Dragon Ball & One Piece – Dua Anime Yang Masih Bertahan Dari Era Awal Millennium

3 months ago
Dragon Ball dan One Piece (Sumber: qygjxz.com)

Jika bro sis membaca artikel sebelumnya soal anime Bleach yang tidak bertahan lama, disana saya ada menyebutkan soal “anime yang menguasai pasar” sejak awal millennium. Dua judul di atas adalah bagian integral dari penguasa itu. Dan dibandingkan dengan judul-judul lain (yang sudah mencapai konklusi alias tamat), Dragon Ball dan One Piece terlihat masih sangat jauh dari kata “selesai”.

Versi awal dari anime Dragon Ball. Sumber gambar: funimation.com 

Versi awal dari anime Dragon Ball. Sumber gambar: funimation.com

Anime One Piece versi awal. Sumber gambar: onepieceofficial.com

Anime One Piece versi awal. Sumber gambar: onepieceofficial.com

Sebagai sebuah shonen manga, alias komik untuk pembaca cowok, Dragon Ball dan One Piece selalu menampilkan hal-hal seru yang membuat mereka terus mendapat support dari fans (dan tentu saja dari penerbit). Beragam produk di luar komik seperti anime, merchandise, action figure dan lainnya terus mengalir silih berganti. Setiap tahun, lini terbaru merchandise One Piece dan Dragon Ball dilepas ke pasaran. Dan selalu mampu meraup keuntungan.

Mengapa keduanya dapat terus berada di barisan atas, di bagian top-tier manga & anime di tengah kerasnya persaingan manga dan anime setiap musim?

Padahal boleh dibilang di setiap musim, berbagai jenis komik manga dan anime diterbitkan di Jepang. Ada empat musim di Jepang, dan di tiap musim selalu muncul shonen manga baru. Atau anime baru. Beberapa dari mereka ada yang mampu merebut perhatian pembaca. Misalnya saja serial “Shokugeki no Souma”, yang walaupun mengusung tema makanan & masakan tapi dapat digolongkan sebagai komik cowok (jika kamu membaca manga ini maka kamu pasti setuju dengan pendapat saya tadi hehehe).

Shokugeki no Souma memang tengah populer saat ini, namun saya berani bilang kalau komik itu masih belum dapat disejajarkan dengan One Piece maupun Dragon Ball. Setidaknya saat ini.

Shokugeki no Souma. Shonen manga/anime menjanjikan. Sumber gambar: pinterest.com

Shokugeki no Souma. Shonen manga/anime menjanjikan. Sumber gambar: pinterest.com

Berbeda dengan Bleach (yang sudah saya ulas dengan singkat sebelumnya), One Piece dan Dragon Ball mampu menciptakan suatu “dunia yang terasa memikat”. Di Dragon Ball, misalnya. Walaupun plot yang dimainkan masih mengusung standar komik cowok (baku gebuk adu kekuatan), tapi alur penceritaan serta karakter-karakter yang terlibat selalu membuat penasaran.

Seperti misalnya di arc “Tournament of Power” saat ini. Dengan pertaruhan hilangnya alam semesta, tiap dewa dan petarung setiap alam semesta jadi mati-matian berusaha agar menang dan tidak dilenyapkan oleh Zeno-sama (yang di desain berpenampilan polos seperti anak-anak tapi punya jiwa yang menurut saya brutal).

Jangan ketipu dengan tampilan polos karakter ini! Sumber gambar: gamespot.com

Jangan ketipu dengan tampilan polos karakter ini! Sumber gambar: gamespot.com

Rasa greget di setiap episode anime terkini Dragon Ball (disebut dengan judul “Dragon Ball Super”) membuat fans selalu menunggu episode selanjutnya setiap hari Minggu.

Sementara manga dan anime One Piece? Sama saja.

Walau karakter Luffy di awal-awal di desain sangat simple minded (dan sejujurnya, dia tetap saja simple minded sampai hari gini), tapi itu hanya bagian kecil dari “pesona” One Piece secara keseluruhan.

Son Goku, Uzumaki Naruto, Kurosaki Ichigo dan Monkey D. Luffy. Sumber gambar: plus.google.com

Son Goku, Uzumaki Naruto, Kurosaki Ichigo dan Monkey D. Luffy. Sumber gambar: plus.google.com

Karena karakter-karakter lainnya memiliki kepribadian yang lebih berwarna serta lebih kompleks dibanding dengan si tokoh utama One Piece, Monkey D. Luffy. Alhasil One Piece tetap menarik diikuti juga karena setiap arc alias babak memiliki kisah dan karakter pendukung yang di design dengan keren.

