Emoji Ini Dilarang oleh Instagram dan Facebook Karena Di Anggap Simbol Seksual?

1 week ago
Emoji Dilarang_Banner

Mengekspresikan perasaan lewat tulisan sepertinya memang dianggap kurang, karena pesan yang ingin disampaikan terkadang tidak seperti yang kita inginkan. Untuk itulah ada beberapa simbol, karakter dan emoji yang digunakan untuk lebih memperjelas pesan yang kita maksud. Terutama di media sosial.

Media sosial sebagai tempat berekpresi saat ini memberikan berbagai macam fitur yang dapat melengkapi kenyamanan aktivitas kita. Namun baru-baru ini ada beberapa emoji yang dilarang digunakan di Instagram dan Facebook karena dianggap sebagai simbol seksual. Kenapa?

Sejarah Emoji

Sebelum mengetahui masalah tersebut, mari kita kembali ke masa lalu mengenai emoji itu sendiri. Berdasarkan situs msn.com, kata “emoji” sendiri merupakan kombinasi dari dua kata Jepang yaitu: “e,” berarti gambar, dan “moji” yang artinya karakter. Emojis – ideogram dan smiley yang digunakan dalam platform digital – berasal dari Jepang pada akhir 1990-an.

Emoji Dilarang_Shigetaka
Shigetaka (Sumber: abc.net.au)

Shigetaka Kurita, seorang karyawan di perusahaan telepon genggam Jepang NTT DoCoMo, mengembangkan emoji pertama pada 1998. Dia mendapat inspirasi dari ramalan cuaca, karakter Cina dan rambu jalan. Selain itu, komik manga, serta tanda-tanda internasional untuk kamar mandi. Menggunakan grid 12×12 piksel, dia dan timnya menghasilkan 176 ikon.

Jadi intinya kamu bisa saja berkomunikasi hanya menggunakan huruf. Namun kamu bisa mengirimkan emoji ke penduduk asing dan kalian tetap akan saling mengerti. Tanpa batasa. Emoji menjadi bentuk komunikasi digital.

17 Juli Diperingati Sebagi Hari Emoji Sedunia

Dikutp dari kompas.com, Hari emoji sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 2002, tahun di mana Apple meluncurkan aplikasi kalender iCal pada agenda konferensi MacWorld. Tapi Google menandai hari emoji pada 12 Juli, sementara Twitter menandainya pada 15 Juli. Walaupun begitu, hari emoji sedunia tetap dirayakan setiap 17 Juli.

Jadi Word of the Year di 2015

Emoji Dilarang_viral
Sumber: teepublic.com

Saking viralnya, setelah memperhatikan dampak signifikan emoji terhadap budaya dan komunikasi populer, Kamus Oxford menamai emoji “Face With Tears of Joy” menjadi Word of the Year di 2015. American Dialect Society memilih emoji “terung” sebagai Emoji Paling Terkemuka di 2015 dalam hitungan mundur The Word of the Year.

3 Emoji Dilarang Karena Dianggap Tabu?

Emoji Dilarang_seksual
Sumber: pixabay

Media sosial Facebook dan Instagram, baru-baru ini mengeluarkan larangan penggunaan emoji terong, buah persik dan tetesan air. Larangan tersebut dikeluarkan karena emoji tersebut dianggap sebagai simbol seksual.

Emoji terong dianggap mengarah pada simbol alat kelamin pria, buah persik dianggap menyimbulkan bokong dan tetesan air menyimbolkan ejakulasi. Perubahan tersebut merupakan bagian dari pembaruan Standar Komunitas yang dimiliki facebook tentang obrolan seksual.

Facebook menjelaskan dalam peraturannya, bahwa pihaknya tidak menyetujui ketika terdapat konten yang memfasilitasi, mendorong, atau mengkoordinasikan pertemuan seksual antar orang dewasa.

Well, emoji tersebut sebenarnya masih bisa digunakan dalam teks tapi tidak dalam konteks manyarankan atau meminta sesuatu yang berunsur seksual.

Postingan yang ditemukan dengan emoji “tabu” akan dihapus dan pelanggaran berulang mungkin membuat akun mereka dinonaktifkan. Peraturan ini awalnya ditujukan bagi para pekerja seks yang menggunakan platform tersebut untuk menjual layanan mereka. Akan tetapi, larangan tersebut juga memungkinkan mempengaruhi pengguna lain yang hanya menggunakan emoji untuk bercanda atau berbicara tentang seks.

Penggunaan Emoji Terong Pernah Dilarang Sebelumnya

Melansir dari CNN, pada (29/04/2019) Instagram melarang menggunakan emoji terong dari algoritma pencariannya. Sehingga ketika kita menggunakan tanda pagar dan simbol terong dalam pencarian hal itu tak bisa dilakukan. Instagram mengklaim hal itu dilakukan karena emoji tersebut terlalu sering digunakan untuk menandai foto-foto cabul.


Menurut kalian sendiri gimana? Apakah memang setabu itu? Atau sebenarnya tergantung ke pengertian diri masing-masing? Coba kasih tau, deh di kolom komentar.

About Author

Chika

Chika

"I'm a bowling pin, even when I fall, I'll always stand back up" - Jay Park

Comments

Most
Popular

(kebuncerita.blogspot.co.id)

5 Urban Legend Terseram di Pulau Jawa

Berbicara mengenai dunia mistis ataupun klenik, sudah tentu Indonesia termasuk negara yang amat sangat kental mempercaya.. more

CIAYO Pictures

Kehadiran Maid Café di Inari Matsuri IPB 2017

Di Inari Matsuri kemarin, ada “Dear Maid Butler Café”. Maid Café yang dibentuk di tahun 2013 ini, memiliki karakte.. more

Canti Clarinta. Sumber: Canti Clarinta

Canti Clarita, Illustrator Fan art Kpop Dengan Kearifan Budaya Lokal

Pernah melihat fan art buatan fans kpop? Mungkin kamu sudah biasa. Nah, gimana kalau melihat fan art kpop dengan kearifa.. more

00-d-ingress-anime

Game AR Ingress Akan Merambah Dunia Anime

Niantic mengumumkan anime Ingress, diadaptasi dari game ikonik mereka. Ceritanya disadur dari update Ingress Prime?.. more

Sumber: pinterest.com

Remaja Korea Selatan Sama Sekali Gak Takut Dengan Ancaman Nuklir!

Kamu pernah penasaran gak, apakah orang-orang Korea Selatan gak takut dengan ancaman bom nuklir dari Korea Utara yang te.. more