Film Justice League ‘Snyder Cut’ : Antara Fakta, Mitos dan Harapan Kosong

7 months ago
(Sumber: Screenrant)

Oleh: @HarryRezqiano

Film “Justice League” sudah lama berakhir di bioskop dunia. Dengan hasil box office yang kurang memuaskan dan berbagai kritikan (baik yang on-point maupun yang ngawur), Justice League secara keseluruhan tidak berhasil menggoyang dominasi Marvel’s “The Avengers” sebagai film mash-up atau keroyokan antar karakter komik superheroes.

Walau punya performa yang tidak buruk-buruk amat di bioskop, tapi Justice League memang gagal membuat gelombang besar. Mungkin hanya pengenalan The Flash dan Aquaman yang jadi ‘best point’ film Justice League; terutama untuk Aquaman yang sebelumnya menyandang citra culun akibat penggambaran karakternya di era serial kartun “Super Friends.

Kartun 1973 (Sumber: YouTube)

Kartun 1973 (Sumber: YouTube)

Seperti semua film bioskop, Justice League juga mendapatkan versi film rumahan . Versi ini penting untuk meredam ketidakpuasan fans akan film bioskop Justice League yang membuang banyak sekali adegan yang seharusnya ada. Indikator adanya pemotongan adegan terlihat di trailer film, dimana beberapa adegan di trailer tidak ada di dalam film bioskop. Versi Blu-ray diharapkan mengembalikan adegan-adegan yang hilang itu.

(Sumber: HD-Report)

Sumber: HD-Report

Sayangnya, versi rumahan Justice League ternyata tidak sebagus versi rumahan “Batman v Superman: Dawn of Justice”. Dawn of Justice memberikan banyak menit tambahan di versi rumahan (sekitar 20 menit ekstra dibanding versi bioskop).

Diberi label “Ultimate Edition” (Sumber: HD-Report)

Diberi label “Ultimate Edition” (Sumber: HD-Report)

Secara keseluruhan, Justice League versi rumahan nyaris tidak terlalu berbeda dibandingkan versi bioskop. Dan ini menimbulkan kemarahan fans. Ungkapan emosi dan kekecewaan terutama diarahkan ke Zack Snyder, sutradara film Justice League yang di tengah jalan menyerahkan tugas penyutradaraan pada temannya, Josh Whedon. Tindakan fans salah sasaran menurut saya, karena mereka seharusnya menyalahkan Kevin Tsujihara. Tsujihara yang memutuskan hal-hal mengenai film Warner Bros. Bukan Snyder. Apalagi Whedon.

Karena versi Blu-ray Justice League ternyata tidak sekeren yang mereka bayangkan, fans mulai melemparkan teori tentang keberadaan “Justice League: The Snyder Cut”.

Ada faktor pendukung yang menyebabkan munculnya teori liar ini. Yang pertama jelas keberadaan “Batman v Superman: Dawn of Justice Ultimate Edition”. Versi rumahan, Blu-ray dari film bioskop Batman v Superman itu memiliki durasi lebih panjang, adegan-adegan penting yang lebih banyak, dan rating dewasa alias R-Rated. Intinya versi Ultimate Edition dari Batman v Superman benar-benar ‘ultimate’.

Juga jika mengingat film klasik “Superman II: The Richard Donner Cut”, film versi ‘potongan sutradara’ merupakan film yang ‘murni dan utuh sesuai visi-misi’. Situasi Justice League dengan Superman II hampir mirip. Keduanya berganti sutradara di tengah jalan (Richard Donner digantikan oleh Richard Lester), dan versi pertama dari tiap judul ini menuai kritikan. Superman II versi ‘Richard Lester’ mendapat opini buruk, dan ini berbanding terbalik dengan Superman II versi ‘Richard Donner’ yang menuai pujian fans.

(Sumber: Amazon)

Sumber: Amazon

Faktor lain mengapa ‘Snyder Cut’ dianggap ada oleh fans adalah karena ‘ulah’ dari Zack Snyder sendiri.

Bagi fans yang rajin mengikuti media sosial Snyder, tentu tahu kalau pria itu aktif di website berbagi foto+video “Vero”. Snyder sering meng-upload foto serta video di akun Vero nya. Di antara yang di-upload ada yang berupa foto maupun video dari produksi film yang dia sedang/sudah dia kerjakan.

Dan tebak apa yang Zack Snyder upload beberapa waktu yang lalu di Vero? Dua foto yang hampir pasti berasal dari proses syuting film Justice League.

