Cinderella Diet: Metode Diet Ekstrim yang Berbahaya Menurut Ahli Gizi

8 months ago
Sumber: wallpapercave.com

Kalau ngomongin soal Jepang, ga lepas dari yang namanya trend. Gak heran, soalnya Jepang menjadi salah satu negara yang paling banyak disorot. Misalnya dari trend fashion. Keunikan fashion di Jepang, sampai membawa style Harajuku x Yami Kawaii dari Tokyo menyebar ke berbagai negara.

Selain itu, Jepang juga dikenal dengan game-nya yang dapat mempengaruhi pasar global. Genre Survival Horror misalnya; genre ini lahir dari tangan dingin sutradara game Shinji Mikami dan game Resident Evil series.

Kedua contoh trend tadi dimulai dari Jepang dan berasal dari kreativitas mereka dalam mengolah sesuatu untuk jadi entertainment.

Banyak trend yang berasal dari Jepang yang ‘harmless’ alias tidak berbahaya untuk diikuti dan/atau ditiru. Namun sepertinya hal itu gak berlaku untuk trend yang satu ini. “Cinderella Diet”, trend yang memunculkan persoalan serius karena dianggap mengancam kesehatan secara global.

Body goal: Cinderella (Sumber: news.com.au)

Body goal: Cinderella (Sumber: news.com.au)

Berawal dari postingan-postingan Twitter, metode Cinderella Diet ini dengan cepat menjadi topik pembicaraan kontroversial karena dianggap absurd, tidak sehat dan berbagai tanggapan negatif lainnya. Berbagai klaim, mulai dari ahli gizi hingga orang biasa, menyebutkan kalau metode perhitungan Cinderella Diet berbahaya karena tidak menggunakan parameter hitungan yang seharusnya.

Tweet soal Cinderella Diet (Sumber: whimn.com.au)

Tweet soal Cinderella Diet (Sumber: whimn.com.au)

Satu argumen untuk yang tidak setuju dengan metode diet ini adalah “Cinderella merupakan karakter fiksi dimana proporsi tubuh yang dia miliki bukan merupakan perwakilan tubuh ideal seorang wanita (manusia) pada umumnya”.

Cinderella adalah karakter fiksi (Sumber: medium.com)

Cinderella adalah karakter fiksi (Sumber: medium.com)

Gak salah sih, karena kita tidak mungkin menjadikan proporsi tubuh seorang karakter fiksi/kartun/anime sebagai patokan sebuah bentuk tubuh ideal manusia. Itu absurd. Kalau tokoh fiksi dijadikan barometer, bisa dibayangkan tidak bagaimana membentuk tubuh seperti Nami, Nico Robin, Boa Hancock dan sejumlah karakter wanita di anime One Piece? Pinggang mereka sangat kecil dengan ukuran dada sangat besar. Sementara desain tubuh Cinderella (terutama versi Disney, yang menjadi ‘maskot’ metode diet ekstrim ini) juga tidak jauh-jauh amat dari sebuah fantasi seperti halnya One Piece. Sama-sama mustahil untuk ditemukan pada manusia.

Body goals yang mustahil untuk manusia (Sumber: neutronjammer.blogspot.com)

Body goals yang mustahil untuk manusia (Sumber: neutronjammer.blogspot.com)

Body Mass Index atau indeks massa tubuh yang dipakai dalam mengukur metode diet ekstrim ini juga tidak lazim. Cinderella Diet menggunakan ukuran perkalian tinggi badan dalam satuan meter dan mengalikannya lagi dengan angka 18.

Contoh perhitungan Cinderella Diet: jika seseorang memiliki tinggi badan 160 cm maka perhitungan Cinderella Diet dia adalah 1.60 x 1.60 x 18 = 46 kg. Jadi menurut Cinderella Diet, seseorang dengan tinggi 160 cm harus memiliki berat badan 46 kg.

Disinilah yang absurd menurut banyak ahli gizi. Karena umumnya perkalian yang digunakan bukan 18, tapi antara 20 hingga 22. Itulah angka ideal BMI. Jadi jika seseorang punya tinggi badan 160 cm, berat ideal dia seharusnya 51.2 hingga 56.3 kg.

Cinderella merupakan tokoh kartun animasi Disney. Tapi karakter ini pernah pula dijadikan film live action dengan aktris manusia. Pemeran Cinderella di film live action tahun 2015 kemarin adalah Lily James. Gimana hitungan berat badannya? James punya tinggi 170 cm dengan berat sekitar 54.8 kg.

Jika menggunakan “kalkulator Cinderella Diet”, aktris ini punya berat yang lebih besar dari yang ‘seharusnya’. Tapi lihat saja sendiri penampilan Lily James di film tersebut. Apa dia terlihat kelebihan berat badan sebagai Cinderella?

Lily James sebagai Cinderella (Sumber: usmagazine.com)

Lily James sebagai Cinderella (Sumber: usmagazine.com)

Keinginan memiliki tubuh kurus (atau lebih tepatnya: bentuk badan ideal) sering memicu tindakan ekstrim seseorang yang secara nyata mengancam kesehatan diri sendiri. Gangguan pencernaan dan anoreksia adalah persoalan serius yang berpengaruh langsung ke tubuh. Bertujuan memiliki bentuk badan ‘sempurna’ boleh-boleh saja, asal tetap berpegangan pada konsep hidup sehat dengan diet yang sesuai kesehatan.

Diet ekstrim seperti Cinderella Diet bukanlah konsep diet bagus untuk diikuti demi mendapatkan bentuk tubuh seperti Cinderella Disney. Cinderella hanya tokoh fiksi. Mungkin dia memiliki bentuk tubuh yang diinginkan banyak wanita, tapi bagaimanapun hidup sehat harus jadi prioritas dalam hidup. Termasuk saat melakukan diet.

Jika kamu punya pendapat soal diet dan kesehatan bisa beri komentar di bagian komentar.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Xagia Wars

Visual Novel Lokal Xagia Wars Segera Hadir di Steam!

Satu lagi game produksi Indonesia yang akan menyambangi platform gaming raksasa Steam. Kali ini adalah giliran Xagia War.. more

Sumber: http://people.com

Selain Jumanji, Ini Dia 10 Film Wajib Tonton yang Dibintangi The Rock

Lewat film “Jumanji: Welcome to the Jungle”, nama Dwayne Johnson atau yang lebih dikenal dengan sebutan “The Rock.. more

Mighty Morphin Power Rangers - Hendry Prasetya

Power Rangers Buatan Indonesia. Seriously?

Siapa di sini yang nggak kenal Power Rangers? Ternyata komiknya dibikin sama orang Indonesia... more

00-d-genre-romance

Menyulap Genre Romance Menjadi Anti Mainstream

Genre romance terlalu mainstream? Kamu bisa menyulap genre sejuta umat ini jadi tidak manstream dengan mencapur genre la.. more

[Drama Indonesia Comic Con 2017] Dilema Event Pop Culture: Dengan Tiket Masuk Berbayar Atau Gratisan?

Beberapa waktu lalu sempat terjadi “drama” di media sosial seputar bermasalahnya akses masuk gratis untuk cosplayer .. more