Eiichiro Oda: Mangaka dengan Dedikasi yang Extraordinary

3 months ago
(Sumber: jurnalotaku)

Bekerja sesuai passion tentu merupakan hal yang sangat menyenangkan bukan? Namun bukan berarti segalanya mulus-mulus saja. Bekerja sesuai passion berarti secara tidak langsung kamu akan memberikan dedikasi yang tinggi untuk pekerjaan itu. Sama halnya dengan penulis manga atau yang biasa disebut dengan mangaka. Membuat suatu karya yang disukai dan ditunggu-tunggu tentu bukan hal yang mudah, karena itu berarti kita bertanggung jawab penuh kepada penggemar.

Mangaka jenisnya bermacam-macam. Ada yang hanya menggambar saja tanpa memikirkan cerita, ada juga yang berperan sebagai penulis cerita. Dua-duanya sama-sama sulit. Bukan berarti yang membuat dan memikirkan ide cerita mempunyai pekerjaan yang lebih ringan ketimbang si penggambar. Menulis cerita tentunya mempunyai beban pikiran yang lebih untuk memikirkan cerita dan plot yang menarik.

Nah, bagaimana dengan Mangaka yang merupakan penulis sekaligus penggambar cerita? Wah, tentu sulitnya berkali-kali lipat. Dengan deadline yang padat serta waktu yang terbatas, Mangaka dituntut untuk bisa menyelesaikan cerita dengan baik. Bukan hanya gambarnya saja yang harus bagus, tapi ceritanya juga harus matang.

Kali ini CIAYO Blog akan membahas salah satu Mangaka terkenal, sangat terkenal dan terkenal sekali, yang sangat berpengaruh pada dunia komik yaitu Eiichiro Oda. Wah, tau dong? Pengarang dari komik jutaan umat, One Piece, baru-baru ini sedang merayakan 20 tahun anniversary komiknya. Bayangkan sudah berapa keuntungan yang diraih Oda dengan kesuksesan One Piece? Tidak hanya komik, anime-nya saja terbilang sangat sukses.

One Piece karya Eiichiro Oda. (Sumber: One Piece Wikia)

One Piece karya Eiichiro Oda. (Sumber: One Piece Wikia)

Kalau dilihat dari luarnya saja sih, kita pasti iri sekali dengan Oda dan pencapaiannya. Namun apakah Anda tahu apa saja yang harus dikorbankan Oda untuk menulis novel ini? Oda pertama memulai  debut komik  ini pada umur 22 tahun, itu berarti hampir setengah hidupnya telah ia habiskan untuk One Piece. Dan rutinitas itu hampir ia lakukan setiap hari. Apalagi seorang penulis komik manga bisa dibilang bekerja untuk dirinya sendiri bukan untuk orang lain, yang berarti ia tidak bisa mengambil hari libur sesukanya, karena ada jutaan fans yang menunggu kelanjutan One Piece.

Bandingkan saja Oda yang saat itu berumur 22 tahun sudah mengorbankan masa mudanya untuk fokus berkarier. Saat kita masih bersenang-senang dengan teman-teman, Oda harus berdiam di rumah mengerjakan komiknya.

Eiichiro Oda. (Sumber: Amino apps)

Eiichiro Oda. (Sumber: Amino apps)

Dikutip dari laman rocketnews24, beginilah kira-kira gambaran rutinitas sehari-hari Oda.

  • 05.00 – Mulai bekerja
  • Terus bekerja, dan hanya berhenti sebentar untuk makan.
  • 02.00 – Tidur

Nah, coba bayangkan, Oda hanya tidur 3 jam dalam sehari lalu dilanjutkan lagi dengan pekerjaannya. Bahkan ini dilakukannya selama seminggu berturut-turut tanpa waktu kosong. Jadwal per harinya pun sudah ditentukan seperti yang tertulis di bawah ini,

  • Senin-Rabu: Layout planning and character dialogue
  • Kamis-Sabtu: Drawing and inking
  • Minggu: Coloring and other tasks

Dengan kepadatan jadwal, bukan berarti Oda tidak pernah libur. Namun jika ada waktu kosong pun, Oda akan berkumpul dengan rekan penulis manga membicarakan mengenai manga. Kesibukannya di dunia manga juga bukan berarti ia tidak menikah loh. Pada tahun 2002, Oda bertemu dengan gadis cantik, Chiaki Inaba yang pada saat itu berperan sebagai Nami dalam acara Shonen Jump Fiesta. Dua tahun kemudian mereka pun menikah dan pada tahun 2006, pasangan ini dikaruniai seorang anak perempuan. Padatnya jadwal kerja, kadang mengharuskan istri dan anaknya berkunjung ke tempat kerja Oda, dan tak jarang pula ia menyisihkan waktu sehari khusus untuk anak dan istrinya.

