Deleted Scenes dari Film Justice League dan Sosok yang Bertanggung Jawab di Baliknya!

11 months ago
Film Justice League sedang beredar di bioskop terdekat. Ayo nonton, bro sis! Sumber gambar: Justice League

Bro sis sudah pada nonton dong, film Justice League?

Kalo belum, buruan gih! Sayang kalau dilewatkan. Kisah seru perjuangan para pahlawan bumi dalam mengatasi percobaan serangan alien luar angkasa Steppenwolf beserta pasukan Parademons itu memiliki plot yang mengindikasikan kalau mereka belum selesai. Adegan after credit juga menguatkan hal ini dan membuat saya semakin excited menanti kelanjutan Justice League.

Jangan langsung pada pergi deh, kalau ada film superhero selesai diputar. Biasanya ada bonus adegan pendek setelah credit roll selesai.

Nah… ngomongin soal adegan, ternyata di film Justice League banyak banget adegan yang dipotong jika dibandingkan dengan video trailer promotional yang sebelumnya beredar. Saya yang nonton tentu saja merasa heran. Dan akhirnya jadi kesal.

Karena alur film jadi sedikit terasa dipaksa ngebut. Dan sialnya hal beginian sering banget terjadi di film superheroes buatan Warner Bros. sebagai pemilik DCEU movies.

Berikut beberapa adegan dalam video promosi trailer yang akhirnya tidak ada/dimodifikasi di film yang beredar di bioskop-bioskop dunia (termasuk Indonesia). Oh iya, ini bisa dikategorikan sebagai ‘spoiler’ juga. Jadi jika bro sis belum nonton Justice League dan tidak ingin kena spoiler, sebaiknya nonton dulu sebelum melanjutkan membaca ya…

Adegan ini di-modifikasi di versi teatrikal. Sumber gambar: youtube.com

Adegan ini dimodifikasi di versi teatrikal. Sumber gambar: youtube.com

Bruce Wayne melihat hologram Man of Steel. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Bruce Wayne melihat hologram Man of Steel. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Barry Allen dalam gerakan super slow motion menembus kaca. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Barry Allen dalam gerakan super slow motion menembus kaca. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Alfred Pennyworth merasakan kehadiran seseorang. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Alfred Pennyworth merasakan kehadiran seseorang. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

“Let’s hope you’re not too late”. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

“Let’s hope you’re not too late”. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Adegan Cyborg goes full armor dan terbang tinggi. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Adegan Cyborg goes full armor dan terbang tinggi. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

“Shall we?”. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

“Shall we?”. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

“He said no”. “He said no”. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

“He said no”. “He said no”. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Ya. Adegan penting ini di-delete walau di modifikasi di versi teatrikal. Sumber gambar: youtube.com

Ya. Adegan penting ini di-delete walau dimodifikasi di versi teatrikal. Sumber gambar: Youtube.com

Flashback Victor juga tidak muncul di versi teatrikal. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Flashback Victor juga tidak muncul di versi teatrikal. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Adegan di trailer ini tidak muncul di versi teatrikal. Sumber gambar: youtube.com

Adegan di trailer ini tidak muncul di versi teatrikal. Sumber gambar: youtube.com

Padahal ini scene keren tapi tidak muncul di versi teater. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Padahal ini scene keren tapi tidak muncul di versi teater. Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Apa yang kau lihat, Ms. Lane? Your boyfriend? Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Apa yang kau lihat, Ms. Lane? Your boyfriend? Deleted. Sumber gambar: youtube.com

Nah… banyak fans bertanya-tanya kenapa banyak banget adegan yang dipotong? Kenapa dipotong? Mengapa durasi film jadi terasa terlalu singkat? Siapa sih yang memerintahkan hal itu? Zack Snyder, sebagai sutradara? Atau Joss Whedon, karena dia sutradara pengganti saat Snyder mundur karena urusan keluarga?

Satu nama belakangan ini dituding sebagai si biang kerok dari pemotongan adegan-adegan di Justice League. Dan tidak hanya di Justice League; orang ini juga dituduh melakukan hal yang sama di film Batman v Superman: Dawn of Justice dan Wonder Woman.

Perkenalkan Kevin Tsujihara.

Kevin Tsujihara. CEO Warner Bros. Entertainment. Sumber gambar: ibtimes.com

Kevin Tsujihara. CEO Warner Bros. Entertainment. Sumber gambar: ibtimes.com

Pria keturunan Jepang ini lahir dan besar di California, Amerika Serikat. Di tahun 1994 dia bergabung dengan perusahaan film raksasa Warner Brothers dengan fokus di bagian pengembangan bisnis dan konten online. Karir Tsujihara terus menanjak hingga akhirnya di tahun 2013 Kevin Tsujihara adalah CEO alias bos besar Warner Bros. Entertainment. Suatu posisi puncak yang punya segala kekuasaan akan jalannya perusahaan.

