Dilan dan Fenomena “Anak Nakal” Baik Hati di Dunia Nyata

6 days ago
00 d dilan bad boy

Fenomena karakter bad boy yang baik hati dan romantis memang sedang digandrungi di kalangan remaja. Hal ini ditandai dengan kemunculan film Indonesia yang berjudul Dilan sejak akhir Januari 2018 lalu.

Film ini merupakan adaptasi dari novel bestseller karangan Pidi Baiq, yakni Dilan 1990. Tokoh utamanya, Dilan, ternyata meninggalkan kesan menarik pada pembaca maupun penontonnya. Sebab, meskipun punya peringai yang nakal, tetapi pada dasarnya Dilan adalah anak yang baik, soleh, dan romantis.

Berkenaan dengan hal tersebut, sifat Dilan yang unik ternyata bukan sekadar mitos belaka. Ada banyak orang di dunia ini yang punya kecenderungan sama dengan Dilan, bahkan penulisnya pun—Pidi Baiq—disinyalir punya sifat yang sama dengan Dilan sewaktu masih mengenyam pendidikan di sekolah!

Sejumlah perempuan memang ada yang lebih menyukai laki-laki dengan tipikal seperti Dilan. Bad boy, tetapi baik. Hal ini bisa jadi dikarenakan pemuda-pemuda seperti Dilan punya kecenderungan menjadi sosok ksatria—terdepan dalam melindungi, setia dalam mencintai. Sehingga, jangan heran jika cewek-cewek seperti Milea mampu jatuh hati.

Lewat artikel ini, kami juga akan menunjukkan bahwa orang-orang yang bertampang nakal, belum tentu orang-orang yang jahat. Don’t judge the book by the cover, open it up.

Dilan Si Anak Bandel Jadi Salah Satu Fiksi Milenial Terfavorit Indonesia

01 pidi dilan

Sumber: BookMyShow

Siapa yang menyangka bahwa sosok Dilan yang nakal dan suka tawuran ternyata sukses menghipnosis jutaan remaja di Indonesia? Lewat fiksi buatannya, Pidi Baiq sanggup mengubah stereotipe anak-anak bertampang nakal/preman menjadi anak-anak baik yang terhormat.

Sebelum diangkat ke layar lebar, judul Dilan sendiri sebenarnya sudah populer dalam wujud novel. Dirilis secara resmi pada tahun 2015, novel itu sontak menjadi bestseller karena keunikannya. Pidi Baiq sanggup mengemas karakter Dilan menjadi sosok yang nakal, tetapi lucu, puitis, dan soleh.

Saat diangkat menjadi film pada akhir Januari 2018 lalu, kisah yang menggambarkan upaya Dilan dalam mengejar cinta Milea dengan gombalan-gombalan tingkat tingginya itu mampu membuat siapa pun yang melihatnya tersipu malu. Hanya dalam kurun waktu dua minggu sejak tanggal perilisannya, film yang mengambil setting di Bandung ini secara fantastis dapat menyentuh angka 4,3 juta penonton.

Pencapaian tersebut tentu saja terhitung menakjubkan bagi perfilman Indonesia.

Ini ditambah dengan fakta bahwa Dilan ternyata merupakan cerita yang terinspirasi dari kisah nyata. Legendanya, sang penulis—Pidi Baiq—merupakan personfikasi dari sosok Dilan di dunia nyata. Hal tersebut tak pelak membuat masyarakat semakin penasaran dengan filmnya. Dilan pun sukses jadi salah satu fiksi anak nakal terfavorit di Indonesia.

Karakter Bad Boy yang Baik Hati Hampir Selalu Berhasil Membuat Audiens Terenyuh

02 the heirs

Sumber: CewekBanget.ID

Selain Dilan, terdapat banyak pula karya lain yang menggunakan tokoh bad boy sebagai karakter utamanya.

Untuk film Indonesia, salah satu karakter bad boy yang terkenal adalah Nathan, tokoh utama dari film Dear Nathan yang juga merupakan sebuah adaptasi dari novel karya Erisca Febriani. Nathan digambarkan sebagai seorang cowok tengil yang suka membuat ulah di sekolahnya. Namun, ia memiliki sisi manis dan rapuh yang tak terduga. Kenakalannya juga bersumber dari masa lalunya yang kelam.

Tak cukup dengan karakter bad boy lokal, para remaja di Indonesia juga menggandrungi karakter bad boy pada fiksi-fiksi impor, seperti Kim Tan atau Choi Young Do yang digambarkan sebagai bad boy ganteng dan kaya dalam drama Korea, The Heirs.

03 harima

Harima Kenji, Karakter Bad Boy Baik dan … Kasihan. Sumber: Farah Sabrina DeviantArt

Selain itu, tokoh-tokoh bad boy baik hati juga terdapat dalam anime atau manga lawas seperti Great Teacher Onizuka atau School Rumble. Kedua fiksi itu pun sempat menjadi fiksi paling populer di masanya, bahkan masih menjadi legenda bagi para penikmat kultur pop Jepang.