Chiaki Inaba, istri Eiichiro Oda. (Sumber: genknews)

Chiaki Inaba, istri Eiichiro Oda. (Sumber: genknews)

Dedikasi Eiichiro Oda tentunya tidak perlu diragukan lagi. Saat dirawat jalan, Oda masih sempat-sempatnya menggambar chapter terbaru One Piece. Hal ini pun disaksikan sendiri oleh Masasi Kishimoto (pengarang Naruto) yang saat itu sedang menjenguknya. Kabarnya, satu-satunya cara agar Oda beristirahat adalah menyemprotkan gas tidur kepada Oda. Selain itu, bentuk dedikasi lainnya adalah saat ia ditanya mengenai caranya untuk mengatasi stress, “Mengarang manga yang menarik merupakan cara saya untuk mengatasi stress.” jawab Oda.

Wah, extraordinary sekali ya dedikasi dan semangat Eiichiro Oda. Meski sudah berjalan 20 tahun, sepertinya semangat Oda tidak pernah turun. Terbukti dari cerita One Piece yang sampai saat ini masih sangat menarik dan sama sekali tidak menunjukkan penurunan kualitas baik cerita maupun gambar.

Dedikasi tinggi Eiichiro Oda tak lagi patut diragukan. (Sumber: one piece wikia)

Dedikasi tinggi Eiichiro Oda tak lagi patut diragukan. (Sumber: one piece wikia)

Terinspirasi dari perjalanan karir Oda, ternyata untuk menggapai sesuatu tidaklah semulus yang dibayangkan, ya. Dedikasi yang besar, semangat dan tanggung jawab itu penting sekali loh untuk dimiliki oleh seorang Mangaka. Jadi bukan berarti karena ini adalah karyanya, ia bisa suka-suka mengambil libur atau bermalas-malasan.

Meja kerja Eiichiro Oda, tempat tiap chapter One Piece lahir. (Sumber: kotaku)

Meja kerja Eiichiro Oda, tempat tiap chapter One Piece lahir. (Sumber: kotaku)

Dengan era digital yang maju, segalanya menjadi lebih mudah. Jika dulunya Mangaka harus kesana kemari mengirimkan komik, sekarang ini, dengan email saja sudah bisa nyampe. Nah, Buat kamu yang mau mengorbitkan diri untuk menjadi komikus yang terkenal. CIAYO Comics sebagai platform komik digital Indonesia, sedang membuka kesempatan besar untuk para komikus mengikuti CIAYO Comics One Chot Challenge Vol. 2. Dengan hadiah dan reward fantastis dari CIAYO Comics, dijamin kamu bakal puas deh! Ayo, submit karya kamu ke kita. For more info about this challenge, click here.

Gambar: Lomba komik One-Shot Challenge dari CIAYO Comics dengan tema “ Extraordinary ”.

Gambar: Lomba komik One-Shot Challenge dari CIAYO Comics dengan tema “ Extraordinary ”.

About Author

Steffi CIAYO

Steffi CIAYO

“All life is an experiment. The more experiments you make the better.” —Ralph Waldo Emerson

Comments

Most
Popular

(Sumber: tumblr)

Kenali Dulu Concert Hall Ini Sebelum Kamu Nonton Konser Di Jepang

Jika kamu ada rencana untuk nonton konser di Jepang, informasi ini penting banget untuk diketahui. Terutama kalau kamu a.. more

BEKRAF Game Prime 2017, Hari Raya Bagi Gamers dan Insan Kreatif

BEKRAF Game Prime 2017 sukses digelar. Tahun ini Badan Ekonomi Kreatif Indonesia bekerjasama dengan Duniaku Network dan .. more

Imut abis, tapi kok sadis?

Cuphead: Gabungan Kartun 1930an, Smooth Jazz, dan Gameplay Dark Souls

Ada baiknya ulasan ini diawali dengan peringatan: sayang-sayangi kontrolermu kalau kamu main Cuphead, ya. Game ini rawan.. more

The Kasuaris – Episode 4: Cewe Ini Jatah Gw

Ya beginilah enaknya punya teman yang punya Lamborghini juga. Asoy geboy ngebut di jalanan ibukota... more

Game Dari Indonesia Ini Di-review Sebagai Game Casual Terbaik Di Russia

Indonesia patut berbangga, karena dewasa ini, game-game buatan anak bangsa mulai dilirik pasar Internasional. Industri y.. more