los Angeles tiket Captain Marvel dan makanan gratis.

Brie Larson ingin membuktikan perempuan bisa sama badass-nya dengan para laki-laki. Sumber: DigitalSpy
Brie Larson ingin membuktikan perempuan bisa sama badass-nya dengan para laki-laki. Sumber: DigitalSpy

Tidak ada salahnya mempromosikan semangat Bhinneka Tunggal Ika karena hal tersebut sangat baik. Namun cara Brie Larson mendorong nilai-nilai tersebut justru dianggap oleh banyak orang sebagai berlebihan hingga bernada negatif. Puncaknya adalah pada saat Brie melontarkan pernyataan yang agak rasis dan seksis tentang bagaimana para kritikus dan jurnalis film didominasi oleh pria kulit putih.

Kurang lebih, komentar tersebut menjadi api yang menyulut kemarahan fans. Mereka merasa tidak meminta hal-hal tersebut dimasukkan ke dalam film Captain Marvel, dan menurut mereka Brie Larson sudah kelewatan dalam mempropagandakan agenda keberagamannya. Pernyataannya salah ditangkap oleh berbagai orang sehingga memberikan kesan bahwa ia tidak menyukai laki-laki.

Fans mengkritik cara Brie Larson menyampaikan pendapatnya yang dianggap terlalu dipaksakan. Sumber: Wired
Fans mengkritik cara Brie Larson menyampaikan pendapatnya yang dianggap terlalu dipaksakan. Sumber: Wired

Atas reaksi tersebut, Brie Larson kemudian mengklarifikasi pendapatnya tersebut. Ia mengaku hanya ingin memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk bisa dilibatkan. Namun, ulasan jelek tetap santer dilontarkan. Akibatnya, Rotten Tomatoes mencabut fitur review film oleh fans sebelum film tersebut rilis. Mereka mengklaim hal tersebut merupakan bagian dari pengembangan fitur.

Meskipun filmnya diterpa kasus, Marvel tetap optimistis Captain Marvel akan mendulang kesuksesan. Mereka berkaca pada film Black Panther yang juga mendapatkan masalah yang sama, namun terbukti menjadi salah satu film tersukses dalam dunia MCU.

Marvel hendak mengulang kesuksesan Black Panther lewat Captain Marvel. Sumber: io9
Marvel hendak mengulang kesuksesan Black Panther lewat Captain Marvel. Sumber: io9

Bagaimana pendapat kamu sendiri? Apakah apa yang disampaikan Brie Larson ada benarnya, atau ia memang sedikit berlebihan dalam menyampaikan pendapatnya? Apakah hal ini membuatmu makin penasaran dengan film Captain Marvel, atau justru kemu tidak jadi menontonnya? Captain Marvel segera tayang di Indonesia mulai 6 Maret; apapun pilihanmu jangan ragu untuk ungkapkan alasannya di kolom komentar!

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

(Sumber: Youtube)

Wawancara Eksklusif CIAYO Blog Dengan Demian Aditya Sang Illusionist

Bro sis masih inget dong sama Demian? Pesulap yang sekarang lebih terkenal sebagai Illusionist Indonesia ini, sempat ram.. more

00-d-ponimu-simulcast

Ponimu Siapkan Simulcast Anime Musim Gugur di Indonesia

Ini adalah langkah awal untuk simulcast anime di Indonesia! Tonton anime di Ponimu berbarengan dengan fans di Jepang... more

00-ingress-anime-review

Review Anime Ingress: Leburnya Batas Game, Anime, dan Dunia Nyata

Makoto terlibat dalam perseteruan dua kubu yang memperebutkan partikel XM yang misterius. Anime Ingress diadaptasi dari .. more

Membaca cerita fiksi dan efeknya (Sumber: emazed.com)

Cerita Fiksi dan Efeknya ke Pembaca

Ternyata kamu hobi baca novel fiksi dan bahkan berbakat dalam nulis cerita pendek. Tenang! Hal itu sama sekali gak salah.. more

Sumber : Pinterest.com

Sebenarnya, Seberapa Penting World Building Dalam Sebuah Cerita Komik?

Dalam membuat sebuah cerita fiksi, ada beberapa hal yang perlu disiapkan oleh kreator sebelum membuat cerita berjalan. T.. more