Disney Akuisisi Aset Film dan TV Fox: Apa Untungnya Bagi Disney?

9 months ago
Sumber: Variety

Dunia hiburan sedang diguncang kabar besar loh bro sis. Raksasa hiburan dunia Disney, pada tanggal 14 Desember kemarin telah menyelesaikan proses akuisisi aset-aset film dan televisi milik perusahaan Fox. Dengan nilai penjualan sebesar US$ 52 juta (sekitar 702 triliun Rupiah), Disney kini mendapatkan hak atas aset fisik, perusahaan, saham, serta IP yang dimiliki Fox.

Dilansir dari The Verge, kesepakatan akuisisi tersebut melibatkan properti-properti hiburan TV dan film milik Fox. Diantaranya adalah studio film 20th Century Fox dan divisi TV-nya, saluran TV kabel FX dan National Geographic, serta saham di Star TV, Sky dan Hulu.

Alasan penjualan asset Fox ini dikarenakan oleh proses restrukturisasi dalam internal Fox yang akan mengalihkan fokus bisnisnya pada divisi berita dan olahraga yang jauh lebih menguntungkan dibanding divisi hiburan mereka. Dengan kesepakatan akuisisi tersebut, Fox kini memegang kendali tiga properti saja, yaitu Fox News, Fox Business dan Fox Sports.

Sudah besar, kini Disney semakin besar saja. (Sumber: Mashable)

Sudah besar, kini Disney semakin besar saja. (Sumber: Mashable)

Berkat akuisisi tersebut, CEO Disney Bob Iger akan memperpanjang masa jabatannya hingga tahun 2021, alih-alih tetap pada rencananya untuk turun di tahun 2019. Hingga hari ini, nama pengganti Bob Iger saat ia bakal benar-benar mundur 4 tahun lagi masih belum ditentukan.

Kabar pembelian aset Fox oleh Disney ini awalnya berembus sejak bulan November lalu, namun menemui kesepakatan buntu. Awal bulan Desember ini kembali beredar kabar bahwa Disney kembali melanjutkan proses akuisisi aset Fox, hingga akhirnya pembelian tersebut disetujui.

Nah, apa sih arti akuisisi aset Fox ini buat Disney? Bro dan sis harus tahu nih, bahwa dengan mengakuisisi aset film dan TV Fox, artinya Disney juga punya akses penuh terhadap semua IP yang dimiliki Fox.

Avengers juga sudah besar, makin besar lagi kalau ditambah anggota X-Men. (Sumber: Armchair Arcade)

Avengers juga sudah besar, makin besar lagi kalau ditambah anggota X-Men. (Sumber: Armchair Arcade)

Akuisisi aset Fox sangat dinantikan oleh fans Marvel Cinematic Universe. Sebagai info ya bro sis, beberapa hak film untuk karakter Marvel dipegang oleh Fox selama beberapa tahun ini. Dua judul superhero Marvel yang diproduksi oleh Fox diantaranya adalah X-Men, Deadpool, serta Fantastic Four. Dengan kembalinya hak film superhero tersebut kepada Disney (atau dalam konteks ini Marvel), artinya kini mereka menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe!

“Film terbaru aku mau dibikin PG-13?! Serius cyinn?!!” (Sumber: Comic Book)

“Film terbaru aku mau dibikin PG-13?! Serius cyinn?!!” (Sumber: Comic Book)

Tapi tunggu dulu, apakah akuisisi ini bakal berpengaruh dengan film Marvel produksi Fox yang tengah digarap saat ini? Ambil contoh Deadpool 2, apakah film ini bakal dirombak ulang agar ramah disaksikan keluarga? Untuk Deadpool 2, Bob Iger menyatakan bahwa film tersebut masih bakal menyandang rating R, alias dewasa. Fyuh…

Pak tua Logan kembali lagi dari pensiunnya demi MCU. (Sumber: The Hollywood Reporter)

Pak tua Logan kembali lagi dari pensiunnya demi MCU. (Sumber: The Hollywood Reporter)

Akuisisi hak film Marvel yang dipegang Fox ini juga menarik, karena Hugh Jackman yang sudah pensiun memainkan karakter Wolverine lebih dari 10 tahun ini mengaku bakal kembali memerankan mutan bercakar adamantium ini apabila X-Men resmi menjadi bagian dari MCU. Hmmm, tentunya menarik banget ya bro sis melihat Wolverine kembali beraksi.

Kini Disney dan Lucasarts punya kendali penuh dari semua lisensi Star Wars yang ada. (Sumber: The Game of Nerds)

Kini Disney dan Lucasarts punya kendali penuh dari semua lisensi Star Wars yang ada. (Sumber: The Game of Nerds)

Kemudian bagi Lucasarts, akuisisi aset Fox ini berarti mereka kembali mendapatkan kontrol untuk film Star Wars Episode II sampai IV, yang seyogiyanya akan dikembalikan ke Disney pada tahun 2020. Kini Lucasarts sepenuhnya memiliki hak distribusi untuk film-film Star Wars tersebut.

