Dwi Koendoro, Komikus Panji Koming, Meninggal Dunia

5 months ago
dwi koendoro

Jagat komik Indonesia kembali kehilangan sosok legendaris yang membesarkan namanya. Dwi Koendoro, komikus komik Panji Koming, meninggal dunia di usia 78 tahun.

Dwi Koendoro. Sumber: Kompas
Dwi Koendoro. Sumber: Kompas

Komikus kelahiran kota Banjar pada 13 Mei 1941 ini merupakan pencipta komik Panji Koming yang terbit di koran Kompas setiap hari Minggu mulai dari tanggal 14 Oktober 1979. Ia mengawali karir sebagai karyawan tata artistik dan ilustrator untuk Kompas Gramedia di tahun 1976.

Karir komikus yang akrab disapa Dwi Koen ini kemudian melejit setelah diangkat menjadi kepala bagian produksi PT Gramedia Films di tahun 1979, dna kemudian di tahun 1984 ia menjadi kepala bagian audio visual PT Gramedia Films serta staf redaksi harian Kompas.

Komik Panji Koming. Sumber: Kompas / Dwi Koen Team / Twitter
Komik Panji Koming. Sumber: Kompas / Dwi Koen Team / Twitter

Panji Koming yang tayang di tahun 1976 ini mengisahkan tentang tokoh Panji Koming yang hidup di era kerajaan Majapahit. Koming merupakan pemuda kelas menengah ke bawah yang lugu serta peragu. Ia punya pacar bernama Ni Woro Ciblon yang selalu sabar menghadapi tingkah Koming. Nama Koming sendiri memiliki arti bingung atau gila, serta merupakan singkatan dari Kompas Minggu.

Kisah Panji Koming kebanyakan mengangkat isu-isu sosial dan aktual yang terjadi di Indonesia pada masa Orde Baru. Kisah ini dituturkan lewat tokoh Koming dan pacarnya, yang kadang ditemani tokoh lain. Sebut saja teman Koming bernama Pailul serta pacar gemuknya Ni Dyah Gembili, ahli nujum yang dipanggil Mbah serta anjingnya yang bernama Kirik, serta birokrat gila jabatan bernama Denmas Arya Kendor.

Baca Juga: Komik Origins: Gundala

Sumber: Kompas / Dwi Koen Team / Duniaku
Sumber: Kompas / Dwi Koen Team / Duniaku

Dwi Koendoro meninggal di Rumah Sakit Premier Bintaro hari Kamis ini, 22 Agustus 2019, pada pukul 3:14 WIB. “Iya betul beliau meninggal, tadi pagi,” kata Vani, sahabat keluarga Dwi Koendoro kepada Kompas. Ia menyambungkan, Dwi Koencoro sempat dibawa ke ICU, namun tidak dapat memastikan apa penyebab meninggalnya sang komikus.

Jenazah Dwi Koendoro akan disemayamkan di rumah duka. Segenap tim CIAYO Corp. menghaturkan bela sungkawa kepada komikus Dwi Koendoro. Semoga beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

About Author

CIAYO Blog Team

CIAYO Blog Team

Terdiri dari bro sis yang doyan nulis. Beberapa bro yang nyumbang tulisan udah cukup lama malang melintang di dunia perkomikan. Penulis lainnya udah jadiin nulis sebagai lifestyle. Blog ini jadi basecamp buat tulisan seputar komik, pop culture, dan game. Enjoy ya bro sis!

Comments

Most
Popular

Sabrina – Chapter 14: Sehangat Sentuhan Seorang Ibu

Gabrielle tidak habis pikir dengan jawaban Sabrina. Ia tahu, Sabrina memang lapar. Bukan keadaan perut yang Gabrielle in.. more

00-comiconnect-gen90an

Marchella FP Berbagi Kisah Terbentuknya Generasi 90an

Marchella FP berbagi kisah Generasi 90an di CIAYO COMICONNECT Tour 2018. Ia juga sharing pengalaman menggarap buku NKCTH.. more

Sumber: Polygon

Waduh! Dana Kickstarter Untuk Game Project Phoenix Diduga Diselewengkan Untuk Membuat Game Lain!

angat disayangkan bahwa masih saja terjadi kasus-kasus penyelewengan dana dalam proyek Kickstarter. Belum lama ini, game.. more

Sumber: Digitalspy.com

Rekor Terbaru dan Debut Premiere Black Panther yang Dibanjiri Review Positif oleh Wartawan

Bisa dikatakan, hadirnya film ini menjadi highly anticipated movie atau film yang paling ditunggu-tunggu di awal tahun.. more

Himpunan Mahasiswa Japanologi FIB UI menggelar Gelar Jepang UI 25. Di tahun ini, GJUI menghadirkan bintang tamu Kei Takebuchi dari Jepang!

Gelar Jepang UI 25 Bawa Musisi Kei Takebuchi

Himpunan Mahasiswa Japanologi FIB UI menggelar Gelar Jepang UI 25. Di tahun ini, GJUI menghadirkan bintang tamu Kei Take.. more