Karya-karya yang menggunakan karakter bad boy sebagai tokoh utama mereka ini kebanyakan mempunyai persamaan sederhana. Biasanya sang bad boy terpengaruh oleh pengalaman pahit di kehidupannya, tetapi masih punya prinsip humanis yang kuat. Mereka seakan tidak ingin orang lain terjebak dalam kehidupan yang serupa dengan mereka, sehingga mereka berjuang menyelamatkan orang-orang di sekitar mereka.

Selain itu, tokoh-tokoh bad boy ini biasanya akan berubah seiring berjalannya waktu, berkat keberadaan karakter utama perempuan yang somehow sanggup mendorong mereka untuk berubah ke arah yang lebih baik.

Meskipun terdengar klise, namun plot semacam ini terbilang sukses, dan sanggup membuat audiens merasa melayang. Sebab, kebanyakan dari mereka akan menganggap hal seperti ini sebagai sesuatu yang sangat manis dan romantis, apalagi bagi para remaja wanita.

Hal-hal seperti itu tak jarang membuat kita berandai-andai: apakah karakter bad boy baik hati seperti itu benar-benar ada di kehidupan nyata? Simak pemaparan di subbab berikutnya!

Kelihatan Nakal Belum Tentu Jahat, Inilah Contohnya di Dunia Nyata!

04 taqwacore

The Taqwacores, Film Tentang Punk Muslim yang Mencari Jati Diri. Sumber: NPR

Meski sulit dipercaya, namun pada kenyataannya sosok bad boy yang baik hati memang benar-benar ada di kehidupan nyata.

Contoh kongkretnya adalah anak-anak punk yang belakangan bergabung dalam komunitas Punk Muslim Indonesia. Meskipun dulunya terlihat menyeramkan atau masih terlihat menyeramkan, tetapi komunitas yang telah menyebar di Jakarta, Surabaya, dan Bandung ini nyatanya berhasil mendobrak stigma masyarakat tentang anak punk yang dikenal suka mabuk-mabukan dan melakukan hal-hal buruk yang lainnya.

Pada komunitas Punk Muslim Indonesia, anak-anak punk aktif mengikuti pengajian yang rutin diselenggarakan oleh panitia serta melakukan kegiatan sosial. Tidak hanya itu, mereka juga mendirikan rumah singgah untuk anak punk jalanan, serta mengajari mereka bisnis kreatif untuk mendapatkan uang.

05 baca

Sumber: iyakan.com

Selain anak-anak punk, ada pula geng motor yang berpenampilan seram, tetapi baik hati. Adalah geng motor bernama BACA (Bikers Against Child Abuse), mereka adalah geng motor di Amerika Serikat yang bertugas melindungi anak-anak dari kekerasan rumah tangga maupun bullying. Tampang mereka sangar, tetapi hanya ditujukan kepada orang-orang yang hendak menyakiti anak kecil.

Masih banyak lagi contohnya di dunia nyata, kami tidak dapat menyebutkannya satu-persatu. Akan tetapi, inti pelajaran yang bisa kita ambil dari Dilan-Dilan di dunia nyata ini adalah: jangan menghakimi orang hanya dari penampilannya saja. Sebab, bisa jadi, mereka punya cita-cita yang lebih mulia daripada apa yang kita duga.

Sebagaimana yang kami paparkan di awal, don’t judge the book by its cover, open it up.

About Author

S09 Gruppe

S09 Gruppe

S09 Gruppe adalah circle penyedia konten kreatif. Motto kami adalah Care the Creativity, yang berarti kami peduli pada pertumbuhan kreativitas Indonesia. Berkenaan dengan motto tersebut, kami akan selalu memberikan insight-insight kreatif terbaru serta penyemangat untuk berkarya.

Comments

Most
Popular

Hobi Otaku Bisa Hasilkan Pendapatan Jutaan Rupiah, Begini Caranya!

Terkadang hobi itu bukan merupakan hal yang mudah, loh. Walaupun begitu, selama Kamu senang-senang aja dengan pengeluara.. more

Cantika - CIAYO Comics

Cantika: Kisah Tragis Putri Ilmuwan Khilaf

Bro sis udah pada baca Cantika belum? Buat yang belum tahu nih, Cantika adalah salah satu komik thriller di CIAYO Comics.. more

Film superhero yang kini berstatus klasik. Sumber gambar: theactionelite.com

Film X-Men Terkini Akan Berjudul ‘X-Men: Dark Phoenix’

Tak perlu lama menunggu, pihak Marvel dan 20th Century Fox sebagai pemegang lisensi film bertema X-Men baru-baru ini men.. more

Sumber: alchetron.com

Gaya Tidak Biasa Saharil Hasrin Sanin Lewat Ilustrasi Sederhana Hingga Karya Sastra di Malaysia

Menjumpai karya Saharil Hasrin Sanin di Indonesia memang seperti menemukan sebuah mata air berbeda di dalam sebuah sunga.. more