Ekshibisi NaoBun Project Pamerkan Komik Hingga Instalasi Seni

2 months ago

Semakin berkembangnya skena komik Indonesia dari segi karya, tentunya harus didukung dengan perkembangan dari segi industrinya. Dengan memperhatikan alasan tersebut, berbagai agensi yang bertujuan menghubungkan kreator dengan industri pun bermunculan. NaoBun Project memiliki misi yang sama, yaitu membangun industri komik Indonesia dengan mengembangkan skill kreator dan menghubungkan mereka dengan industri komik Indonesia.

“Dengan belajar dari Jepang, kami bertujuan besar membangun ekosistem industri karakter yang kuat di dalam dan luar negeri,” ungkap Bonni Rambatan, founder dari NaoBun Project. Bonni mendirikan NaoBun Project bersama dengan Naomi Saddhadhika, yang mana NaoBun sendiri merupakan subsidiari dari Rambatan Saddhadhika Design Firm.

01 naobun project

Sumber: CIAYO Pictures

Sebagai bukti sumbangsihnya, NaoBun Project menggelar sebuah ekshibisi bertajuk We Are NaoBun Project. Ekshibisi ini menampilkan 13 karya yang diproduksi dengan bantuan NaoBun Project dan disalurkan ke berbagai jenis platform. Ekshibisi ini berlangsung dari tanggal 6 sampai 13 Mei 2018 di The Japan Foundation Jakarta.

Karya-karya yang ditampilkan memiliki berbagai jenis format dan sarana publikasinya sendiri. Misalnya ada komik cult hit Mera Puti Emas yang sudah turun cetak, webtoon Sofia Fashion Investigations dengan tampilan all-new-nya, Primate Peril yang bisa kamu baca langsung di CIAYO Comics, dan masih banyak lagi.

02-naobun-project

Sumber: CIAYO Pictures

Karya-karya yang lahir dari NaoBun Project juga senantiasa mengangkat tema yang unik. Misalnya saja dalam komik Das Sollen yang mengangkat kisah drama hukum bertema industri kreatif, atau Wrench in the Works dimana sekelompok cewek “mencuri” alat perubahan milik tim magical girl. Ada pula karya-karya yang mengulas sisi depresif seperti Liyan 119.

03-naobun-project

Sumber: CIAYO Pictures

NaoBun Project juga menelurkan karya-karya multimedia lewat medium yang tidak konvensional. Misalnya ada Bunny dan Nao, komik yang mengaplikasikan elemen puzzle interaktif dan permainan kartu escape the room. Lain lagi dengan Sailor Spica, yang menggabungkan musik dengan instalasi seni.

Meski memiliki berbagai macam tema, bentuk, dan cara pemyampaian, karya-karya dari NaoBun Project selalu memiliki satu benang merah: mengangkat isu penting. “Komik yang baik adalah komik yang mampu mengangkat isu-isu sosial yang relevan dari lingkungan sekitarnya,” terang Bonni.

04-naobun-project

Sumber: CIAYO Pictures

Menurut Bonni sendiri, untuk mencapai tujuan itu, sebuah komik tak perlu terlalu menggurui dan memberikan pesan moralnya secara gamblang. “Namun, komik yang baik selalu mengangkat tema-tema yang relevan untuk memberikan argumen cerita yang baik, disertai dengan desain yang layak dan riset yang bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Untuk itu, judul-judul yang ditangani NaoBun Project senantiasa merangkul berbagai organisasi dan LSM sebagai penasihat atau mitra riset. Misalnya saja dalam Wrench in the Works, NaoBun Project bekerja sama dengan LSM KontraS. Lembaga ini bergerak dalam memperjuangkan hak-hak bagi orang hilang dan korban tindak kekerasan.

05-naobun-project

Sumber: CIAYO Pictures

Tak hanya ekshibisi, NaoBun Project juga mengajak para pengunjung untuk terlibat dalam berbagai macam aktivitas di setiap hari pameran. Ada portfolio review bersama Bonni Rambatan dan Naomi Saddhadhika; seminar IP bersama kepala Legal & IP Officer Fallisa Putri; serta talkshow bersama Bonni dan komikus Aisah PL tentang komik Sofia.

Pengunjung juga bisa belajar lewat kelas menulis bersama Keinesasih Puteri dan Kathrinna Rakhmavika; atau kelas menggambar bersama Kathrinna, Jasmine Surkatty, Wulan Hastungkara, Nin Dianda, Soyatu, Xora, Sarah Puspaherning, dan Yustina Antonio. Aktivitas ini terbuka bagi siapa saja, termasuk anak-anak hingga dewasa.

06-naobun-project

Sumber: CIAYO Pictures

Kehadiran NaoBun Project tentunya menambah semarak dunia komik Indonesia. Ini pun menjadi kabar baik bagi para kreator, entah itu komikus atau penulis cerita. Kini ada banyak jalan yang bisa dipilih untuk menerbitkan karya komik, salah satunya adalah dengan bantuan NaoBun Project dan agensi komik lainnya. Pertanyaannya sekarang adalah, kalau sudah ada organisasi yang siap membantu menerbitkan komik kamu, apakah kamu juga sidah siap untuk menempa skill dan mental kamu sebagai kreator teladan?

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Sumber gambar: droid-life.com

Mengenal Mario Kart: Game Balap Legendaris Nintendo yang Akan Muncul di Smartphone

Konfirmasi game terbaru Mario Kart untuk platform smartphone dilakukan Nintendo via akun Twitter resmi mereka. .. more

www.ciayo.com/challenge

Intip Gallery Challenger Yang Lolos Kurasi

Dari sekian banyak karya yang masuk, tim panelis CIAYO Comics udah milih beberapa karya yang lolos kurasi.. more

Sumber: youtube.com

Hari ini, Si Juki The Movie Akhirnya Dirilis!

Hari ini, 28 Desember 2017 Falcon Pictures akhirnya secara resmi merilis ‘Si Juki The Movie - Panitia Hari Akhir’!.. more

00-daisuki-d

Nostalgia Anime 90-an di Daisuki! Japan Festival 2018

Daisuki! Japan Festival 2018 adalah event Jejepangan yang bisa membangkitkan rasa nostalgia kamu dengan anime 90-an!.. more

(Sumber : http://www.skylarpictures.net)

Valentine : Film Superhero Wanita dari Indonesia

Ada kabar gembira nih buat bro sis yang suka sama film superhero. Setelah dimanjakan dengan superhero-superhero dari fil.. more