Film Berbasis Video Game Yang Sukses di Pasaran

4 days ago
Film berbasis video games. Sumber gambar: ultimatemovierankings.com

Film adalah medium hiburan gambar bergerak, suara, dan sebuah kisah yang menceritakan sesuatu kepada penontonnya. Video game juga sebuah medium hiburan yang sama seperti film dengan satu pembeda, yaitu kendalinya ada di tangan pemain. Sama seperti film yang sudah fix dan dikendalikan sutradara, video game juga memiliki karakteristik sama tapi proses ke ending ditentukan oleh pemain video game itu sendiri.

Jadi gimana kalau keduanya di-merger?

Hasilnya bisa hit, atau malah miss. Sudah banyak film berbasis video game yang dibuat oleh sineas film Hollywood. Beberapa ada yang sukses tapi tak sedikit yang flop. Bahkan brand populer seperti Resident Evil, Max Payne, Doom, Chun-Li, Need For Speed, dan bahkan merk jaminan mutu seperti Super Mario Bros sekalipun tidak mampu menyelamatkan film mereka di pasaran.

Mario Bros sangat terkenal bukan? Tapi, film bioskopnya jeblok di pasaran.

Tentu saja ada film berbasis video game yang sukses di pasaran. Baik dalam segi kritik maupun penjualan tiket, walau jarang ada yang sukses di kedua area sekaligus.

1. Mortal Kombat (1995).

Adegan fenomenal di film Mortal Kombat. “Get over here!” Sumber gambar: youtube.com

Adegan fenomenal di film Mortal Kombat. “Get over here!” Sumber gambar: youtube.com

Inilah video game era 90an yang paling kontroversial pada masanya. Gore and violence alias kekerasan dan darah mewarnai game fighting arcade ini. Mortal Kombat dijadikan film pada tahun 1995 dengan meminimalkan elemen darah dan kekerasan seperti pada game nya. Dan di luar dugaan, film ini meraih kesuksesan yang luar biasa. Film yang dibintangi Christopher Lambert (terkenal dengan film The Highlander) sebagai Dewa Petir Raiden inihanya bermodalkan $18 juta. Namun modal kecil tersebut berhasil mengeruk keuntungan hingga $122 juta di seluruh dunia. Film ini juga memiliki soundtrack yang super asik dengan balutan genre techno dance. Film Mortal Kombat wajib kamu tonton ya bro sis!

2. Prince Of Persia: The Sands Of Time (2010).

Film berdasarkan video game terkenal Prince Of Persia. Sumber gambar: princeofpersia.wikia.com

Film berdasarkan video game terkenal Prince Of Persia. Sumber gambar: princeofpersia.wikia.com

Prince Of Persia punya sejarah panjang di jagat video game. Dikenal sejak 1989 di komputer fenomenal Apple II, game ini terus berekspansi dan berevolusi seiring jaman. Film bertema Prince Of Persia yang dibuat oleh Hollywood ini mengambil base dari game “Prince Of Persia: The Sands Of Time” yang rilis tahun 2003. Dibintangi aktor tampan Jake Gyllenhaal sebagai Prince Dastan, aktris seksi Gemma Arterton sebagai Princess Tamina dan aktor kawakan peraih Piala Oscar Ben Kingsley sebagai antagonis Nizam, film aksi ini tergolong sukses karena diterima baik oleh fans game maupun penonton yang tidak tahu apa-apa soal video game nya. Dengan modal sekitar $200 juta film ini berhasil meraih pendapatan $336 juta lebih. Tidak terlalu besar tapi jelas tidak bikin rugi studio film.

3. Street Fighter II: The Animated Movie (1994).

Adegan film Street Fighter II: The Animated Movie. Sumber gambar: kotaku.com

Adegan film Street Fighter II: The Animated Movie. Sumber gambar: kotaku.com

Tidak melulu film live action, film berbasis video game tentu saja pernah/ada dibuat dalam format animasi. Seperti film Street Fighter II: The Animated Movie. Game Street Fighter II sendiri adalah game fighting arcade paling populer sejuta umat yang pernah menguasai era 90-an. Rasanya tidak ada yang tidak tahu atau tidak pernah memainkan game ini. Dan Capcom sebagai publisher game membuat film animasi jenis OVA (Original Video Animation) bertema Street Fighter II. Film ini menuai pujian dari fans dan dianggap film yang paling mendekati game-nya jika dibandingkan film live action “Street Fighter” tahun 1994 yang dibintangi Jean-Claude Van Damme. Walau sukses secara komersial, film itu dianggap lebih buruk karena plot yang ngaco jika dibandingkan dengan Street Fighter II: The Animated Movie.

