Ekuator Games Diakuisisi Agate Senilai 5 Miliar Rupiah

3 weeks ago

Agate, perusahaan gim Indonesia yang telah aktif menciptakan gim sejak tahun 2009, kini semakin mengibarkan sayapnya. Agate, di bawah PT Agate International telah berhasil mengakuisisi Ekuator Games. Akuisisi perusahaan selesai dilakukan pada tanggal 5 Januari 2019, dengan total nilai akusisi berkisar di 5 milliar Rupiah.  

Ekuator Games merupakan studio yang berhasil mencuri perhatian masyarakat dengan gim Celestian Tales. Gim ini berhasil dikembangkan melalui crowdfunding dan meraih prestasi luar biasa. Salah satunya ialah Tech in Asia yang memberikan penghargaan pada Celestian Tales sebagai salah satu dari 10 Game Indonesia Terbaik 2016. 

Sumber: Tech in Asia
Sumber: Tech in Asia

Cipto Adiguno, eks CEO Ekuator Games yang kini  menjabat sebagai Vice President of Consumer Games di Agate mengatakan, “Saya sangat excited dengan bergabungnya Ekuator Games dengan Agate. Saya yakin kami bisa menciptakan game dengan kualitas lebih baik lagi dan membawa nama Indonesia di industri game dunia.” 

Akuisisi ini juga merupakan bentuk nyata kolaborasi pelaku bisnis industri gim di Indonesia untuk meningkatkan kualitas gim lokal. CEO Agate, Arief Widhiyasa, mengatakan bahwa tujuan dari akuisisi ini adalah untuk mempersatukan kekuatan talenta-talenta di  Agate dengan talenta-talenta dari Ekuator dalam rangka meningkatkan kecepatan dan kualitas produk consumer game Agate, dengan harapan ke depannya dapat turut membawa industri gim Indonesia ke pasar global. 

Sumber: Ekuator Games
Sumber: Ekuator Games

Pasar global memang menjadi tantangan besar bagi pelaku bisnis industri gim di Indonesia. Namun, bukan berarti Indonesia tidak dapat menorehkan prestasi. Valthirian Arc, misalnya. Gim buatan Agate ini merupakan gim konsol yang dirilis untuk Nintendo Switch, PS4, serta PC melalui Steam. Valthirian Arc berhasil meraih posisi ke-2 Best New Game di Inggris saat perilisannya masih kurang dari 24 jam. Tidak hanya itu saja, Valthirian Arc yang dikembangkan selama 2,5 tahun ini pun secara finansial berhasil balik modal dalam kurun waktu tidak lebih dari 1 bulan sejak tanggal perilisannya. Kurang dari 3 bulan rilis, Valthirian Arc telah meraih hingga belasan miliar rupiah dari hasil penjualan. Pencapaian Valthirian Arc dapat dikatakan sebagai prestasi luar biasa untuk ekosistem gim di Indonesia, dengan fakta bahwa Valthirian Arc merupakan  gim lokal pertama dengan 100% IP milik Indonesia yang juga mengeluarkan versi cetakan disk fisik untuk PS4. 

Baca Juga: Perjalanan Agate Mengembangkan Valthirian Arc

Tentang Agate  

Agate, di bawah PT Agate International, adalah perusahaan dan studio pengembang gim yang didirikan pada 2009 dan berbasis di Bandung. PT Agate International memiliki dua bisnis utama, yakni pengembangan gim di bawah Agate dan pengembangan gamification dan solusi pembelajaran di bawah Agate Level Up, serta sebuah subsidiary yang bergerak di bidang periklanan digital, Seruni. Selama sembilan tahun perjalanan, Agate telah memiliki lebih dari 200 crew, 250 judul gim yang menjangkau 5 juta pemain di seluruh dunia, serta lebih dari 20 penghargaan, baik dari dalam dan luar negeri. Perkembangan yang pesat ini telah mengukuhkan Agate sebagai salah satu perusahaan gim local terstabil dan terdepan di Indonesia. Dengan motto “Live the Fun Way”, Agate berkeyakinan bahwa kehidupan akan lebih baik ketika kebahagiaan hadir di sana. Dan gim, adalah salah satu sarana untuk mencapai kegembiraan tersebut. Informasi lengkap dan terkini mengenai Agate dapat dilihat di www.agate.id.  

Tentang Ekuator Games 

Ekuator Games merupakan studio gim yang berbasis di Bandung yang didirikan pada 2013 oleh 4 co-founders, yakni Cipto Adiguno, Ray Suryadiptya, Nathalia Noor, dan Denny Eka Saputro. Ekuator Games merupakan developer gim pertama di Indonesia yang sukses menembus target di Kickstarter.com melalui gim Celestian Tales: Old North yang dirilis pada 2015. Celestian Tales: Old North telah berhasil mendapatkan banyak penghargaan, antara lain Most Promising Game (GDG 2014), Best NarrativeBest Audio, danGame of the Year (GDG 2015), Best Narrative (IN.Game Jogja 2015), Best Local Developer (Toys & Games Republic 2015). Informasi lengkap mengenai Ekuator Games dapat diakses melalui http://www.ekuatorgames.com.

About Author

CIAYO Blog Team

CIAYO Blog Team

Terdiri dari bro sis yang doyan nulis. Beberapa bro yang nyumbang tulisan udah cukup lama malang melintang di dunia perkomikan. Penulis lainnya udah jadiin nulis sebagai lifestyle. Blog ini jadi basecamp buat tulisan seputar komik, pop culture, dan game. Enjoy ya bro sis!

Comments

Most
Popular

Sumber: Eze Nkiri

Uwe Boll, Tersangka Utama Gagalnya Adaptasi Film Video Game

Kenapa ada anggapan kalau film adaptasi dari video game selalu jelek? Mungkin alasannya bisa ditanyakan ke sutradara yan.. more

http://www.geeksleague.com.br/

Captain Marvel akan Muncul di Avengers: Infinity War! Sudah Tahu Siapa Dia?

Avengers : Infinity War sudah dikonfirmasi akan tayang pada tanggal 25 April 2018, dan merupakan crossover pertama yang.. more

Sumber: Zimbio

Teori Konspirasi: Avril Lavigne Sudah Meninggal Sejak Tahun 2004!

Avril Ramona Lavigne, atau yang lebih dikenal Avril Lavigne ini memang sangat terkenal di genre musik pop punk. Namun ap.. more

Sumber gambar: digitaltrends.com

Dipatok Hingga Ratusan Juta Rupiah, VERTU Menjual Kemewahan Dalam Gadget

Pasar yang Vertu bidik adalah golongan the haves. Kelompok berduit. Orang kaya... more

Budaya Part Time Job di Jepang dan Korea

Di Jepang, pelajar berumur 15 tahun sudah bisa mulai melakukan part time job. Orang yang melakukan part time job biasa .. more