Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Take on Me Tayang di Indonesia Tanggal 23 Mei!

2 days ago

Apa kamu mengenal istilah chuunibyou? Bagi yang asing dengan istilah itu, baiknya menyimak sejenak. Chuunibyou adalah seseorang yang mencaati tingkatan di mana dia merasa kalau dirinya special, berbeda dengan manusia lainnya. Ada pula yang mengganggap dirinya memiliki kekuatan mistis, sampai dengan merasa kalau dia datang dari dunia fantasi. Bagi beberapa orang yang berpendapat agak ekstrim, chuunibyou juga bisa dikategorikan sebagai penyakit mental.

Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Take on Me Tayang di Indonesia Tanggal 23 Mei!

Poster Chuunibyou Movie di Jepang (Sumber: MyAnimeList

Jika kalian penggemar anime, pasti pernah juga mendengar anime berjudul Chuunibyou demo Koi ga Shitai yang serial perdananya ditayangkan pada musim gugur 2012 lalu. Anime yang diangkat dari cerita Light Novel itu dianggap cukup sukses di pasaran hingga dibuatkan sekuel yang berlanjut ke versi Movie yang terakhir ditayangkan di Jepang pada Januari lalu dan meraih pendapatan hingga mencapai 190 juta yen dalam 2 minggu penayangannya di bioskop.

Bagi yang mengikuti cerita anime bergenre slice of life berbalut komedi romance ini, berbahagialah! Berdasarkan kesuksesan di negara asalnya, Purple Plan selaku distributor film di Asia Tenggara berniat membawa Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Take on Me untuk ditayangkan di Indonesia.

Rikka Takanashi, Karakter Utama dalam Chuunibyou Movie (Sumber: Youtube)

Rikka Takanashi, Karakter Utama dalam Chuunibyou Movie (Sumber: Youtube)

Untuk yang belum pernah menonton anime Chuunibyou dan berniat menontonnya di bioskop, disarankan untuk menonton serialnya terlebih dahulu agar mengerti hubungan antar karakter yang ada di dalamnya. Dalam versi seri, diceritakan seorang remaja bernama Yuuta Togashi yang pernah trauma karena chuunibyou memilih melanjutkan sekolah jauh dari rumahnya lantaran tak bisa menahan rasa malu apabila bertemu dengan teman-teman dari SMP asalnya. Yuuta sewaktu SMP pernah mendeklarasikan dirinya sebagai Dark Flame Master, dan dia selalu malu apabila mengingat kembali akan hal itu.

Rikka, Hidup dalam Delusinya (Sumber: Youtube)

Rikka, Hidup dalam Delusinya (Sumber: Youtube)

Sayangnya, Yuuta justru tidak bisa menghapus masa lalunya di sekolah yang baru, ketika dia mengenal Rikka Takanashi, teman sekelasnya yang mengaku diri memiliki Wicked Eye. Impian Yuuta untuk menjalani masa-masa SMA tanpa chuunibyou pun sirna karena Rikka yang memasuki kehidupannya sehari-hari.

Kamar Rikka sudah dikosongkan lantaran hendak pindah ke Italia (Sumber: Youtube)

Kamar Rikka sudah dikosongkan lantaran hendak pindah ke Italia (Sumber: Youtube)

Kalau kalian sudah memahami konflik yang terjadi di dalam anime ini, Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Take on Me yang akan ditayangkan tanggal 23 Mei mendatang mengambil cerita ketika Yuuta dan Rikka sudah duduk di kelas 3 SMA. Suatu hari, Tooka—kakak perempuan Rikka—mengatakan kalau dia ingin mengajak Rikka ke Italia, karena Tooka akan bekerja di sana dan hendak memboyong seluruh familinya. Selain itu, Tooka juga khawatir karena sindrom chuunibyou Rikka membuat adiknya itu tidak kompeten untuk diterima di universitas yang ada di Jepang. Teman-teman mereka pun menyarankan, jika Yuuta tidak ingin berpisah dengan Rikka, mereka berdua harus menikah supaya mereka bisa hidup bersama di Jepang.

Rikka masih bisa santai memakan Senbe meski ada persoalan berat (Sumber: Youtube)

Rikka masih bisa santai memakan Senbe meski ada persoalan berat (Sumber: Youtube)

Staf inti yang berperan di dalam Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Take on Me tidak banyak berubah dari anime TV-nya, yang menjadi salah satu alasan anime ini dianggap konsisten. Dari posisi pengisi suara, Maaya Uchida kembali mengisi suara Rikka Takanashi, Jun Fukuyama mengisi karakter Yuuta Togashi, Sumire Uesaka mengisi suara Sanae Dekomori, Chinatsu Akasaki menjadi Shinka Nibutani, dan Azumi Asakura sebagai Kumin Tsuyuri. Tatsuya Ishihara pun kembali menjadi sutradara, Jukki Hanada sebagai penulis skenario, sementara Kazumi Ikeda yang mendesain karakter. Selain itu, ZAQ juga kembali mengisi lagu dalam anime ini, baik lagu pembuka maupun penutup.

Tooka, kepindahannya ke Italia membawa masalah baru (Sumber: Youtube)

Tooka, kepindahannya ke Italia membawa masalah baru (Sumber: Youtube)

Dari deretan staf maupun pengisi suara yang terlibat di dalamnya, wajar saja jika anime ini berhasil membuat penonton di Jepang tertarik untuk menontonnya. Bagaimana dengan kalian sendiri, apakah ingin menontonnya di bioskop juga? Kalau sudah menontonnya, ceritakan kesan-kesan kalian ya.

About Author

Saya Grad

Saya Grad

Menyukai May’n, anime, dan film Jepang. Bisa dihubungi melalui laman Facebook Saya Grad ataupun Twitter @grad_11

Comments

Most
Popular

00-d-roger-moore-james-bond

James Bond Versi Roger Moore: Dari Yang Terjelek Sampai Terbaik

Roger Moore adalah salah satu aktor James Bond populer karena konsistensinya. Film mana yang menampilkan James Bond terb.. more

(Sumber: reddit)

Gawat, Mobile Legends Digugat oleh League of Legends!

Akhir-akhir ini beredar kabar bahwa Riot Games, perusahaan game indie asal AS mengugat Shanghai Moonton Technology, peru.. more

Sumber gambar: Inverse

Kolaborasi Unik DC Comics: Injustice vs He-Man and the Masters of the Universe

Komik Injustice vs He-Man and the Masters of the Universe mulai terbit 18 Juli 2018. Sudah tahu kisahnya?.. more

Sumber gambar: gamespot.com

Game Klasik Favorit “Secret of Mana” Mendapatkan Treatment Remake Modern

Mungkin karena dianggap sebagai yang paling sukses, Seiken Densetsu 2 kemudian di-remake oleh Square Enix untuk pasar RP.. more

Sumber: nyblueprint.com

Call Me By Your Name: Kisah Cinta yang Dinodai Setetes Tinta Abu-Abu

Diadaptasi dari novel Ande Aciman dengan judul yang sama, “Call Me by Your Name”, berhasil menciptakan ruang-ruang a.. more