Cuphead: Gabungan Kartun 1930an, Smooth Jazz, dan Gameplay Dark Souls

1 year ago
Imut abis, tapi kok sadis?

Ada baiknya ulasan ini diawali dengan peringatan: sayang-sayangi kontrolermu kalau kamu main Cuphead, ya. Game ini rawan bikin pemainnya banting barang pecah belah.

(Sumber: nowloading.co)

(Sumber: nowloading.co)

Cuphead adalah game platformer teranyar untuk Xbox dan PC dengan atmosifr 1930an, puluhan pertarungan boss, dan reflek dewa. Dikembangkan oleh StudioMHDR Entertainment, game Cuphead sebetulnya sudah dibocorkan sejak tahun 2014 melalui konferensi E3. Mengantisipasi respon yang tidak disangka, StudioMHDR memundurkan jadwal rilis untuk menyempurnakan Cuphead sampai ke penghujung kuartal ketiga 2017, tepatnya pada tanggal 29 September barusan ini.

Meski baru beberapa hari rilis, belum-belum ulasan tentang Cuphead sudah mentereng. Rata-rata nilainya di atas 8 dari 10! Para gamer Youtube lagi keranjingan Cuphead. Semua jadi ribut-ribut bahas game bervisual retro ini. Nggak kaget sih. Dilihat dari grafis unik dan pilihan musik jazz yang classy abis, Cuphead memang pantas dapat pengakuan tinggi.

Eits, tapi bukan itu yang bikin Cuphead jadi viral, lho. Game ini baru daun berkat sedikit ulah dari seorang jurnalis game luar negeri (nama disensor). Tepat saat hari perilisan Cuphead, jurnalis ini membocorkan 26 menit pertamanya mencoba Cuphead. Hasilnya? Dia dihujat gara-gara tidak bisa memencet tombol jump dan dash di tutorial selama tiga menit penuh. Nontonnya sakit, guys. Serius. Mata jadi perih. Rasanya kepingin jedotin jidat.

Susah ya.

Terlepas dari debat dan drama gamer yang mengiringi perilisan Cuphead, game ini tetap layak diulas dengan objektif. Yuk deh, kita simak poin-poin utama dari permainan berjudul Cuphead ini.

Visual Unik, Musik Asik

(Sumber: StudioMDHR Entertainment)

(Sumber: StudioMDHR Entertainment)

Tentu saja, satu hal paling mencolok dari Cuphead adalah visualnya yang tidak biasa. Kita dibawa pulang ke jaman kartun jadul yang layarnya cembung dan masih banyak semut itu gaes (noise, maksudnya). Cuphead mengusung visi artistik yang kuat dengan khas kartun dari tahun 1930-an. Simpel, solid, dengan gaya penggambaran yang lebih condong ke bentuk-bentuk bulat. Tiap frame digambar tangan, dilukis dengan cat air, baru nantinya dianimasikan secara digital.

Hasilnya luar biasa.

(Sumber: StudioMDHR Entertainment)

(Sumber: StudioMDHR Entertainment)

Rasanya jadi nggak kayak main game. Semua animasi dan transisi jadi mulus, tapi masih menyisakan sedikit imperfection yang bisa ditemukan di kartun-kartun Popeye dan Betty Boop tahun 30an. Iringan smooth jazz sebagai latar belakang musik Cuphead berhasil mengangkat atmosfir klasik-retro dengan mulus. Selain itu plotnya juga sangat tahun 30an—lebay, minim twist, khas anak-anak, tapi tidak klise. Simpel dan sangat pas.

(Sumber: StudioMDHR Entertainment)

(Sumber: StudioMDHR Entertainment)

Dari segi seni dan pemilihan visi, Cuphead layak diberi nilai: 9.5. Game dengan visual yang menyamai tingkat keunikan dan ambisi setara Cuphead mungkin sangat jarang kita temui di satu dekade terakhir. Well done!

Gameplay Presisi

Setelah dimanjakan visual cantik dan musik big band di telinga, kalian pasti ga sabar untuk mulai main. Ah, game kartun gini. Paling-paling cuma isapan jempol, ya? Nggak. Jangan lengah.

Gameplay Cuphead agak keparat soalnya.

