Chrono Trigger: RPG Klasik Square Enix Yang Mendadak Nongol Di Steam Dan Ditanggapi Negatif

6 months ago
00 chrono trigger d

Saat Square Enix mengumumkan (atau lebih tepatnya secara mendadak langsung menunjukkan) adanya game Chrono Trigger di toko game online terpopuler sejagat Steam, saya dan banyak gamer lain bukannya senang kegirangan. Banyak dari gamers yang malah berkata: “Astaga Square Enix… Kalian mau kami membeli Chrono Trigger untuk ke-berapa kalinya lagi??”

Terlepas dari fakta kalau game Chrono Trigger memang sebuah masterpiece yang layak dimainkan gamer dari era mana saja, tapi game ini sudah lama beredar di banyak platform yang bisa didapati oleh gamer tanpa harus duduk di depan PC untuk memainkannya.

Chrono Trigger adalah game RPG klasik Super Nintendo yang dirilis tahun 1995. Squaresoft (sebelum bergabung dengan Enix) saat itu ingin membuat game baru dengan desainer video game yang dikenal sebagai “Square Dream Team” pada era itu.

01-chrono-trigger-snes

Versi Super Nintendo. (Sumber: Mobygames)

Mereka adalah Hironobu Sakaguchi, Yuji Horii dan Akira Toriyama. Sakaguchi sudah dikenal sebagai pencipta serial Final Fantasy yang sukses besar di pasar RPG terutama Jepang. Sementara Horii tidak kalah mentereng; beliau adalah pencipta serial RPG yang bahkan (buat banyak gamers RPG di Jepang) lebih populer daripada Final Fantasy, yaitu Dragon Quest. Dan Toriyama? Toriyama tidak butuh pengenalan panjang lebar selain sebagai pencipta franchise Dragon Ball yang terkenal sedunia. Fun fact: Toriyama juga merupakan desainer karakter game Dragon Quest.

02-dream-team

Square Dream Team. Ki-ka: Sakaguchi, Horii & Toriyama. (Sumber: Memoriabit)

Ketiga dewa video game Jepang ini ditambah Kazuhiko Aoki (produser), Masato Kato (mayoritas plot cerita dalam game), dan Yasunori Mitsuda (mayoritas musik dan audio dalam game sebelum beliau mendadak jatuh sakit dan tugasnya diteruskan composer Final Fantasy, Nobuo Uematsu) menciptakan sebuah game RPG yang kini digadang-gadang sebagai satu dari game terbaik di dunia sepanjang masa oleh banyak pihak.

03-dream-team

RPG terbaik dari team terbaik. (Sumber: Twitter)

Secara sederhana, plot game RPG Chrono Trigger ini bercerita tentang perjalanan sekelompok petualang berkelana mengarungi waktu demi mencegah kehancuran total dunia. Game ini selain unik dalam gameplay-nya juga memiliki grafis yang keren banget; tentunya untuk ukuran 1995 walau banyak fans mengatakan grafis Chrono Trigger tetap terlihat oke bahkan setelah puluhan tahun berlalu.

04-chrono-trigger-ss

Screenshot Chrono Trigger. (Sumber: BGR)

Chrono Trigger tak hanya tersedia untuk Super Nintendo. Square melakukan port untuk game ini ke console PlayStation One tahun 1999 (dan 2001 sebagai bagian kompilasi “Final Fantasy Chronicle”). Untuk membuat game ini menarik bagi gamers era CD-ROM seperti PS1, ditambahkan opening FMV yang saat itu merupakan trend (atau keharusan?) buat game-game PlayStation selain beberapa tambahan dan perbaikan sistem.

04-chrono-trigger-fmv

Bukan, ini bukan Bulma Dragon Ball. (Sumber: icybrian)

Port Chrono Trigger tidak berhenti di PS1. Di tahun 2008, Square melakukan port ke Nintendo DS. Selain tetap mempertahankan opening FMV seperti versi PS1, versi NDS mendapatkan tambahan extra dungeon. Versi NDS bahkan juga mendapatkan ending baru yang tidak ada sebelumnya di game Super Nintendo maupun PlayStation; dimana ending ini sedikit banyak berkaitan dengan Chrono Cross; sekuel tidak resmi dari Chrono Trigger yang hanya dirilis untuk PS1.

