Dipatok Hingga Ratusan Juta Rupiah, VERTU Menjual Kemewahan Dalam Gadget

4 months ago
Sumber gambar: digitaltrends.com

Generasi ‘90an atau mereka yang sudah menggunakan telepon selular sebelum era smartphone mungkin pernah mendengar nama/merk “Vertu”.

Vertu Mobile Phone. Sumber gambar: youtube.com

Vertu Mobile Phone. Sumber gambar: youtube.com

Vertu adalah sebuah merk telepon selular. Merk ini diciptakan oleh raja pabrikan telepon selular era ‘90an, Nokia. Nokia sendiri merupakan merk tenar penguasa pasar telepon selular sebelum era millennium. Dulu yang namanya ‘handphone’ itu adalah daerah kekuasaan Nokia. Itu hal yang wajar saat itu. Nokia memang selalu inovatif (pada masanya) dalam menciptakan berbagai jenis telelpon selular, dengan berbagai jenis desain dan keunggulan. Produk-produk mereka selalu keren.

Pernah pakai/tahu Nokia N-Gage? Telepon gaming ini termasuk radikal pada masanya. Baik dari desain hingga kemampuan.

Nokia N-Gage. Sumber gambar: youtube.com

Nokia N-Gage. Sumber gambar: youtube.com

Jadi saat Nokia menciptakan Vertu, secara teori hal itu merupakan satu lagi inovasi yang ditawarkan oleh Nokia pada pasar telepon seluler dunia.

Tapi Vertu bukanlah salah satu produk Nokia standard seperti N-Gage atau Nokia 8250 yang seksi itu. Vertu merupakan brand yang berdiri sendiri, terpisah secara produk dari Nokia. Dan yang membuat Vertu menjadi bahan pembicaraan adalah: produk mereka sama sekali bukan ditujukan untuk pasar mainstream seperti yang dilakukan induknya, Nokia.

Pasar yang Vertu bidik adalah golongan the haves. Kelompok berduit. Orang kaya.

Vertu Diamond. Sumber gambar: techcrunch.com

Vertu Diamond. Sumber gambar: techcrunch.com

Resminya perusahaan Vertu didirikan tahun 1998 oleh Nokia, yang merupakan perusahaan Finlandia. Vertu memiliki kantor pusat di Church Crookham, Hampshire England, UK. Bisnis utama yang dilakukan oleh Vertu adalah manufacturing mobile telephone alias pabrikan telepon selular. Namun mereka memilih area yang tidak biasa di bagian ini, yaitu membuat telepon selular yang berbalut kemewahan di produk mereka, yang secara otomatis menjadikan produk telepon selular mereka ‘bukan untuk semua orang’.

Bagaimana tidak, bro sis? Semua telepon selular keluaran Vertu memiliki aura kemewahan yang sangat signifikan. Bukan soal fitur atau kinerja yang jadi andalan telepon selular Vertu (mereka bahkan baru mengadopsi sistem operasi Android di tahun 2013 setelah sebelumnya memakai sistem operasi perusahaan induk mereka Nokia, yaitu Symbian OS). Yang jadi andalan dan ciri khas telepon selular Vertu adalah material yang digunakan di produk mereka.

Vertu Signature Dragon. Sumber gambar: luxuo.com

Vertu Signature Dragon. Sumber gambar: luxuo.com

Jika telepon selular lain memakai bahan standar seperti plastik, metal, kaca atau karet untuk membuat produk mereka, Vertu tidak memakai bahan-bahan untuk ‘rakyat jelata’ seperti itu.

Telepon selular Vertu menggunakan bahan-bahan premium yang lebih cocok disebut sebagai ‘jewelry’ alias perhiasan di produk mereka. Sebut saja material seperti berlian, emas, platinum, ruby, sapphire, aneka kulit asli (ostrich, ular, buaya), dan berbagai bahan yang sama sekali berbeda atau tidak pernah digunakan pabrikan telepon selular lain di produk mereka. Bahkan Nokia, sebagai induk perusahaan, juga tidak pernah menciptakan telepon selular semewah ciptaan Vertu.

