Cobra Kai: Sekuel Karate Kid yang Awalnya Tidak Terduga

3 months ago

Sekuel film bukan hal aneh di industri perfilman. Terutama untuk film yang memang menghasilkan profit besar dan/atau review bagus di film pertamanya. Lihat saja yang sekarang sedang trending seperti film ketiga “The Avengers”. The Avengers seri ketiga, ber-subtitle “Infinity War”, sedang dalam perjalanan menuju rekor film terlaris sepanjang masa.

Film jadul “The Karate Kid” juga mendapatkan treatment sekuel terbaru. Namun tidak seperti kebanyakan judul film sukses lainnya.

“The Karate Kid” adalah film lawas tahun 1984. Film ini memiliki plot klasik ‘underdog yang berjaya pada akhirnya’ seperti yang dimiliki film klasik “Rocky” (1976) dari Sylvester Stallone. Bercerita tentang seorang bocah laki-laki bernama Daniel LaRusso yang jadi korban bully seorang anak jagoan karate dari dojo ‘Cobra Kai’ bernama Johnny Lawrence.

Poster film The Karate Kid (1984). Sumber gambar: BoysLife

Akhirnya Daniel berlatih karate bersama jagoan karate tua Mr. Miyagi dan memasuki turnamen karate bersama Johnny setelah sebelumnya Mr. Miyagi bertaruh dengan pelatih Cobra Kai, John Kreese. Jika Daniel memenangi turnamen maka bully pada Daniel harus dihentikan.

Film yang dibintangi Ralph Macchio (Daniel), William Zabka (Johnny), Martin Kove (John) serta Pat Morita (Mr. Miyagi) ini sukses besar secara komersil. Dan bahkan secara kritik. Pat Morita mendapatkan nominasi Piala Oscar sebagai Pemeran Pembantu Pria Terbaik berkat aktingnya sebagai Mr. Miyagi yang terlihat santai namun jagoan karate itu.

Review bagus dari film The Karate Kid ini salah satunya berasal dari kritikus film yang pelit memberikan nilai: mendiang Roger Ebert. Ebert memberikan nilai 4 bintang dari total 4 bintang yang bisa diberikan dalam review dia dengan menyebutkan kalau The Karate Kid “menarik, dengan kisah yang menghangatkan hati tentang persahabatan yang sudah lama tidak kita dapatkan dari film”.

Secara komersial, film The Karate Kid meraup penghasilan US$90,8 juta dari modal produksi yang hanya US$8 juta saja.

Johnny versus Daniel di Final. Sumber gambar: YouTube

Film sukses ini tentu mengalami ‘milking’ seperti layaknya film-film sukses lain. Ada tiga film yang menyusul film pertama The Karate Kid (The Karate Kid Part II, The Karate Kid Part III, serta The Next Karate Kid). Terjadi penurunan kualitas di film-film ini (seperti yang terjadi di film The Crow).

Puncaknya adalah film remake The Karate Kid (2010), yang dibintangi oleh aktor laga Hong Kong populer Jackie Chan dan Jaden Smith (putra aktor/musisi Will Smith). Film remake ini, buat saya, adalah film super ngawur yang tidak pantas menyandang gelar sebagai bagian franchise “The Karate Kid”. Dari tema saja sudah salah; karena Jackie Chan itu maestro Kung Fu. Bukan karate. Saya sampai heran dengan keberadaan film ini. Salah judul banget!

Remake yang gagal paham. Sumber gambar: GoneWithTheTwins

The Karate Kid juga sempat mendapatkan serial TV. Itu terjadi tahun 1989 dan dalam format animasi/cartoon. Sebanyak 13 episode dihasilkan dan tidak begitu sukses di pasaran.

Cartoon The Karate Kid. Sumber gambar: Sell

Cukup lama franchise ini ‘kalem’ di pasaran pasca film gagal The Karate Kid Remake-nya Jackie Chan. Sampai akhirnya pada tanggal 4 Agustus 2017 muncul pengumuman akan dibuatnya mini seri televisi yang berupa ‘direct sequel’ The Karate Kid original dan diberi judul “Cobra Kai”. Timeline yang dipakai adalah 34 tahun pasca kemenangan Daniel atas Johnny di turnamen karate All Valley Championship.

Trailer Cobra Kai. Sumber gambar: YouTube

Yang menarik disini, sudut pandang karakter dibalik. Film akan berasal dari point of view Johnny, yang hidupnya kacau serta bernasib tidak baik sementara Daniel sukses dan menjadi sedikit sombong namun galau menata kehidupan suksesnya sebagai pebisnis. Johnny hidup sendiri dengan putra yang menjauhinya, sementara Daniel hidup bersama istri cantik dan putri yang populer serta putra yang petentengan.

Jiwa karate Johnny ‘terpicu’ kembali saat melihat tetangga barunya, Miguel, dipalak saat di parkiran mall. Dia menolong Miguel dan mulai berencana menghidupkan kembali dojo Cobra Kai yang sudah lama mati suri. Tindakan Johnny ikut ‘memicu’ Daniel, yang sedikit banyak mengalami rasa superioritas serta tak mau kalah; terutama oleh Johnny yang 34 tahun lalu dia kalahkan di turnamen karate.

Rivalitas keduanya, yang sudah padam 34 tahun, kembali menggelora hingga mengarah ke turnamen karate “All Valley Under 18 Tournament” berikutnya. Event dimana 34 tahun yang lalu, Daniel mengalahkan Johnny secara dramatis.

Rivalitas yang kembali membara setelah 34 tahun berlalu. Sumber gambar: TVLine

Cobra Kai dirilis di saluran berbayar YouTube Red dan terdiri dari satu season berisi 10 episode. Untuk penonton lama The Karate Kid versi original, ini mungkin hal yang seru dan tak terduga. Layak untuk ditonton. Sementara untuk yang belum pernah nonton The Karate Kid original mungkin perlu nonton dulu agar bisa menikmati serial Cobra Kai secara utuh. Have fun!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Anime Horror

Anime – Anime Horror Ini Pasti Diingat Anak 90an

Buat anak 90an, ngaku deh di banding hapalin pelajaran, pasti kalian lebih hapal dengan jadwal anime yang tayang di tivi.. more

(source 1: m.korea.net)

Seberapa Penting Olympic Winter Games untuk Korea Selatan?

Korea Selatan lagi giat-giatnya mempromosikan Olympic Winter Games yang ke-23. Kompetisi olahraga ini nantinya bakal dia.. more

(CIAYO Pictures)

Day 1 Comic Frontier (Comifuro) 9 Extra Hot, Day 2 Mulai Adem

Kalo ditanya dari mana Comic Frontier bermula, di Kantin Sastra UI atau yang dikenal dengan Kansas-lah semuanya dimulai... more

00-d-buka-bersama-ciayo-corp

Buka Bersama CIAYO Corp, Menjalin Silaturahmi Dengan Komikus Indonesia

Acara buka bersama CIAYO Corp. diadakan tanggal 7 Juni lalu mempertemukan para pegawai CIAYO Corp. dengan komikus dan pa.. more

Delapan film live action sudah jadi bukti Tomie berhasil “menyihir” penggila horor seantero Jepang. (Sumber: Mubi)

Kesamaan Dunia Game Nioh Dengan Sejarah Asli Jepang

Nioh adalah sebuah game aksi petualangan seru berdasarkan naskah film Akira Kurosawa berjudul “Oni” yang, sayangnya,.. more