Sebenarnya kedua foto yang di-upload oleh Snyder tidak serta merta membenarkan adanya ‘Snyder Cut’ film Justice League. Namun dua foto tersebut tetap jadi foto yang mencurigakan bagi fans Justice League. Foto pertama yang di-upload oleh Zack Snyder di akun Vero nya adalah foto aktor pemeran Aquaman, Jason Momoa. Kalau mau jujur sih memang tidak ada yang istimewa di foto hitam putih tersebut; terlihat Momoa duduk di bak belakang mobil pickup (mobil yang sepertinya dipakai di scene Russia).

(Sumber: Zack Syder / Vero)

Sumber: Zack Syder / Vero

Fotonya keren; but that’s it. Semua tahu kalau Aquaman memang ada di film Justice League. Dia bahkan akan mendapat film sendiri bulan Desember nanti. Jadi adanya foto Aquaman alias Jason Momoa di Vero nya Zack Snyder sebenarnya tidak mengherankan.

Yang jadi perhatian fans adalah foto kedua selain foto Aquaman. Yaitu foto aktris Kiersey Clemons.

Sumber: Zack Syder / Vero

Sumber: Zack Syder / Vero

Foto Clemons tidak disertai captions yang memancing keriuhan. Tapi untuk fans foto Kiersey Clemons langsung dihubung-hubungkan dengan perannya sebagai Iris West, temannya Barry Allen alias The Flash. Iris West seharusnya ikut muncul di film Justice League tapi seperti yang kini diketahui, Iris tidak muncul. Baik di film bioskop maupun versi rumahan dari Justice League.

Postingan Vero nya Zack Snyder seakan-akan memberikan hint kalau keberadaan Justice League ‘versi gue’ memang ada. Tapi tidak hanya itu, stuntman Batman dan kenalan lama Snyder bernama Richard Cetrone lewat akun Twitter-nya ikutan ‘menyiram bensin’ ke api rumor Justice League ‘Snyder Cut’ dengan membenarkan keberadaannya dan meminta fans membujuk Warner Bros. untuk merilisnya ke pasaran.

(Sumber: Reddit)

Sumber: Reddit

Dengan segala sirkus yang terjadi, dimana semua fans dan orang-orang yang terlibat di produksi film Justice League menginginkan ‘Snyder Cut’, bagaimana reaksi Warner Bros. sebagai pemilik film?

Tidak ada.

Warner Bros. tidak membenarkan maupun membantah adanya ‘Snyder Cut’ yang diminta oleh fans. Sementara Zack Snyder sendiri juga tidak secara tegas menyatakan keberadaan Snyder Cut untuk Justice League. Yang akhirnya menyebabkan segalanya jadi tidak jelas. Kabur dan tentu saja mengecewakan.

“Justice League: The Zack Snyder Cut” saat ini masih terjebak di antara fakta, mitos ataupun harapan kosong. Bahkan ada pendapat yang mengatakan jikapun versi itu ada, belum tentu film tersebut akan mengubah opini akan film Justice League yang sudah kadung jelek di mata publik.

Dan kalaupun ternyata Justice League: Snyder Cut ada dan memang lebih bagus dari versi bioskop & Blu-ray? Tetap saja sudah terlambat. Seperti luka. Bisa mengering namun akan tetap meninggalkan bekas. Tapi paling tidak sepadan dengan yang di dapatkan fans. Yaitu sebuah film yang sesuai visi dan misi sutradaranya.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

10 Game PS1 ini Bikin Kangen Berat!

Masih ingat dengan masa kecil saat bro sis asyik main Playstation? 10 game PS1 ini dijamin bisa mengobati rasa-rasa nost.. more

00-d-superhero-paling-muda

5 Superhero Paling Muda dari DC Comics dan Marvel

Biasanya superhero didominasi orang dewasa, tapi ada juga anak kecil? Ini dia 5 superhero paling muda dari DC Comics dan.. more

00-d-comic-frontier-11-pr

Comic Frontier 11 Sambut Asian Games Dengan Semangat Kreativitas

Kreator dan penggemar produk kreatif di Indonesia, bersiaplah karena Comic Frontier 11 akan kembali diselenggarakan pada.. more

Member Cosuki Malang dengan kostum masing-masing

Cosuki, Basecamp-nya Cosplayer Malang

Ngoleksi kostum, gathering rutin, ikutan kompetisi, dandan pol dan pake kostum cosplay yang niat? Itulah aktivitas seru .. more