Pemegang posisi puncak di Warner Bros. Sumber gambar: dsreps.com

Pemegang posisi puncak di Warner Bros. Sumber gambar: dsreps.com

Jadi apa saja yang dilakukan pria ini sehingga mendapat serangan dari para fans DC Comics yang menganggap dia merusak potensi semua film DCEU yang diproduksi oleh Warner Brothers?

Jauh sebelum premiere film Justice League, Tsujihara di sebuah wawancara dengan media berpengaruh Wall Street Journal menyatakan kalau dia memerintahkan agar film Justice League berdurasi di bawah dua jam.

Hal ini seperti mengulangi aksinya di versi teater dari film Batman v Superman, di mana sebelumnya dia juga memerintahkan hal yang mirip. Film Batman v Superman versi blu-ray sendiri berdurasi 30 menit lebih lama dibandingkan versi teater; yang otomatis membenarkan teori kalau film teater Batman v Superman mengalami pemotongan sangat banyak sehingga menuai review jelek karena film nya dianggap terlalu cepat dan banyak plot holes.

Versi Blu-ray jauh lebih baik ketimbang versi teater. Sumber gambar: syfy.com

Versi blu-ray jauh lebih baik ketimbang versi teater. Sumber gambar: syfy.com

Kevin Tsujihara juga pernah mencoba mendikte film Wonder Woman, satu-satunya film DCEU yang hingga saat ini memiliki review paling baik dari film-film lainnya. Konon Tsujihara pernah memerintahkan agar adegan di “No Man’s Land” (yang sudah nonton film Wonder Woman pasti ingat adegan seru tersebut) dihilangkan saja. Namun kabarnya sutradara Wonder Woman, Patty Jenkins, menolak perintah tersebut dan tetap membiarkan adegan di No Man’s Land. Keputusan Jenkins berbuah manis, dengan penjualan dan rating Wonder Woman yang bagus hingga hari ini jika dibandingkan dengan film DCEU lainnya.

Adegan seru ini nyaris hilang dari film Wonder Woman karena ulah Kevin Tsujihara. Sumber gambar: youtube.com

Adegan seru ini nyaris hilang dari film Wonder Woman karena ulah Kevin Tsujihara. Sumber gambar: Youtube.com

Banyak yang penasaran dan bertanya-tanya apa yang melatar belakangi Kevin Tsujihara melakukan hal-hal yang buat banyak pihak dianggap sebagai metode perusakan potensi dari film-film DCEU produksi Warner Bros. Tapi hingga hari ini, baik pihak executives Warner Bros. dan Kevin Tsujihara sendiri tidak pernah memberikan statement apa-apa berkaitan dengan hal tersebut.

Clint Eastwood: Bro netizen mau elu dipecat tuh. Kevin Tsujihara: Wkwkwkwkwkwk. Sumber gambar: hollywoodreporter.com

Clint Eastwood: Bro, netizen mau elu dipecat tuh. Kevin Tsujihara: Wkwkwkwkwkwk. Sumber gambar: hollywoodreporter.com

Tapi dengan mulai maraknya hashtag #FireKevinTsujihara beredar di berbagai media sosial dan outlet berita entertainment dunia, hanya soal waktu saja hingga baik Warner maupun Tsujihara sendiri harus memberikan klarifikasi ataupun statement mengenai permintaan dan tuduhan fans pada CEO Warner Bros. tersebut.

Saya sendiri mendukung langkah dan hashtag #FireKevinTsujihara karena terlihat pria ini tidak mengerti (atau tidak mau mengerti) apa yang diinginkan fans DC Comics atas DC Extended Universe movies.

He need to go. Dia harus angkat kaki atau berhenti merecoki DCEU. Menurut bro sis sendiri gimana? Bisa komen di bagian bawah blog ya.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: Business Insider

Siapa Bilang Penulis Nggak Bisa Sekeren Komikus? Pede Aja Kali!

Jangan sampai kita menganggap bahwa penulis itu kalah keren dengan komikus. Hei, semua yang berjuang di industri kreatif.. more

Movie Marathon: Diantara Aksi Penghematan dan Sungguhan Movie Maniacs

Pernah gak kalian memikirkan lagi makna sesungguhnya dari kegiatan movie marathon ini? Spesifiknya, apakah kegiatan ini .. more

Suasana Bioskop Bisik (sumber: bioskopbisik.com)

Bioskop untuk Orang Buta, Konser untuk Orang Tuli

Suka nonton film? Atau datang ke konser? Gimana jadinya kalau ada bioskop untuk orang buta dan konser untuk orang tuli?.. more

Dimaz Sadewa Menguak Sejarah Batavia Lewat Komik

Sempet kepikiran nggak, kalau latar belakang sejarah dan hal-hal serius juga bisa diangkat jadi cerita yang menarik. Dim.. more

Sumber: www.playstation.com

Game Shadow of the Colossus, Karya Seni yang Selalu Dihidupkan Kembali

“Shadow of the Colossus” adalah salah satu dari sekian banyak video game yang bisa dikatakan sebagai karya seni deng.. more