Celeste, Mendaki Gunung Depresi

3 months ago
Sumber: dualshocker.com

Beberapa tahun terakhir, banyak sekali game bergenre platformer yang bermunculan. Banyak game yang terinspirasi dari game – game platformer legendaris, namun pada akhirnya tidak memiliki banyak perbedaan dari referensinya. Yah, ada juga yang berhasil keluar dari stigma itu dan mencolok di antara game – game lainnya. Celeste merupakan salah satu game tersebut.

Celeste, game buatan Matt Thorson, yang juga membuat series Towerfall, menceritakan tentang seorang perempuan bernama Madeline. Dia mendengar cerita tentang sebuah gunung legendaris dan sangat ingin mendaki gunung tersebut. Sepanjang jalan, pemain akan dibertahu tentang Madeline dan keadaan depresinya yang ingin dia kalahkan, sehingga dia pun menantang gunung ini. Ceritanya sangat bagus dan sangat disarankan untuk memainkan.

Sumber: store.steampowered.com

Sumber: store.steampowered.com

Dari segi gameplay, Celeste termasuk salah satu platformer yang paling bagus dari semua yang pernah penulis mainkan. Untuk menaklukan gunung ini, pemain memandu Madeline untuk melewati level – level penuh rintangan seperti jurang duri dan lain – lain. Madeline dapat melakukan lompatan dan dash sekali pakai di udara. Madeline juga dapat melakukan wall grab untuk memanjat dinding, namun staminanya terbatas. Semua terdengar sederhana, namun sangat nyaman digunakan dan kontrolnya sangat bagus.

Sumber: kotaku.com

Sumber: kotaku.com

Untuk desain levelnya sendiri, Matt Thorson melakukan pekerjaan yang sangat baik. Setiap level didesain dengan menarik dan mempunyai ciri khas masing – masing. Perkembangan kesulitan dalam setiap level pun cukup seimbang, meskipun ada beberapa bagian yang mungkin cukup sulit dibandingkan level sebelumnya. Oleh karena itu, pemain diberikan nyawa tak terhingga agar dapat terus mencoba sampai berhasil mengalahkan level – level yang ada.

Seiring pemain melanjutkan pendakian, level – level akan terus berubah dan Madeline pun akan memakai cara baru yang diperkenalkan pada setiap level untuk melewati rintangan. Dengan adanya mekanisme baru yang diperkenalkan, setiap level tidak pernah membosankan.

Sumber: polygon.com

Sumber: polygon.com

Tidak hanya rintangan, setiap level di Celeste memiliki rahasia dan collectibles berbentuk buah stroberi. Tentunya tidak mudah untuk mengumpulkan stroberi – stroberi ini karena diletakkan di sebuah ruangan yang penuh dengan tantangan akrobatik. Pemain harus bisa melewatinya dengan cepat dan presisi. Stroberi ini hanya ada sebagai sebuah trofi bagi pemain yang dapat mengumpulkannya, jadi bukan sebuah kewajiban.

Sumber: ninja-blues.com

Sumber: ninja-blues.com

Jika kalian menjelajahi seluk beluk setiap level, kalian juga bisa menemukan tape kaset yang membuka Side B dari level tersebut. Side B ini merupakan bentuk modifikasi level dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Para pemain yang menyukai tantangan pasti akan suka dengan mode ini.

Sumber: youtube.com

Sumber: youtube.com

Kekurangannya hanyalah tingkat kesulitan yang cukup tinggi setiap pergantian level. Untuk pemain yang tidak biasa memainkan genre platformer, mungkin akan merasa kesulitan. Namun, karena pemain diberikan kesempatan tidak terbatas, pemain bisa terus mencoba untuk melewatinya. Jika tetap dirasa sulit, pemain bisa menyalakan Assist Mode yang secara default dimatikan. Assist Mode dapat mempermudah pemain untuk menyelesaikan Celeste, namun tidak disarankan karena Celeste dianjurkan untuk dimainkan dengan mematikan Assist Mode.

Menu Assist Mode (Sumber: twitter.com)

Menu Assist Mode (Sumber: twitter.com)

Apabila pemain sudah menamatkan Celeste dan masih ingin mendapatkan konten lebih selain kaset tape Side B dan stroberi, jangan khawatir! Celeste memiliki konten post game yang terkunci dibalik collectibles berbentuk hati, yang ada di beberapa level sebelumnya dan sangat sulit untuk mendapatkannya. Mekanisme gameplay-nya pun berubah dan menantang pemain untuk membiasakan diri dengan mekanisme yang baru.

Dengan gameplay yang simpel dan kokoh, cerita yang menarik, ditambah desain level setingkat Super Meat Boy, Celeste merupakan mahakarya yang mengejutkan semua orang. Perpaduan seemua yang ada, akan membuat kita memainkan Celeste berjam – jam tanpa sadar.

Sumber: polygon.com

Sumber: polygon.com

Sudah lama penulis tidak memainkan platformer sebagus Celeste. Awalnya penulis tidak berharap apa – apa, namun setelah tamat, penulis terkejut dengan betapa bagusnya Celeste. Terima kasih, Matt Thorson. Jadi, gimana Celeste menurut kalian? Jangan lupa berikan komentar, ya!

About Author

Yudha Tama

Yudha Tama

Seorang programmer, penikmat pop culture, dan a gamer at heart. Sekarang sedang mendalami dunia Speedrunning. Bisa dikontak lewat : prabaesayudhatama@gmail.com | facebook.com/maru027

Comments

Most
Popular

Maggio Phil

Maggio: Cosplayer yang Bangkitkan Sosok Duke Nukem

Bro sis masih ingat sama Duke Nukem? Nah, pas di Indonesia Comic Con 2017, Chika berhasil bertemu dengan cosplayer Duke .. more

Sabrina – Chapter 1: Clubbing di Tengah Kota

Malam itu ia bertemu Intan di salah satu club di tengah kota. Patung kuda terpajang di atap gerbang, sebagai ikon club i.. more

00 d infinity war

Review Avengers: Infinity War – Lubang Hitam Penuh Emosi

Avengers: Infinity War lebih dari sekedar film crossover superhero Marvel yang menegangkan dan menghibur; namun juga pen.. more

Toge Productions

Toge Productions Borong Penghargaan Video Game Tingkat Asia Tenggara

Studio pengembang dan penerbit game asal Tangerang, Toge Productions, minggu ini pulang ke Indonesia dengan bangga sambi.. more

Sumber: Screen Rant

Joaquin Phoenix Jadi Joker Baru? Dapatkah Ia Melampaui Performa Gokil Heath Ledger di The Dark Knight?

Bro sis sudah mendengar kabar mengenai aktor berbakat, Joaquin Phoenix (The Master)? Kabarnya, ia digadang-gadang akan m.. more