4. Wreck-It-Ralph (2012).

Film berbasis video game yang seru. Wreck-it-Ralph! Sumber gambar: empireonline.com

Film berbasis video game yang seru. Wreck-it-Ralph! Sumber gambar: empireonline.com

Wreck-It-Ralph adalah sebuah film animasi seperti Street Fighter II: The Animated Movie. Bedanya, Wreck-It-Ralph dibuat dalam tampilan 3D. Film ini unik, karena ada banyak cameo dari tokoh video game dunia seperti Zangief dan M. Bison (Street Fighter series), Yuni Verse (Dance Dance Revolution), Sonic (Sonic The Hedgehog) dan masih banyak lagi. Ralph, seorang antagonis dari game Fix-It Felix Jr. bosan jadi penjahat dalam game dan ingin dihargai seperti protagonis. Kekacauan timbul di dunia video game dimana Ralph berada bersama karakter-karakter lainnya, dan menjadi tugas dia untuk memperbaiki keadaan agar kembali seperti semula. Film produksi Walt Disney ini sukses membukukan pendapatan hingga $471 juta dari modal produksi sekitar $165 juta.

5. Lara Croft: Tomb Raider (2001).

Angelina Jolie sebagai Lara Croft. Sumber gambar: lifeoutofbalance.wordpress.com

Angelina Jolie sebagai Lara Croft. Sumber gambar: lifeoutofbalance.wordpress.com

Game Tomb Raider sukses besar sejak pertama kali dikeluarkan tahun 1996 dan menjadi acuan standar bagi game-game aksi petualangan lain sesudahnya. Game dengan tokoh utama arkeolog Inggris seksi bernama Lara Croft ini sangat terkenal baik pada masanya maupun hingga hari ini. Aksi petualangan menjelajahi area luas dan eksotis yang dipadu dengan gun-battle serta puzzle solving seperti Tomb Raider banyak menginspirasi game lain, termasuk game serial Uncharted yang populer di PlayStation 4. Film Lara Croft: Tomb Raider dibintangi oleh Angelina Jolie, dan dia sangat pas memerankan Lara Croft saat itu. Dengan wajah dan body seksi yang identik dengan Lara Croft, Angelina Jolie sukses membawakan perannya sebagai arkeolog Inggris jagoan di layar lebar. Film Lara Croft: Tomb Raider meraih pendapatan sebesar $274 juta dari modal produksi $115 juta. Cukup lumayan untuk ukuran film aksi berbasis video game.

Walau saat ini trend film yang lebih populer adalah film bertema superheroes, tapi tema film video game sepertinya tidak akan hilang sama sekali. Bahkan film Tomb Raider versi reboot sedang memasuki tahap akhir produksinya. Jika di film sebelumnya Lara Croft diperankan oleh Angelina Jolie maka di film reboot Tomb Raider ini pemerannya berpindah ke Alicia Vikander. Patut ditunggu apakah Alicia dapat mengimbangi (atau mungkin mengalahkan) akting Angelina saat memerankan Lara Croft yang ikonik itu.

Lebih muda dan lebih segar sebagai Lara Croft? Sumber gambar: empireonline.com

Lebih muda dan lebih segar sebagai Lara Croft? Sumber gambar: empireonline.com

Jadi gimana, bro sis sekalian? Malam ini mau nonton film berbasis video game yang mana? Have fun!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

(Sumber: tumblr)

Kenali Dulu Concert Hall Ini Sebelum Kamu Nonton Konser Di Jepang

Jika kamu ada rencana untuk nonton konser di Jepang, informasi ini penting banget untuk diketahui. Terutama kalau kamu a.. more

Dimaz Sadewa Menguak Sejarah Batavia Lewat Komik

Sempet kepikiran nggak, kalau latar belakang sejarah dan hal-hal serius juga bisa diangkat jadi cerita yang menarik. Dim.. more

Toge Productions Berusaha Menembus Pasar Game Premium Indonesia Melalui Kolaborasi yang Melibatkan Pemain Secara Langsung

Jakarta, 17 Juli 2017 - Developer video game asal Tangerang di balik seri Infectonator, Toge Productions, mengumum.. more

Sumber: ablwang.com

Randoseru: Tas Punggung Anak SD Jepang Yang Ikonik

Kalau bro sis sering nonton anime yang ada karakter anak SD di dalamnya, besar kemungkinan kalau bro sis pernah melihat .. more

Knowl­edge speaks — Wis­dom lis­tens, Athens Greece 2016 (Sumber: wdstreetart.com)

Seniman Mural Asal Indonesia ini Berhasil Go International!

Nah, ternyata kalau ngomongin soa mural, Indonesia juga punya jagoannya loh. Buat para penikmat street art pasti pernah .. more