Digaet Kemendikbud, Ditolak Kemkominfo, MUI dan Telkomsel. Ada Apa sih Sama Netflix?

2 months ago
Banner Netflix MUI

Apasih yang ada dipikiran kalian kalau denger kata “Netflix”? Nonton? Film eksklusif? Coba sebutin deh film-film yang kalian tau. Black Mirror? 13 Reasons Why? Riverdale? Sex Education? To All The Boys I Love Before? Yah, semua deh pokoknya.

Memang di era digital ini, semua berasa makin mudah. Kamu gak perlu lagi nyalain televisi atau jalan ke bioskop. Gak perlu juga ketinggalan tontonan yang kamu suka. Saat ini kamu udah bisa nonton di mana saja dan kapan saja, bahkan pas lagi melaksanakan pekerjaan penting di toilet.

Logo Netflix
Logo Netflix (Sumber: http://brand.netflix.com)

Saat ini Netflix menjadi layanan hiburan streaming terkemuka di dunia dengan lebih dari 158 juta keanggotaan berbayar di lebih dari 190 negara. Hanya dengan koneksi internet, kamu bisa nonton. Bahkan tayangan yang ada juga bisa kamu unduh untuk ditonton nanti.

Baru-baru ini pemerintah melirik Netflix. Yah, pemerintah Indonesia saat ini kayaknya lagi gencar-gencarnya melihat dunia kreatif. Setelah Sidang Majelis Umum PBB ke-74 pada 2019 lalu di New York, telah mengadopsi Resolusi tahun internasional ekonomi kreatif 2021 yang diprakarsai oleh Indonesia, secara luas. Indonesia kayaknya makin mendukung sisi dunia kreatif.

Penutupan IndoXXI
Pengumuman IndoXXI (Sumber: IndoXXI)

Saking mendukungnya, tahun ini Pemerintah Indonesia telah memblokir IndoXXI. Alasannya karena konten-konten yang disajikan adalah illegal dan merugikan para seniman dunia kreatif. Padahal bisa dibilang IndoXXI ini udah jadi “sahabat” bagi masyarakat Indonesia. Gimana enggak, tanpa bayar, tanpa effort apapun, kita udah bisa nikmatin berbagai film yang gak sempet kita tonton di bioskop.

Netflix Diblokir di Indonesia

Layanan Streaming
Layanan Streaming (Sumber: wartakota.tribunnews.com)

Berbeda dengan IndoXXINetflix merupakan penyedia layanan streaming video legal di Indonesia. Pun begitu layanan mereka masih diblokir oleh operator milik pemerintah sejak awal kemunculannya, karena dinilai belum memenuhi regulasi. Padahal kita bayar buat nikmati tayangan di Netflix. (termasuk buat kamu yang bayar murah dan beli langganan dari olshop).

Keributan antara Kemkominfo, Netflix, dan Telkom ini kedatangan satu pihak yang kayaknya nggak tahan kalau nggak ikut keributan, yaitu MUI. Komisi Fatwa MUI tiba-tiba mengeluarkan rilis yang menyatakan mereka siap mengeluarkan fatwa haram menonton Netflix. Komisi Fatwa MUI juga menyatakan mendukung sikap Telkom yang (terlihat) berusaha melindungi rakyat dari tayangan-tayangan yang tak bermoral.

Logo MUI - Netflix Diblokir
Sumber: Era Muslim

Pihak MUI beranggapan bahwa di masa kini, media sosial dan platform digital yang ada rentan untuk disusupi hal-hal yang tidak sesuai dengan agama dan tidak sesuai budaya Indonesia.

Btw, saat ini MUI mengaku tinggal menunggu laporan dari masyarakat terkait konten negatif Netflix. Eh tapi sampai saat ini belum ada laporan yang masuk mempermasalahkan Netflix, jadinya MUI belum bisa muncul ke panggung deh.

Kenapa Netflix Harus Diributkan?

Kehadiran Netflix gak mematikan pasar televisi konvensional. Pertama, kebanyakan penggunanya adalah mereka yang mampu membayar untuk jasa streamingnya. Ia hanya menjadi “pelengkap” dari berbagai pilihan tontonan yang sudah ada—bagi kalangan kelas menengah ke atas perkotaan tentunya.

