Cobra Kai: Sekuel Karate Kid yang Awalnya Tidak Terduga

5 months ago

Sekuel film bukan hal aneh di industri perfilman. Terutama untuk film yang memang menghasilkan profit besar dan/atau review bagus di film pertamanya. Lihat saja yang sekarang sedang trending seperti film ketiga “The Avengers”. The Avengers seri ketiga, ber-subtitle “Infinity War”, sedang dalam perjalanan menuju rekor film terlaris sepanjang masa.

Film jadul “The Karate Kid” juga mendapatkan treatment sekuel terbaru. Namun tidak seperti kebanyakan judul film sukses lainnya.

“The Karate Kid” adalah film lawas tahun 1984. Film ini memiliki plot klasik ‘underdog yang berjaya pada akhirnya’ seperti yang dimiliki film klasik “Rocky” (1976) dari Sylvester Stallone. Bercerita tentang seorang bocah laki-laki bernama Daniel LaRusso yang jadi korban bully seorang anak jagoan karate dari dojo ‘Cobra Kai’ bernama Johnny Lawrence.

Poster film The Karate Kid (1984). Sumber gambar: BoysLife

Akhirnya Daniel berlatih karate bersama jagoan karate tua Mr. Miyagi dan memasuki turnamen karate bersama Johnny setelah sebelumnya Mr. Miyagi bertaruh dengan pelatih Cobra Kai, John Kreese. Jika Daniel memenangi turnamen maka bully pada Daniel harus dihentikan.

Film yang dibintangi Ralph Macchio (Daniel), William Zabka (Johnny), Martin Kove (John) serta Pat Morita (Mr. Miyagi) ini sukses besar secara komersil. Dan bahkan secara kritik. Pat Morita mendapatkan nominasi Piala Oscar sebagai Pemeran Pembantu Pria Terbaik berkat aktingnya sebagai Mr. Miyagi yang terlihat santai namun jagoan karate itu.

Review bagus dari film The Karate Kid ini salah satunya berasal dari kritikus film yang pelit memberikan nilai: mendiang Roger Ebert. Ebert memberikan nilai 4 bintang dari total 4 bintang yang bisa diberikan dalam review dia dengan menyebutkan kalau The Karate Kid “menarik, dengan kisah yang menghangatkan hati tentang persahabatan yang sudah lama tidak kita dapatkan dari film”.

Secara komersial, film The Karate Kid meraup penghasilan US$90,8 juta dari modal produksi yang hanya US$8 juta saja.

Johnny versus Daniel di Final. Sumber gambar: YouTube

Film sukses ini tentu mengalami ‘milking’ seperti layaknya film-film sukses lain. Ada tiga film yang menyusul film pertama The Karate Kid (The Karate Kid Part II, The Karate Kid Part III, serta The Next Karate Kid). Terjadi penurunan kualitas di film-film ini (seperti yang terjadi di film The Crow).

Puncaknya adalah film remake The Karate Kid (2010), yang dibintangi oleh aktor laga Hong Kong populer Jackie Chan dan Jaden Smith (putra aktor/musisi Will Smith). Film remake ini, buat saya, adalah film super ngawur yang tidak pantas menyandang gelar sebagai bagian franchise “The Karate Kid”. Dari tema saja sudah salah; karena Jackie Chan itu maestro Kung Fu. Bukan karate. Saya sampai heran dengan keberadaan film ini. Salah judul banget!

Remake yang gagal paham. Sumber gambar: GoneWithTheTwins

The Karate Kid juga sempat mendapatkan serial TV. Itu terjadi tahun 1989 dan dalam format animasi/cartoon. Sebanyak 13 episode dihasilkan dan tidak begitu sukses di pasaran.

Cartoon The Karate Kid. Sumber gambar: Sell

Cukup lama franchise ini ‘kalem’ di pasaran pasca film gagal The Karate Kid Remake-nya Jackie Chan. Sampai akhirnya pada tanggal 4 Agustus 2017 muncul pengumuman akan dibuatnya mini seri televisi yang berupa ‘direct sequel’ The Karate Kid original dan diberi judul “Cobra Kai”. Timeline yang dipakai adalah 34 tahun pasca kemenangan Daniel atas Johnny di turnamen karate All Valley Championship.

Trailer Cobra Kai. Sumber gambar: YouTube

Yang menarik disini, sudut pandang karakter dibalik. Film akan berasal dari point of view Johnny, yang hidupnya kacau serta bernasib tidak baik sementara Daniel sukses dan menjadi sedikit sombong namun galau menata kehidupan suksesnya sebagai pebisnis. Johnny hidup sendiri dengan putra yang menjauhinya, sementara Daniel hidup bersama istri cantik dan putri yang populer serta putra yang petentengan.

Jiwa karate Johnny ‘terpicu’ kembali saat melihat tetangga barunya, Miguel, dipalak saat di parkiran mall. Dia menolong Miguel dan mulai berencana menghidupkan kembali dojo Cobra Kai yang sudah lama mati suri. Tindakan Johnny ikut ‘memicu’ Daniel, yang sedikit banyak mengalami rasa superioritas serta tak mau kalah; terutama oleh Johnny yang 34 tahun lalu dia kalahkan di turnamen karate.

Rivalitas keduanya, yang sudah padam 34 tahun, kembali menggelora hingga mengarah ke turnamen karate “All Valley Under 18 Tournament” berikutnya. Event dimana 34 tahun yang lalu, Daniel mengalahkan Johnny secara dramatis.

Rivalitas yang kembali membara setelah 34 tahun berlalu. Sumber gambar: TVLine

Cobra Kai dirilis di saluran berbayar YouTube Red dan terdiri dari satu season berisi 10 episode. Untuk penonton lama The Karate Kid versi original, ini mungkin hal yang seru dan tak terduga. Layak untuk ditonton. Sementara untuk yang belum pernah nonton The Karate Kid original mungkin perlu nonton dulu agar bisa menikmati serial Cobra Kai secara utuh. Have fun!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Ockto Baringbing: Menulis Cerita Komik Sampai Luar Negeri

Sempat naik di kancah internasional, pria jebolan DKV ITB ini akhirnya tidak lelah melahirkan karya-karya barunya. Ockto.. more

Sumber gambar: xseedgames.com

Kenalan dengan Senran Kagura, Game Ninja Seksi yang Populer!

Hingga Agustus 2017, game-game Senran Kagura sudah terjual lebih dari 1.65 juta unit di seluruh dunia. Lumayan laris ‘.. more

Steam, perusahan milik Valve (Sumber: legitreviews)

Steam Mulai Memalak Developer Game $100 Per Game

Steam mengumumkan di web resminya bahwa Steam Greenlight resmi digantikan dengan Steam Direct mulai 13 Juni 2017... more

Popcon Asia 2017, 5-6 Agustus 2017

Popcon Asia 2017, Ajang Silahturami Para Kreator Industri Kreatif Indonesia

Popcon Asia 2017 yang digelar pada 5-6 Agustus kemarin, masih sukses dan makin sukses menarik perhatian pengunjung! Even.. more