“Castlevania – Grimoire of Souls” Hijrah Ke Smartphone?

5 months ago
Sumber gambar:Destructoid

Secara pribadi, saya sama sekali tidak kaget atau heran melihat game Castlevania yang kini merambah ke smartphone. Kenapa begitu? Karena Konami.

Konami sebagai pemilik berbagai IP lovable dan memiliki barisan fans loyal untuk game seperti Metal Gear, Suikoden, Contra, dan masih banyak lagi belakangan ini memang dikenal semakin memfokuskan diri di bidang mobile gaming dan mesin pachinko ketimbang tetap serius di bisnis video game console seperti awal-awal mereka muncul. Langkah ini jelas menuai kecaman dari fans IP Konami yang bernasib antara ‘mati suri’ hingga ‘penanganan asal-asalan’. Frustasinya fans sering terlihat dari meme-meme internet yang kebanyakan berupa hujatan kepada Konami karena mereka tidak mendengarkan suara penggemar.

Ekspresi kekesalan fans Konami dalam meme. Sumber gambar: KnowYourMeme

Ekspresi kekesalan fans Konami dalam meme. Sumber gambar: KnowYourMeme

Tapi Konami berkelit saat dituduh tidak serius merawat IP populer mereka. Seperti saat mereka merilis “Metal Gear Survive” untuk meneruskan IP Metal Gear. Walau memecat Hideo Kojima (yang merupakan mastermind dibalik kesuksesan franchise terkenal itu) tapi Konami yakin kalau Metal Gear series bisa terus berjalan walau mereka memecat orang yang menyebabkan Metal Gear terkenal dan dicintai fans.

Hasilnya? Game Metal Gear terkini itu disambut dingin oleh pasar dan media. Bahkan oleh barisan fans hardcore Metal Gear series sebelumnya. Mereka semua malah menanti game-nya Hideo Kojima yang akan dirilis ekslusif untuk PlayStation 4 berjudul “Death Stranding”.

Mungkin game Metal Gear yang paling dicibirin oleh fans. Sumber gambar: WccfTech

Mungkin game Metal Gear yang paling dicibirin oleh fans. Sumber gambar: WccfTech

Bagaimana dengan “Castlevania”?

Sumber gambar: Wikipedia

Sumber gambar: Wikipedia

Tokoh dibalik kesuksesan “Castlevania: Symphony of The Night” (1997), Koji Igarashi, memang tidak dipecat oleh Konami. Dia mengundurkan diri dari perusahaan secara baik-baik tahun 2014. Sejak game pertama Castlevania beredar di pasaran Jepang tahun 1986 berjudul “Akumajou Dracula”, Castlevania selalu dirilis di platform video game; baik home console maupun portable handheld gaming. Belakangan Castlevania merambah medium lain seperti anime (terbaru ada anime keluaran Netflix tahun 2017-2018), mobile gaming smartphone hingga mesin pachinko.

Screenshot anime Netflix Castlevania. Sumber gambar: PopNerdTV

Screenshot anime Netflix Castlevania. Sumber gambar: PopNerdTV

“Castlevania: Grimoire of Souls” adalah judul terkini dari franchise ini dan ditujukan untuk platform mobile smartphone iOS dari Apple.

Game Castlevania untuk platform mobile smartphone. Sumber gambar: DualShockers

Game Castlevania untuk platform mobile smartphone. Sumber gambar: DualShockers

Diumumkan pada 17 April 2018, game Castlevania untuk smartphone ini terlihat keren. Selain grafis yang indah, Grimoire of Souls juga akan berisi karakter-karakter (baik protagonis maupun antagonis) yang sudah familiar di kalangan fans game Castlevania sebelumnya. Hal lain yang diumumkan adalah fokus dari game ini yang mengedepankan gameplay kooperatif dan kompetitif dalam format multiplayer via jaringan internet.

Sumber gambar: Polygon

Sumber gambar: Polygon

Sumber gambar: Polygon

Sumber gambar: Polygon

Menurut website resminya game online multiplayer action ini akan menawarkan suasana ‘real-time cooperative action’. Kira-kira mungkin sama seperti game-game mobile populer lain seperti Mobile Legend, Arena of Valor atau Naruto x Boruto: Ninja Voltage namun dalam format klasik game Castlevania. Mode permainan yang sudah dikonfirmasi antara lain ‘Four-Player Boss Rush’ & ‘4v4 Competitive Multiplayer’.

Sumber gambar: Polygon

Sumber gambar: Polygon

Karakter-karakter dari game Castlevania sebelumnya yang sudah dikonfirmasi adalah Simon Belmont, Alucard, Charlotte Aulin, Shanoa dan Maria Renard. Tambahan ada pada dua karakter baru: agen rahasia pemerintah Genya Arikado & peneliti muda seni Anti Dracula bernama Lucy.

Sumber gambar: Polygon

Sumber gambar: Polygon

Castlevania: Grimoire of Souls sebenarnya bukan game Castlevania pertama yang menawarkan mode multiplayer seperti ini. Sebelumnya sudah ada mode yang hampir mirip dari game “Castlevania: Harmony of Despair” (2010) yang dulu dirilis melalui toko online Xbox Live Arcade & PlayStation Store.

Sumber gambar: PlayStation Store

Sumber gambar: PlayStation Store

Saat mengumumkan Castlevania: Grimoire of Souls, Konami tidak menyertakan tanggal rilis resmi namun menjanjikan kalau game smartphone iOS ini akan muncul tahun 2018. Untuk yang tidak sabaran bisa mendaftar di http://konami.com/games/castlevania/gos/cbt/ sebagai peserta ‘Close Beta Testing’ yang akan dilakukan tidak lama lagi.

Sumber gambar: Polygon

Sumber gambar: Polygon

Karena Grimoire of Souls ini lebih fokus pada gameplay competitve dan online-centric maka untuk yang berharap kalau game ini memiliki kedalaman cerita seperti yang biasanya ada di game-game Castlevania sebaiknya tidak berharap banyak. Seperti halnya Metal Gear Survive, unsur storyline bukanlah jualan utama. Tapi keseruan bermain online dalam suasana kompetisi multiplayer.

Sekarang saya ngeri membayangkan seandainya “Genso Suikoden” mengalami nasib yang sama.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: Personal Editing

Kurang Motivasi untuk Berkarya? Deretan film tentang Author ini Pasti Bisa Menambah Motivasimu!

Jika kalian bekerja di bidang kreatif seperti illustrator, komikus, ataupun penulis, pasti pernah mengalami yang namanya.. more

(Sumber: reddit)

Gawat, Mobile Legends Digugat oleh League of Legends!

Game MOBA populer Mobile Legends diduga memplagiat konten game MOBA lain, League of Legends. Bagaimana reaksi mereka?.. more

00-tips-event-d

Mau Pergi Ke Event Pop Culture? 10 Tips Berikut Ini Harus Kamu Ikuti!

Dengan semakin ramainya event pop culture di Indonesia, ada berbagai hal yang harus diperhatikan. Ini dia 10 tips event .. more

Review anime Mahou Shoujo Site: Seburuk-buruknya manusia, selalu ada yang lebih buruk

Dari puluhan anime yang ditayangkan pada musim semi 2018, ada beberapa anime yang bisa memberikan kesan mendalam kepada .. more

Sumber: ciayo.com

Serem Nggak Sih, Kalo Mimpi Kamu Jadi Kenyataan?

Pernah nggak bro sis mimpi, terus beberapa waktu kemudian mimpi pas tidur itu jadi kenyataan... more