Is it just like Dark Souls? (Sumber: StudioMDHR Entertainment)

Is it just like Dark Souls? (Sumber: StudioMDHR Entertainment)

Apakah akhirnya kita bisa memberi tahta Dark Souls Versi Platformer kepada Cuphead? Bisa jadi. Chad dan Jared Moldenhauer, para pendiri studioMDHR, rupanya terobsesi dengan gameplay Contra dan Metal Gear Solid yang konon sama bangsatnya. Easy to learn, difficult to master…

Di Cuphead, musuh-musuhnya keji. Dan kejam. Dan mereka punya seribu satu cara untuk mampusin kalian, mulai dari kodok berguling, tatap Medusa, air mata bawang, sampai jurus kepala melayang. Jangan pernah percaya sama semua senyum dan tampang bersahabat yang kamu temui di sini.

KEVVARAAT. (Sumber: StudioMDHR Entertainment)

KEVVARAAT. (Sumber: StudioMDHR Entertainment)

Inilah kenapa kalian butuh reflek dewa. Banyak banget yang terjadi di layar dan kalian harus selalu siap menghindari proyektil nyasar atau tabokan massal. Mengingat bahwa game ini sangat menekankan pertarungan melawan boss, proyektil nyasar atau tabokan massal bakal jadi makananmu sehari-hari. Dengar-dengar, dengan game besutannya ini, StudioMDHR punya niat merebut rekor dunia dalam kategori jumlah boss dalam satu game. Terakhir, jumlah boss paling banyak dalam satu game ada 25 buah. Cuphead punya berapa? Tiga puluh!

Makan tuh boss! (Sumber: connect.unity.com)

Makan tuh boss! (Sumber: connect.unity.com)

Belum lagi para developer game ini sangat ketat tentang rentang waktu jump, parry, atau dash yang harus dilakukan supaya pemain bisa bertahan hidup. Bisa-bisa namanya bukan Cuphead lagi, tapi ganti Cupsouls. Serius.

Sisi buruk main Cuphead adalah: kontrolermu bisa ambyar. Tapi sisi baiknya, begitu kamu selesai di satu boss, reward emosionalnya gede. Rasanya persis habis naik jabatan atau dapat angpao segepok tebel. Atau mirip keluar dari penjara.

YA TUHAN. AKHEERNYA. (Sumber: StudioMDHR Entertainment)

YA TUHAN. AKHEERNYA. (Sumber: StudioMDHR Entertainment)

Dari segi gameplay, Cuphead layak diberi nilai: 9. Nilai ini fluktuatif tergantung situasi. Kalau kamu barusan mati padahal sedikit lagi kamu bisa menang, nilainya bisa jadi minus satu atau minus dua.

Verdict? 

Apakah kamu cinta tantangan dan suka mengatasinya? Penganut paham maju tak gentar? Kalah seribu kali tapi rela bangkit seribu satu kali? Berarti Cuphead adalah game yang cocok buat kamu. Murah juga di Steam. Coba aja deh, hitung-hitung kenalan lah sama neraka jenis baru.

Tapi kalau kamu doyan game kasual, maaf, kalian tidak bakal berjodoh.

Ampun bang, yawla!! (Sumber: StudioMDHR Entertainment)

Ampun bang, yawla!! (Sumber: StudioMDHR Entertainment)

About Author

Inri

Inri

Writer, musician, and a certified procrastinator, Inri is an elusive creature who writes once in a blue moon. The only known way to summon this mystical being is to call its name three times in front of a pizza. No one would come, but at least you have a pizza.

Comments

Most
Popular

Nintendo Kembali Kena Tuntutan Hukum!

Gamevice menuntut Nintendo karena desain Joycon dari Nintendo Switch meniru desain produk mereka. Tuntutan mereka tidak .. more

Karakter karangan Fujiko F Fujio (koi-nya.net)

Fujiko F Fujio, Ayah Doraemon

Aku ingin begini, aku ingin begitu. Ingin ini, ingin itu, banyak sekali… Hayo…ada yang tahu lirik lagu salah satu k.. more

Sumber: Bonenkai Festival

Bonenkai Festival 12th Akan Kembali Menyapa Warga Bogor

Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor (STP Bogor) dan Lembaga Keterampilan dan Pelatihan - Bogor Hospitality Initiative (LKP-B.. more

Ternyata Banyak Unsur Indonesia di Manga Dragon Ball lho!

Dragon Ball, siapa yang gak tau dengan komik legendaris ciptaan Akira Toriyama ini? Nah, ternyata di manga ini banyak un.. more