Ingat karakter Enel? Tentu juga ingat kalau desain Enel ini “heavily inspired” dari rapper kondang sejagat Eminem.

Nah lho… Susah dibantah ‘kan? Sumber gambar: totallylookslike.com

Nah lho… Susah dibantah ‘kan? Sumber gambar: totallylookslike.com

Kejelian Eiichiro Oda-sensei dalam mendesign karakter-karakter di One Piece menambah daya pikat One Piece ini dengan sempurna. Karakter-karakter mulai dari yang simple sampai yang nyeleneh, dari yang super seksi sampai yang super ancur. One Piece menjadi manga dan anime yang tidak membosankan untuk diikuti; walau secara pribadi saya berpendapat kalau manga One Piece ini kadang-kadang sulit untuk ‘dicerna’ karena gambarnya yang penuh dan berserakan di setiap panelnya.

Tapi siapa yang tidak suka melihat Nami yang seksi atau Jinbei yang keren dengan desain yokai/non-human nya?

“Strawhat Crew” Nami. Sumber gambar: pinterest.com

“Strawhat Crew” Nami. Sumber gambar: pinterest.com

Mantan Shichibukai Jinbei. Sumber gambar: gamespot.com

Mantan Shichibukai Jinbei. Sumber gambar: gamespot.com

Intinya adalah baik Dragon Ball maupun One Piece masih bertahan sejak kemunculan mereka hingga hari ini disebabkan oleh pintarnya mangaka keduanya (Akira Toriyama sebagai pencipta universe Dragon Ball serta Eiichiro Oda untuk One Piece) mengolah cerita agar tetap intens dan menarik. Dikerjakan oleh team produksi yang solid, Dragon Ball serta One Piece tetap dalam kondisi top dan fresh di pasaran. Walau terkadang kebosanan melanda (baik di kalangan fans maupun kreator) tapi tidak membuat kedua judul ini hilang posisi dari puncak penguasa manga dan anime Jepang (serta dunia).

Dan jika pihak kreator serta penerbit tetap mampu mempertahankan irama dari kedua judul ini agar stabil seperti sekarang, maka baik Dragon Ball maupun One Piece akan terus bertahan lama di pasaran. Menghibur fans lama, menggaet fans baru, dan menghasilkan laba milyaran Yen untuk industri manga dan anime Jepang.

Penguasa puncak shonen manga/anime saat ini. Sumber gambar: youtube.com

Penguasa puncak shonen manga/anime saat ini. Sumber gambar: youtube.com

Mustahil untuk menggeser keduanya dari puncak saat ini. Tapi untuk berdiri sejajar dengan Dragon Ball dan One Piece? Masih besar kemungkinan. Karena Bleach, Naruto serta Fairy Tail pernah membuktikannya.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Faza Meonk ngobrol-ngobrol sama Tim CIAYO Corp (Dokumentasi CIAYO)

Sidak: Faza Meonk Inspeksi Mendadak ke Kantor CIAYO Comics

Pada tanggal 22 Maret 2017 kemarin, kantor CIAYO Comics sempat didatangi Si Juki...Eh, maksudnya penulis Si Juki. Yupp.... more

Sumber: ablwang.com

Randoseru: Tas Punggung Anak SD Jepang Yang Ikonik

Kalau bro sis sering nonton anime yang ada karakter anak SD di dalamnya, besar kemungkinan kalau bro sis pernah melihat .. more

Sumber: games.ciayo.com

CIAYO Games Merilis CHIPS: Monster Tap

CIAYO Games merilis game baru bernama CHIPS: Monster Tap... more

Sumber: park-harajuku.com

Kenalan sama Mugi Tanaka, Anime Creator yang Menginspirasi

Punya cita-cita sebagai Anime Creator? Kenalan sama Mugi Tanaka yuk! Cewek berumur 26 tahun ini bakal menginspirasi kamu.. more

Member Cosuki Malang dengan kostum masing-masing

Cosuki, Basecamp-nya Cosplayer Malang

Ngoleksi kostum, gathering rutin, ikutan kompetisi, dandan pol dan pake kostum cosplay yang niat? Itulah aktivitas seru .. more