06-chrono-trigger-pendant

Perhatikan pendant itu. Dan mainkan Chrono Cross. (Sumber: tumblr)

Selesai sampai disitu? Tentu tidak. Ini Square Enix. Perusahaan yang pintar meraup keuntungan dari fans mereka. Chrono Trigger juga di-port ke ponsel eksklusif Jepang i-mode Agustus 2011. Versi smartphone global juga dibuat tentunya. iOS mendapatkan Chrono Trigger Desember 2011 atau tidak lama setelah versi i-mode. Sementara Android pada Oktober 2012.

07-chrono-trigger-ios

Main menu Chrono Trigger versi iOS. Sumber gambar: (Chrono Wikia)

Setelah lama tidak terdengar adanya port (atau sekuel resmi selain Chrono Cross) baru untuk Chrono Trigger, mendadak versi Windows PC dirilis melalui toko game digital Steam akhir Februari 2018.

08-chrono-trigger-steam

Tampilan di Steam Store. (Sumber: Gaming Reinvented)

Namun versi PC ini menuai kritikan tajam. Engadget mengatakan “Kejutan! Port buruk dari Chrono Trigger versi smartphone ada di Steam,” dengan keluhan kalau game ini tidak lebih dari porting versi smartphone ke PC, tanpa penambahan atau perbaikan apapun (bahkan tanpa pilihan setting grafis). Sementara kritik NDTV juga senada, dengan komplain kalau UI/User Interface dari port ini lebih cocok untuk layar sentuh smartphone ketimbang Windows PC.

Intinya, baik gamer maupun media video game sama-sama menyuarakan hal yang senada terkait Chrono Trigger versi Windows PC di Steam ini. Yaitu ketidakpuasan karena versi ini hanyalah versi smartphone yang di-port ke PC tanpa perbaikan & penyesuaian agar ideal dimainkan di PC. Untuk hal ini memang fatal sekali. Game PC tanpa opsi setting grafis adalah hal konyol. Seakan-akan PC seharga 30 juta dengan 5 juta akan menampilkan grafis yang sama untuk Chrono Trigger. Mungkin menurut Square Enix hal itu bagus buat kesetaraan, tapi untuk kelompok yang sering meng-klaim diri sebagai “PC Gamer Master Race,” tidak dapat memanfaatkan otot graphic card mereka yang seharga puluhan juta rupiah itu rasanya tak termaafkan.

09-chrono-trigger-pc

Kualitas grafis versi PC yang dinilai mengecewakan. (Sumber: Steam)

Anyway, bro sis suka Chrono Trigger versi yang mana?

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Dominic Brian yang menghadiri acara CIAYO Comics Club (Sumber: Saya Grad)

Ngobrol Bareng Dominic Brian, Co-writer Consilium

Pada acara CIAYO Comics Club #1 yang diadakan 15 Desember kemarin, banyak komikus-komikus, penulis, dan kontributor CIAY.. more

00 d salah paham editor

Meluruskan Kesalahpahaman Kreator Zaman Now Terhadap Pekerjaan Editor

Pekerjaan editor sering kali disalahpahami dan disepelekan, bahkan oleh kreator yang dinaungi editor sendiri. Padahal tu.. more

wallhere.com

Menelisik Kehidupan Thanos, Sang Mad Titan Yang Akan Menyerang Bumi di Film Avengers : Infinity War

Avengers: Infinity Wars semakin dekat! Yuk, kenalan sama villain terkuat di film ini... more

00-daisuki-d

Daisuki! Japan Festival 2018 Bertabur Guest Star Lokal dan Mancanegara!

Akan ada berbagai pertunjukkan menarik yang dimeriahkan oleh  penampilan Guest Star mancanegara dan lokal... more

(Sumber: tumblr)

Kenali Dulu Concert Hall Ini Sebelum Kamu Nonton Konser Di Jepang

Jika kamu ada rencana untuk nonton konser di Jepang, informasi ini penting banget untuk diketahui. Terutama kalau kamu a.. more