Dear Basketball: Surat Seorang Kobe Bryant Yang Meraih Oscar

8 months ago
00-d-dear-basketball

“Dear Basketball,

From the moment I started rolling my dad’s tube socks and shooting imaginary game-winning shots in the Great Western Forum, I knew one thing was real: I fell in love with you.”

Pada tanggal 29 November 2015, pebasket NBA Kobe Bryant mengumumkan pensiun dari dunia basket. Pebasket yang menjalani 20 tahun karir basketnya untuk tim Los Angeles Lakers ini memang sudah melewati masa jayanya. Setelah didera cedera panjang, Kobe seakan kehilangan sentuhan emasnya. Free throw-nya memburuk, dan teknik yang digunakan sudah mulai usang.

01-dear-basketball-kobe

Sumber: Hypebeast

Kobe mengabarkan keputusan pensiunnya tersebut lewat sebuah surat yang ditulis di The Player’s Tribune. Surat yang disusun layaknya puisi tersebut merupakan bentuk curahan hati pebasket yang juga pernah membela timnas basket Amerika Serikat. Dear Basketball merupakan perwujudan dari isi hati Kobe – eskpresi cintanya pada olahraga basket sejak usia 6 tahun, perjuangannya menjadi seorang profesional, hingga pergelutannya di masa-masa sulit.

Sisi emosional Kobe dalam surat Dear Basketball tersebut diangkat ke dalam sebuah animasi pendek. 2 tahun kemudian, Dear Basketball tayang perdana di Tribeca Film Festival 2017. Film ini disutradarai oleh animator Disney, Glen Keane. Turut berpartisipasi adalah komposer musik kenamaan John Williams, serta Kobe Bryant yang membacakan suratnya sendiri.

02-dear-basketball

Sumber: Animation World Network

Karena dipegang oleh seorang animator Disney, kamu bisa melihat ada pengaruh kuat dalam desain karakter Kobe, entah di masa kecilnya atau masa dewasa. Teknik gambar tangan dengan arsiran pensil, dan dipadukan dengan efek spesial, membuat Dear Basketball terlihat cukup unik.

03-dear-basketball

Sumber: Animation World Network

Emosi utamanya dapat kamu rasakan dari penampilan Kobe. Ia bukan seorang seniman atau penyair, namun di sini ia membawakan sendiri puisi yang ia tulis. Kobe tak memiliki teknik ala aktor dan penyair kawakan, namun ia menuturkan Dear Basketball dengan tulus dari hatinya.

04-dear-basketball

Sumber: CBN

Nampaknya penampilan emosional dari Kobe Bryant inilah yang membuat Dear Basketball diganjar penghargaan animasi pendek terbaik dalam Academy Awards ke-90. Dear Basketball berhasil mengalahkan 4 film lainnya, termasuk Lou yangh diproduksi oleh Pixar.

Dear Basketball merupakan sebuah puisi dan film animasi yang tidak hanya menunjukkan sisi mengharukan dari seorang atlit yang telah “uzur”dan berusaha untuk masih bisa relevan di tengah kompetitor generasi barunya, namun juga sebuah karya inspiratif. Lewat Dear Basketball, Kobe berharap bisa memberikan semangat kepada pebasket lain yang memiliki mimpi yang sama dengannya semasa kecil.

05-dear-basketball

Sumber: Animation World Network

“And we both know, no matter what I do next, I’ll always be that kid with the rolled up socks, garbage can in the corner, :05 seconds on the clock, ball in my hands.”

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Mobil-Mobil Populer Pop Culture, Dari Mobil Donald Bebek Hingga Batman

Dalam pop culture, ada beberapa mobil terkenal di kalangan penggemarnya. Mobil-mobil ikonik tersebut ada yang memang ber.. more

Rediscover: Fear

2 minggu tersisa sebelum CIAYO Comics Challenge Vol. 3 dimulai. Kali ini, masukkan kisah Rediscover ke cerita horor lewa.. more

00-d-the-dragon-prince

The Dragon Prince: Animasi Netflix Buatan Penulis Avatar

Penulis cerita dan sutradara serial Avatar: The Last Airberder menyiapkan serial original The Dragon Prince yang akan ta.. more

Sumber: pinterest

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Seni Tattoo Tradisional Jepang

Kalau menonton film action yang ada kemunculan Yakuza di dalamnya, biasanya kita bisa melihat kalau beberapa Yakuza memi.. more

00 kreator idealis ddesktop

Bro Sis Kreator Idealis? No Problem! Tapi Baca Ini Dulu!

Tidak semua kreator memilih untuk mengikuti apa yang menjadi tren pasar. Latar belakang, prinsip, dan perspektif dari ti.. more