Kedua, Netflix memang menyediakan fitur kendali orangtua (parental control), tetapi apa yang “wajar” di Amerika Serikat belum tentu “wajar” di Indonesia. Ada channel khusus anak-anak yang menyediakan tayangan seru. Selain itu, ada batasan umur untuk berlangganan Netflix. Masalah terbesar barang kali ada dalam soal “penyesuaian budaya”. Tidak semua konten Netflix sesuai dengan “kearifan lokal”, atau dalam bahasa resminya: sesuai dengan Undang-Undang soal sensor film.

Ditolak Kenkominfo, Diajak Kerjasama dengan Kemendikbud

KEMENDIKBUD
Kerjasama KEMENDIKBUD dengan NETFLIX (Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Di awal tahun ini, Netflix menjalin kerjasama dengan KEMENDIKBUD RI, dalam rangka menumbuhkan perfilman Indonesia. Kemitraan ini berfokus pada pengembangan kemampuan kreatif. Selain itu akan ada pula pelatihan di bidang keamanan daring atau online safety serta tata kelola dalam menghadapi pertumbuhan industri kreatif yang dinamis.

Tentunya masyarakat sangat senang akan hal ini. Namun bagi sebagian, hal ini dinilai aneh. Gimana enggak. Setelah Netflix diblokir oleh Kenkominfo, didukung Kemendikbud, eh sekarang mau dinyatakan haram oleh MUI.

Apa yang Harus Kita Tonton?

Udahlah tayangan SpongeBob SquarePants diblur, situs streaming diblokir, eh ini giliran ada wacana Netflix bakal diharamkan dan Liga Inggris disebut nggak sesuai jati diri bangsa. Jadi yang bisa kita nikmatin apa?

Masak mau nonton sinetron yang logika ceritanya amburadul? Apa harus nonton acara dangdut yang memperlihatkan lenggak lenggok tubuh? Ini kan sama aja bohong.

Sinetron Azab
Sinetron Azab (Sumber: WowKeren.com)

Duh, jangan-jangan nanti baca komik seru CIAYO Comics ikut di haramin lagi. (Gak deng, bercanda ya sayang). Cus, sebelum baca komik webtoon seru susah, mending cus buruan install CIAYO Comics dan langganan CIAYO Comics Plus+. Jangan sampe nyesel! Dijamin banyak yang seru-seru, tanpa iklan pula.

01-ciayo-comics-plus-intro
Sumber: CIAYO Comics

Btw, Kalau kamu jadi MUI, kira-kira apa yang kamu haramkan? Psst. jangan perasaaan aku, ya.

About Author

Chika

Chika

"I'm a bowling pin, even when I fall, I'll always stand back up" - Jay Park

Comments

Most
Popular

Saat Komik JENDI Tampil di Mata Najwa

Perenang difabel Jendi Pangabean tampil di Mata Najwa untuk bicara tentang perjuangannya serta komik JENDI yang mengangk.. more

Sabrina – Chapter 2: Berapa Lama Aku Harus Menunggu?

Siapa sih yang suka nunggu? Nggak ada yang suka nunggu lama-lama. Sabrina nyoba buat ngelatih kesabarannya. Tapi berapa .. more

Sumber: nyblueprint.com

Call Me By Your Name: Kisah Cinta yang Dinodai Setetes Tinta Abu-Abu

Diadaptasi dari novel Ande Aciman dengan judul yang sama, “Call Me by Your Name”, berhasil menciptakan ruang-ruang a.. more

00 game boy desktop

Game Boy: Konsol Handheld Anak Emas Nintendo

Sebelum Switch, 3DS dan DS, Nintendo sudah jadi raja video game handheld. Semuanya berkat Nintendo Game Boy... more

MPL-ID season 4

MPL-ID Season 4 Akan Adopsi Sistem Franchise

MPL-ID season 4 akan menerapkan sistem franchise dengan harapan bisa mewujudkan kompetisi adil dan sustainable bagi para.. more