Apakah alien Xenomorph yang lahir dari Xenomorph Queen kini termasuk dalam jajaran Disney Princess? (Sumber: Aliens)

Apakah alien Xenomorph yang lahir dari Xenomorph Queen kini termasuk dalam jajaran Disney Princess? (Sumber: Aliens)

IP-IP Fox lainnya yang kini dikontrol oleh Disney diantaranya adalah film Avatar dari James Cameron, Aliens, Ice Age, Planet of the Apes versi reboot, The Simpsons, Buffy the Vampire Slayer, How I Met Your Mother, Futurama, Firefly, The X-Files, dan masih banyak lagi.

The Simpsons tayang di Disney Channel? Hmmm… (Sumber: Metro)

The Simpsons tayang di Disney Channel? Hmmm… (Sumber: Metro)

Dengan sederet IP dan konten yang kini dimiliki Disney, usaha mereka untuk menciptakan kanal distribusi konten ekslusif yang sudah Disney rencanakan sejak lama semakin berjalan lancar. Disney yang berniat untuk menciptakan layanan streaming pesaing Netflix, kini punya lebih banyak katalog film dan acara TV yang bisa digunakan untuk mengisi konten dalam layanan tersebut.

Meski demikian, akuisisi aset Fox oleh Disney ini dipandang oleh beberapa pengamat sebagai sebuah langkah yang buruk. Dengan diserapnya seluruh aset milik perusahaan perfilman raksasa Amerika tersebut, maka kompetisi menjadi semakin timpang. Disney yang saat ini merupakan salah satu raksasa hiburan terbesar kini semakin besar saja. Apa yang ditakutkan adalah terjadinya monopoli hiburan dimana Disney mengatur segala sesuatunya mulai dari selera penonton hingga harga tiket bioskop. Insiden boikot Disney beberapa waktu lalu belum lama hilang dari pikiran orang loh.

Scar sebagai Disney, mengawasi kerajaan hiburannya yang ditenagai kapitalisme. (Sumber: Thoughts On)

Scar sebagai Disney, mengawasi kerajaan hiburannya yang ditenagai kapitalisme. (Sumber: Thoughts On)

Image Disney sebagai perusahaan ramah keluarga pun diduga bakal berdampak pada IP-IP yang kini mereka kontrol. Boleh saja Deadpool 2 tetap dilabeli rating R, namun bagaimana dengan IP yang lainnya? Bayangkan The Simpsons tanpa konten satir, bayangkan Alien tanpa adegan gore. Para eksekutif Disney harus berhati-hati dalam mengayomi IP yang kini mereka miliki.

Akankah logo dan lagu tema ikonik 20th Century Fox tetap lestari setelah dibeli Disney? (Sumber: Slash Film)

Akankah logo dan lagu tema ikonik 20th Century Fox tetap lestari setelah dibeli Disney? (Sumber: Slash Film)

Namun untuk saat ini masih terlalu dini untuk membicarakan dampak dari merger ini. Seluruh poin-poin di atas masih bersifat spekulatif, namun sangat mungkin terjadi. Kini semua keputusan ada di tangan Disney. Akankah mereka menjadikan akuisisi Fox ini sebagai batu loncatan untuk menyajikan konten-konten hiburan menarik, ataukah hanya bagian kecil dari master plan mereka untuk menguasai dunia hiburan?

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

00-d-comic-frontier-11-pr

Mau ke Comic Frontier 11? Ikuti Tips Transportasi Berikut Ini!

Tips transportasi Comic Frontier 11 membantu kamu sampai Balai Kartini dengan nyaman, menggunakan kendaraan pribadi atau.. more

Menjadi gamer yang punya prinsip. Sumber gambar: digitaltrends.com

Mengukur Penting Tidaknya Pengaruh Sebuah Review Di Video Game

Sebenarnya penting nggak sih, sebuah review? Apa review memang berpengaruh pada pengambilan keputusan bro sis?.. more

source 1: pinterest.com

5 Drama Series Netflix Underrated! Yuk Ditonton!

Ada banyak acara Netflix yang populer, dan ada juga yang luput dari sorotan. Inilah 5 drama series Netflix underrated ya.. more

Sumber gambar: nickelodeonafrica.com

Film Live Action Resmi ‘Dora the Explorer’ Beneran Dibuat – Segera Rilis di Musim Panas 2018

Jadi bagaimana jika kartun berkonsep edutainment seperti Dora The Explorer di-adaptasi ke film live action Hollywood?.. more

CIAYO Comics

Mengenal Oryza, Sosok Wanita Tangguh di Balik Consilium

Bro sis pasti udah gak asing sama film “Transformers” kan? Apalagi untuk penggemar adegan action atau genre sci−fi.. more