[Drama Indonesia Comic Con 2017] Dilema Event Pop Culture: Dengan Tiket Masuk Berbayar Atau Gratisan?

3 weeks ago
Penawaran Free Entry untuk event Pop Culture. Sumber gambar: facebook.com/IndoComicCon

Beberapa waktu lalu sempat terjadi “drama” di media sosial seputar bermasalahnya akses masuk gratis untuk cosplayer di Indonesia Comic Con 2017.

Banyak cosplayer yang mengeluh di media sosial tentang betapa sulitnya mendapatkan akses gratis tersebut walaupun mereka merasa sudah memenuhi syarat dan mengikuti tips, seperti Tips Buat Dapetin Free Entry Tiket Gratis di Indonesia Comic Con 2017.

Antrian Free Entry untuk cosplayer. Sumber gambar: indonesiacomiccon.com

Antrian Free Entry untuk cosplayer. Sumber gambar: indonesiacomiccon.com

Konon menurut berita yang banyak beredar, persyaratan super ketat soal kostum cosplayer agar dapat masuk venue secara gratis terkesan mengada-ada dan sulit untuk dipenuhi oleh banyak cosplayer yang datang. Kostum harus detail, identik dengan karakter asli, dan bukan original character yang tidak dikenal/terkenal.

Jadi sedikit sulit untuk menentukan posisi diri dalam hal seperti ini.

Di satu sisi, saya juga (seperti banyak orang lainnya) lebih prefer untuk dapat masuk dan menikmati suasana sebuah event pop culture (terutama yang berbau Jejepangan) tanpa dipungut tiket masuk. Toh nanti di event itu juga bakal spending money alias jajan dan lain-lain ‘kan? Untuk masuk ke lokasi masih juga dikenai duit? Itu argumen yang akan saya keluarkan.

Namun di sisi lain, saya bisa mengerti kenapa panitia/organizer sebuah acara memberlakukan sistem tiket masuk di event yang mereka adakan. Ada banyak faktor yang mendasari keputusan itu. Saya pernah datang ke event di kota Medan, Little Akihabara , dimana di event tersebut menghadirkan Guest Stars untuk meramaikan acara (termasuk Cosplayer imut Plant Lily dari Vietnam). Dengan menghadirkan bintang tamu tentunya menjadi extra cost buat event organizer, dan untuk meng-cover hal tersebut mereka akan menggunakan cara ekstra pula, salah satunya melalui penjualan tiket masuk.

Jika di event di kota Medan dengan Guest Stars yang tidak begitu banyak saja memaksa panitia memakai tiket masuk berbayar, maka bisa dibayangkan jika event sebesar Indonesia Comic Con 2017 akan seperti apa?

Tiga Guest Stars event Little Akihabara Medan. Sumber gambar: blog.ciayo.com

Tiga Guest Stars event Little Akihabara Medan. Sumber gambar: blog.ciayo.com

Indonesia Comic Con 2017 tidak hanya mengundang satu, dua atau tiga Guest Stars dari luar negeri. Ada banyak banget! Saya jamin kalau dana penjualan tiket masuk sekalipun tidak akan cukup untuk menutupi biaya mengundang mereka. Jadi secara pribadi saya paham kenapa ICC 2017 memberlakukan tiket masuk berbayar ke dalam venue.

“Ah tapi ‘kan mereka sendiri yang bilang akan kasi masuk gratis cosplayer yang datang dengan kostum?”

Itu argumen yang kemarin bersliweran di timeline media sosial. Walau saya tidak berada di lokasi untuk memastikan info-info yang ada, tapi saya bisa mengambil asumsi. Banyak keluhan/komplain soal cosplayer yang tidak diijinkan masuk gratis dengan alasan “kostumnya kurang detail”. Panitia ber-argumen kalau kostum cosplayer-nya identik dengan kostum karakter yang sedang mereka cosplay-kan, mereka boleh masuk gratis. Dan banyak yang “kalah” di bagian ini.

Harus identik betul dengan karakter yang di-cosplay-in. Sumber gambar: indonesiacomiccon.com

Harus identik betul dengan karakter yang di-cosplay-in. Sumber gambar: indonesiacomiccon.com

Argumen apapun yang keluar dari cosplayer dalam hal ini, saya anggap semuanya berdasar dan dapat dipahami.

Namun saya juga menganggap pihak organizer acara tidak dapat disalahkan.

Mostly karena saya anggap mereka, pihak panitia, mengharapkan cosplayer yang datang benar-benar membawa ‘effort’ mereka dengan kostum yang benar-benar ciamik. Dengan kostum cosplay yang “wah… mirip banget!” Karena dengan begitu, mereka (event organizer) tidak akan merasa ‘rugi’ memberikan akses masuk gratis untuk cosplayer yang terlihat membawa ‘effort’ mereka ke dalam venue.

Apa dan bagaimana ‘effort’ yang dimaksud, saya tidak bisa jawab karena organizer pasti punya ukuran/standard sendiri.

Mungkin effort seperti ini yang diinginkan panitia dari cosplayer yang hadir. JDF sepertinya juga setuju. Sumber gambar: akibanation.com

Mungkin effort seperti ini yang diinginkan panitia dari cosplayer yang hadir. JDF sepertinya juga setuju. Sumber gambar: akibanation.com

Dan jika kostum cosplayer tidak berhasil meloloskan mereka masuk ke venue secara gratis, mereka tetap bisa masuk setelah membeli tiket (yang sepertinya buat sebagian besar kalangan terasa cukup mahal). At worst, mereka yang gagal masuk gratis dan tidak bisa membeli tiket masuk masih dapat berkeliaran di sekitar venue. Walau tentu saja itu tidak menyenangkan sama sekali.

So.. event pop culture dengan tiket masuk berbayar, atau gratis?

Gratis always the best! Tapi jika harus beli tiket masuk, saya akan tetap membelinya jika saya merasa event tersebut worth the money. Mental gratisan tidak (selalu) salah koq, bro sis…. Mental yang salah itu adalah mental buang sampah sembarangan. Karena saya sering lihat sendiri, baik di event dengan tiket masuk berbayar maupun gratisan, budaya buang sampah sembarangan buat sebagian bangsa Indonesia masih tetap dominan. Itu yang salah. Dan malu-maluin sebagian bangsa Indonesia lainnya. Bro sis berada di bagian yang mana?

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Liputan: Anime Matsuri 2017

Event Anime Matsuri turut menghadirkan beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pop culture, salah satunya CIAYO Comi.. more

Michael Jackson

Michael Jackson Masih Hidup?

Siapa yang gak tau sama sosok Michael Jackson? Pria yang lebih dikenal dengan sebutan King of Pop ini adalah penyanyi Am.. more

Anna Wintour (Sumber: pursuitst.com)

Mengenal Sosok ‘The Devil Wears Prada’ di Kehidupan Nyata, Anna Wintour

Bagi pecinta fashion, sosok Anna Wintour pasti sudah tidak asing lagi. Wanita dibalik kesuksesan majalah Vogue ini terbi.. more

Sensor visual yang absurd dari TV Indonesia. Sumber gambar: twitter.com/adrianreynald

Sensor TV Indonesia Terlalu Ketat: Apakah Benar Efektif?

Saya akan setuju jika konten eksplisit bersifat kekerasan (seperti darah, mayat, hal-hal gore lainnya) mendapatkan senso.. more

Sabrina – Chapter 1: Clubbing di Tengah Kota

Malam itu ia bertemu Intan di salah satu club di tengah kota. Patung kuda terpajang di atap gerbang, sebagai ikon club i.. more