Vertu for Bentley. Citarasa mobil mewah Bentley di telepon selular. Lengkap dengan kulit pembungkus seperti yang ada di mobil Bentley sebenarnya. Sumber gambar: slashgear.com

Vertu for Bentley. Citarasa mobil mewah Bentley di telepon selular. Lengkap dengan kulit pembungkus seperti yang ada di mobil Bentley sebenarnya. Sumber gambar: slashgear.com

Vertu juga mengerjakan produk mereka secara handmade. One person assembling one phone. Satu pekerja mengerjakan satu telepon. Ini metode ‘craftmanship’ yang lazim digunakan untuk produk premium seperti misalnya jam tangan mewah, tas mewah ataupun perhiasan ekslusif lainnya. Jadi proses pembuatan telepon selular Vertu tidak menggunakan mesin pabrik seperti kebanyakan telepon selular. Semuanya berdasarkan kemampuan assembling pegawai Vertu yang jumlahnya konon tidak lebih dari seribu orang itu.

Assembling factory Vertu. Sumber gambar: libertylondongirl.com

Assembling factory Vertu. Sumber gambar: libertylondongirl.com

Harga produk telepon selular Vertu sangat mahal! Ini sesuai dengan material yang mereka gunakan dan juga ekslusivitas yang mereka tawarkan. Layaknya sebuah perhiasan seperti jam tangan mewah atau pena berlapis emas misalnya, telepon selular Vertu lebih berfungsi sebagai penanda status sosial penggunanya ketimbang alat komunikasi. Pada masa kejayaan mereka, produk Vertu dipakai mulai dari politikus hingga selebritis dunia. Karena memang hanya golongan tertentu yang sanggup memiliki telepon selular yang dijual mulai dari harga US$ 10.300 (model Signature Touch tahun 2014) alias Rp. 139 juta ini. Maksud saya, ayolah… apa bro sis mau membeli telepon selular seharga mobil? Saya sepertinya tidak hehehe.

Vertu Signature Touch. Dijual mulai dari harga Rp. 139.000.000,- Sumber gambar: qiwireless.com

Vertu Signature Touch. Dijual mulai dari harga Rp. 139.000.000,- Sumber gambar: qiwireless.com

Semakin sedikitnya konsumen, ditambah lagi produk Apple iPhone yang lebih berhasil menjual ‘kemewahan yang terjangkau’ dibandingkan produk Vertu, membuat Vertu semakin kolaps di pasar telepon selular. Nokia sudah melepas Vertu dari kepemilikan mereka tahun 2012 ke grup usaha EQT VI, yang kemudian menjualnya lagi ke Godin Holdings HK di tahun 2015. Perusahaan akhirnya kolaps di tahun 2017 bulan Juli dan menyisakan sekitar 200 pegawai yang terkatung-katung nasibnya.

Apple iPhone X tidak semahal Vertu namun tetap bisa masuk kategori “telepon mewah”. Sumber gambar: bgr.com

Apple iPhone X tidak semahal Vertu namun tetap bisa masuk kategori “telepon mewah”. Sumber gambar: bgr.com

Berita terakhir menyebutkan kalau pebisnis asal Turki, Murat Hakan Uzan, membeli seluruh aset (produk, merk dan lisensi) Vertu seharga US$ 61 juta. Jadi secara administrasi, Vertu merupakan bagian dari konglomerasi Uzan Group Turkey. Menarik untuk ditunggu apa yang akan dilakukan perusahaan Turki ini untuk Vertu ke depannya. Apakah Vertu akan dibangkitkan kembali atau malah hanya akan dijual lagi seperti sebelumnya.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: www.thedailybeast.com

Pesona Novel-Novel Haruki Murakami yang Aneh, Getir, dan Sepi

Tahun 2017 kemarin mungkin saja menjadi tahun yang sangat besar bagi hidup Haruki Murakami, karena pertanda bahwa diriny.. more

Sumber: www.dccomics.com

Review “Batman Gotham By Gaslight”: Misteri Pembunuhan Berdarah Jack The Ripper

Spin-off dari cerita Batman terus dikembangkan, baik dalam bentuk komik ataupun film animasi. Kali ini Batman hadir deng.. more

(Sumber : CIAYO Comics)

Soul Of Neko: Kisah Kucing Yang Mengubah Hidup Oto

Bro sis setuju gak kalau komik itu ibarat obat yang gak langsung ? Karena komik itu bisa ngilangin rasa bosan, stres, ca.. more

Sabrina – Chapter 7: Pulau Dewata

Sabrina sampai di Pulau Dewata. Saat itu bulan Oktober. Panas menyeruak, 32 derajat celcius... more

Yayoi Kusama. (Sumber: highsnobiety)

Yayoi Kusama: Polkadot Queen Asal Jepang yang Mendunia

Kalau kamu dengar nama Yayoi Kusama, pasti teringat dengan polkadot. Yap, seniman asal Jepang ini termasuk sebagai salah.. more